Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
    98 research outputs found

    DESIGNING AND BUILDING A WATER LEVEL CONTROL DISPLAY BY IMPLEMENTING WATER CONDUCTIVITY AND MICROCONTROLLER

    No full text
    Buoy is used to control water level in a water storage tank. However, this system has several weakness due to various problems of the mechanical parts, causing it to lose control. The purpose of this research is to design and build a water level control system display by employing water conductivity and microcontroller which is able to overcome the disadvantages of the mechanical system. The proposed system uses three wires as sensors. This report discusses the materials needed, the way of development, and the changes from the previous system design in the earlieast study to the final system. Based on the research conducted, the advantages of this system are the ability to use water from multiple sources, and through the usage of solenoid valves it can operate fully automatic. The disadvantage is that relatively long to drain due to the small aperture of the valve

    Effect of Swept Angle on Aerodynamic Force Generation of a Swept Twist Round (STR) Vertical Blade

    Get PDF
    Makalah ini membahas tentang pengaruh sudut swept (β) terhadap gaya aerodinamik yang dihasilkan oleh Turbin Angin Sumbu Vertikal. Untuk kondisi bilah berputar, koefisien gaya normal (Cn) dan koefisien gaya tangensial (Ct) dihitung dengan menggunakan metode mul-tiple streamtube model yang berdasarkan Teori Blade Element Momentum. Berdasarkan analisis untuk tiga kondisi tip speed ratio (TSR) yang berbeda, metode multiple streamtube model memberikan hasil perhitungan variasi Cn dan Ct yang mencapai 3,3 kali lebih kecil untuk model bilah dengan β yang tinggi. Di kondisi bilah yang diam, analisis berdasarkan Computational Fluid Dynamics (CFD) dilakukan untuk menghitung variasi gaya torsi yang dihasilkan oleh bilah dengan 12 posisi yang berlainan relatif terhadap arah angin. Perhitungan gaya torsi ini dilakukan untuk 7 model bilah dengan β yang bervariasi. Berbeda dengan hasil dari model matematis Gorlov, CFD memprediksi bahwa gaya torsi rata-rata yang dihasilkan cenderung terus meningkat apabila β dinaikkan. Sementara itu, variasi gaya torsi dapat mencapai 10 kali lebih kecil untuk bilah dengan β yang cukup tinggi

    APLIKASI METODA VDI 2222 PADA PROSES PERANCANGAN WELDING FIXTURE UNTUK SAMBUNGAN CEROBONG DENGAN TEKNOLOGI CAD/CAE

    Get PDF
    Proses penyambungan (welding) cerobong pada industri manufaktur menengah kebawah memiliki kesulitan karena banyaknya variasi ukuran dari cerobong. Target waktu penyelesaian sulit dicapai karena keterbatasan alat bantu (Fixture) yang dimilikinya. Maka dari itu, perlu dirancang alat bantu yang dapat meringankan kendala yang terjadi namun dengan biaya yang terjangkau. Perancangan alat bantu ini dilakukan melalui penerapan metode VDI 2222 dengan bantuan teknologi CAD/CAM. Proses perancangan menghasilkan beberapa alternatif rancangan. Rancangan terpilih dimodelkan dan divalidasi dengan menggunakan software Solidworks. Parameter yang mempengaruhi fungsi fixture diantaranya adalah defleksi, beban puntir dan titik berat. Hasil analisis defleksi dari beban maksimum adalah 2,406 mm, sedangkan beban puntir yang terjadi adalah 119 N atau kurang lebih 12 kg beban yang diterima operator. Titik berat fixture berada pada jarak 1492,3 mm dari roda belakang dengan jarak antar roda 1600 mm, sehingga aman dari kemungkinan terjungkal. Selain dari aspek konstruksi, kecepatan merupakan faktor penting yang mempengaruhi proses produksi. Berdasarkan hasil perbandingan dengan alat yang ada di salah satu perusahaan di Bandung, diperoleh estimasi waktu 269 menit lebih cepat untuk proses penyambungan 4 cerobong dengan panjang 1500 mm dan diameter 900 mm. Berdasar pada hasil kajian konstruksi dan analisis, dapat disimpulkan bahwa welding fixture bisa digunakan untuk penyambungan cerobong untuk perusahaan manufaktur menengah ke bawah

    Korelasi Temperatur Udara dan Intensitas Radiasi Matahari Terhadap Performansi Mesin Pendingin Siklus Adsorpsi Tenaga Matahari

    No full text
    One utilization of solar energy is adsorption refrigeration cycle where its performance is influenced by the air temperature and solar radiation intensity. This research aims to determine the effect of air temperature and solar radiation intensity on the performance of the solar adsorption refrigeration. This testing uses activated carbon adsorbent of 8 kg and 2 litres methanol refrigerant. The test results showed that the value of maximum COP obtained 0.064 and the minimum COP is 0.028. The lowest water temperatures that can be reached during the process of adsorption is 8.24oC. Correlation exists between the air temperature and solar radiation intensity on the COP value is significant so as to obtain mathematical equations. Air temperature correlation with the solar radiation intensity is 0.90 and the correlation of the intensity of solar radiation with the COP obtained -0.88. While the value of the correlation coefficient of the air temperature with COP is -0.95. Also obtained the coefficient of determination is 90.45%, which indicates that the influence of air temperature and solar radiation intensity on the coefficient of performance is 90.45%

    Analisa Kerusakan Bantalan Pada Boiler Feedwater Pump

    Get PDF
    The sliding bearing is an essential component in a centrifugal pump to withstand the loads and forces during the operation of the pump. Damage to the plain bearing component can decrease pump performance and cause further damage to other components. This research aims to analyze the damage that occurs to the bearing used in a boiler feedwater pump and determine the cause of the damage. The analysis was carried out by observing the forms of damage to the Babbitt layer on the bearing, identifying potential failures using the Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) method, and establishing the root cause of the failure using the fishbone diagram. The analysis results show that the leading cause of damage to the bearing for the boiler feedwater pump is the bulk loss of the babbitt layer on the bearings

    Optimasi Sudut Die, Rasio Reduksi, dan Panjang Bearing terhadap Tegangan Penarikan Kawat Aluminium dengan Finite Element Method

    Get PDF
    Dalam proses penarikan kawat, geometri die menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi hasil dari proses penarikan. Dalam Tugas Akhir ini variasi sudut die, rasio reduksi, dan panjang bearing menjadi kasus yang akan diuji. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah melakukan analisis teoritis dan simulasi untuk menemukan pengaruh variasi geometri die pada tegangan penarikan kawat dengan metode Uniform-Deformation Energy Method dan finite element method. Material yang digunakan adalah aluminium-3003. ANSYS-WORKBENCH v18.2 digunakan untuk melakukan proses simulasi. Kawat ditarik pada rasio reduksi 0,1; 0,15; 0,2; 2,5; dan 0,3 dengan sudut die 6o, 8o, 8.5o, 9o, 9.5o, 10o, 15o. Panjang bearing yang diuji adalah 0,6 mm, 0,8 mm, 1 mm, 1,2 mm, 1,4 mm. Hasil dari percobaan menunjukkan sudut optimum pada aluminium-3003 untuk rasio reduksi 0,1; 0,15; 0,2; 0,25; dan 0,3 adalah 8o, 8,5o, 10o, 10o, 15o sesuai dengan urutan

    Control Design and Implementation of Autonomous 2-DOF Wireless Visual Object Tracking System

    Get PDF
    Karena skala implementasi deteksi visual yang besar sebagai alat sensor dan navigasi, pelacakan target menggunakan manipulasi gambar untuk sistem robot otonom menjadi sebuah objek studi yang menarik bagi banyak peneliti. Hal ini pun memunculkan berbagai upaya untuk mengembangkan sistem yang dapat mendeteksi dan melacak target bergerak dengan menggunakan pemrosesan gambar atau video dalam kondisi real time. Meskipun begitu, pelacakan objek visual dapat menjadi subjek dari kesalahan karena manipulasi gambar. Kesalahan ini dapat menimbulkan ketidakpastian pada kontrol sistem yang dapat menyebabkan ketidakstabilan, terutama bagi operasi jarak jauh. Oleh karena itu, filter yang efektif yang dapat mengatasi atau mengurangi kesalahan ini sangatlah diperlukan dalam mengembangkan sistem pelacakan objek visual. Dalam karya ini, sebuah sistem pelacakan objek visual dalam 2 derajat kebebasan (2-DOF) dikembangkan dengan information filter atau filter informasi. Sistem ini terdiri dari sebuah unit pengambilan gambar, unit pengolahan gambar, komunikasi nirkabel, dan manipulator. Kemudian untuk mengamati efektivitas filter dalam kondisi real time dan jarak jauh, prestasi sistem pelacakan visual ini, baik dengan maupun tanpa filter tersebut, diuji berdasarkan simulasi video dan tes secara real time. Berdasarkan pengujian secara real time, filter informasi dapat mengurangi kesalahan pengukuran / deteksi sekitar 30% dibandingkan dengan deteksi tanpa menggunakan filter

    Karekteristik Model Turbin Angin Sumbu Vertikal Dua Tingkat Darrieus Tipe-H dengan Bilah Hibrid Profil Modified NACA 0018 dan Kurva S

    Get PDF
    Pemanfaatan energi yang terbarukan dan ramah lingkungan dibutuhkan saat ini untuk mengatasi dampak bahan bakar fosil. Indonesia dengan garis pantai minimal 81.000 km dan kecepatan angin rata-rata 3-5 m/s memiliki potensi energi sebesar 9 GW. Turbin angin sumbu vertikal sangat sesuai untuk diterapkan karena kecepatan angin rata-rata termasuk dalam kategori rendah dan sering berfluktuasi. Dalam studi ini, turbin angin dua tingkat sumbu vertikal Darrieus-tipe H dengan bilah hibrid diusulkan. Turbin angin diuji di terowongan angin dengan kecepatan angin dari 3 m/s sampai 5,5 m/s dan beban dari 500 g sampai 1800 g. Bilah hibrid yang merupakan profil modifikasi NACA 0018 memiliki variasi sudut pitch dari 0° sampai 20° sedangkan kurva S-nya memiliki variasi luas antara 240 cm2 dan 180 cm2. Hasil menunjukkan bahwa sudut kemiringan terbaik untuk profil NACA 0018 yang dimodifikasi adalah 10° untuk kedua bilah dengan luas 240 cm2 dan 180 cm2. Koefisien kinerja terbaik untuk kurva S dengan luasan 180 cm2 pada kisaran tip speed ratio antara 0,3-0,4 dengan nilai rata-rata hampir 5%. Untuk kurva S dengan luasan 240 cm2, koefisien kinerja tertinggi diperoleh pada kisaran tip speed ratio antara 0,25 - 0,4 dengan nilai rata-rata hampir 4%

    DESAIN INSTALASI PENGOLAH AIR LIMBAH INDUSTRI MINUMAN TEH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM AEROBIK

    Get PDF
    Air merupakan kebutuhan mutlak manusia yang ada di planet bumi ini. Berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh manusia memerlukan air, baik untuk kegiatan sehari-hari di rumah tangga, bisnis atau berbagai macam industri. Hasil sampingan dari penggunaan air mengakibatkan air menjadi tercemar, sehingga diperlukan industri pengolahan air limbah (ipal) agar diperoleh air dengan kualitas baku sesuai standar. Makalah ini akan membahas desain ipal yang digunakan untuk mengolah air limbah industri minuman teh dengan menggunakan sistem aerobik. Hasil perancangan menunjukkan bahwa untuk air limbah sebanyak kurang lebih 450 m3 per hari atau 20 m3 per jam diperlukan 2 (dua) unit kolam oksidasi (oxidation ditch). Luaran ipal hasil rancangan menunjukkan bahwa air limbah olahan (effluent) sudah sesuai dengan standar yang dipersyaratkan sebagai air baku

    ANALISIS KERUSAKAN DAN KEKUATAN TANGKI GFRP SLUDGE TANK PADA KILANG MINYAK SAWIT

    Get PDF
    Pertimbangan utama pemilihan tangki glass fiber reinforced polymer (GFRP) untuk tampungan fluida kimia adalah karakteristik material yang tahan terhadap korosi. Satu dari tiga unit tangki GFRP pemroses sludge palm oil pada industri kilang minyak sawit di Kalimantan Timur mengalami kebocoran setelah dua tahun kilang beroperasi. Struktur dinding bodi tangki terdiri dari lapisan penahan zat kimia dan lapisan struktur kekuatan. Lapisan penahan zat kimia terdiri dari surfacing veil dan tiga lapis penguat serat acak dengan matriks resin bisphenol. Lapisan struktur kekuatan terdiri dari penguat serat benang panjang yang digulung dengan matriks resin isophthalic. Makalah ini memaparkan analisis kerusakan dan tinjauan kekuatan struktur tangki yang hasilnya dijadikan dasar dalam pengambilan keputusan merekondisi ketiga unit tangki GFRP slude palm oil. Wrinkle dan kantong resin di dekat permukaan bagian dalam tangki ketika kontak dengan fluida sludge palm oil bersuhu lebih dari 90 OC menyebabkan matriksnya menjadi keras dan getas. Gaya aliran sirkulasi fluida selanjutnya menyebabkan daerah cacat tersebut menjadi retak yang diikuti dengan pengelupasan seperti kulit jeruk, kawah kecil pada permukaan lapisan, dan porositas. Cacat kawah kecil pada permukaan lapisan dan porositas ini menjalar ke dalam lapisan yang lebih dalam ke arah dinding luar tangki menyebabkan kebocoran. Analisis kekuatan tangki berdasarkan standar ASTM D3299 menunjukkan bahwa tebal aktual dinding bodi dan dasar lebih rendah daripada yang dibutuhkan, masing-masing kurang satu dan lima belas milimeter. Akhirnya diputuskan bahwa rekondisi ketiga unit tangki dilakukan dengan cara penambahan lapisan surfacing veil dan lima lapis lamina berpenguat serat acak menggunakan matriks resin vinil ester yang dilapiskan pada permukaan dinding dalam dan dasar tangki. Tambahan lima lapis lagi diberikan pada bagian knuckle. Semua lapisan tersebut dikerjakan secara manual pekerjaan tangan

    86

    full texts

    98

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇