Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
Not a member yet
    339 research outputs found

    Dakwah Dalam Paradigma Pemberdayaan Masyarakat Muslim

    Get PDF
    The concept of dakwah within the contemporary context of study puts emphasis on developmental dakwah focusing on community empowerment. This concept bears relevance to core problems suffered by Muslim peoples, especially including poverty, ignorance, being suppressed, backwardness, inability, and other weaknesses. The empowerment concept of dakwah could not rely only on istinbâth procedure, but it could also be further developed by ways of adaptation from other social sciences through iqtibâs and istiqrâ’ scientific procedures

    Productive Zakat Management through the Zakat Community Development Program in Bengkulu Province

    Get PDF
    This study analyzes the productive zakat management carried out by BAZNAS Bengkulu Province to solve poverty problems. Research is directed by exploring the Zakat Community Development (ZCD) program\u27s planning, implementation, and supervision. This research was conducted with a qualitative approach through case studies. The data was collected through observation techniques, in-depth interviews, and documentation. The results showed that productive zakat management had been carried out well by BAZNAS Bengkulu. This is measured from the realization of the ZCD program from planning to monitoring. In the planning aspect, the ZCD program\u27s realization is carried out by mustahiks through developing business capital, developing competencies, and improving service to consumers. In the implementation aspect, the ZCD program can increase mustahik\u27s income to achieve empowerment in forming a prosperous and independent society. Meanwhile, in the aspect of supervision in the ZCD program, it still needs to be improved so that supervision is carried out to mentor and coach mustahik periodically and continuously.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen zakat produktif yang dilakukan oleh BAZNAS Provinsi Bengkulu dalam upaya penyelesaian permasalahan kemiskinan. Penelitian menggali proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program Zakat Community Development (ZCD). Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen zakat produktif telah dilaksanakan dengan baik oleh BAZNAS Bengkulu. Hal ini diukur dari realisasi program ZCD dari mulai perencanaan sampai dengan pengawasan. Pada aspek perencanaan, realisasi program ZCD dilakukan oleh para mustahik dengan cara pengembangan modal usaha, pengembangan kompetensi dan peningkatan palayanan konsumen. Pada aspek pelaksanaan, program ZCD dipandang mampu meningkatkan penghasilan mustahik sehingga tujuan caturdaya dapat tercapai. Sementara pada aspek pengawasan dalam program ZCD ini masih perlu ditingkatkan, pengawasan dilakukan dengan pendampingan dan pembinaan mustahiq secara berkala dan berkelanjutan

    Gagasan Manhaj Kehidupan Berbasiskan Relasi Ilmu Dan Hidayah

    Get PDF
    Ilmu dan hidayah merupakan dua pilar yang perlu berjalan seiring sebagai perangkat yang dibutuhkan manusia agar mampu menjalani kehidupannya penuh dengan keseimbangan dan keharmonisan. Ilmu tanpa hidayah tidak menjadikan solusi atas munculnya permasalahan hidup, melainkan hanya akan mengakibatkan munculnya masalah–masalah baru. Paradigma ilmu ke depan penting memperhatikan pasangan ilmu yaitu hidayah dalam konteks ini diberi nama Manhaj CoHQ(Core Human Question). Manhaj ini memiliki karakter: komprehensif, esensial, solutif, berkeseimbangan, abstrak, kualitatif, murah secara financial; namun berat secara mental karena yang dikeriteriakannya adalah keikhlasan, tawakkal, ‘iffah, dan jihad li Allahi ta’ala dan ijtihad. Keberlakuan manhaj tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Di samping itu, nilai manfaat dari manhaj akan memposisikan manusia pada kedudukannya yang sempurna (taat, jujur, adil  dan shalih ); dan  menjamin kehidupan sejahtra dan damai di dunia secara bersama; dan bahagia di akhirat secara khusus bagi orang-orang yang beriman

    Islamic Da\u27wah in Industrial Society: Study of PT Indorama Employees Synthetics Tbk Purwakarta

    No full text
    The employees of PT Indorama Synthetics Tbk Purwakarta as an industrial society have distinctive characteristic. The characteristics affect behavior and religious activities. This study aims to identify and reveal: (1) the Religious Behavior of PT Indorama Syntehtics Tbk Employees; (2) Da\u27wah Activities of PT Indorama Synthetics Tbk. Based on the results of the study found the following: (1) The religious behavior of industrial communities still tends to be normative and formalistic; (2) Da\u27wah activities in industrial communities are still temporal, momental, and ceremonial. There are two recommendations from the results of this study, namely: (1) There is a need to internalize religious values towards the industrial community; (2) There is a need for efforts to intensify da\u27wah for the industrial community.Karyawan PT Indorama Synthetics Tbk Purwakarta sebagai masyarakat industri mempunyai karakteristik yang khas. Karakteristik tersebut berpengaruh terhadap perilaku dan aktivitas keberagamaan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui dan mengungkapkan: (1) Perilaku Keberagamaan Karyawan PT Indorama Syntehtics Tbk; (2) Aktivitas Dakwah Karyawan PT Indorama Synthetics Tbk. Berdasarkan hasil studi ditemukan beberapa hal berikut: (1) Perilaku keberagamaan masyarakat industri masih cenderung normatif dan formalistis; (2) Aktivitas dakwah masyarakat industri masih bersifat temporal, momental, dan seremonial. Ada dua rekomendasi dari hasil studi ini, yaitu: (1) Perlu adanya upaya internalisasi nilai-nilai agama terhadap masyarakat industri; (2) Perlu adanya upaya intensifikasi dakwah bagi masyarakat industri

    Da\u27wah Organization Development Strategy Through Organizational Culture

    No full text
    This study seeks to examine and analyze how the development of the Muhamadiyah Islamic organization, through the Organizational Culture that takes place in it. The study was conducted using a qualitative approach that took the locus of Muhammadiyah organization. The data was obtained through observation and study of literature from books, journals and sites that are relevant to the research topic.. The results showed that organizational Culture for members of the Muhammadiyah organization was an important matter of how they adapted themselves to the organization\u27s environment engaged in the religious field and built their integrity and commitment to the organization. Organizational Culture is a reflection of the existence of the organization itself. What is reflected in organizational Culture is the beliefs, values, norms, to the behavior of the members of the organization that is concerned. Research has an impact on the development of theory and the development of Islamic da\u27wah organizations in a practical way in the life of public and nationality.Penelitian ini mengkaji dan menganalisis tentang strategi pengembangan organisasi Islam Muhamadiyah melalui Budaya Organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara,  dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Budaya organisasi  bagi anggota organisasi Muhammadiyah merupakan hal penting dalam mengadaptasikan diri terhadap lingkungan organisasi yang bergerak dalam bidang keagamaan serta membangun integritas dan komitmen diri terhadap organisasi. Budaya organisasi merupakan refleksi dari keberadaan organisasi yang berkaitan dengan keyakinan, nilai, norma, hingga perilaku para anggota organisasi yang bersangkutan. Penelitian berdampak pada pengembangan teori dan pembangunan organisasi dakwah Islam secar praktis dalam kehidupan keummatan dan kebangsaan

    Komodifikasi Agama Sebagai Masalah Dakwah

    Get PDF
    The meaning of religion, in its material manifestation, has been reduced through times into a narrow meaning. The system of global capitalism seems to be successful in dividing our logical paradigm apart as to make it classified according to choices solely based on private needs. Religion has come to bear merely personal function without social relevance. There has to be creative attempts in re-actualizing religion as to perform extended functions. Religion has to be both relevant and in accord with public interests and social issues

    The Transformation of the Leadership of the Santi Asromo Majalengka Islamic Boarding School: From Personal Authority to Impersonal

    Get PDF
    This article aims to analyze the transformation of the kyai\u27s leadership at Pesantren Santi Asromo Majalengka. The research is focused on exploring the leadership system, the factors causing the shift in the style of leadership, and the authority of the kyai in the organizational structure of the pesantren. The research was conducted using a qualitative approach through the descriptive analysis method. The research data were collected through observation, interviews and documentation. The results of the study concluded that the leadership system of the Santi Asromo pesantren transformed personal to impersonal, from paternalistic to bureaucratic, from a single authority to a collective. The pesantren leadership system is based on a prototype of lifelong leadership and a kinship system. The shift in leadership styles can be categorized into two periods, namely the leadership period of Kyai Abdul Halim and Kyai Abdul Qohar who tend to be charismatic, and the leadership of Kyai Amas Turmudzi who tends to be rational. The authority of the kyai in the organizational structure of the pesantren has changed along with changes in social society, the education system, and the legalization of the role of the family.Artikel ini bertujuan untuk menganalisis transformasi kepemimpinan kyai di Pesantren Santi Asromo Majalengka. Penelitian difokuskan menggali sistem kepemimpinan, faktor penyebab pergeseran dan otoritas kyai dalam struktur organisasi pesantren. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kaulitatif melalui metode analisis deskriptif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan sistem kepemimpinan pesantren mengalami transformasi dari yang bersifat personal menjadi impersonal, dari paternalistik menjadi birokratik, dari otoritas tunggal menjadi kolektif. Sistem kepemimpinan pesantren didasarkan pada prototipe kepemimpinan seumur hidup dan sistem kekerabatan. Pergeseran corak kepemimpinan dapat dikategorisasikan ke dalam dua periode, yakni kepemimpinan Kyai Abdul Halim dan Kyai Abdul Qohar yang cenderung kharismatik dan kepemimpinan Kyai Amas Turmudzi yang cenderung rasional. Otoritas kyai dalam struktur organisasi berubah disebabkan perubahan sosial, sistem pendidikan dan legalisasi peranan keluarga

    Interpersonal Communication Model in the Book "Aisyah" by Sulaiman An-Nadawi

    No full text
    Interpersonal communication is very influential in people\u27s lives. It is equally important to build good relationships between all actors of communication, both communicators and communicants. This study used a descriptive qualitative approach with the content analysis method of the Kripendorf model and the paragraph analysis unit. This research study focuses on the interpersonal communication model. Aisyah is a communicator in the book Aisyah by Sulaiman an-Nadawi. This study found the transactional interpersonal communication model most often used by Aisyah RA. Other models used by Aisyah with frequencies below interpersonal transactional communication, namely, sender-receiver, linear, and power.Komunikasi interpersonal sangat berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut juga sama pentingnya untuk membangun hubungan yang baik di antara setiap pelaku komunikasi, baik komunikator ataupun komunikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi model Kripendorf dengan unit analisis paragraf. Kajian penelitian ini focus kepada model komunikasi interpersonal. Aisyah merupakan komunikator di dalam buku Aisyah karya Sulaiman an-Nadawi. Penelitian ini menemukan model komunikasi interpersonal transaksional paling sering digunakan oleh Aisyah RA. Model-model lain yang digunakan oleh Aisyah dengan frekuensi dibawah komunikasi interpersonal transaksional yaitu, pengirim-penerima, linier, dan kekuasaa

    Political Communication and Bullying on Social Media: Da\u27wah Perspectives

    No full text
    This study found four aspects, among others: 1). The most widely consumed news during the presidential election campaign in Ambon city political bullying has damaged the social system of unity, brotherhood, and the culture of empathy for Christian Islam. 2). News plays a significant role in constructing public opinion in the city of Ambon 3). Political bullying affects changes in political choices 4). The information used as an argument for political communication is 70% of news on social media. The higher the political bullying communication that is input by the public, the more difficult it is to maintain brotherhood.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang realitas bullying politik di FB, WA dan Youtube. Penelitian bercorak desktiptif kualitiatif dengan teknik pengumpulan data lewat data elektronik di media FB, WA, dan Youtube masyarakat di kota Ambon. Teknik analisis data menggunakan metode tafsir maudhu’i Abu Hayyan. Penelitian ini menemukan empat aspek antara lain: 1). Berita yang paling banyak dikonsumsi selama kampanye pilpres di kota Ambon bullying politik telah merusak system sosial persatuan, persaudaraan, dan budaya empati Islam Kristen. 2). Berita berperan besar dalam mengkosntruksi opini masyarakat di kota Ambon 3). Bullying politik berpengaruh terhadap perubahan pilihan politik 4). Berita yang dijadikan argument komunikasi politik adalah 70% berita di media sosial. Semakin tinggi komunikasi bullying politik yang input oleh public maka, semakin sulit merawat persaudaraan dikalangan masyarakat.Keyword: bullying, politik, etnografi, medsos

    Da\u27wah bi al-Hal in Empowering Campus-Assisted Community through Waste Bank Management

    Get PDF
    As an institution of education and agent of social change, the Faculty of Da\u27wah, IAIN Salatiga, has Islamic religious characteristics. These characteristics confirm its missionary effort as a part of social responsibility. The Da\u27wah Faculty pursues empowerment by rolling out a program of waste bank management. This program is a manifestation of the application of da’wah bi al-hal (preaching by actuating) to build assisted-communities who are empowered and independent in processing garbage. Furthermore, the program of waste bank management not only provides clean and healthy communities but also increases the community’s ability to gain environmental benefits and improving its economy. This study aims to analyze the implementation of da’wah movement through waste bank management, from assessment, recycling management, construction, to evaluation. The method of research in this study uses a qualitative method, Participatory Action Research (PAR) to make changes and benefits for the community, and empowerment theory as the mainframe of thought in carrying out da’wah bi al-hal. The results of participatory action research showed that preaching by actuating of Da’wah Faculty IAIN Salatiga in the assisted-communities has increased participation, trust, and cooperative relationships among them in managing the waste bank. Fakultas Dakwah IAIN Salatiga sebagai lembaga pemikiran dan agen perubahan sosial, memiliki karakteristik keagamaan Islam. Karakteristik ini meneguhkan upaya berdakwah sebagai tanggung jawab sosialnya. Dalam melakukan dakwah di masyarakat, Fakultas Dakwah menempuh cara pemberdayaan dengan menggulirkan program pengelolaan bank sampah. Hal ini sebagai wujud aplikasi dakwah bi al-hal untuk membangun masyarakat binaan yang berdaya dan mandiri dalam mengolah sampah. Program pengelolaan bank sampah tidak hanya memberikan manfaat lingkungan bersih dan sehat, tetapi juga meningkatkan kemampuan masyarakat untuk mengolah sampah dalam meningkatkan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang implementasi dakwah bi al-hal dengan program pengelolaan bank sampah itu berjalan mulai assesment, manajemen daur ulang, pembangunan sarpras dan evaluasi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif Participatory Action Research (PAR) untuk melakukan perubahan dan manfaat bagi masyarakat dengan teori pemberdayaan sebagai kerangka berfikir utama dalam melakukan dakwah bi al-hal. Hasil penelitian aksi partisipatif memperlihatkan bahwa sentuhan pendampingan yang telah dilakukan Fakultas Dakwah IAIN Salatiga terhadap masyarakat binaannya dapat meningkatkan partisipasi,  kepercayaan dan hubungan kerja sama diantara mereka dalam pengelolaan bank sampah

    267

    full texts

    339

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇