Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
98 research outputs found
Sort by
Kajian Sistem Tata Udara pada Proses Tableting di Industri Farmasi
Sistem tata udara memegang peranan penting dalam industri farmasi. Hal ini disebabkan karena untuk memberikan perlindungan terhadap lingkungan tempat pembuatan produk, memastikan produksi obat yang sesuai standar sehingga mengurangi resiko material terkontaminasi, memberikan lingkungan kerja yang nyaman bagi pekerja. Untuk menentukan jenis dan kapasitas Air Handling Unit (AHU) di pabrik farmasi sehingga tidak menyebabkan pemborosan energi dan biaya, diperlukan perhitungan beban pendinginan. Tujuan dari penelitian adalah mengkaji jumlah supply air yang diperlukan untuk pengkondisian temperatur dan Relative Humidity (RH) pada sistem tata udara untuk bagian pembuatan tablet di pabrik farmasi. Berdasarkan standar yang ada, supply air flow yang diperlukan untuk ruang Mixing adalah 1724,4 Cubic Meter per Hour (CMH), untuk ruang Tablet Press sebesar 1838,8 CMH, untuk ruang Primary Packaging adalah 2483,136 CMH dan ruang Weighing adalah 508,4 CMH. Selain itu, supply air flow sangat dipengaruhi oleh peningkatan tekanan differential yang dibutuhkan untuk kondisi clean room dan kondisi kebersihan dari filter di jalur supply air
Penerapan Vessel Monitoring System untuk Kapal-Kapal Ikan
Vessel monitoring system merupakan system monitoring untuk kapal-kapal penangkap. Tujuan dari monitoring system ini adalah untuk memantau pergerakan area perikanan. Berdasarkan situs resmi Kominfo VMS disebut juga Sistem Pemantauan Kapal Perikanan – merupakan system pemantauan berbasis satelit untuk mengetahui pergerakan pergerakan dn aktivitas kapal perikanan.
Tulisan ini bertujuan memahami esensi VMS dan arah pengembangan terutama dari sisi system untuk kebutuhan pengendalian dan perencanaan.
Pemahaman atas pengawasan aktifitas penangkapan ikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan menjadi dasar dalam memahami VMS dalam konteks nasional, termasuk didalam nya pengaturan perijinan, wilayah tangkap, alat tangkap, waktu (musim) dan kuota dalam penangkapan ikan.
Hasil dari tulisan ini adalah pemahaman mendasar dari fungsi VMS dalam upaya memonitor dan pengawasan – serta usulan pengembangan terutama dari integrasi data untuk ujuan analitis yang menghasilkan perencanaan dan pengambilan keputusan yang terukur dan akura
KAJI EKSPERIMEN PEMANFAATAN KALOR TERBUANG PADA AIR CONDITIONER (AC) TIPE SPLIT UNTUK MEMANASKAN AIR
Air Conditioner pada umumnya digunakan sebagai pengkondisian udara di dalam ruangan agar mendapatkan kenyamanan termal. Pada sistem Air Conditioner (AC) ada kalor yang dibuang ke lingkungan pada saat refrigerant berada di kondensor tanpa dimanfaatkan. Mempertimbangkan bahwa energi panas yang terbuang di kondenser ini cukup besar, kaji eksperimental dilakukan untuk mengukur efek penggunaan kalor terbuang ini untuk memanaskan air dengan cara menambahkan Heat Exchanger (HE) pada bagian kondensor AC tipe split berukuran ¾ pk dalam meningkatkan kinerja Air Conditioner. Pengujian sistem AC dilakukan selama 60 menit untuk mendinginkan ruangan berukuran 3 m x 5 m hingga temerature di dalamnya mencapai 25,2oC. Dari hasil pengukuran didapatkan rata-rata Coefficient of Performance (COP) untuk AC yang dilengkapi dengan Heat Exchanger adalah 5,99, sedangkan untuk AC standar diperoleh nilai COP rata-rata sebesar 4,98. Hal ini berarti penambahan Heat Exchanger pada AC split dapat menghasilkan peningkatan COP sebesar 20,32%. AC dengan Heat Exchanger juga dapat memghasilkan air hangat dengan temperatur 45,9° C dalam waktu 60 menit
METODE UJI DISOLVED GAS ANALYSIS METODE ROGERS RATIO DENGAN SIMULASI MATLAB
Transformator atau Trafo adalah sebuah alat listrik statis yang berfungsi mentranfromasikan level tegangan dari tinggi ke rendah atau sebaliknya. Trafo dapat mengubah tegangan arus bolak-balik. Trafo sangat penting dalam kelangsungan listrik pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Kinerja Trafo harus semaksimal mungkin karena memiliki peranan vital pada pembangkitan listrik. Trafo yang kerja terus menerus jika sudah bertahun-tahun pasti kualitas dari Trafo akan menurun dan jika dibiarkan bisa menjadi rusak. Maka dari itu diperlukan perawatan dan pemeliharaan secara berkala serta penerapan pengujian pada trafo sehingga kinerjanya stabil. Ada beberapa metode yaitu: Tan Delta, DFR, Insulation Resistance, Polarity Index, Winding Resistance, Turn Ratio, DGA, Furan Test, Degree Polymerization, SFRA, Insulation Resistance Tester. Furan Test atau tes kertas isolator pada transformator. Dari cara tersebut, dapat diketahui apa yang harus dilakukan terhadap trafo tersebut, seperti memperbaikinya atau menggantinya dengan yang baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mensimulasikan jumlah gas dan kesalahan pada trafo dari kandungan gas yang didapat, dengan metode Rogers Ratio. Simulasi ini menggunakan aplikasi bernama MATLAB 2020. Jumlah gas yang berupa angka dari 0 sampai 5 dari 6 macam gas akan menampilkan beberapa macam fault dari Transformator. Pada simulasi ini akan menunjukan fault dari transformator dari jumlah gas yang didapat
UPAYA PERBAIKAN SISTEM MONITORING PERSEDIAAN DENGAN PERANCANGAN ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD) SEBAGAI DASAR PERANCANGAN STUDI KASUS DI UD "X"
Pada era Industry 4.0, perusahaan sudah menerapkan analisa perancangan sistem informasi, karena teknologi informasi ini merupakan salah satu teknologi yang tentunya berkembang sampai saat ini. Penggunaan data dalam praktek bisnis perusahaan merupakan suatu persyaratan – terutama pengelolaan persediaan bagi perusahaan dagang atau perusahaan manufaktur. Tujuan dari penulisan paper ini adalah perancangan pondasi untuk pengelolaan data persediaan. Tujuan akhir nya adalah adanya system informasi yang mampu mengintegrasikan berbagai proses bisnis di UD.X – sebagai UKMM sehingga dapat beroperasi secara efisien. Permasalahan saat ini adalah adanya kesalahan pencatatan yang berakibat pada kesulitan monitoring persediaan secara akurat. Pencatatan yang masih menggunakan system manual memunculkan potensi inefisiensi pelaporan , dari sisi waktu , akurasi dan validasi. Perancangan system menggunakan metodologi SDLC (System Development Life Cycle). Dalam perancangan system database digunakan ERD (Entity Relationship Diagram). Hasil dari perancangan adalah sampai dengan perancangan ERD sebagai landasan system database untuk mendukung sistem informasi persediaan
Rancang Bangun Sistem Informasi Posisi Untuk Robot Beroda Berbasis Rotary Encoder dan GPS Receiver
Dalam pengoperasian mobile robot (robot beroda), informasi terkait posisi dari sebuah robot yang sedang dioperasikan merupakan hal yang sangat penting. Informasi posisi robot diperlukan untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan kepada robot. Salah satu contoh tugas dari sebuah robot adalah melakukan patroli keamanan pada area terbuka yang telah ditentukan dengan cara berkeliling atau berpindah tempat dari suatu posisi ke posisi lain. Untuk tujuan tersebut, informasi terkait posisi robot bisa didapatkan dari penggunaan beberapa sensor posisi yang diintegrasikan ke dalam sistem robot. Pada kerja penelitian ini telah dikembangkan sebuah sistem informasi posisi yang ditujukan untuk mobile robot pada ruang terbuka dengan berbasis sensor rotary encoder dan GPS (Global Positioning System). Melalui kerja penelitian ini dapat diketahui bahwa kombinasi sensor rotary encoder dengan GPS dapat digunakan untuk mendapatkan informasi posisi robot dengan hasil error 1,46 m pada arah sumbu x dan 1,54 m pada arah sumbu y untuk sensor rotary encoder, sedangkan untuk GPS receiver error 1,15 m pada arah sumbu x dan 1,23 m pada arah sumbu y dari koordinat ruang kerja
Rancang Bangun Sistem Water Tunnel Sederhana yang Terintegrasi dengan Particle Image Velocimetry (PIV)
Fenomena mekanika fluida yang terjadi di alam terutama pada bidang keteknikan memiliki kompleksitas namun memiliki peran penting seperti untuk mengetahui fenomena-fenomena fisika yang terjadi akibat interaksi antara fluida dan permukaan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu alat yang mampu mengkarakterisasi fenomena dalam suatu aliran yang bukan hanya melihat pergerakan fluidanya saja, namun dapat menganalisa sehingga diketahui vektor-vektor kecepatan yang terjadi dalam aliran tersebut. Tujuan dari perancangan yang dilakukan adalah mewujudkan water tunnel dengan parameter yang dapat dikontrol, harga konstruksi yang rendah, dan terintegrasi dengan Particle Image Velocimetry (PIV) sehingga didapatkan hasil pengukuran secara kuantitatif. Pengukuran dengan PIV mengolah data visual partikel yang disebar ke dalam aliran dan ditangkap oleh kamera sehingga dapat diproses oleh Software PIV. Kalibrasi water tunnel yang dilakukan dengan membandingkan pengukuran karakteristik pompa dan data pengukuran PIV menunjukkan hasil yang memuaskan karena cukup sesuai dengan ekspektasi, serta hasil perancangan secara keseluruhan memenuhi kriteria yang ditentukan baik dari segi konstruksi water tunnel, hingga metode konfigurasi aliran yang dimiliki alat
Development of Education Kit Prototype Based on Internet of Things (IoT)
In answering the challenges of industrial revolution 4.0, robotics and the Internet of Things (IoT) should be used as one of the learning curricula at all educational stages, especially at the high school level. Furthermore, robotics and IoT education are now becoming an important aspect to implement and learn about Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) education. To support robotics and IoT education, an easy and user-friendly education kit as a learning medium is required. This work aims at developing a prototype of a robotics and IoT education kit that is suitable for senior high school students. The education kit is designed to be interesting and challenging enough to increase the student's interest in learning robotics and IoT. The kit is developed by using various independent and unattached sensors so that the users, i.e., high-school students can choose their sensors and can investigate the microcontroller pins that are used for these components. In addition, users can also learn to connect an electronic component with other electronic components on the kit to be able to produce various logical embedded systems that can be connected to the internet
Rancang Bangun Mesin Penghancur Kaleng Minuman Berbasis Sistem Pneumatik
Kaleng bekas sangatlah sulit untuk dapat didaur ulang dan dapat mencemarkan lingkungan. Dengan adanya pembuatan rancang bangun mesin penghancur kaleng minuman ini maka dapat mempermudah untuk melakukan pemindahan kaleng bekas menuju tempat daur ulang. Rancang bangun mesin ini dibuat dengan membentuk tempat untuk piston silinder pneumatik beserta dengan tempat kaleng. Pembentukan tersebut membutuhkan pelat L dan dihubungkan dengan menggunakan baut maupun dengan pengelasan. Hasil dari rancang bangun ini selain membentuk mesin penghancur kaleng minuman juga dilakukan pengujian ketahanan kerangka terhadap beban untuk menahan silinder pneumatik ketika sedang bekerja menggunakan simulasi untuk tegangan, perpindahan dan regangan untuk memastikan keamanan dari sisten yang dirancang. Simulasi membuktikan bahwa alat penghancur kaleng yang dirancang tetap dalam batas aman meskipun tekanan dari kompressor mencabai 0.8 Mpa
Perancangan Keran Selang Infus Digital
Kesehatan merupakan hal terpenting bagi manusia, tanpa kesehatan segala hal sulit untuk dilakukan. Dan apabila kesehatan seseorang terganggu maka pilihan untuk penyembuhan ada pada rumah sakit atau klinik yang dirujuk. Tidak jarang bahwa dalam masa penyembuhan, terdapat pemberian obat maupun cairan melewati infus yang dapat langsung mengalir ke pembuluh darah tubuh. Dan untuk pengaturan banyaknya kapasitas yang melewati keran sebelum ke pembuluh darah biasanya dioperasikan oleh perawat atau tenaga medis secara manual. Dengan adanya perkembangan teknologi elektronika, inovasi ini dapat diterapkan dalam bidang kesehatan di rumah sakit atau klinik yaitu pengaturan keran selang infus yang digital. Hal ini bermanfaat bagi kedua pihak baik pasien maupun tenaga medis. Dari sisi keefisienan waktu bekerja yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan lainnya, juga kehigienisan peralatan mengingat saat ini banyak virus tersebar di berbagai tempat. Penggunaan keran selang infus digital adalah dapat mengatur tetesan, takaran cairan yang mengalir dalam selang infus ke orang tersebut. Dengan menggunakan sistem digital, maka akan dapat lebih meringankan pekerjaan perawat atau dokter dalam melakukan penanganan pasien