Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
    98 research outputs found

    Streamline Monohull Ship Form For Sea-High Speed Crafts

    Full text link
    Sea transportation for many inhibited small islands with no transportation link to market and education center is one of the most concern for economic growth. A good reliable hull form for fast marine vehicles carrying passengers, car, and goods has been defined. The design process was to apply the concept of monohull and frigate form for good seakeeping and structural strength considering wavy Indonesian water. Smiplaning hull form was introduced to meet the criteria of fast marine vehicles and take into account streamline hull surface, fluid flow, total resistance in calm water were studied by towing tank model tests. Variation of waterline entrance angles as the main variable result good performance of 9.50 angle hull form more than the two others 6.50 angle and 110 angle. Sectional area dan breadth ratios to their maximum values were prepared. This as means for preliminary design and further study of the hull form

    Analisis Laju Aliran Material Hot Melt Adhesive (HMA) pada Bagian Nozzle 3D Printer

    Full text link
    Penggunaan 3D Printer bukanlah hal yang tabuh lagi di era modernisasi ini. Berkembangnya teknologi 3D Printer yang didasari oleh additive manufacturing ini tidak luput dari pengembangan yang dilakukan dari segi material pembentuk produk. Pengembangan terkait penggunaan soft material banyak dilakukan dalam satu dekade terakhir ini dikarenakan karakteristik dari soft material yang cukup unik. Istilah Non Newtonian selalu melekat pada karakteristik dari soft material ini. Material Hot Melt Adhesive (HMA) tergolong pada material yang lunak dan cenderung mudah dibentuk dan diasukmsikan dapat mewakili pengembangan dari soft material yang sudah ada, dan didasari oleh kemiripan sifat material dengan soft material. Penelitian dilakukan dengan melakukan metode secara Simulasi maupun secara eksperimen dengan melakukan variasi terhadap laju aliran dan temperatur pemanasan terhadap material uji. Penelitian sifat laju aliran secara Simulasi dilakukan dengan menggunakan program ANSYS dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Tahapan Komparasi laju aliran dilakukan dengan cara melakukan percobaan secara eksperimen terhadap variasi yang diberikan, dan hal ini bertujuan untuk membandingkan antara hasil simulasi dengan hasil eksperimen. Kesalahan terhadapSimulasi yang tidak melebihi 10% , maka Simulasi dapat diterima dan dapat diimplementasikan pada pengoperasian 3D Printer

    Kaji Eksperimental Pengaruh Jumlah dan Interval Pembuluh Sayap Di Arah Chord Terhadap Propulsi Sayap Lentur

    Full text link
    Selama dua dekade terakhir, telah banyak studi mengenai manfaat sayap membran lentur terhadap kinerja aerodinamika untuk pengembangan Micro Air Vehicles (MAVs). Studi eksperimental kali ini dilakukan untuk mengeksplorasi manfaat pengaruh profil sayap lentur terhadap kinerja aerodinamika pada bilangan Reynolds sebesar = 50000. Pengujian pengaruh kelenturan sayap dilakukan dengan cara menguji berbagai jumlah dan interval antar pembuluh sayap di arah chord. Pengujian untuk mengetahui kinerja aerodinamika pada setiap variasi profil sayap lentur dilakukan dengan menggunakan terowongan angin. Kinerja aerodinamika dapat diketahui dengan mengukur gaya angkat dan gaya hambat pada setiap variasi profil sayap lentur terhadap berbagai sudut serang. Hasil pengukuran menunjukan bahwa profil sayap dengan distribusi interval tidak seragam, terutama lebih padat di daerah dekatdengan pangkal sayap (root), akan memberikan manfaat kinerja aerodinamika yang signifikan. Pengukuran menunjukan bahwasayap dengan pembuluh yang lebih padat di daerah root dapat meningkatkan leading edge vortices (LEVs) dan membentuk pusaran udara di daerah tepi sayap (tip vortices) yang berguna untuk menyeimbangkan beban aerodinamika pada permukaan sayap atas dan bawah

    Analisis Kemampuan Hisap Gas Removal System (GRS) Pada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

    Full text link
    Energi panas bumi merupakan sumber energi yang dapat dikonversikan menjadi energi listrik dalam unit pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB). Fluida kerja yang mengalir dari sumur produksi tidak hanya mengadung air, tetapi juga mengandung gas-gas lain yang tidak dapat terkondensasi pada suhu ruangan atau disebut juga non-condensable gas (NCG). NCG ikut dialirkan dari sumur hingga memasuki turbin kondensor. Karena sifatnya yang tidak dapat terkondensasi, maka diperlukan sebuah sistem yang mampu menghisap keluar seluruh NCG agar tidak menumpuk di dalam kondensor. Oleh karena itu, diperlukan suatu Gas Removal System (GRS) yang berfungsi untuk menghisap keluar seluruh gas-gas yang tidak dapat terkondensasi pada kondensor. Pada suatu unit pembangkit PLTPB, beban hisap yang harus bisa ditanggung oleh GRS ketika pengoperasian normal adalah sebesar 2,2 kgNCG/s. Hasilperhitungan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa GRS Steam Jet Ejector (SJE) yang digunakan sebagai pompa preventif memiliki potensi untuk digunakan sebagai pompa GRS dalam pengoperasian normal. Hal ini ditunjukan melalui perhitungan GRS tersebut dalam kondisi Dry Air Equivalent (DAE) maksimum. GRS SJE memiliki kemampuan hisap maksimal pada tahap pertama sebesar 2,97 kgNCG/s dan pada tahap kedua sebesar 2,71 kgNCG/s

    Effect of Pattern Coating Thickness on Surface Roughness and Porosity of Nodular Cast Iron (FCD) 450 Using Lost Foam Casting Method

    Full text link
    Lost foam casting is one of casting method that uses expanded polystyrene (EPS) foam as a mold pattern and embedded into silica sand. When the molten metal is poured into a mold, EPS will melt and evaporate, so the cavity is filled by the molten metal. The main objective of this research was to investigate the effect of pattern coating thickness on surface roughness and porosity of nodular cast iron FCD 450 by using the lost foam casting method. The mold pattern of EPS foam has 17 kg/m3 of density and 3-24 mm of section thickness. Coating material was used a refractory material of Zircon (ZrO2) and binder of Colloidal Silica (O2Si). In order to study effects of coating thickness, experiments were conducted with of 0-1300 μm. FCD 450 metal alloy was melted in a crucible furnace and the molten metal was poured into a mold at temperatures of 1350 °C-1450 °C. The experimental results showed the surface roughness decreases with increasing coating thickness of the EPS pattern. Uncoated of EPS pattern influenced the casting quality. The porosity increases with coating thickness of EPS pattern

    Rancang Bangun Jig Multiguna Untuk Mesin Drill

    Full text link
    Jig dan fixture adalah perkakas pembantu yang sering digunakan oleh perusahaan industri manufaktur. Penggunaan jig dan fixture berlaku untuk perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Sebuah kelemahan dari jig dan fixture yaitu penggunaan yang dikhususkan untuk sebuah benda kerja, tetapi bila produksi benda tersebut telah selesai, jig dan fixture menjadi barang yang sudah tidak terpakai lagi. Kelemahan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan jig multiguna. Jig multiguna adalah sebuat alat bantu jig yang memiliki beberapa bagian (part) untuk dimodifikasi sesuai dengan barang yang akan dibuat, sehingga jig dan fixture tidak perlu dibuat ulang secara menyeluruh bila ada benda kerja baru yang akan diproduksi. Fungsi dari jig multiguna tetap memenuhi seluruhaspek penting dari jig dan fixture. Metode perancangan dimulai dari penjabaran tugas, perancangan konsep, perhitungan perancangan, perancangan wujud, dan perancangan detail. Selanjutnya rancangan dilakukan proses manufaktur untuk mewujudkan jig multiguna. Setelah jig multiguna sudah terwujud, dilakukan beberapa pengujian pada 3 jenis spesimen yang berbeda bentuk, lalu menganalisa keseragaman spesimen hasil dari penggunaan jig multiguna. Hasil rancangan menunjukkan bahwa tegangan geser yang terjadi jauh lebih kecil dari kekuatan yang dimiliki baut itu sendiri yaitu 50,2 MPa ≤ 800 MPa. Rancangan juga menunjukkan bahwa penyimpangan ratarata spesimen 1 adalah 0,635mm, spesimen 2 adalah 0,25mm dan spesimen 3 adalah 0,021mm. Rancangan ini juga memiliki tingkat keberhasilan penggunaan jig multiguna sebesar 96,875% atau 31 dari 32 spesimen dapat diterima

    Kaji Eksperimental Pengaruh Fuel Injection Pulse Terhadap Kinerja Motor Otto

    No full text
    Perkembangan teknologi yang modern pada kendaraan bermotor membantu meningkatkan daya dan torsi serta memperbaiki emisi gas buang pada motor tersebut. Salah satu penerapan perkembangan teknologi pada kendaraan bermotor adalah mengubah sistem karburator menjadi sistem injeksi. Electronic Control Unit (ECU) akan mengirimkan perintah berupa sinyal yang berbentuk pulsa untuk dapat mengatur injeksi bahan bakar. Semakin lebar pulsa yang dikirimkan, semakin lama juga katup bahan bakar pada injektor akan terbuka. Dalam penelitian ini, ECU dikontrol sehingga lebar pulsa injeksi berubah menjadi lebih pendek 5% dan 10%, serta lebih panjang 5% dan 10% dibandingkan dengan kondisi normal. Bahan bakar yang digunakan sebanyak tiga jenis yaitu bahan bakar dengan nilai oktan 88, 92 dan 98. Hasil percobaan menunjukkan bahwa lebar pulsa lebih pendek 5% dapat meningkatkan daya dan torsi motor bakar yang menggunakan bahan bakar dengan oktan 88 dan 92. Sedangkan variasi lebar pulsa akan menurunkan perolehan daya dan torsi pada bahan bakar dengan oktan 98. Sedangkan pada hasil uji emisi dan distribusi partikel paling buruk diperoleh pada bahan bakar dengan oktan 92

    Modeling of Passenger Ride-Comfort Enhancement through Designing Seat Cushion with Scilab-Xcos

    Full text link
    This paper demonstrates a modeling of vehicle ride comfort using 11 degrees of freedom (DoF) quarter-car approximation with a free and open-source Scilab-Xcos software. The simulation is aimed to enhance the ride quality of passengers by optimizing parameters of the seat cushion in the seat structure of the vehicle. From the simulation results, the seat cushion plays an important role in improving the ride comfort of the passenger. A significantly lower vertical displacement and acceleration were observed on the occupant’s head relative to the model without seat-cushion. Moreover, the ride comfort can be further increased by optimizing the parameters in the seat cushion. The lowest vibration peaks were attained from the combination of the stiffness of 16 N/m and damping of 25 Ns/m. However, variations of the mass of the seat cushion are found to give insignificant effect on the comfort improvement

    86

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇