Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS
Not a member yet
115 research outputs found
Sort by
Power-curriculum, collective memory, and alternative approaches in learning history
This study analyzes the curriculum's influence, collective memory formation, and alternative approaches to learning history. This research was carried out using qualitative methods with a descriptive approach. The data in this study consisted of 3 sources: informants, documents, and learning activities. Data analysis applied Critical Discourse Analysis (CDA). The research findings show that, as a reference document, the curriculum also has a negative impact on teachers, one of which is the perception that the curriculum is a rigid document and inhibits teacher freedom. So that in learning history, collective memory is formed based on official history, which is very difficult for teachers to provide information about alternative history. Teachers must implement alternative learning approaches such as humanism, critical pedagogy, and reflective approaches. To create a more enjoyable learning atmosphere and to accommodate all groups in Indonesia to be involved in discussing the history of their nation, which is humane and free from grudges and hatred
Efektivitas media pembelajaran berbasis infografis terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis infografis terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, yang berdasarkan kriteria subjek penelitian sebanyak 20 siswa pada satu kelas di mata pelajaran IPS. Dokumentasi dan tes penilaian berupa pre-test dan post-test merupakan teknik pengambilan data pada penelitian ini. Data yang diperoleh dianalisis melalui uji Paired Sample t-tes. Berdasarkan pada hasil uji pre-test dan post-test disimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis infografis berpengaruh terhadap hasil belajar siswa
Student perceptions of women's participation in the Legislature: Case study in Malang City government agency
Problems regarding gender equality in Indonesia enter various domains and fields, one of which is in the realm of Legislative politics. The existence of women in the legislative sphere is often underestimated. Therefore, a survey was conducted on students' perceptions as agents of change in responding to women's participation in the legislative membership, especially in the DPRD. The case study was in the Malang City DPRD. This survey uses a descriptive qualitative method of case studies in the Malang City DPRD. Based on the results of a survey conducted by students from various faculties and different universities, they agree that the presence of women in DPRD membership will contribute to the policies formulated by legislative institutions in the future.
Model akuisisi kredit semester dalam implementasi kurikulum MBKM Program Studi Pendidikan IPS UNESA
Model Akuisisi Kredit Semester merupakan model kerjasama Program Studi S-1 Pendidikan IPS Unesa dalam mengembangkan Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui kerja sama dengan prodi lain yang memiliki keterkaitan sesuai profil lulusan dan capaian pembelajaran lulusan sebagai guru IPS. Adapun profil tambahan lulusan adalah Pemandu Wisata Sejarah dan Budaya. Kompetensi ini sangat sesuai dengan paket mata kuliah yang ada di Program Studi S-1 Pendidikan Sejarah Unesa. Setelah melakukan analisis situasi terkait dengan kerja sama pada kurikulum MBKM antar dua program studi, dapat teridentifikasi tiga hal. Pertama, tidak ada pertukaran seimbang antara program studi yang bekerjasama. Kedua, terdapat kesetaraan jumlah SKS paket yang ditawarkan Program Studi Pendidikan Sejarah dan Program Studi Pendidikan IPS yakni 18 SKS. Ketiga, adanya persamaan waktu kegiatan yaitu pada semester ke-5. Berdasarkan pertimbangan tersebut, maka disusun Model Akuisisi Kredit Semester dalam kerja sama antar prodi dalam satu perguruan tinggi pada implementasi kurikulum MBKM. Target yang dihasilkan program ini antara lain, 1) Laporan hasil penyusunan Kurikulum MBKM Program Studi S-1 Pendidikan IPS beserta prosedur konversi dan pengakuan kredit; 2) Dokumen kurikulum MBKM Program Studi S-1 Pendidikan IPS; 3) Panduan implementasi kurikulum dengan Model “Akuisisi Kredit Semester”; dan 4) Nota kerjasama dengan Model Akuisisi Kredit Semester. Tahapan program ini terbagi menjadi 6 (enam) tahap yaitu: 1) Tahap pengembangan kurikulum; 2) Tahap sanctioning; 3) Uji Publik; 4) Pengajuan MoA; 5) Implementasi kerjasama kurikulum MBKM dan monev pembelajaran; dan 6) Penyusunan laporan kegiatan
Kearifan lokal sawah Surjan di Kulon Progo sebagai upaya ketahanan pangan
Ketahanan pangan merupakan salah satu syarat dari terbentuknya masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Salah satu upaya yang dilakukan guna menyukseskan ketahanan pangan adalah dengan melalui pengolahan lahan dengan sistem surjan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan kemunculan sistem surjan, mekanisme sistem surjan dan implikasinya terhadap ketahanan pangan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara studi kepustakaan/literatur. Hasil kajian menunjukkan 1) Sistem Surjan merupakan sistem pengolahan lahan dengan membuat kledokan dan guludan. 2) sistem surjan diaplikasikan di lahan persawahan daerah pesisir untuk memanfaatkan pengairan. 3) Sistem Surjan turut mendukung ketahanan pangan
Peran kompetensi pedagogi Guru IPS: studi kasus upaya mengatasi hambatan dan tantangan belajar Peserta Didik di SMPN 1 Prambon
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menjelaskan tentang hambatan dan tantangan pembelajaran IPS yang terjadi di SMPN 1 Prambon; 2) Menjelaskan faktor apa saja yang menjadi hambatan dan tantangan belajar peserta didik; dan 3) Menjelaskan peran kompetensi pedagogi guru dalam mengatasi hambatan dan tantangan belajar IPS. Metode penelitian yang digunakan ialah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data kualitatif melalui reduksi data, display data, dan conclusion. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hambatan dan tantangan pembelajaran IPS di SMPN 1 Prambon terjadi karena kurangnya motivasi belajar, konsentrasi belajar, rendahnya literasi peserta didik, kemandirian dan kedisiplinan peserta didik. Selain itu, masih belum ada pengembangan media belajar yang mengadaptasikan teknologi pembelajaran berbasis TPACK dan fasilitas ruang belajar yang kurang nyaman. Apabila permasalahan tersebut tidak segera diselesaikan, maka pembelajaran tidak dapat berjalan dengan lancar dan tujuan belajar akan sulit dicapai. Oleh karena itu, guru IPS berupaya aktif memberikan penguatan motivasi, mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kompetensi pedagogi guru dan mengadaptasikan media belajar untuk mendukung proses pembelajaran IPS
Analisis kemampuan technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK) Guru-guru IPS SMP di Malang
Kerangka kerja TPACK dibangun berdasarkan deskripsi tentang PCK (Pedagogical Content Knowledge). Ada tiga komponen utama dalam kerangka kerja TPACK yaitu 1) konten, 2) pedagogi, dan 3) teknologi. Sama halnya dengan sebuah model, dalam TPACK terdapat interaksi antara dan di antara komponen-komponen pengetahuan tersebut, yang diwakili sebagai PCK, TCK, TPK, dan TPACK. Interaksi-interaksi antar komponen tersebut akan menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran sehingga pembelajaran lebih bermakna, efektif, dan efisien. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk menganalisis kompetensi TPACK guru IPS. Penelitian dilakukan pada guru-guru IPS SMP baik negeri maupun swasta yang ada di Kota/Kabupaten Malang. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan data angket, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan TPACK guru IPS SMP di kabupaten/kota Malang berada pada tingkat sederhana. Artinya guru IPS SMP cukup bagus pengetahuan tentang TPACK namun belum mampu menerapkan pengetahuan TPACK tersebut pada pembelajaran
Pengaruh kondisi sosial dan ekonomi keluarga terhadap tingkat pendidikan anak di Desa Kentol, Nusa Tenggara Timur
Tingkat pendidikan seorang anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antarannya adalah kondisi sosial dan ekonomi. Desa Kentol, Kabupaten Manggarai merupakan desa dengan minat pendidikan anak yang masih rendah. Melihat hal tersebut, peneliti melakukan penelitian dengan tujuan untuk mencari tahu apakah ada pengaruh antara status sosial dan ekonomi pada tingkat pendidikan anak di Desa Kentol. Metode dalam penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan statistik inferensial. Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi dengan populasi seluruh masyarakat Desa Kentol yang anaknya dalam jenjang pendidikan yang berjumlah 204 orang. Pengambilan sampel menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS. Pengujian hipotesis menggunakan uji F (Simultan) bermaksud untuk mengetahui pengaruh dari masing-masing variabel dan uji T (Parsial) dengan maksud untuk mengetahui dampak dari dua variabel yang diuji secara bersama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status sosial berdampak terhadap tingkat pendidikan anak 0,2 persen dan status ekonomi 6,3 persen, sedangkan untuk sisanya disebabkan oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini
Preparing Students as global citizens through strengthening state defense attitudes and actions
Learning Citizenship Education in Higher Education faces challenges in the dynamics and global developments. One of the challenges faced in interpreting state defense for students who are young citizens. This article aims to conceptually analyze the steps to prepare students as young citizens as part of global citizens through strengthening awareness of defending the State. This study uses a quantitative descriptive research approach. Data collection techniques by distributing questionnaires randomly via google form to students of Tadulako University class 2018, 2019, and 2020 who have studied Citizenship Education. The results of the questionnaire were analyzed by percentage. The study results show that state defense's values, attitudes, and actions can be integrated into the learning of Citizenship Education in Higher Education. This is a step to strengthen students' cognitive, affective, and psychomotor aspects. That state defense is a form of student love as citizens of the State. The learning process of Citizenship Education in Higher Education, which discusses the material of state defense, is seen by students as very positive/very good and positive/good
Shifting role of parenting from Mom’s to Dad’s : a case study of a Mix Culture Families
The discourse on the impact of the COVID-19 pandemic tends to focus on the health and economic aspects. Even though the secondary impact of this pandemic has also resulted in conflicts of cultural values. This qualitative study tried to get a comprehensive picture related to the dynamics of their shifting role of parenting and its impact on their children. This study used social role theory, social judgment theory, and social exchange theory. The subjects were three inter-ethnic married couples: Javanese-Minang, Bantenese-Madurese, and Javanese-Sundanese in Banten province, Indonesia. This research used data collection techniques through in-depth interviews and stays for one month with each family. The result showed that although the parents did not affect by society's judgment through their acts there was a tendency to impact the child's development after they were reaching their teenage years