BAHASANTODEA
Not a member yet
    177 research outputs found

    PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE ARTIKULSI PADA SISWA KELAS VI SD INPRES 3 TALISE

    Get PDF
    Based on the explanation on the background of the research, so that, this research have a purpose to describe the application of speaking skills learning through articulation type of cooperative learning model at the sixth grade students of SD Inpres 3 Talise and to describe improving speaking skills through articulation type of cooperative learning at the sixth grade students of SD Inpres 3 talise. The kind of this research is a class action research. Design of this research reference at the Kurt lewin model which is adopted by Kemmis and Mc. Taggart (2012) that is include 4 steps : (a) planning, (b) implementation, (c) observation, and (d) reflection. Based on the meeting of the research, based on the evaluation speaking skills at the meeting of cycle I obtaining score at pronounciation aspects (69,71%), intonation aspect (69,71%), fluency aspect (60,57%), expression aspect (64%), and also respond compability aspect (63,43%). There are students who complete because achieved score of KKM (70) as many as 13 students or the percentage is 37,14%, whereas the students who not complete are 22 students or 62,86%. Getting the highest score is 80 whereas for the lowest score is 56. However at the cycle II the students who complete is achieved the score of KKM are 35 students (100%). based on the details the improvement speaking skills of the students can be seen at the result of five aspects evaluation speaking skills, those are pronounciation aspect (90,28%), intonation aspect (88,57%), fluency aspect (82,28%), expression aspect (82,86%), and respond compability aspect (87,43%). Average the achievement of those aspects (86,28%). There is the gettting a highest score is 96 whereas a lowest score is 72

    THE IMPLEMENTATION OF SCANNING TECHNIQUE IN IMPROVING READING COMPREHENSION AND MOTIVATION OF GRADE VIII STUDENTS AT MTs MUHAMMADIYAH NUNU

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh implementasi teknik pindai dalam mengembangkan pemahaman bacaan dan motivasi siswa MTs Muhammadiyah Nunu kelas VIII. Sampel penelitian kuasi eksperimen ini terdiri dari siswa MTS Muhammadiyah Nunu diantaranya 18 siswa kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan 16 siswa kelas VIIIB sebagai kelas kontrol. Sampel tersebut dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes bacaan dalam bentuk esai untuk mengukur pemahaman siswa dalam membaca dan pernyataan kuesioner untuk mengukur motivasi siswa terhadap pengaplikasian teknik pindai. Data penelitian tersebut menggunakan rumus independent t-test dengan mengaplikasikan derajat kebebasan (df) = 32 (18+16-2) dengan taraf signifikan 0.05. Hasil dari analisis data mengindikasikan bahwa nilai rata-rata untuk kelas eksperimen telah meningkat dari 60 di pretest sampai 79 di posttest. Hasil tersebut membuktikan bahwa adanya perbedaan signifikan pada pemahaman baca siswa setelah diaplikasikan perlakuan tersebut. Selanjutnya, perhitungan data dengan mengaplikasikan independent t-test menunjukkan bahwa nilai thitung 6.44 lebih besar dari ttabel 2.037. Data tersebut menjelaskan bahwa implementasi teknik pindai mempunyai pengaruh pada pemahaman baca siswa. Hasil terakhir yang juga dianalisa adalah nilai rata-rata motivasi siswa yang diajarkan teknik pindai 73 lebih besar dari siswa yang tidak diajarkan teknik 68. Perhitungan data kuesioner juga mengindikasikan bahwa nilai thitung 2.33 lebih besar dari ttabel 2.037. Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada motivasi siswa yang diajarkan dengan teknik pindai dan siswa yang tidak diajarkan dengan teknik pindai. Kedua perhitungan tes dan kuesioner membuktikan bahwa Ha pada penelitian ini diterima dan Ho ditolak. Dengan kata lain, implementasi teknik pindai dapat meningkatkan pemahaman baca dan motivasi siswa

    MOTIVATION AND PERCEPTION OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL EFL TEACHERS ON THEIR PARTICIPATION IN THE 2013 CURRICULUM IMPLEMENTATION TRAINING

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis motivasi yang paling berpengaruh mendorong Guru Bahasa Inggris Sekolah Menengah Kejuruan untuk berpartisipasi dalam Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013, serta untuk mengetahui persepsi mereka mengenai efektifitas Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 tersebut. Dengan menggunakan desain kualitatif, penelitian ini menggambarkan temuan penelitian dengan menggunakan teknik triangulasi, berdasarkan data yang diperoleh dari kuesioner, observasi, wawancara, dan studi dokumen, terhadap tiga puluh dua guru Bahasa Inggris SMK, satu Instruktur Pelatihan, dan satu Penanggungjawab Pelatihan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat motivasi intrinsik responden adalah 141/sangat tinggi, motivasi ekstrinsik 127/tinggi, dan amotivitasi 47/rendah. Selain itu, responden berpendapat bahwa aktifitas, instruktur dan modul pelatihan, efektif dalam meningkatkan pemahaman, kemampuan dan motivasi mereka untuk  menerapkan Kurikulum 2013 sesuai dengan substansi Kurikulum 2013. Sebagai kesimpulan, motivasi yang paling berpengaruh mendorong mereka untuk berpartisipasi dalam Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 adalah motivasi intrinsik, dan menurut mereka pelatihan tersebut efektif dalam meningkatkan pemahaman, kemampuan dan motivasi mereka untuk menerapkan Kurikulum 2013 sesuai dengan substansinya

    IMPLEMENTING STUDENT TEAMS-ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) TECHNIQUE TO IMPROVE SPEAKING SKILL AND TO ENHANCE MOTIVATION OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS AT SMAN 1 BUNGKU

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah para siswa yang diajar dengan menerapkan Student Teams-Achievement Division (STAD) teknik mengembangkan keterampilan berbicara lebih baik dan meningkatkan motivasi. Desain penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan pre test post-tes one group design. Sebanyak 29 orang siswa kelas XI IPA 3 menjadi sample pada kelas eksperimental dan 29 siswa kelas XI IPA 2 pada kelas kontrol menjadi sampel dan dipilih menggunakan convenience sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuisioner dan tes. Nilai rata-rata dari tes awal pada kelas eksperimen adalah 31.79 dan nilai rata-rata tes awal dari kelas kontrol adalah 32.82. Sementara, nilai rata-rata tes akhir dari kelas eksperimen yaitu 73.90 dan nilai rata-rata tes akhir kelas kontrol adalah 53.16 Data yang didapatkan dari tes awal dan tes akhir dianalisis secara statistik menggunakan perhitungan independent t-test. Berdasarkan analisis hasil t-test awal didapatkan t-hitung untuk df=56 adalah 5.212 lebih besar dari t-table (2.003) pada taraf signifikansi 0.05 untuk tes dua arah (t-hitung: 5.212 > t-table: 2.003). Hasil dari kuesioner yang dibagikan kepada kelas eksperimen dan kelas kontrol dianalisa menggunakan skala Likert dan dengan teknik persentase. Hasil analisis menunjukan bahwa 89.65% dari siswa di kelas eksperimen berada pada kategori motivasi tinggi dan ini berlawanan dengan kelas kontrol yang hanya 55.72% siswa pada kategori motivasi tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa menerapkan teknik STAD memiliki perkembangan pada keterampilan berbicara siswa dan peningkatan motivasi siswa dalam belajar

    SASTRA LISAN DI KECAMATAN DONDO KABUPATEN TOLITOLI (KAJIAN EKOKRITIK)

    Get PDF
    The problem of this reseach are: 10 how is the existence of oral literaly ecolagy in Dondo Sub-district Tolitoli regency? 2) How is the form of oral literature (its relation to the environment) ekolagy in Dondo Sub-district Tolitoliregency? This reseach intenst to discribe the existence of oral literature ecology and form of oral literature. The reseach result of the existece of oral literaly in ethnic Dondo relate to the environment reveals that there are several literaly-styl stories in the form of legens: legend of Toga lake, legen of tando Tugan, legen of Sanjangan lake, epik of lanoni. Myth: Nunue (Bayan Tree), Antulan and Karampua, prohibition in trowing oil to the soil or hot water to the ground, cooking vegetables that have segmens, and wash laundry of menstruation to the rive. Literature that is not a story sad funeral song, chid cradle singing, customary rule of Ogo Menambu (draw water), and Mesusian (Petition), legesan (poem), and tatangki (Puzzel)

    AN ANALYSIS OF DEIXIS IN THE NOVEL EINSTEINS’ DREAMS BY ALAN LIGHTMAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai jenis deiksis dan menggambarkan interpretasi deiksis dalam setiap ujaran yang digunakan pada novel "Einstein’s Dreams" karya Alan Lightman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif descirptive dimana peneliti menerapkan dua tahap; pertama, membaca novel "Einstein’s Dreams" karya Alan Lightman, kedua, memilih kalimat disetiap halaman yang mencakup lima jenis teori deiksis. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah, deiksis personal banyak digunakan pada novel Einstein’s Dreams karya Alan Lightman. Deksis personal dapat dibagi kedalam tiga bagian, yaitu orang pertama, orang kedua, dan orang ketiga karena penulis ingin mengungkapkan tentang peserta pertuturan dalam situasi pertuturan dimana tuturan tersebut dibuat. Deiksis waktu juga sering muncul karena penulis ingin mengungkapkan waktu pada saat penuturan sedang berlangsung. Deiksis ruang juga muncul karena penulis ingin menjelaskan lokasi ruang pada penunjukkan dari ucapan. Deiksis wacana juga muncul karena digunakan untuk merujuk kepada beberapa bagian dari wacana yang mengandung ucapan sebagai tanda dan hubungannya pada teks yang melingkupi. Deiksis sosial  juga muncul karena digunakan untuk menunjukkan status sosial antara pembicara dan pendengar.

    IMPROVING THE ABILITY AND MOTIVATION IN WRITING PROCEDURE TEXT OF THE ELEVENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI 4 PALU THROUGH BRAINSTORMING TECHNIQUE

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan penerapan teknik curah pendapat dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks prosedur dan mengetahui bagaimana penerapan teknik ini memotivasi siswa dalam menulis teks prosedur. Penelitian ini menerapkan desain kuasi eksperimental dengan nonequivalent pretest-posttest kelompok kontrol sebagai desainnya. Sampel dari penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti memilih kelas XI MIA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 5 sebagai kontrol kelas. Instrumen pengumpulan data  yang digunakan adalah kuesioner dan tes. Data dikumpulkan dan dianalisa dengan menggunakan statistik uji-t dan metode deskriptif. Nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 81.7, sedangkan nilai rata-rata dari kelas kontrol adalah 70.7, dengan menerapkan uji-t, ditemukan perbandingan yang menunjukkan bahwa nilai t-hitung (2.74) lebih tinggi dibandingkan nilai t-tabel (1.998). Dengan kata lain, nilai rata-rata siswa pada kelas eksperimen meningkat dari 55.9 ke 81.7. Penerapan teknik curah pendapat juga meningkatkan motivasi siswa dalam menulis teks prosedur. Hal ini dibuktikan dengan hasil kuesioner. Ditemukan bahwa nilai t-hitung (3.20) lebih tinggi dari nilai t-tabel (2.042). Nilai rata-rata motivasi siswa meningkat dari 73.0 ke 79.9. Hasil dari tes dan kuesioner menunjukkan bahwa hipotesa alternative (Ha) diterima dan hipotesa nol (H0) ditolak. Hal ini membuktikan bahwa penerapan teknik curah pendapat efektif dalam meningkatkan kemampuan dan memotivasi siswa dalam menulis teks prosedur

    KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMAN 1 BAMBAIRA KABUPATEN PASANGKAYU

    Get PDF
    This research was experimental research. The formulation of the problem in this reserach amounted to three, namely (1) How is the ability to write exposition text in class X MIPA of SMAN 1 Bambaira Pasangkayu Regency?, (2) How is the implementation of exposition text writing learning with problem-based learning model at class X MIPA of SMAN 1 Bambaira Pasangkayu Regency? The results of the ability to write exposition text in the experimental class and the control at class X MIPA of SMAN 1 Bambaira Pasangkayu Regency? This research aims to test the problem-based learning model in order to improve the ability to write exposition text so that the teaching learning process model becomes an alternative learning to write exposition text. This research was a quasi-experimental research method. The design in this research was a quasi experimental design. The population of this research was all students at class X of SMAN 1 Bambaira. The samples were two classes, namely class X MIPA 1 as the experimental class and class X MIPA 2 as the control class. The structure and rules of the exposition text assessed in this research cover five aspects, namely content, text structure, vocabulary, sentence effectiveness, and mechanics. Based on the results of statistical tests, data obtained from the calculation of t-test Sig are obtained 'the ability to write exposition text is 0.035. The significance level in this research was 0.05 (95% confidence level). Based on these calculations, the results of the hypothesis Ho is rejected or the hypothesis Ha is accepted, there is a significant difference between the ability to write exposition text in the experimental class using a problem-based learning model and a control class with a learning model not using problem-based learning at class X of SMAN 1 Bambaira Pasangkayu Regency

    THE EFFECTIVENESS OF USING SONGS IN INCREASING VOCABULARY MASTERY OF THE GRADE V STUDENTS AT SD GAMALIEL PALU

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan penggunaan lagu dalam meningkatkan kosakata. Penelitian ini menerapkan desain kuasi eksperimental dengan nonequivalent pretest-posttest kelompok kontrol. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gamaliel Palu yang berjumlah 75 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti memilih kelas V Filemon yang berjumlah 25 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas V Simon yang berjumlah 25 siswa sebagai kontrol kelas. Instrumen pengumpulan data  yang digunakan adalah observasi dan tes. Data dikumpulkan dan dianalisa dengan menggunakan statistik uji-t dan metode deskriptif. Nilai rata-rata pre test kelas eksperimen adalah 63.03, sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol adalah 62.6. Nilai post test pada kelas eksperimen adalah 80.2, sedangkan nilai rata-rata kelas control adalah 74.9. Selanjutnya, hasil observasi menunjukkan bahwa Sembilan puluh dua persen (92%) siswa berpartisipasi secara aktif selama proses pembelajaran. Dengan menerapkan 0.05 tingkat signifikansi dan derajat kebebasan (df) 48, ditemukan perbandingan yang menunjukkan bahwa nilai t-hitung (2.51) lebih tinggi dibandingkan nilai t-tabel (2.012). Hal ini menunjukan bahwa penggunanaan lagu dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas V SD Gamaliel Palu efektif berdasarkan nilai yang diperoleh kedua kelas

    UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA MELALUI METODE BERMAIN PERAN PADA SISWA KELAS V SD BALA KESELAMATAN PALU

    Get PDF
    Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berbicara melalui metode bermain peran pada siswa kelas V SD Bala Keselamatan Palu. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 13 orang siswa yang terdiri atas 6 laki-laki dan 7 perempuan. Hasil observasi awal menunjukkan 77% siswa kelas V SD Bala Keselamatan Palu belum memiliki kemampuan berbicara yang baik. Skor rata-rata hasil belajar siswa setelah dilakukan tindakan pada siklus I adalah 61,15. Dengan banyaknay siswa yang telahtutnas pada siklus I adalah 7 orang iatau 53,85% dan yang belum tutnas ada 6 orang atau 46,15%. Setelah dilanjutkan pada siklus II diperoleh skor rata-rata hasil belajr siswa terhadap materi pelajaran berbicara adalah 78,62%. Dengan banyaknya siswa yang telah lulus pada siklus ini ada 11 orang atau 84,62% dan yang belum lulus ada 2 orang atau 15,38%. Berdasarkan hasil penilaian kemampuan berbicara pada tindakan siklus 1, aspek pelafalan rata-rata 61,50, aspek intonasi rata-rata 61,50, aspek kelancaran rata-rata 67,75 dana spek ekspresi rata-rata 66,00. Dari empat aspek yang dinilai 2 di antaranya tidak mencapai KKM (65) dua aspek sudah mencapai KKM namun belum memuaskan. Faktor penyebab siklus I adalah belum maksimalnya aktivitas siswa dalam pembelajaran sehingga mempengaruhi kemampuan berbicaranya. Upaya yang dilakukan pada tindakan selanjutnya adalah memperbaiki skenario pembelajaran secara terperinci dan memaksimalkan potensi siswa dengan memotivasi siswa. Hasil tindakan siklus 2, aspek pelafalan rata-rata 82,25 aspek intonasi rata-rata 78,75, aspek kelancaran rata-rata 80,75 dan aspek ekspresi rata-rata 73,00. Secara keseluruhan sudah mencapai KKM sehingga pembelajaran dinyatakan berhasil

    177

    full texts

    177

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    BAHASANTODEA
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇