Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
Not a member yet
    219 research outputs found

    Perbandingan Makronutrien Kulit Batang Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat, Pulau Ambon

    Full text link
    Pada umumnya masyarakat Indonesia masih menggunakan obat tradisional untuk menyembuhkan penyakit dan meningkatkan daya tahan tubuh mereka. Tumbuhan Alstonia sp. merupakan salah satu tumbuhan yang dapat diolah menjadi obat tradisional karena mempunyai banyak khasiat dan gizi yang terkandung di dalamnya. Dalam penelitian ini, bagian tumbuhan yang digunakan ialah daunnya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini dari dua daerah yang berbeda yaitu di Desa Nyama Pulau Moa dan di Desa Latuhalat Pulau Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan makronutrien pada daun Alstonia sp. kedua daerah tersebut. Analisis proksimat merupakan metode analisis kimia yang digunakan untuk mengetahui kandungan makronutrien dalam daun Alstonia sp. yang meliputi analisa kadar protein (Kjeldahl), kadar lemak (Soxhlet), kadar abu (Dryashing), kadar air (Termogravimetri), dan kadar karbohidrat total (by different). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan makronutrien daun Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat Pulau Ambon sebagai berikut: kadar protein (10,3% dan 9,32%), kadar lemak (7,07% dan 13,37), kadar abu (7,20% dan 4,80%), kadar air (3,86% dan 8,81%), dan karbohidrat (71,84% dan 63,70%). Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar protein dan kadar abu daun Alstonia sp. di Desa Nyama Pulau Moa dan Desa Latuhalat Pulau Ambon, sedangkan untuk kadar lemak dan kadar air tidak berbeda secara signifikan

    Pengaruh Wilayah Urban Terhadap Peserta Didik Pada Pembelajaran Biologi

    Full text link
    Pembelajaran biologi adalah proses mengajar dan belajar mengenai mahluk hidup dan hubungan diantaranya. Pelaksanaan pembelajaran biologi di daerah urban pastinya memiliki rintangannya sendiri. Penelitian ini menjadikan SMA 103 sebagai lokasi observasi. Dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui problematika dan solusi dari kendala pembelajaran biologi SMA 103. Penelitian dilakukan dengan menggubakan metode observasi ke lapangan langsung. Setelah dilakukan observasi dan olah data didapati bahwa peserta didik terkendala dalam mengetahui bahan praktikum. Hal ini dapat terjadi karena peserta didik tidak terbiasa mengenali alam karena lingkungan urban yang lebih identik dengan kendaraan dan gedung tinggi. Solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan green house untuk memudahkan peserta didik mengenali bahan praktikumny

    Efektivitas Pemberian Seduhan Daun Cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap Kadar SGPT dan SGOT Darah Tikus Rattus norvegicus Terpapar Asap Rokok

    Full text link
    Asap rokok merupakan polusi udara yang dapat membahayakan tubuh, seperti meningkatkan kadar SGPT dan SGOT darah. Daun cengkeh diduga mengandung senyawa fitokimia seperti minyak atsiri, flavonoid, tannin, saponin, eugenol, polifenol, vitamin C dan E berpotensi menurunkan kadar SGPT dan SGOT darah yang menandakan perbaikan sel hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek seduhan daun cengkeh (Syzygium aromaticum L.) terhadap penurunan SGPT dan SGOT darah tikus. Penelitian ini menggunakan Tikus Rattus norvegicus sebanyak 12 ekor yang dibagi dalam 4 kelompok perlakuan. Tiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah kadar SGPT dan SGOT darah tikus. Data yang didapat, dianalisis menggunakan ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian seduhan daun cengkeh 0.09g/ekor/hari selama 14 hari belum mampu menurunkan kadar SGPT dan SGOT dalam darah tikus yang terpapar asap rokok 10 batang/ekor/hari selama 14 hari. Selanjutnya, pemberian seduhan daun cengkeh 0.18 g/kg BB/hari selama 14 hari mampu menurunkan kadar SGPT dan SGOT dalam darah tikus yang terpapar asap rokok 10 batang/ekor/hari 14 hari

    Peningkatan Motilitas dan Viabilitas Spermatozoa Rattus norvegicus Terpapar Asap Rokok Pasca Diterapi Sirup Cengkeh

    Full text link
    Asap rokok merupakan salah satu penyebab gangguan reproduksi yang mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi organ reproduksi. Cengkeh tanaman rempah khas Maluku telah banyak diteliti dan digunakan sebagai bahan pengobatan untuk mengatasi masalah reproduksi khususnya kualitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian sirup cengkeh terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa tikus Rattus norvegicus yang terpapar asap rokok. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL). Hasil yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) kemudian dilanjutkan Uji Duncan pada taraf nyata = 0,05 menggunakan perangkat lunak SAS. Sampel berjumlah 15 ekor tikus, yang dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok tikus K (-), K (+), P1, P2 dan P3 diberi paparan asap rokok. Tikus K (+) diberi paparan asap rokok tanpa sirup cengkeh sebagai pembanding. Kelompok P1, P2 dan P3 diberikan sirup cengkeh dengan dosis berturut-turut 0,9, 1,8 dan 3,6 ml/ekor/ hari. Tikus diaklimatisasi terlebih dahulu selama 7 hari kemudian diberi perlakuan selama 14 hari. Hasil menunjukkan adanya efek terhadap motilitas dan viabilitas spermatozoa akibat dari pemberian sirup cengkeh, dimana dosis yang efekif yaitu 3,6 ml/ekor/hari. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sirup cengkeh dengan dosis 3,6 ml/ekor/hari memiliki potensi dalam meningkatkan motilitas dan viabilitas spermatozoa pada tikus Rattus norvegicus yang terpapar asap rokok

    Efek Antihiperurisemia Sirup Cengkeh pada Tikus Rattus Norvegicus Model Asam Urat

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antihiperurisemia sirup cengkeh pada tikus Rattus norvegicus model asam urat dan dosis antihiperurisemia sirup cengkeh yang efektif. Penelitian ini menggunakan RAL yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Perlakuan adalah normal, kontrol negatif, kontrol positif, P1 dan P2. Pemberian sirup cengkeh dosis 1.8ml/ekor/hari (P1) dan dosis 3.6 ml/ekor/hari (P2) selama 14 hari digunakan untuk mengamati asam urat. Pengambilan data dilakukan sebanyak 3 kali yaitu setelah tikus diberi kalium bromat 0.87ml dan setelah diberi allopurinol dan sirup cengkeh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian sirup cengkeh memiliki efek antihiperurisemia yang sama dengan allopurinol yang mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah sampai kebatas normal. Dosis sirup cengkeh 1.8ml dalam penelitian ini merupakan dosis yang baik sebagai antihiperurisemia

    The Diversity of Survival Plants in Gunung Leuser National Park, Bukit Lawang, Bahorok District, Langkat Regency

    Full text link
    Tumbuhan survival merupakan jenis tumbuhan liar yang dapat dikonsumsi atau dijadikan bahan makanan dan berkhasiat sebagai obat. Tumbuhan ini dapat dikonsumsi dalam keadaan darurat saat mendaki atau mejelajah didalam hutan sebagai pertolongan pertama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keanekaragaman tumbuhan survival dan jenis tumbuhan yang paling dominan di Taman Nasional Gunung Leuser Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat. metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu metode belt transek (trasek sabuk) dan teknik purposive sampling dengan menjelajah sepanjang jalur pendakian. Penelitian ini dilakukan pada 2 lokasi dengan berbeda ketinggian: lokasi penelitian pertama 500 mdpl dan lokasi penelitian kedua 500-700 mdpl. Analisis data menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa keanekaragaman jenis tumbuhan survival di Taman Nasional Gunung Leuser tergolong sedang melimpah dengan jumlah indeks keanekaragaman Shannon-Wiener H= 1,1413. Jenis-jenis tumbuhan survival yang didapatkan terdiri dari 5 divisi, 7 kelas, 22 ordo, 22 famili, dan 27 spesies.Survival plants are wild plant species that can be consumed or used as food and are efficacious as medicine. This plant can be consumed in an emergency when climbing or exploring in the forest as first aid. This study aims to determine the level of survival plant diversity and the most dominant plant species in Gunung Leuser National Park, Bahorok District, Langkat Regency. The sampling method used is the belt transect method and purposive sampling technique exploring along the hiking trail. This research was conducted at 2 locations with different altitudes: the first research location 500 masl and the second research location 500-700 masl. Data analysis used the Shannon-Wiener diversity index. The results showed that the diversity of survival plant species in Gunung Leuser National Park was classified as moderately abundant with the Shannon-Wiener diversity index H'= 1.1413. The survival plant species obtained consisted of 5 divisions, namely 7 classes, 22 orders, 22 families, and 27 species

    Potensi Ekstrak Etanol Sirih Cina (Peperomia pellucida L.) Terhadap Peningkatan Air Susu Tikus (Rattus norvegicus) Terpapar Asap Rokok

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak etanol sirih cina (Peperomia pellucida L.) terhadap peningkatan produksi air susu pada tikus (Rattus norvegicus) yang terpapar asap rokok. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dimana 15 ekor tikus dibagi dalam 5 kelompok perlakuan dengan 3 kali ulangan. Tikus ditempatkan pada kandang berupa kotak plastik dengan ukuran 34cm x 28cm x 12cm yang ditutupi kawat ram dan sekam sebagai alas. Masing-masing kandang berisi 5 ekor tikus. Data penelitian dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) dan dan uji Duncan pada taraf nyata alpha = 0.05 menggunakan software statistik SAS. Selanjutnya, dilanjutkan uji beda nyata terkecil untuk mengetahui perbedaan perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ektrak etanol sirih cina pada periode pertama belum mampu menetralisir radikal bebas sehingga antioksidan dari sirih cina belum dapat meningkatkan produksi air susu. Selanjutnya, pada periode kedua telah terlihat bahwa sirih cina sudah mampu menetralisir radikal bebas sehingga antioksidan dari sirih cina dapat meningkatkan produksi air susu

    Profil Kemampuan Literasi Sains Kelas X pada Aspek Kompetensi Materi Vertebrata

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa berdasarkan 3 kompetensi yaitu kompetensi menjelaskan fenomena secara ilmiah, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah, dan kompetensi menafsirkan data dan bukti secara ilmiah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas X SMA Swasta PAB 8 Saentis yang berjumlah 191 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal pilihan ganda berjumlah 30 soal pada materi vertebrata, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa dikategorikan rendah dengan rata-rata nilai sebesar 37,66. Selanjutnya, profil literasi sains siswa menunjukkan bahwa 21,46% siswa berada pada kategori dasar, 47,12% siswa berada pada kategori cakap, dan 31,41% siswa berada pada kategori mahir. Pencapaian siswa pada masing-masing indikator juga rendah, dengan rata-rata kemampuan siswa pada kompetensi menjelaskan fenomena secara ilmiah sebesar 41,41, kompetensi merancang dan mengevaluasi penyelidikan ilmiah sebesar 38,11, dan kompetensi menafsirkan data dan bukti secara ilmiah sebesar 33,35. Penelitian ini menunjukkan bahwa perlunya dukungan dari semua pihak untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa

    Kearifan Lokal Suku Adat Tugutil, Baduy, Pipitak, dan Anak Dalam dalam Menjaga Hutan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan nilai-nilai kearifan lokal dari masing-masing budaya yang ada di Indonesia dalam menjaga dan mengelola hutan. Studi ini dilaksanakan pada bulan April 2021 dengan teknik kajian pustaka (studi literatur). Data yang diperoleh berupa data hasil observasi dan wawancara yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan memberikan penjelasan secara rinci fenomena kearifan lokal pada tiap suku yang berasal dari berbagai penelitian relevan sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian ini masyarakat adat Tugutil berpegang teguh pada aturan adat yang telah dijalani oleh para leluhur. Masyarakat adat Baduy memiliki konsep dalam mempraktekkan pencagaran alam (nature conservation) yakni menjaga hutan berdasarkan fungsinya dan letaknya. Masyarakat adat Pipitak memiliki kearifan lokal berupa upacara ritual adat pada saat membuka hutan untuk keperluan perladangan. Sedangkan, kearifan lokal pada suku anak dalam yakni adanya nilai-nilai keselarasan, keseimbangan, pelestarian lingkungan, keseimbangan, dan gotong-royong

    Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Lectora Inspire pada Materi Metabolisme Sel di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk kevalidan media pembelajaran lectora inspire, uji kelayakan pada media pembelajaran lectora inspire dengan materi metabolisme sel dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran, menggunakan pretest dan posttest untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran lectora inspire , dan respon siswa serta guru biologi. Subjek penelitian ini adalah anak kelas XII SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan yang berjumlah 40 orang. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian pengembangan atau Research and Development menggunakan model ADDIE. Instrumen penelitian ini yaitu lembar validasi ahli materi, validasi ahli media, validasi ahli pembelajaran, soal pretest dan posttest, respon peserta didik, dan respon guru. Berdasarkan hasil validasi dan analisis pretest dan posttest media pembelajaran lectora inspire pada materi metabolisme sel ini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran biologi.Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan kelayakan media pembelajaran menggunakan Lectora Inspire dengan materi metabolisme sel. Proses ini dilakukan oleh ahli media, ahli materi, dan ahli pembelajaran. Selanjutnya, peneliti menggunakan pretest dan posttest untuk mengetahui efektifitas media pembelajaran dan respon siswa serta guru biologi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan yang berjumlah 40 orang. Jenis penelitian ini adalah research and development menggunakan model ADDIE. Instrumen penelitian ini terdiri dari lembar validasi ahli materi, validasi ahli media, validasi ahli pembelajaran, soal pretest dan posttest, respon siswa, dan respon guru. Berdasarkan hasil validasi dan analisis pretest dan posttest media pembelajaran Lectora Inspire pada materi metabolisme sel ini sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran biologi

    206

    full texts

    219

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Biologi Edukasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇