Personifikasi
Not a member yet
    169 research outputs found

    RESILIENSI ANAK JALANAN TERHADAP PENGGUNAAN NARKOBA

    No full text
    Anak jalanan atau sering disingkat anjal adalah sebuah istilah umum yang mengacu pada anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan, namun masih memiliki hubungan dengan keluarganya. Umumnya mengalami tekanan hidup dan tindak kekerasan di jalan, sebagai bentuk pelarian dari permasalahan hidup yang mereka alami adalah dengan menggunakan narkoba. Tapi tidak semua anak jalanan melakukan perilaku negatif tersebut, meskipun mereka mengalami tekanan dan permasalahan yang sama. Kemampuan anak jalanan untuk tetap berdiri teguh di tengah-tengah banyaknya kesulitan yang dihadapinya disebut dengan resiliensi. Resiliensi adalah kemampuan individu untuk dapat beradaptasi dengan baik meskipun dihadapkan dengan keadaan yang sulit. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 anak jalanan, yaitu 2 anak berkriteria belum pernah menggunakan narkoba dan 2 anak mantan pecandu narkoba. Teknik pengumpulan data adalah Observasi Non-Partisipan, Wawancara Mendalam dan FGD. Teknik analisa menggunakan model Miles dan Huberman. Validitas menggunakan uji Kredibilitas, Transferabilitas, Dependabilitas, dan Confirmabilitas. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui aspek dan sumber resiliensi yang terbentuk membuat responden tidak mendekati perilaku destruktif yaitu penggunaan narkoba. Penggunaan narkoba yang adiktif disebabkan untuk menghilangkan rasa sakit akibat efek dari narkoba itu sendiri. Resiliensi yang terbentuk berdasarkan regulasi emosi, optimis, impuls control, causal analysis, empati, self efficacy dan reaching out, membuat minoritas anak jalanan mampu untuk selalu merespon positif terhadap setiap kesengsaraan yang mereka alami

    PERBEDAAN KELOMPOK GENERASI & TANTANGAN YANG DIHADAPI OLEH PERGURUAN TINGGI A

    No full text
    Perguruan Tinggi A merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang berada di salah satu daerah di Jawa Timur. Sebelum menjadi PTN, Perguruan Tinggi A merupakan Perguruan Tinggi Swasta, dan sudah ada sejak tahun 1980-an. Sudah ada ratusan Dosen dan Karyawan yang bekerja di Perguruan Tinggi A sampai sekarang. Karakteristik Dosen dan Karyawan tersebut tentunya sangat beragam mulai dari latar belakang pendidikan, asal daerah, dan tahun kelahiran. Pada tulisan ini, penulis akan lebih fokus kepada perbedaan karakteristik kelompok berdasarkan tahun lahir para Dosen dan Karyawan yang bekerja di Perguruan Tinggi A. Kelompok yang lahir pada tahun-tahun tertentu akan mempunyai karakteristik yang berbeda dengan mereka yang lahir di tahun yang lain. Berdasarkan namanya, ada Generasi Baby Boomers (kelahiran Tahun setelah Perang Dunia II sampai dengan tahun 1960), Generasi X (kelahiran tahun 1961 sampai dengan tahun 1980), Generasi Y atau Millenial (kelahiran tahun 1981 sampai dengan tahun 2000), Generasi Z (kelahiran tahun 2001 sampai dengan tahun 2010), dan Generasi Alpha (kelahiran tahun 2010 sampai dengan tahun sekarang). Pada tulisan ini fokus peneliti hanya pada Generasi Baby Boomers, Generasi X, dan Generasi Y atau Millenial, mengingat Dosen dan Karyawan tetap di Perguruan Tinggi A masuk dalam ketiga kategori tersebut. Adanya tiga kelompok generasi tersebut menimbulkan tantangan tersendiri bagi organisasi. Tantangan itu adalah adanya perbedaan dalam hal pandangan terhadap atasan, gaya kepemimpinan, serta umpan balik dan penghargaan

    MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK MELALUI METODE MULTISENSORI

    No full text
    Kemampuan membaca permulaan perlu dirangsang sejak anak usia dini agar anak tidak mengalami banyak kesulitan dalam mempelajari berbagai bidang studi pada tingkatan pendidikan selanjutnya. Salah satu metode kreatif dalam pembelajaran membaca permulaan yaitu dengan melibatkan berbagai unsur alat indera seperti pendengaran, penglihatan, gerakan, dan perabaan dengan menggunakan metode multisensori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan kemampuan membaca permulaan pada anak TK melalui metode multisensori. Penelitian eksperimen kuasi ini menggunakan desain nonequivalent control group design dengan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 13 orang, yakni 9 orang merupakan kelompok eksperimen dan 4 orang merupakan kelompok kontrol. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan membaca permulaan dan observasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik nonparametrik Mann Whitney Test. Berdasarkan hasil analisis data pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol diperoleh taraf signifikansi p=0,005. Hasil penghitungan ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata skor yang signifikansi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang berarti bahwa subjek yang diberikan metode multisensori mengalami peningkatan kemampuan membaca permulaan dibandingkan dengan subjek yang tidak diberikan metode multisensori

    Perbedaan Tingkat Kemandirian dan Prestasi Belajar antara Siswa Madrasah Tsanawiyah Berdomisili (Santri) dengan Siswa Tidak Berdomisili di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan

    No full text
    Kemandirian merupakan salah satu faktor pendukung terhadap prestasi belajar siswa, baik itu siswa yang berdomisili maupun siswa yang tidak berdomisili di pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kemandirian dan prestasi belajar antara siswa MTs yang berdomisili dan tidak berdimisili di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan, dengan menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini sebanyak 150 siswa dibagi menjadi 75 siswa berdomisili dan 75 siswa tidak bedomisili di pondok pesantren. Teknik pengumpulan data kemandirian menggunakan skala kemandirian. Sedangkan data prestasi belajar diperoleh dari hasil raport dari masing-masing siswa. Hasil uji statistik paired sample t-tes melalui SPSS.16.0 adalah kemandirian nilai sig 0.004 kurang dari 0.05 dengan rata – rata siswa yang berdomisili yaitu 1,4900 dan siswa yang tidak berdomisili yaitu 1,4145. Sedangkan hasil prestasi belajar adalah sig 0.002 kurang dari 0.05 dengan rata-rata 54,5387 untuk siswa yang berdomisili di pondok pesantren dan 48.2640 untuk siswa yang tidak berdomisili pondok pesantren. Hasil tersebut menunjukkan ada perbedaan tingkat kemandirian dan prestasi belajar antara siswa MTs yang berdomisli denga

    Perilaku Altruisme pada Relawan Konselor Remaja

    No full text
    ABSTRACTThis research on altruism behavior of youth counselor volunteer aims to find out factors that influence altruism behavior of counselor volunteers. Subjects in this research are 3 volunteers of youth counselor in a Youth Centre and willing to be the subject of this research. Informants who supported this research comes from the Youth Centre’s Coordinator. Method used in this study is the qualitative methodology with case study approach. Data collection from subject and informants are done through structured interviews, while the analysis technique used source triangulation by comparing data analysis subjects and the research informants. The research result is that altruism is behavior that owned by everyone, but in different proportion. Result of this study concluded that there are different factors that affect subjects’ altruism behavior. Those are personal experience, conscience, will to develop knowledge, and their high self-empathy. From the research results obtained that all research subjects have characteristics of altruism. Those characteristics have some similarities and differences influenced by their values of life.ABSTRAK Penelitian tentang Perilaku Altrusme Pada Relawan Konselor Remaja ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku altruisme yang dimiliki relawan konselor. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 relawan konselor remaja di salah satu Youth Centre dan bersedia menjadi subyek penelitian. Informan yang mendukung penelitian ini berasal dari Koordinator Youth Centre tempat subyek bertugas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data subyek dan informan melalui wawancara terstruktur, sedangkan teknik analisis yang digunakan menggunakan triangulasi sumber, dengan membandingkan analisis data subyek dengan informan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perilaku altruisme adalah perilaku yang dimiliki semua orang,tetapi dengan kadar yang berbeda-beda. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa ada perbedaan faktor yang melatarbelakangi perilaku altruisme relawan konselor remaja, dengan latar belakang yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan dari pengalaman pribadi, panggilan dari dalam diri, ingin mengembangkan ilmu, serta karena rasa empati yang tinggi dari para relawan itu sendiri. Dari hasil yang didapat oleh peneliti, semua subjek mempunyai karakteristik altruisme, karakteristik altruisme setiap relawan memiliki persamaan dan perbedaan yang dipengaruhi oleh nilai-nilai hidup yang dipegang oleh masing-masing relawan

    Analisis Konstruk Fashion Involvement Remaja pada Masa Pandemi COVID-19

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji hubungan self confidence dengan adversity quotient mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Adapun hipotesisnya adalah ada hubungan antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Metode penelitiannya adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah partisipannya sejumlah 130 orang dengan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan adalah skala self confidence dan adversity quotient. Analisis data memakai Spearman Rank serta dianalisis menggunakan program SPSS 23.0. Hasil menunjukkan korelasinya adalah sebesar 0,844 (taraf signifikansi 0.000 kurang dari 0,05) yang artinya tingkat hubungan antar variabel adalah sangat kuat. Hal itu menggambarkan ada hubungan positif antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Dengan kata lain, hipotesis diterima

    PENGEMBANGAN DAN VALIDASI INSTRUMEN ”ORGANISASI PEMBELAJARAN ISLAM (ISLAMIC LEARNING ORGANIZATION)” DENGAN MODEL RASCH

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan dan validasi instrumen ”Organisasi Pembelajaran Islam (Islamic Learning Organization)” pada organisasi dengan manajemen Islam. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 karyawan dari empat perusahaan yang berbeda. Pengembangan alat ukur dengan metode kuantitatif menggunakan skala likert dengan lima pilihan jawaban. Hasil penelitian menunjukkan Skala Organisasi Pembelajaran Islami reliabel (Reliabilitas aitem α=0,97; reliabilitas responden α=0,94; cronbach alpha /KR-20 α=0,94)  dan valid (Validitas aitem dengan rata-rata nilai logit aitem 0,0; validitas responden dengan rata-rata nilai logit +1,13) dalam mengukur organisasi pembelajaran pada organisasi Islam dengan pilihan jawaban yang pas dan mudah dipersepsi oleh responden (Uji Rasch-Andrich Threshold). Lalu, Skala organisasi pembelajaran Islami telah memenuhi syarat untuk validitas kriteria, hal ini ditunjukkan dengan adanya hubungan yang sangat signifikan dengan Skala Organisasi pembelajaran (Deka, 2011) menghasilkan r=0,763 dengan p=0,000 (p kurang dari 0,01)  untuk validitas konkuren dan adanya hubungan yang signifikan dengan perilaku kerja inovatif (Innovative Work Behavior) dari Liemijanto (2012) menghasilkan r=0,209 dengan p=0,039 (p kurang dari 0,05) sebagai validitas prediktif. Keberfungsian aitem diferensial (DIF) mendeteksi terdapat 18 aitem yang bias dari 50 aitem yang ada

    Hubungan Antara Self-Efficacy dengan Kecemasan Komunikasi INterpersonal pada Mahasiswa Baru

    No full text
    ABSTRACTCommunication is important in carrying out every activity. Especially in lecturing activities for students. Students who have just entered experience a lot of adaptation processes. One of them is the adaptation of communication that is different from the previous environment. There are different abilities students have in dealing with this environment. This study aims to find out whether there is a relationship between self-efficacy and interpersonal communication anxiety in new students. The number of subjects of this study were 314 people from the Ministry of Health Palu Health Polytechnic students, which were divided into 3 majors namely; 100 midwifery academics, 120 nursing academics, and 94 environmental health. In this study using a proportional random sampling technique. By using (1) self-efficacy scale, and (2) interpersonal communication anxiety scale. Data management uses Pearson Product Moment correlation analysis, with the SPSS 18 for Mac computer program. From this study the results obtained correlation coefficient (r) = (-0.572), showed that there was a significant relationship between self-efficacy and interpersonal communication anxiety in new students of the Palu Health Ministry of Health. The higher the self-efficacy of new students, the lower the anxiety of interpersonal communication. Conversely, the lower the self-efficacy, the higher the anxiety of interpersonal communication in new students.ABSTRAKKomunikasi merupakan hal yang penting dalam melakukan setiap aktifitas. Terutama pada kegiatan perkuliahan pada mahasiswa. Mahasiswa yang baru masuk banyak mengalami proses adaptasi. Salah satunya adalah adaptasi komunikasi yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Terdapat kemampuan yang berbeda-beda mahasiswa miliki dalam menghadapi lingkungan tersebut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memperoleh apakah adanya hubungan antara self-efficacy terhadap kecemasan komunikasi interpersonal pada mahasiswa baru. Adapun jumlah dari subjek penelitian ini sebanyak 314 orang dari mahasiswa Poltekes Kemenkes Palu, yang terbagi atas 3 jurusan yaitu ; akedemik kebidanan 100 orang, akedemik keperawatan 120 orang, dan kesehatan lingkungan 94 orang. Pada penelitian ini menggunakan teknik sample proportional random sampling. Dengan menggunakan (1) Skala self-efficacy, dan (2) Skala kecemasan komunikasi interpersonal. Pengelolaan data menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment, dengan program komputer SPSS 18 for Mac. Dari  penelitian ini  diperoleh  hasil nilai  koefisien  korelasi (r) = (-0,572), menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kecemasan komunikasi interpersonal pada mahasiswa baru Poltekes Kemenkes Palu. Semakin tinggi self-efficacy yang dimiliki oleh mahasiswa baru maka semakin rendah kecemasan komunikasi interpersonal. Sebaliknya, semakin rendah self-efficacy maka semakin tinggi kecemasan komunikasi interpersonal pada mahasiswa baru

    Halaman Depan

    No full text

    KEBERSYUKURAN PADA ANAK DIDIK LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK (LPKA) KELAS II BANDUNG

    No full text
    Anak didik merupakan anak berusia lebih dari 12 tahun yang menjalani masa binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), pada umumnya memiliki beban psikologis dan masa transisi lebih berat jika dibandingkan dengan anak-anak lain seusia mereka yang hidup bebas di luar sana. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menggali apakah terdapat kebersyukuran pada anak didik dengan kondisi masa binaan yang dijalani di LPKA. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara. Adapun analisis data yang digunakan adalah analisis  konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak didik di LPKA memiliki kebersyukuran sense of appreciation, perasaan positif terhadap kehidupan yang dimiliki, dan kecenderungan untuk bertindak positif sebagai ekspresi dari perasaan positif dan apresiasi yang dimiliki; serta faktor-faktor penerimaan terhadap kondisi yang dialami sebagai takdir, pelatihan, dan pengalaman spiritual terhadap diri, adanya pengungkapan penghargaan kepada significant others, keinginan untuk mendukung orang lain, dan memiliki pandangan hidup yang positif serta optimis

    0

    full texts

    169

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Personifikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇