Personifikasi
Not a member yet
    169 research outputs found

    Resiliensi Trauma Pada Dewasa Muda Penyintas Kekerasan yang Terindikasi Posttraumatic Stress Disorder (PTSD)

    No full text
    Kekerasan merupakan pengalaman traumatik bagi penyintasnya. Meskipun peristiwa kekerasan dapat meningkatkan risiko untuk mengembangkan PTSD (post-traumatic stress disorder), namun ada beberapa individu yang tetap mampu beradaptasi positif. Peneliti berpendapat bahwa resiliensi trauma merupakan salah satu faktor yang berkorelasi signifikan dengan simtom PTSD yang dialami oleh penyintas kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara resiliensi trauma dan simtom PTSD pada partisipan berupa penyintas kekerasan. Penelitian ini menggunakan alat ukur Trauma Resilience Scale (α = 0.956) yang dikonstruksi oleh Madsen dan Abell (2010) untuk mengukur resiliensi  trauma  dan  alat  ukur  PTSD Checklist-Civilian Version (α = 0.709) untuk mengukur simtom PTSD pada partisipan. Dengan menggunakan purposive sampling, terdapat 75 orang partisipan penelitian yang memenuhi kriteria penelitian, yaitu individu yang mengalami kekerasan berusia 20-40 tahun dan mencapai skor lebih dari sama dengan 50 pada alat ukur PTSD Checklist-Civilian Version untuk mengindikasikan adanya simtom PTSD. Data kemudian diolah menggunakan analisis Spearman’s Rank dengan menggunakan software statistik JASP 0.8.6.0, dan ditemukan bahwa kedua variabel berkorelasi signifikan (p kurang dari 0.01; rs = -0.637). Temuan ini mengindikasikan kebutuhan untuk menciptakan program konseling kelompok ataupun pelatihan yang secara spesifik didesain untuk individu dengan pengalaman kekerasan

    Hubungan Self Confidence dengan Adversity Quotient pada Mahasiswa Pasca Drop Out di Universitas Trunojoyo Madura

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini yaitu menguji hubungan self confidence dengan adversity quotient mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Adapun hipotesisnya adalah ada hubungan antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Metode penelitiannya adalah dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah partisipannya sejumlah 130 orang dengan teknik purposive sampling. Skala yang digunakan adalah skala self confidence dan adversity quotient. Analisis data memakai Spearman Rank serta dianalisis menggunakan program SPSS 23.0. Hasil menunjukkan korelasinya adalah sebesar 0,844 (taraf signifikansi 0.000 kurang dari 0,05) yang artinya tingkat hubungan antar variabel adalah sangat kuat. Hal itu menggambarkan ada hubungan positif antara self confidence dengan adversity quotient pada mahasiswa pasca drop out di Universitas Trunojoyo Madura. Dengan kata lain, hipotesis diterim

    Sikap Kaum Gay terhadap Pernikahan Heteroseksual

    No full text
    Penelitian fenomenologi ini bertujuan untuk menggali dan menggambarkan sikap kaum gay terhadap pernikahan dengan heteroseksual. Partisipan dalam penelitian ini adalah tujuh orang gay dalam usia dewasa muda di Kota Surabaya. Partisipan dipilih berdasarkan purpossive sampling, Informasi tersebut didapatkan dengan wawancara mendalam semi terstruktur, dan dianalisis menggunakan metode IPA (Interpretatif Phenomenological Analysis). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi tiga tema besar yakni kognitif, afektif dan kecenderungan perilaku. Hasil dari penelitian ini adalah enam partisipan memiliki pengetahuan atau pengalaman baik mengenai pernikahan sehingga mereka bersikap positif pada pernikahan. Enam orang partisipan juga menilai pernikahan sebagai hal yang baik dan adil bagi mereka. Mereka memiliki keyakinan perilaku gay sebagai perilaku yang salah, pernikahan sebagai kodrat Tuhan, serta meyakini pernikahan dapat meredam perilaku gay mereka. Satu partisipan memiliki sikap negatif, Ia memandang pernikahan sebagai hal yang menyakitkan bagi kaum gay dan tidak ingin menikah dengan perempuan. Meskipun belum memiliki perasaan pada perempuan, lima partisipan percaya dan berharap kelak akan menikah dan sebagian dari mereka membayangkan keluarga yang bahagia dan memiliki anak. Lima orang partisipan juga ingin tetap berhubungan dengan sesama jenis, dan sebagian lagi ingin menutup masa lalunya. Sedangkan satu partisipan lainnya masih ragu-ragu untuk menikah dengan perempuan

    Empowering Santri dalam Mengatasi Permasalahan Pembelajaran di Pesantren Melalui Model Peer Helping Berbasis Kearifan Lokal Pesantren

    No full text
    Fenomena  santri yang keluar dari pesantren yang diakibatkan oleh belum dimilikinya ketahanmalangan kuat dapat menimbulkan persoalan pada diri sendiri maupun sosial. Beberapa persoalan yang muncul pada diri santri adalah tidak mampu mengenali potensi diri, sulit bersosialisasi dengan lingkungan, performa mengikuti pembelajaran menurun, tidak memiliki kepercayaan diri, dan tidak mampu berpikir positif terhadap dirinya sendiri dan lingkungannya. Karya ilimiah ini mengungkap fenomena permasalahan santri dalam berbagai perspektif dan memberikan solusi penanganannya melalui model konseling teman sebaya. Model peer helping berbasis kearifan local pesantren ini ditawarkan sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan santri di pondok pesantren. Sebuah model yang bisa diaplikasikan di lapangan harus melalui proses uji validasi yang ketat agar diperoleh model yang kredibel dan aplikabel

    Hubungan Antara Kohesivitas Keluarga dan Self Esteem pada Remaja

    No full text
    ABSTRACT This study aims to examine the relationship between family cohesiveness and self-esteem in adolescents. The population in this study were students of a private junior high school in Surabaya. The samples taken were students in two class VII and students in two class VIII totaling 110 students. This research uses correlational quantitative method. Sampling using stratified random sampling technique. The data were collected using a family cohesiveness scale and a self-esteem scale. The data analysis technique used is the product moment correlation. The results of data analysis showed a correlation value (r) of 0.411 and a significance value (p) of 0.002. This suggests that there is a relationship between family cohesiveness and self-esteem in adolescents.  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kohesivitas keluarga dengan self-esteem pada remaja. Populasi pada penelitian ini adalah siswa salah satu SMP swasta di Surabaya. Sampel yang diambil adalah siswa di dua kelas VII dan siswa di dua kelas VIII berjumlah 110 siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala kohesivitas keluarga dan skala self-esteem. Teknik analisis data yang digunakan adalah korelasi product moment. Hasil analisis data menunjukkan nilai korelasi (r) sebesar 0,411 dan nilai signifikansi (p) sebesar 0,002. Hal ini menyatakan bahwa terdapat hubungan antara kohesivitas keluarga dengan self-esteem pada remaja

    SIKAP TERHADAP PERNIKAHAN PADA PENYINTAS PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN SEKSUAL

    No full text
    Kekerasan seksual merupakan isu penting dan paling rumit dari seluruh peta kekerasan terhadap perempuan, karena terdapat dimensi yang sangat khas bagi perempuan. Pada kasus kekerasan seksual, penyintas perempuan juga mengalami kekerasan fisik, psikis dan terutama seksual. Penyintas perempuan yang mengalami kekerasan seksual dalam penelitian ini berada pada fase dewasa awal. Dalam hal ini fase dewasa awal merupakan fase seorang individu memiliki salah satu tugas perkembangan untuk membina sebuah pernikahan. Tujuan dari penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini adalah untuk mengeksplorasi lebih mendalam mengenai sikap terhadap pernikahan pada penyintas perempuan korban kekerasan seksual di Jakarta Indonesia. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukkan bahwa subjek yang berinisial KK mampu menunjukkan sikap positif terhadap pernikahan dan memiliki kecenderungan untuk segera menikah muda, meskipun secara efktif subjek menunjukkan masih menyimpan beberapa kekhawatiran tekait pernikahan yang akan dijalaninya kelak. Sikap subjek terhadap pernikahan dipengaruhi oleh dua faktor yakni faktor eksternal yakni pengaruh orang lain (significant others), lembaga pendidikan dan lembaga agama. Sedangkan faktor internal yakni pengalaman hidup, kemampuan dan kompetensi serta kedewasaan

    Kriteria Penulisan Jurnal Personifikasi Program Studi Psikologi

    No full text

    EFEKTIVITAS PELATIHAN EFIKASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN ASPIRASI KARIER REMAJA DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA

    No full text
    Pelatihan efikasi diri adalah salah satu metode intervensi untuk meningkatkan aspirasi karier siswa dan siswi SMKN 1 driyorejo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap aspirasi karier siswa siswi SMKN 1 driyorejo ditinjau dari pendidikan orang tua dan melihat perbedaan tingkat aspirasi dan melihat perbedaan tingkat aspirasi karier ditinjau dari pendidikan orang tua. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 60 siswa SMK kelas XI untuk try out. Subyek yang mengikuti pelatihan efikasi diri sebanyak 30 orang terdiri dari 10 ramaja dengan pendidikan orang tua tinggi, 10 orang dengan pendidikan orang tua menengah dan 10 orang dengan pendidikan dasar. Alat ukur asprasi karier pada penelitian ini berdasarkan aspek aspirasi karier harlock (1987) dengan nilai reliabilitas 0, 902 denga koefisien korelasi bergerak dari 0,321 hingga 0,693. Analisa data menggunakan analisis statistik parametrik uji anaysis of variance dengan nilai sig = ,648, sehingga dapat disimpulkan tingkat pendidikan orang tua tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap aspirasi karier remaja setelah diberikan pelatihan efikasi diri. Hasil posttest 1 ke posttest 2      dengan nilai sig, 0,000 (P kurang dari 0,05), artinya pelatihan efikasi diri efektif meningkatkan aspirasi karier remaja

    PARIWISATA MADURA BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT

    No full text
    ABSTRAKPariwisata merupakan salah satu kebutuhan masyarakat. Masyarakat tidak hanya melakukan perjalanan untuk menghilangkan rasa jenuh terhadap rutinitas sehari-hari, tetapi juga guna mengikuti kegiatan yang sedang populer. Objek periwisata harus memiliki product positioning untuk menempatkan produknya supaya berada di benak konsumen. Pada konteks pariwisata di Madura, perlu adanya pengembangan agar mampu mendatangkan wisatawan baik dari dalam maupun luar Madura. Pengembangan wisata Madura salah satunya membutuhkan adanya dukungan aspek budaya. Perlu tindakan untuk menghidupkan kembali budaya-budaya yang ada di Madura guna menarik minat wisatawan berkunjung ke Madura. Perlu adanya partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata Madura. Ada beberapa paramater dalam mengukur partisipasi masyarakat. Selain itu, pariwisata di Madura harus memiliki model pembangunan kepariwisataan yang bertanggung jawab dan berdasarkan komunitas. Harapannya, masyarakat Madura diposisikan sebagai subjek pariwisata daerah.Kata Kunci: Pariwisata Madura, Kepariwisataan yang Bertanggung Jawab, Kepariwisataan Berbasis Komonitas, Pariwisata Berbasis Partisipasi Masyaraka

    PENGARUH MENDONGENG TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN PADA ANAK PENDERITA KANKER

    No full text
    AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh mendongeng untuk menurunkan kecemasan anak yang menderita kanker. Subjek dalam penelitian ini satu anak yang menderita leukimia.. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen kasus tunggal desain A-B dengan mengukur kondisi subjek pada fase baseline selama 3 hari dan fase intervensi selama 3 hari. Metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan observasi perilaku kecemasan. Analisa data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dengan analisis kuantitatif meliputi analisis dalam kondisi dan analisis antar kondisi dan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, dapat dinyatakan bahwa mendongeng memiliki pengaruh terhadap penurunan kecemasan pada anak penderita kanker. Penurunan kecemasan tersebut meliputi penurunan intensitas perilaku pada setiap aspek kecemasan yaitu aspek fisiologis, kognitif, afektif, dan perilaku. Dengan mendongeng, anak-anak menjadi lebih nyaman, rileks, mampu mengembangkan kemampuan koping, dan mengalihkan fokus pada emosi negatif menjadi lebih positif. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa terdapat pengaruh mendongeng terhadap penurunan kecemasan pada anak penderita kanker di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Maka direkomendasikan untuk pihak rumah sakit maupun orang tua dari anak penderita kanker memberikan kegiatan mendongeng di rumah sakit maupun di rumah sebagai alternatif bermain. Kata Kunci           : mendongeng, kecemasan, anak penderita kanker AbstractThe aim of this study is to determine the effect of storytelling to decrease anxiety of children with cancer. The subject of this research is a child with leukimia. This study uses Single Subject Research (SSR) with A-B design by record the subject’s condition at baseline phase for 3 days and intervention phase for 3 days.  Data collecting method of this research is observation on anxiety behaviour. The data is analysed using descriptive statistical technique through analysis in conditions and between conditions and qualitative analysis. The analysis reveals that storytelling decrease anxiety of children with cancer. The decrease in anxiety includes intensity of behavior in every aspect of anxiety that is physiological, cognitive, affective, and behavioral aspects. By storytelling, children become more comfortable, relax, able to develop coping skills, and change focus on negative emotions to be more positive. This study has the conclusion that storytelling decrease anxiety in children with cancer.  Therefore, hospitals and parents are suggested to carry out storytelling on children with cancer at the hospital and home to decrease anxiety. Keyword                : storytelling, anxiety, children with cance

    0

    full texts

    169

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Personifikasi
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇