BAHASANTODEA
Not a member yet
    177 research outputs found

    INCREASING VOCABULARY FOR THE FOURTH GRADE PUPILS OF SDN 10 PALU THROUGH FLASH CARD

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kosakata melalui kartu flash pada siswa kelas IV SDN 10 Palu. Penelitian ini didesain sebagai penelitian tindakan kelas secara kolaboratif yang mana peneliti dan kolaboratornya mendesain rencana pembelajaran, mengimplementasikan, mengadakan observasi dan merefleksikan hasil tindakan. Penelitian ini menggunakan 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari tiga pertemuan. Kartu Flash digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kosakata siswa dalam belajar bahasa Inggris. Subyek penelitian adalah 40 siswa kelas empat di SDN 10 Palu. Untuk mengukur perkembangan kosakata siswa, tes dilakukan. Hasil yang diperoleh pada siklus 1 menunjukkan bahwa 21 siswa atau 52% dinyatakan lulus dan 19 siswa atau 48% dinyatakan gagal. Kemudian, rencana diperbaiki. Kelulusan meningkat menjadi 40 siswa atau 100% di siklus 2. Hal ini mengindikasikan bahwa implementasi tindakan melalui kartu flash mampu memberikan solusi terhadap permasalahan kosakata bahasa Inggris siswa. Kata kunci: Meningkatkan, Kosakata, Kartu Flash, Murid

    TEACHING WRITING RECOUNT TEXT TO GRADE X STUDENTS AT SMA NEGERI 2 PALU THROUGH PICTURES

    Full text link
    Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kolaboratif. Peneliti dan kolaborator bekerja sama menyiapkan perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi selama penelitian. Siswa yang menjadi subyek penelitian ini adalah kelas XA di SMA Negeri 2 Palu tahun ajaran 2012/2013. Peneliti adalah guru yang mengajar di kelas X, sehingga ia memutuskan untuk menjadikan siswa kelas XA sebagai subyek penelitiannya. Sebagian besar siswa di kelas XA ini mengalami kesulitan dalam menulis teks recount. Hal ini disebabkan karena penggunaan kekeliruan tata bahasa dan ketidak tepatan penggunaan  kata. Siswa juga tidak dapat menyusun kalimat-kalimat berbentuk lampau secara terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ketrampilan siswa dalam menulis sebuah teks recount melalui gambar. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri atas tiga pertemuan. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dari hasil observasi, catatan lapangan, wawancara, dan tes. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah siswa harus mendapatkan nilai sama atau lebih dari 7.5 sebagai nilai individu dan harus dicapai oleh 75% dari keseluruhan jumlah siswa. Temuan-temuan dalam penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gambar efektif untuk secara bertahap membantu siswa mengatasi kesulitan dalam menyusun sebuah teks recount. Efektifitas dari penggunaan gambar dibuktikan oleh adanya perubahan signifikan dari rerata nilai klasikal siswa, 22 dari 33 siswa atau (66,7%) mendapat nilai di atas atau setara dengan 7.5 di siklus 1. Di siklus 2, jumlah tersebut menjadi 28 dari 33 siswa atau (84,8%) mendapat nilai di atas atau setara dengan 7.5. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan gambar efektif untuk mengembangkan ketrampilan menulis siswa. Kata kunci: mengembangkan,  ketrampilan menulis, teks recount, gambar

    DEVELOPING ENGLISH VOCABULARY OF GRADE TEN STUDENTS AT SMA NEGERI 1 BULAGI THROUGH 3C’S(CONVEYING MEANING, CHECKING UNDERSTANDING, AND CONSOLIDATION) TECHNIQUE

    Full text link
    Permasalahan Kosakata yang dialami oleh siswadi SMA Negeri 1 Bulagi harus diatasi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara mengembangkan kosakata siswa dalam berbagai macam teks bacaan (yaitu: teks deskriptif, teks berita, dan teks narasi). Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik 3C dipilih sebagai teknik alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian tersebut melibatkan 29 orang siswa kelas XA di sekolah itu. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri dari: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan perenungan. Data-data dianalisa secara angka dan uraian dari checklist observasi, catatan lapangan, dan tes. Hasil pengolahan data-data tersebut menunjukkan bahwa, terdapat kemajuan yang berarti dalam hal perkembangan kosakata bahasa Inggris siswa. Hasil tes di siklus 1 adalah 12 orang siswa (41,4%) yang berhasil mencapai angka 65, dan di siklus 2 meningkat menjadi 23 orang siswa (79,3%). Dengan kata lain, kemajuan yang dicapai adalah 37,9%. Secara klasikal, mereka berhasil mendapatkan nilai 62 di siklus 1 dan 67 di siklus 2, atau 0,5 kemajuan. Minat dan keaktipan siswa mencapai 100% namun respon mereka hanya 89,3%. Itu artinya bahwa pelaksanaan teknik 3C untuk mengembangkan Kosakata bahasa Inggris siswa adalah efektif. Istilah kunci: Penyampaian Arti, Pencekan Pemahaman, Penguatan, Kosakata dalam Kontek, dan Membaca

    DEVELOPING STUDENTS’ SKILL IN WRITING NARRATIVE TEXT AT SMA NEGERI 1 TORUE THROUGH COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION

    Full text link
    Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada SMA Negeri 1 Torue. Subyek penelilitian ini adalah 38 siswa kelas XC tahun pelajaran 2012/2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana keterampilan siswa dalam menulis teks naratif dapat dikembangkan melalui CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition). Data dikumpulkan dari observasi, catatan di lapangan, kuesioner, dan tes. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Ada dua kriteria keberhasilan dalam penelitian ini; pertama, siswa harus mendapatkan nilai sama atau lebih dari 70 sebagai nilai individu dan harus dicapai oleh 75% dari  keseluruhan  jumlah siswa, dan kriteria kedua adalah keterlibatan aktif siswa  sama atau lebih dari 75% dari keseluruhan jumlah siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa hasil siklus 1, pencapaian belajar siswa adalah 58% ( 22 dari 38 siswa) mendapatkan nilai diatas 70, dan keterlibatan aktif siswa adalah 72,8%. Setelah menerapkan perencanan yang direvisi dalam siklus 2, pencapaian belajar siswa adalah 79% (30 dari 38 siswa) mendapatkan nilai diatas 70, dan keterlibatan aktif siswa adalah 86,7%. Hal ini menunjukan bahwa hasil siklus 1 tidak memenuhi ke dua kriteria keberhasilan. Pengembangan dan pencapaian kriteria keberhasilan terjadi dalam siklus 2. Hal ini mengindikasikan bahwa CIRC efektif dalam mengembangkan keterampilan siswa dalam menulis teks naratif. Oleh karena itu, CIRC sangat potensial untuk diterapkan dalam pelajaran menulis. Kata-Kata Kunci: CIRC, mengembangkan, keterampilan menulis, teks naratif

    DEVELOPING SPEAKING FLUENCY OF GRADEVII STUDENTS THROUGH GUESSING GAMES AT SMP AL-AZHAR PALU

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan kelancaran berbicara siswa kelas VII SMP Al-Azhar Palu dengan menggunakan teknik permainan menerka. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Al-Azhar Palu yang berjumlah 32 orang. Peneliti menerapkan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Siklus 1 dilaksanakan dengan 4 (empat) pertemuan dan siklus 2 dilaksanakan dengan 2 (dua) pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian siswa dalam berbicara meningkat perlahan-lahan dari nilai rata-rata: 72.82 di siklus 1 dan 78.85 di siklus 2. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebanyak 6.03 poin. Jumlah siswa yang mencapai kriteria ketuntasan berjumlah 12 orang dari 32 siswa (37.50%) pada siklus 1 menjadi 27 orang (84.38%) di siklus 2. Hasil ini menunjukkan bahwa keberhasilan klasikal mencapai 80% (delapan puluh persen) dari 32 siswa di kelas tersebut yang mencapai nilai kriteria ketuntasan minimal sebesar 80 (delapan puluh) sesuai dengan indikator kriteria pencapaian dalam penelitian tindakan kelas ini. Hasil ini menunjukkan bahwa tindakan yang diterapkan dalam dua siklus melalui permainan menerka telah berhasil dalam memecahkan permasalahan berbicara siswa dan secara efektif mampu mengembangkan kelancaran mereka. Katakunci: Mengembangkan, Berbicara, Kelancaran, Permainan, dan Menebak

    IMPROVING STUDENTS’ LISTENING COMPREHENSION OF SMA NEGERI 2 LUWUK THROUGH ADAPTING DICTOGLOSS

    Full text link
    Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengkaji tingkat pemahaman siswa dalam menyimak melalui adaptasi Dictogloss dalam proses pembelajaran. Penelitian ini berlangsung selama 2 siklus dengan melibatkan 31 orang siswa SMA sebagai subjek penelitian. Di setiap pertemuan, proses pembelajaran terdiri dari 4 tahap yaitu: preparation, dictation, discussion, dan analysis and correction. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi, catatan lapangan dan kuesioner, dan data kuanitatif diperoleh dari evaluasi 1 dan evaluasi 2. Setelah implementasi teknik Dictogloss, diperoleh data dari siklus 1, skor rata-rata 78,06, mencapai KKM, namun persentase keberhasilan siswa tidak mencukupi, 58,06%. Setelah melakukan refleksi kegiatan, peneliti merevisi perencanaan pembelajaran berdasarkan pada tiga aspek yaitu persiapan, alokasi waktu, dan tindakan. Pada siklus 2 diperoleh skor rata-rata 89,68, dan persentasi keberhasilan siswa 96,77%. Kedua perolehan tersebut telah memenuhi prasyarat kesuksesan dari penelitian ini. Berdasarkan penelitian ini, peneliti menyimpulkan bahwa teknik Dictogloss efektif dalam meningkatkan tingkat pemahaman menyimak siswa, kosakata, pengucapan, dan juga minat siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Kata kunci: Meningkatkan, Kemampuan Menyimak, Teknik Dictoglos

    DEVELOPING WRITING SKILL OF GRADE VIII STUDENTS AT MTS ALKHAIRAAT PUSAT PALU THROUGH COLLABORATIVE LEARNING

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan menulis siswa kelas VIII pada MTs AlKhairaat Pusat Palu melalui pembelajaran kolaboratif. Ada tiga aspek-aspek  penilaian yaitu kosa kata, kesatuan makna dan koherensi paragraph. Aspek-aspek tersebut dievaluasi dalam menulis teks. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Kedua siklus tersebut terdiri atas tiga pertemuan yang di dalamnya pembelajaran kolaboratif diterapkan. Dalam setiap pertemuan, ada tiga tahapan proses belajar dan mengajar: kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Ada 27 siswa sebagai subyek studi ini. Peneliti dan teman kolaborasinya merancang instrument-instrument penelitian, yakni lembar observasi, lembar catatan dan kuesioner. Data menunjukkan bahwa siswa sangat bersemangat dalam mengikuti proses belajar mengajar. Para siswa sangat serius dalam mengerjakan semua tugas. Untuk mengukur apakah keterampilan menulis siswa sudah meningkat, tes individu dilaksanakan setelah setiap siklus. Hasil tes individu pada siklus 1 menunjukkan bahwa hanya 9 siswa (33.3%) yang mencapai kriteria ketuntasan. Itu berarti bahwa 18 siswa (66.7%) tidak mencapai kriteria sukses. Itu menunjukkan bahwa hasil siklus 1 belum berhasil. Hasil tes individu pada siklus 2 lebih meningkat daripada siklus 1. Hanya 2 siswa (7.4%) yang memiliki nilai rendah dalam menulis teks narratif. Itu berarti bahwa 25 siswa (92.6%) telah memenuhi kriteria ketuntasan. Itu menunjukkan bahwa siswa dapat menghasilkan sebuah teks narratif dengan menggunakan teknik pembelajaran kolaboratif. Mereka dapat memperkaya kosa kata. Mereka juga dapat menyusun ide ke dalam bentuk paragraph naratif. Mereka dapat menulis dan menyambungkan kalimat-kalimat dengan menggunakan kata-kata transisi. Ini membuktikan bahwa pendekatan ini efektif dalam pengajaran keterampilan penulisan. Istilah Kunci: Mengembangkan, Keterampilan Menulis, dan pembelajaran kolaborati

    177

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BAHASANTODEA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇