Cylinder: Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Not a member yet
98 research outputs found
Sort by
Design and Implementation of Two-Axis Solar Tracker
Makalah ini membahas perancangan dan implementasi sistem penggerak panel surya 2 sumbu dengan menggunakan motor servo yang dikendalikan oleh mikrokontroler arduino uno, sistem ini bekerja berdasarkan masukan sensor LDR sebanyak empat buah yang dipasang pada masing-masing sisi panel surya dan satu buah yang dipasang di tengah modul solar panel tersebut.Sensor LDR pun dihubungkan pada mikrokontroller yang akan mengolah masukkan yang diberikan menjadi keluaran tegangan kepada motor servo.Motor servo yang dipakai diperancangan alat ini sebanyak dua buah yang akan meggerakkan panel surya menuju arah vertical dan horizontal. Pengujian dilakukan dengan beberapa tahap seperti pengujian hasil yang didapatkan oleh panel surya dengan berbagai kondisi,pengujian sensor cahaya dan pengujian keseluruhan.Sehingga mendapatkan hasil yang cukup baik dan memuaskan,kedua motor servo dapat bergerak menerima hasil keluaran yang diberikan oleh mikrokontroller dan kelima sensor LDR dapat menerima cahaya matahari dan mendeteksi arah cahaya matahari secara cukup baik sehingga perancangan alat mendapatkan hasil keseluruhan secara cukup baik. Hasil keseluruhan daya yang didapat secara maksimal oleh panel surya sebanyak 12V yang akan bergerak mengikuti arah cahaya matahari
Workpiece Handling System using 6-DOF Manipulator Robot for CNC Lathe Machine
Sistem pengumpan benda kerja berbasis robot manipulator 6-DOF bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pada proses berbasis bubut menggunakan CNC. Sistem ini terdiri dari aktuator pneumatik, robot, control unit, dan sensor-sensor yang didedikasikan untuk mengumpan/menangani benda kerja di mesin CNC. Program yang ditanamkan kedalam sistem dapat membantu operator (manusia) dalam proses pemasangan benda kerja pada mesin CNC melalui kerja sebuah robot manipulator. Eksperimen untuk mengukur kinerja sistem dalam mengumpan benda kerja pada mesin bubut CNC telah dilakukan melalui 4 sesi eksperimen dimana pada setiap sesi diambil 100 data terkait proses pemasangan maupun pengambilan benda kerja
RANCANG BANGUN ALAT PENGANGKAT TABUNG (GALLON) AIR MINUM COLLAPSIBLE
‘Collaspsible’ is a concept of designing goods in terms of space saving. This concept could be applied in the draft of the design of Hansen (2008), “Lifter of gallon for potable water with mechanical system”, by way of decreasing the dimension of the tool’s folding function, sliding function and rolling function. Development of the design had led to a new tool with smaller dimensions than those of the previous one, namely length 31 cm, width 50 cm dan height 100 cm in comparison to previous dimensions which were length 50 cm, width 50 cm and height 139 cm. One unit lever which is connected to a gear box and double pulley was used for the manual mover. Implementing this kind of mover had caused a mechanical advantage of around 18 times, so that the force required to turn the lever amounts to 15 N. Common materials were used and they could easily be found in many utensil shops
The Methods for Efficient Transverse Vibration of Structural Dynamics: a Historical Point of View
The different assumptions and corresponding theories of transverse vibrations of beams are presented. Eight mathematical models, namely Euler-Bernoulli, Rayleigh, Euler-Bernoulli modified, Bress, Volterra, Ambartsumyan, Timoshenko and Love theory are firstly discussed. Then, different theories of dynamic behaviours of beams can be obtained from the equations of the theory of elasticity, which are presented with respect to average values. Nowadays, beam elements are usually based on two theories, i.e Euler-Bernoulli and Timoshenko beam theory. One of the recent developments pointed out is the computer program ABAQUS, a finite element based crosssectional and non-linear analysis for beam. Finally, several examples are presented as numerical validations in which FE results are compared with those from the theories in the literature where available and appropriate
Perancangan Model Excavator dengan Penggerak Hydraulic Syringe Menggunakan Remote Control IoT
Jurnal ini membahas tentang perancangan prototipe dari excavator dengan sistem penggerak lengan excavator menggunakan sistem hidrolik yang diterapkan menggunakan syringe. Perkembangan dalam dunia industri dan teknologi telah menuntut penggunaan mesin produksi yang mudah dikendalikan dan memiliki keakuratan maupun kekuatan yang sesuai. Sistem tenaga fluida adalah salah satu jenis sistem yang bekerja dengan memanfaatkan fluida gas maupun cair untuk melakukan transmisi gaya, sistem tersebut memiliki sensitivitas dan kekuatan yang baik untuk membantu kerja sebuah mesin secara mekanis Sistem tenaga fluida yang digunakan dalam penelitian ini berjenis hidrolik sederhana yang memanfaatkan air sebagai fluida kerja, sedangkan sistem kontrol akan dirancang dengan memanfaatkan perangkat ESP 32 dan server milik Blynk. Hasil pengujian yang didapatkan yaitu hidrolik pada lengan pertama (Boom) mampu menarik beban hingga 2,55 N, hidrolik pada lengan tengah (Arm) mampu menarik beban hingga 2,5 N, hidrolik ketiga menunjukkan bahwa bucket mampu menarik beban hingga 1,4 N
Analisis Gangguan Pada Sistem Gardu Listrik Berbasis Gas Insulated Switchgear 150 kV Dengan Metode High Voltage Test
The insulator system in substations is essential in maintaining safety and efficiency in electricity transmission and distribution lines. The purpose of this research is to conduct High Voltage tests to check possible malfunctions in a gas-insulated switchgear (GIS) in a 150 kV substation following IEC standard 62271-203. Insulation Resistance (IR) measurement results for components in the GIS system show that the system still has high insulation resistance for the R, S, and T phases. High voltage testing results for the three-phase Gas Insulated Switchgear also did not exhibit current leakage, meaning the system still operates satisfactorily.
Insulator pada gardu induk memegang peranan penting dalam menjaga keamanan dan efisiensi dalam sistem transmisi dan distribusi listrik. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengujian dengan menggunakan metode pegujian tegangan tinggi (High Voltage Test) untuk memeriksa kemungkinan kerusakan pada gardu induk 150 kV yang dilengkapi dengan Gas Insulated Switchgear (GIS) sesuai dengan standar IEC 62271-203. Hasil pengukuran Insulation Resistance (IR) untuk komponen pada sistem GIS menunjukan bahwa sistem tersebut masih memiliki tahanan isolasi yang tinggi untuk fase R, S dan T. Hasil pengujian untuk Gas Insulated Switchgear ketika dialiri listrik tegangan tinggi untuk tiga fase (R, S dan T) juga tidak menunjukan adanya arus bocor sehingga dapat dipastikan bahwa sistem tersebut masih berjalan dengan baik
Rancang Bangun Alat Desalinasi Air Laut Sistem Vakum Natural dengan Media Evaporator dan Kondensor yang Dimodifikasi Flange
Desalinasi air sistem vakum natural merupakan sebuah konsep inovatif sistem desalinasi baru yang memanfaatkan gaya gravitasi natural dan tekanan atmosfer untuk membentuk ruang vakum dimana air laut dievaporasikan menggunakan sumber panas dengan tingkat yang rendah. Sistem kerja alat desalinasi vakum natural terdiri dari evaporator berluas alas 0,2 m2 menggunakan heater listrik dengan kebutuhan daya yang rendah sebagai sumber panas, pipa APK setinggi + 10 m untuk membentuk kondisi vakum, kondensor yang dimodifikasi flange, dan 3 buah tangki sebagai penyuplai air laut, pembuangan konsentrat garam, dan pembuangan hasil kondensasi (air bersih). Evaporator dihubungkan dengan kondensor sebagai kondensasi uap air yang diambil sebagai produk. Proses pembentukan kondisi vakum dengan sistem natural dilakukan dengan meletakkan alat desalinasi pada ketinggian + 10,34 m (ketinggian yang dibutuhkan pipa air yang dapat menyeimbangkan tekanan atmosfer). Pada penelitian ini konsep dipelajari secara teoritis dan eksperimental. Dari hasil penelitian dan analisis yang dilakukan pukul 09:00-17:00 WIB selama enam hari pada tanggal 12-14 November 2015 dan dilanjutkan 16-18 November 2015 diperoleh, kinerja alat desalinasi berada pada temperatur rata-rata evaporasi 50˚C pada tekanan vakum rata-rata 61,083 cmHg dengan energi listrik rata-rata proses evaporasi selama pengujian adalah 1 kWh dan total kehilangan panas rata-rata 7,45 W. Adapun kuantitas air bersih rata-rata perhari yang diperoleh ialah 1,15 L
KAJIAN PENGERING GABAH DENGAN WADAH PENGERING BERBENTUK SILINDER DANMEKANISME PENGADUK PUTAR
Rice yield in this market are still drained manually by using the power of the Sun and drying process is done in a long time. Moisture content of the product is not uniform, and the resulting dried grain capacity is limited, because it requires a big place in the drying process. Rice dryers available on the market have not been manufactured with quality drying is not good because of the uneven results of drying and drying inefficient. With the above background, the dryer can be designed to work in continuous material and product is can occur at any time. Equipment dryers are equipped with commutator so that drying can take place constantly. Testing is done is to take a sample of every 1 kg of rice and measured levels of moisture content. Drying characteristics of optimization testing is to control the speed of the stirrer shaft, and evaluate the results of testing the uniformity of drying is to divide the result of drying to 8 mass fraction is then weighed their respective weight. Tests using rice dryer drum drying with a stirring mechanism, it can be concluded that the decrease in moisture content and degree of drying and drying time is affected by the speed of rotation of the agitator shaft is linear. Testing is done by varying the agitator rotation rpm 30, 35 and 40 rpm rpm. On lap 40 rpm going very fast drying results in the material to be cracked. In this study, drying time is used for drying rice as much as 8 kg with a level of 24% to 14% is 30 minutes with stirring speed 35 rpm,and the uniformity of drying results 86.6%
OPTIMASI PROSES BUBUT DENGAN MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI DAN TAYLOR UNTUK MENENTUKAN KEKASARAN PERMUKAAN DAN UMUR PAHAT KARBIDA
Gesekan antara pahat dengan benda kerja akan menimbulkan panas yang tinggi sehingga menyebabkan terjadinya keausan pahat. Hal ini berdampak pada pembentukan kekasaran permukaan yang semakin tinggi dan umur pahat yang semakin pendek sehingga mengakibatkan kualitas produk akan semakin rendah. Selain dipengaruhi oleh ketahanan pahat terhadap aus, kualitas permukaan benda kerja juga dipengaruhi oleh pengaturan parameter pemesinan, seperti kecepatan potong, gerak makan, dan kedalaman potong. Parameter-parameter diatas dapat mempengaruhi kekasaran permukaan maupun umur pahat. Dalam penelitian ini, untuk mengetahui parameter yang paling mempengaruhi dalam kekasaran permukaan digunakan metode Taguchi, sedangkan untuk mendapatkan umur pahat digunakan metode Taylor. Pada penelitian ini, pahat yang digunakan adalah pahat karbida dengan benda kerja besi cor kelabu. Hasil yang didapatkan untuk batas keausan VB pada pahat karbida dengan besi cor kelabu selama penelitian adalah 0,44 mm. Selain itu, hasil yang didapat setelah melakukan penelitian dengan metode Taguchi yaitu faktor gerak makan memiliki pengaruh paling besar dalam kekasaran suatu permukaan, kemudian disusul faktor kecepatan potong dan faktor kedalaman makan. Maka, untuk umur pahat karbida dengan benda kerja besi cor kelabu memiliki persamaan umur pahat Taylor adalah vT0,397=72,7846
STUDI EKSPERIMENTAL DAN PEMODELAN MATEMATIKA PROSES PENGERINGAN KAKAO ENERGI SURYA SECARA INTERMITTENT
In this research, the behavior of cocoa drying using solar dryers have been studied. Experiments conducted on drying cocoa beans that have been fermented first. Cocoa plantations are taken from the area around North Sumatra - Indonesia. Solar energy is used as a source of energy that save and clean for drying. Cocoa is a mainstay in Indonesian commodities, but the quality of the current generated is relatively low. As the aims of this research is gain quality with mathematical modeling of drying by producing good quality cocoa. Preparation phase starts from cocoa fermentation process. With some testing times cocoa taken one test where the results of fermented cocoa that has been washed and dried from water content 55.83% to 7.01% (db), which lasted for 3 (three) days ie, 22 to 24 April 2013 from at 7:00 to 17:00 pm (intermittent). The study was conducted at the Solar Energy Laboratory, Faculty of Engineering Department of Mechanical Engineering of North Sumatra University Medan. It is located in Medan city with the position of 33.6 ° N - 98.4 ° W, altitude 200 meters above sea level and meridian time (GMT +7). From the experimental results obtained experimental equation mathematical model for intermittent drying of cocoa, with the value being the value of the diffusivity coefficient of 1.39 x 10^-10 to 1.85 x 10^-10 m^2/sec, besides the quality of the dried cocoa in this study better than dried cacao directly under the sun