Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Not a member yet
    339 research outputs found

    Local Wisdom Based Da’wah in the Oral Tradition of the Jambi Malay Seloko Adat

    Get PDF
    On its arrival in Jambi, Islam had interacted with the indigenous culture. Through pacifique penetration, Islam influenced local society and socio-cultural institutions. Islam used the traditional poem of seloka which is a form of the Malay spoken literature as a medium to spread out the Islamic values and thoughts. Islam even became the main source in establishing the Jambi\u27s local culture and wisdom. The study explains da’wah in local wisdom of traditional poem of seloka (seloko, Jambinese) Jambi Malay.  Using qualitative method by reading and learning the main research sources of descriptive data which were manuscripts of traditional poem of seloka. Interview with resource persons who were competent on content and value of the poems were also conducted to enhanche the  interpretation on data. The  conclusion of the study finds that the da’wah movement based on local wisdom brought about tightly bound relation between Islam and Jambi Malay Culture; Islamic value were modified into traditional law that commonly use seloka. The reality shows there is harmony between  the local culture and the Quran  and Sunnah.      Islam mempengaruhi masyarakat dan institusi sosial-budaya setempat. Dengan memanfaatkan seloko adat yang merupakan salah satu bentuk sastera lisan Melayu, bahasa sastera ini menjadi alat penyemai nilai dan ajaran Islam, sehingga pada akhirnya agama ini menjadi sumber utama bagi pembentukan adat dan kearifan lokal. Artikel ini menjelaskan dakwah dalam kearifan lokal seloko adat Melayu Jambi. Islam sejak awal kedatangannya telah berinteraksi dengan budaya setempat. Lewat penetrasi damai (pacifique penetration), Menggunakan metode kualitatif, penelitian ini berupaya mempelajari dan memahami naskah seloko adat dan kaitannya dengan kearifan lokal dan dakwah Islam. Wawancara ke beberapa tokoh penting dilakukan sebagai bagian dari pengayaan data untuk memahami  lebih lanjut mengenai isi dan nilai seloko. Kajian ini menyimpulkan bahwa akibat adanya gerakan dakwah yang berkearifan lokal dalam budaya Melayu Jambi terdapat hubungan yang erat antara Islam dan budaya masyarakat melayu Jambi; seperti  adanya modifikasi nilai-nilai Islam ke dalam hukum adat yang umumnya menggunakan bahasa seloko. Realitas itu menunjukan adanya harmoni antara budaya lokal dengan Alquran dan Sunnah Rasul.Â

    Poetry as A Medium of Sufistic Da\u27wah: Analysis of Abdul Wachid B.S.’s Poetry

    Get PDF
    The purpose of this study is to identify and reveal that poetry can be used as a medium of Sufistic da\u27wah. Research method using library research by reviewing poetry Abdul Wachid B.S. in Hyang\u27s rhyme collection. The results of this study are: first, the narrative of mystical love (\u27isyq) in the acquisition of Abdul Wachhid B.S. as the foundation of sufistic da\u27wah, secondly, the value of sufistic humanism as a prophetic and universal human representation; third, the image / depiction of nature as a manifestation of the values of hablum min al-alam (relation to the nature). The impact of this research in the context of da\u27wah science can provide a new dimension, namely the dimension of literature and culture in the practice of Sufi preaching. In addition, Sufism or Sufism literature approach can also enrich the viewpoint of the da\u27wah practitioners to innovate for good and peace da\u27wah.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengungkapkan bahwa puisi bisa digunakan sebagai media dakwah sufistik. Metode penelitian menggunakan library research (riset kepustakaan) dengan menelaah puisi-puisi Abdul Wachid B.S. dalam kumpulan sajak Hyang. Hasil dari penelitian ini adalah: pertama, narasi cinta mistik (‘isyq) dalam perpuisian Abdul Wachhid B.S. sebagai dasar dakwah sufistik, kedua, nilai humanisme sufistik sebagai representasi kenabian dan kemanusiaan universal, ketiga, citraan/ penggambaran alam sebagai manifestasi dari nilai-nilai hablum min al-alam. Dampak penelitian ini dalam konteks ilmu dakwah dapat memberikan dimensi baru, yaitu dimensi sastra dan kebudayaan dalam praktik dakwah sufistik. Selain itu, pendekatan sastra sufistik atau tasawuf juga dapat memperkaya sudut pandang para praktisi dakwah untuk melakukan inovasi bagi dakwah yang sehat dan sejuk

    Mapping of Campus Da\u27wah and Its Supports for Rejang Lebong as Religious Regency

    Get PDF
    This study aims to describe the role of da\u27wah mapping performed by the faculty of da\u27wah at IAIN Curup in supporting the program of Rejang Lebong as a religious regency. This study uses a qualitative approach with the data collection techniques are observation, interview, and documentation and the steps in the process of data analysis are carried out by data reduction, data display, and verifying conclusion. The finding obtains that due to support the program of Rejang Lebong as a religious regency, IAIN Curup contributes through the mapping of da\u27wah such as Safari Jum’at, Safari Ramadhan, and also Jum’at Barokah. In addition, IAIN Curup provides well-programmed guidance for majlis taklim located in some villages in Rejang Lebong Regency.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemetaan wilayah dakwah yang dilakukan Fakultas Dakwah IAIN Curup dalam mendukung program pemerintah kabupaten Rejang Lebong yang religius. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi, dan langkah-langkah analisis data dilakukan dengan reduksi data, menampilkan data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian menemukan bahwa dalam rangka mendukung program Rejang Lebong sebagai Kabupaten yang religius, IAN Curup memberikan kontribusi melalui pemetaan dakwah seperti Safari Jum’at, Safari Ramadhan, dan juga Jum’at Barokah. IAIN Curup juga melakukan pembinaan secara terprogram pada majlis taklim yang berada di desa-desa di wilayah Kabupaten Rejang Lebong

    Da’wah and the Improvement of Islamic Higher Education Institution’s Image with Communication Strategy of Public Relations

    No full text
    Image is an important component for education institutions to increase public trust. One of the efforts in improving this image is the communication strategy performed by the public relations officers in Higher Education Institutions (HEI). Islamic universities as da’wah organization also is expected to have a good image. This study is to reveal the communication strategies of two Islamic HEI: State Institute for Islamic Studies (IAIN) Surakarta), and State Institute for Islamic Studies (IAIN) Salatiga, and the improvement of their images by public relations with da\u27wah. These two Islamic HEI selected as the object of research because they are still in level institute, so, they have great opportunities for developing to higher level. The approach used in this research is a qualitative approach with a case study method. The data collection techniques are interviews, observation, and document analysis. The result shows that IAIN Surakarta improves its image by using communication strategies in accreditation of study programs and academic journals, as well as transformation into a university. IAIN Salatiga, meanwhile, improves its image by using strategies of green campus and international journal publication. Therefore, the public relations office considers applying the principle of da\u27wah to encourage people to empower. Citra merupakan komponen penting bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat. Upaya peningkatan citra ini dapat dilakukan dengan strategi komunikasi oleh bagian hubungan masyarakat (Humas) di perguruan tinggi. Perguruan tinggi Islam sebagai lembaga dakwah juga dituntut memiliki citra yang baik. Penelitian ini berupaya mengetahui strategi komunikasi dua perguruan tinggi keagamaan Islam, yaitu Institut Agama Islam Negeri Surakarta dan Institut Agama Islam Negeri Salatiga. Kedua perguruan tinggi tersebut dipilih karena masih level institut sehingga memiliki peluang berkembang ke level lebih tinggi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, pengamatan, dan analisis dokumentasi. Penelitian menemukan bahwa IAIN Surakarta berupaya melakukan strategi komunikasi untuk meningkatkan citra melalui akreditasi program studi, jurnal, dan transformasi menjadi universitas. Sedangkan IAIN Salatiga melakukan strategi komunikasi untuk meningkatkan citra melalui kampus hijau dan publikasi jurnal internasional. Dengan demikian, bagian Humas dianggap menerapkan prinsip dakwah untuk mengajak masyarakat melakukan pemberdayaan

    Counseling Guidance and Value Education to Prevent Radicalism and Terrorism

    Get PDF
    This research aims to reveal several solutions for counseling and value education guidance programs that are made into policies by lecturers in the prevention of terrorism and radicalism. The method used in this study is a comparative method with a qualitative approach that is natural. The results achieved by lecturers through counseling and education on values against the prevention of radicalism and terrorism can be seen from UIN Jakarta, which collaborates with lecturers and students to understand the meaning of the Koran and hadiths that are not radical and encourage Muslims to behave better and be peaceful. UIN Yogyakarta conducts coaching, awareness, and banning veiled female students in the campus area. Meanwhile, UIN Malang prevents radicalism and terrorism on campus, rejects all forms of right and left extremism, and maintains unity and integrity.Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan beberapa solusi program bimbingan konseling dan pendidikan nilai yang dijadikan kebijakan oleh dosen dalam pencegahan terorisme dan radikalisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komperatif dengan pendekatan kualitatif yang bersifat alami. Hasil yang dicapai oleh dosen melalui konseling dan pendidikan nilai terhadap pencegahan radikalisme dan terorisme dapat dilihat dari UIN Jakarta yang melakukan kerjasama dosen dan mahasiswa untuk memahami makna al-Quran dan hadis tidak bersifat radikal dan menganjurkan umat Islam untuk bersikap lebih baik dan tasamuh. UIN Yogyakarta melakukan pembinaan, penyadaran, pelarangan mahasiswi bercadar di area kampus. Sementara itu, UIN Malang mencegah radikalisme dan terorisme di kampus, menolak segala bentuk ekstrimisme kanan dan kiri, serta menjaga persatuan dan kesatuan

    Reconstructing Da’wah of Salafi in Shaikh Muhammad Al-Ghazali Works

    Get PDF
    Salafism has developed into different interpretations and understandings. Every da’wah movement claims to follow Salafi way of its own interpretation. This study aims at portraying one of Salafi understandings and its Salafi da’wah. This research used literature review to reconstruct the model of first emerging da’wah according to Shaikh Muhammad Al-Ghazali, a 20th century da’wah thinker and practicioner. It used his works that are supposed to bear objective, original views, and understanding on Salafism and Salafi da’wah. The study shows that since the time of the prophet the core characteristics of Salafi da’wah are criticism, constructivism, and moderation.    Salafisme telah berkembang menjadi beragam interpretasi dan pemahaman. Setiap gerakan dakwah mengklaim mengikuti cara Salafi dalam interpretasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan salah satu pemahaman Salafi dan dakwah Salafi. Penelitian ini menggunakan analisis literatur untuk merekonstruksi model pertama kemunculan dakwah menurut Shaikh Muhammad Al-Ghazali, seorang pemikir dan praktisi dakwah abad ke-20. Ia menggunakan karya-karyanya yang seharusnya memiliki pandangan objektif, asli, dan pemahaman tentang Salafisme dan dakwah Salafi. Studi ini menunjukkan bahwa sejak masa nabi, karakteristik inti dari dakwah Salafi adalah kritis, konstruktivisme, dan moderasi

    Networking Badan Amil Zakat Nasional Jawa Barat dalam Meningkatkan Pelayanan Zakat

    Get PDF
    Network of Zakat acts as a bridge between the National Amil Zakat Agency (Baznas) with other stakeholders who have interests with Baznas. This research will reveal about the scope of networking, the principle of networking, and the goal of networking achievement by Baznas in West Java Province in the service of zakat. Using qualitative descriptive method, the research finds the principles of building networking Baznas West Java, namely: the principle of participation, the principle of mutual cooperation, the principle of trust, the principle of right enforcement, and Obligation, leads to Right-Obligation, Reward And Punishment, and the principle of sustainability. Through the application of this networking principle Baznas West Java Province has partners who can be invited to work together mutually benefit

    Tema Sentral Dakwah Qur\u27ani

    No full text
    Alquran is a legitimate and rich source of Islam that inspires ilmu dakwah its structure and development. Its viewpoints on human beings, universe, and God is especially revealing. It sees them as the three features which are closely related to the responsibility and accountability of human beings a both the servants and the agents of Allah on the earth.So far as dakwah concerns, the above perspective of Alquran bears three basic moral guidelines: dakwah with human and cultural orientations; dakwah with ecological orientations; and dakwah with theological orientations. These orientations depend solely on the qualification and comprehension of da\u27i (the subject of dakwah) about the principles of life as hinted in Alquran. This is why the task of da\u27i is not only appealing others but also being the first to practice the Islamic teachings

    Strategy of Khithabah in Dealing with Converts to Islam in Sarawak Malaysia

    Get PDF
    Activities of Islamic da’wah in Sarawak, Malaysia, especially among converts to Islam (muallaf) increased quite high, however, there are still converts who do not fully understand the teachings of Islam. One of the institutions that gives attention to preaching especially in khitabah (public speaking) for converts is Urusetia Saudara Kita (USK). With the limitations and obstacles encountered, USK took the initiative through its biblical strategy in increasing the understanding of converts. This study aims to determine the strategies, obstacles and how to deal with USK obstacles in the converts of Kuching, Sarawak, Malaysia. The results of research with this qualitative method found that converts in the area were divided into two groups namely, converts living in cities and converts living in villages. The converts living in the city are divided into three, namely, active, inactive and problematic converts. The preachers at USK used the implementation of different khithabah strategies to increase the understanding of the Islamic religion of the converts. Among the khithabah strategies undertaken by da\u27i at USK are mastery of languages, visiting and delivering material on creed, sharia and morals. Constraints faced include shortcomings, language difficulties, limited time, old age, remote location and limited equipment. USK tried to find the best way to overcome these obstacles properly.Kegiatan dakwah Islam di Sarawak, Malaysia khususnya di kalangan muallaf meningkat cukup tinggi, namun, masih terdapat muallaf yang belum memahami ajaran agama Islam dengan sepenuhnya. Salah satu lembaga yang memberikan perhatian dalam dakwah khususnya khitabah kepada muallaf adalah Urusetia Saudara Kita (USK). Dengan keterbatasan dan hambatan yang dihadapi, USK melakukan inisiatif melalui strategi khitabahnya dalam meningkatkan pemahaman para muallaf. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi, hambatan serta  cara menghadapi hambatan USK di jamaah muallaf Kuching, Sarawak, Malaysia. Hasil penelitian dengan metode kualitatif ini menemukan bahwa muallaf di daerah tersebut terbagi kepada dua golongan yaitu, muallaf yang tinggal di kota dan muallaf yang tinggal di desa. Muallaf yang tinggal di kota terbagi kepada tiga yaitu, muallaf yang aktif, tidak aktif dan bermasalah. Para da’i di USK menggunakan penerapan strategi khithabah yang berbeda untuk meningkatkan pemahaman agama Islam para jamaah muallaf. Di antara strategi khithabah yang dilakukan da’i di USK adalah penguasaan bahasa, berkunjung dan menyampaikan materi tentang akidah, syariah dan akhlak. Hambatan yang dihadapi di antaranya Kekurangan da’i, kesulitan bahasa, keterbatasan waktu, usia mad’u yang sudah tua, lokasi yang jauh dan keterbatasan perlengkapan.  USK berusaha mencari jalan yang terbaik untuk menyelesaikan hambatan-hambatan tersebut dengan baik

    Evaluasi Kegiatan Indonesia Congress of Muslim Students 2014 Hizbut Tahrir Indonesia

    Get PDF
    The research to find out the evaluation activities of Special Event in Indonesia Congress of Muslim Students (ICMS) held by Hizbut Tahrir Indonesia especially evaluation of input, process and outcome. This evaluation performed because of the habits in organizing activities by the organization that never concern to the evaluation results from previous activities because the evaluation activities considered as formalities. The method used in this research is descriptive qualitative. The result of the research shows that the process of input evaluation were discussion of accountability report and finance of the event, evaluation of process discussing problems and handling during the implementation of the event, and evaluation of outcome done by monitoring and polling media. This evaluation has an impact on improving the quality of HTI activities in the future

    267

    full texts

    339

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇