BAHASANTODEA
Not a member yet
177 research outputs found
Sort by
AN ANALYSIS OF PARENT-TEACHER COMMUNICATION TOWARD THE STUDENTS’ READING COMPREHENSION
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan level peranan orang tua dalam membantu pemahaman membaca anak dirumah dan untuk mengetahui faktor-faktor yang melandasi komunikasi antara orang tua dan guru bahasa Inggris terhadap pemahaman membaca anak. Dengan menggunakan desain kualitatif, penelitian ini menggunakan tekhnik tianggulasi untuk mengumpulkan data, yaitu melalui kuesioner, interview, dan Diskusi Kelompok Terarah dari 10 orang tua murid dan 1 guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Lampasio. Hasil analisis data menunjukkan dua hal. Pertama, bahwa level peranan orang tua terhadap pemahaman membaca anak berada pada tingkatan rendah. Hal ini diketahui berdasarkan hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa hanya 10%-20% orang tua selalu berperan dalam membantu meningkatkan kemampuan membaca anak di rumah. Kedua, faktor-faktor yang melandasi pertemuan orang tua dan guru adalah laporan kemajuanyang diberikan pada orang tua melalui hasil ulangan harian siswa dan kesamaan desa tempat tinggal orang tua dan guru
DEVELOPING STUDENTS’ SPEAKING SKILL THROUGH BOARD GAME AT SMPN 1 TOLITOLI
Tujuan Penelitian ini adalah untuk penerapan permainan papan dalam mengajarkan keterampilan berbicara. Metode Penelitian ini menggunakan quasi experimental dengan rancangan non-equivalent kelas kontrol. Ada 56 siswa yang menjadi sampel pada kelas experiment dan kelas kontrol. Pengambilan data di ambil dari Pretest dan Posttest. Data yang teridentifikasi bahwa nilai rata rata siswa di kelas experiment 78.03 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang mana nilai rata rata hanya 6.12. Dalam melakukan analisis data dengan menggunakan rumus t-test. Perhitungan hasil data tcount(tc) adalah 6.12 lebih tinggi di bandingkan dengan hasil data ttable(tt) yang hanya 1.998. Dari hasil yang teridentifikasi bahwa ada pengembangan yang signifikan dalam mengajarkan permainan papan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam berbicara. Hal ini menyatakan bahwa mengajarkan keterampilan berbicara siswa dengan menggunakan permainan papan effektif. sehinga permainan papan dapat mengembangkan keterampilan siswa dalam berbicara
PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA MENGUNGKAPKAN GAGASAN MELALUI METODE DISKUSI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS XA SMA NEGERI 1 TOLITOLI UTARA
The idea XA grade students of SMA Negeri 1 Tolitoli Utara can be improved. It was revealed from a study of the problem: (1) how the application of the method of discussion to improve the students express ideas in class XA SMA Negeri 1 Tolitoli Utara? And (2) whether the application of the results of the discussion method can improve the students express ideas in class XA SMA Negeri 1 Tolitoli Utara?. This study aims to (1) describe the application of the method of discussion to improve the students express ideas in class XA SMA Negeri 1 Tolitoli Utara and (2) describe the results of applying the method of discussion to improve the students express ideas in class XA SMA Negeri 1 Tolitoli Utara. Methods of data collection using the oral tests, observation and documentation. Qualitative data analysis techniques and quantitative techniques. The results showed that (1) the application of the method of discussion in several stages, The first researcher to prepare articles that will be distributed to students; two researchers set up research pieces express the idea of learning implementation skills; The third researcher prepares a camera to document the activities of teachers and students during the learning process; After that process, the skills students express ideas increased. The percentage of skill express the idea of students has increased at every meeting of the first cycle and the second cycle. Improved skills of students express the idea in the first cycle of 65.75 from 41.33 the initial conditions. In the second cycle increased by 74.67
EKRANISASI NOVEL TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK KE DALAM FILM (PENDEKATAN STRUKTURAL)
The problem of this research is novel ecranization of Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck to the movie that include varying shrink, addition and changes. This research aims to describe the novel ecranization of Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck by Hamka into the movie of Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck by Sunil Soraya. This research is expected to provide understanding for reader and writer about novel ecranization of Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck to the movie Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck which includes varying shrinkage, additions and changes. The method used in this research was descriptive method using literature study approach. Sources of data from this research were the script or the novel text of the Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck ship and scene film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Data collection technigues are done by reading novels, watching movies and taking scene on film. The data analysis technique used a flow model proposed by Miles and Huberman. The results show that there were 82 aspects of sharinkage, 64 aspects of addition, and 38 aspects of varied changes that occurred after the novel ecranization process into the movie
RAGAM BAHASA DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI KOMPLEKS PALU PLAZA
This research aims at describing the diversity and the function of languages used in the interaction of selling and buying in complex of Palu Plaza, and factor caused the language diversity. Data source were obtained through verbal utterances of seller and buyer in complex of Palu Plaza by using study of communication ethnography. Method used in this research is qualitative descriptive. Data were collected through four techniques: recording, field-note, observation, and interview unstructured. Subject of this research is the seller and the buyer in Palu Plaza. Technique of data analysis used is interactive model that covers four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion and verification. The result of this research revealed that the language diversity used in the interaction between seller and buyer in Palu Plaza is: (1) the form of word use, (2) the use of phrase, (3) the use of sentence. Functions of language diversity found in this research are: (1) emotive function, (2) fatigue function, and (3) directive function. Factors caused the diversity are: (1) age factor, (2) factor of regional origin, (3) gender factor, (4) education factor, (5) factor of occupation/profession, and (6) factor of social status
ANALISIS KESALAHAN KALIMAT EFEKTIF DITINJAU DARI SEGI KEHEMATAN DAN KELOGISAN PADA KARYA TULIS ILMIAH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANAWA KABUPATEN DONGGALA
Masalah dalam penelitian ini adalah “(1) Bagaimana bentuk kesalahan penulisan kalimat efektif ditinjau dari segi kehematan pada karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala?. dan (2) Bagaimana bentuk kesalahan penulisan kalimat efektif ditinjau dari segi kelogisan pada karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala?. Penelitian ini bertujuan (1) Mendeskripsikan bentuk kesalahan penulisan kalimat efektif ditinjau dari segi kehematan pada karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala. dan (2) Mendeskripsikan bentuk kesalahan penulisan kalimat efektif ditinjau dari segi kelogisan pada karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala. Penelitian ini merupakan penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pemilihan jenis penelitian ini sesuai dengan sifat dan tujuan penelitian dan wujud data yang dikumpulkan. Jenis data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data tertulis yang bersumber dari karya tulis ilmiah siswa SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan teknik tes. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesalahan dalam penulisan karya tulis ilmiah siswa Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, (1) Kesalahan penulisan kalimat efektif ditinjau dari segi kehematan pada karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala terdiri atas enam bentuk, yaitu: (i) pengulangan subjek pada dua klausa dalam satu kalimat, (ii) penggunaan dua predikat dalam satu klausa, (iii) penggunaan kata ulang nomina yang didahului dengan kata keterangan kuantitatif, (iv) penggunaan kata bermakna sinonim, (v) penggunaan konjungsi antarkalimat dan antarklausa, dan (vi) pemakaian pronomina relatif yang. (2) Kesalahan penulisan kalimat efektif ditinjau dari segi kelogisan pada karya tulis ilmiah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Banawa Kabupaten Donggala terdiri atas beberapa bentuk, yaitu: (i) penggunaan ungkapan, (ii) pilihan kata, dan (iii) penggunaan kata dengan makna yang kurang tepat. Kesalahan ini disebabkan oleh faktor kurangnya pemahaman siswa tentang tatacara penulisan karya tulis ilmiah (proposal). Kesalahan tersebut dapat diminimalkan dengan cara, guru perlu mengikuti pelatihan tatacara penulisan karya ilmiah, meningkatkan minat membaca siswa dan selalu mengontrol serta mengoreksi penulisan siswa. Oleh karena itu, penggunaan kalimat efektif harus diperhatikan dalam penulisan khusunya pada karya tulis ilmiah agar tidak lagi mengalami kesalahan
BUDAYA KOMUNIKASI SUKU BUGIS DAN SUKU MANDAR DI SMP NEGERI 1 PASANGKAYU PROVINSI SULAWESI BARAT (KAJIAN ETNOGRAFI KOMUNIKASI)
There are 2 main problems of this research such as: how is the form of communication culture of Bugis and Mandar tribe in SMP Negeri 1 Pasangkayu?, and hos is the speech strategy of Bugis and Mandar tribe in SMP Negeri 1 Pasangkayu? Data were collected through taking note and listening method using tapped technique. Data were analyzed using four stages: data collection, data reduction, data presentation, and conclusion or verification. Furtheremore, the result of this research revelas 9 communication form they are: 1) command form, 2) suggest form, 3) complain form, 4) invite form, 5) ask form, 6) congratulate form, 7) apologize form, 8) joke form, and 9) promise form. Meanwhile, there are 8 direct speech strategy such as: 1) direct command strategy, 2) direct suggest strategy, 3) direct compalin startegy, 4) direct invite strategy, 5) direct ask strategy, 6) direct congratulate strategy, 7) direct apologize strategy, and 8) direct promise strategy. There are also 6 undirect speech strategy: 1) indirect command strategy, 2) indirect suggest strategy, 3) indirect compalin startegy, 4) indirect invite strategy, 5) indirect ask strategy, 6) indirect apologize strategy
PENERAPAN METODE PEMODELAN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIDATO DI KELAS VI MADRASAH IBTIDAIYAH ALKHAIRAAT KOTARINDAU
This study aims to improve the ability to make speeches of grade 6 students Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Kotarindau. This study is a classroom action research consisting of two cycles, each cycle is held twice in class and each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. Collecting techniques in this study are the provision of preliminary tests and final tests of action, observation, interviews and documentation. Data analysis techniques used are data reduction, data presentation and conclusion drawing. Individual mastery indicator 65% and classical completeness 80%. The assessment component of speech, ie, pronunciation, intonation and expression in speech. The result of the cycle I average completeness of individuals reached 61.29 %% and classical completeness reached 65.05%. The results of the assessment cycle II has a significant increase of the average completeness of individuals reached 80.64% and classical completeness reached 90.32%. Thus it can be concluded that learning by using modeling method can improve students' ability to give speech in grade VI Madrasah Ibtidaiyah Alkhairaat Kotarindau
IMPROVING VOCABULARY MASTERY OF THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMPN 14 SIGI THROUGH SONGS LYRIC
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kosa kata terhadap siswa kelas 7 SMPN 14 Sigi melalui lirik lagu lagu Tahun Ajaran 2017/2018 yang berjumlahkan 30 siswa. Pertanyaan penelitiannya adalah : Bagaimana penguasaan kosa kata dapat ditingkatkan melalui lirik lagu lagu terhadap siswa kelas 7 SMPN 14 Sigi? Metode penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus. Dari tanggal 17 sampai tanggal 28 November 2017. Setiap siklus terdiri dari 4 kali pertemuan dimana disetiap akhir pertemuan diadakan evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data ialah lembar observasi, catatan lapangan, dan test. Test digunakan untuk mengukur pencapaian siswa setelah pelaksanaan disetiap siklus. Kriteria pencapaian individu ialah 65 dan kriteria pencapaian klasikal ialah 70. Jumlah nilai yang diperoleh pada siklus 1 ialah 1585,91 dengan nilai rata rata 52,86 dari 30 siswa. Maka dari itu hanya 30% atau hanya 9 orang siswa yang memenuhi kriteria pencapaian per individu 65 dan kriteria pencapaian klasikal 70. Setelah peneliti dan kolaborator merevisi perencanaan belajar, pelaksanaan pembelajaran, observasi dan refleksi untuk siklus 2, ditemukan perbedaan yang sangat signifikan menjadi 2159.89 atau 27 orang siswa yang memenuhi kriteria pencapaian per individu 65 dan kriteria pencapaian klasikal 70 dengan rata rata 71.99 ( 90%). Dapat disimpulkan bahwa lirik lagu lagu bahasa Inggeris anak adalah media yang efektif untuk meningkatkan kosa kata pada kata kerja dan kata benda terhadap siswa SMPN 14 Sigi tahun ajaran 2017/2018. Akhirnya, peneliti juga menyarankan kepada peneliti lainnya bahwa mereka juga bisa menggunakan lirik lagu lagu sebagai salah satu media pengajaran kosa kata pada kata kerja dan kata benda.
PENERAPAN STRATEGI SQ4R DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SDN I BOLANO KABUPATEN PARIGI MOTONG
Dari uraian penelitian ini, maka rumusan masalah adalah “Bagaimanakah penerapan strategi SQ4R dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 1 Bolano kabupaten Parigi Moutong dan apakah penerapan strategi SQ4R dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 1 Bolano kabupaten Parigi Moutong? Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan strategi SQ4R pada pembelajaran membaca pemahaman siswa kelas IV SDN I Bolano Parigi Moutong dan untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca pemahaman siswa mengenai kelogisan kalimat, ketepatan diksi, ketepatan struktur kalimat, dan pemahaman isi bacaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara bersiklus. Setiap siklus, penelitian ini terdiri atas empat tahapan yaitu, 1) tahapan perencanaan, 2) tindakan, 3) pengamatan, dan 4) refleksi. Hasil penelitian ditemukan bahwa pada siklus I aspek kelogisan kalimat nilai ketuntasan mencapai 30,43%, aspek ketepatan diksi 65,21%, aspek ketepatan struktur kalimat 65,21%, dan pada pemahaman isi teks bacaan yaitu 91,30%. Ada pun hasil siklus II, aspek kelogisan kalimat nilai ketuntasan mencapai 86,95%, aspek ketepatan diksi 73,91%, aspek ketepatan struktur kalimat 86,95% dan pada pemahaman isi teks bacaan yaitu 86,95%. Keempat aspek tersebut mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I tercatat persentase ketuntasan rata-rata 6,8 dan pada siklus II terjadi peningkatan dan persentase rata-rata ketuntasan menjadi 8,3. Berdasarkan KKM yang disyaratkan di sekolah SDN I Bolano yaitu 70, maka seluruh siswa yang terdiri atas 23 orang dinyatakan tuntas