Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya
Not a member yet
    130 research outputs found

    Teror Informasi dan Perilaku Mahasiswa dalam Penggunaan Media Sosial di Tengah Pandemi Covid-19

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media sosial dikalangan mahasiswa selama pandemi Covid-19. Mahasiswa dijadikan objek penelitian karena dipandang sebagai golongan terdidik. Tingkat intelektual mahasiswa menjadi pembeda dengan masyarakat pada umumnya. Penelitian ini didesain dalam bentuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan survei. Instrumen yang digunakan berupa angket.  Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Lokasi penelitian di Universitas Mataram. Mahasiswa yang terpilih sebagai sampel berasal dari program studi pendidikan Sosiologi dan PGSD. Penelitian diawali dengan penentuan topik, pembuatan instrumen, pengumpulan data, tabulasi data, penyajian data, analisis data dan pengambilan kesimpulan. Masalah utama dalam penelitian ini antara lain: bagaimana mahasiswa menggunakan media sosial di tengah pandemi corona, informasi apa saja yang paling banyak ditemukan, bagaimana mahasiswa menyikapi berita hoax dan komedi parodi, dan media sosial apa yang sering digunakan untuk mengakses informasi Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dalam menggunakan media sosial cukup bijak. Mahasiswa tidak mudah menyebarkan informasi sebelum diketahui kebenarannya dan tidak membuat konten yang berisi berita hoax. Informasi yang paling banyak ditemukan di media sosial selama pandemi Covid-19 antara lain: fakta, berita hoax, edukasi dan komedi parodi. Sebagian besar mahasiswa dalam menyikapi berita hoax dan komedi parodi dengan mangabaikan saja. Informasi yang disebarkan ulang berisi fakta dan edukasi. Media sosial yang paling banyak digunakan oleh mahasiswa adalah WhatsApp, Instagram dan Facebook

    Pengemasan Ideologi dalam Gerakan Hijrah: Studi Kasus Gerakan Komunitas Sahabat Hijrahku di Medan

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang gerakan hijrah oleh komunitas Sahabat Hijrakuu sebagai gerakan sosial baru kaum muda Muslim di Kota Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengemasan ideologi dalam gerakan hijrah kaum muda Muslim di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berkembangnya gerakan hijrah merupakan bentuk dari kesadaran kolektif kaum muda Muslim di Medan pasca gerakan Aksi Bela Islam. Pengemasan ideologi yang baik mampu menggiring ide-ide dan tujuan gerakan hijrah yang diusung bisa diterima oleh masyarakat. Pengemasan ideologi yang dimaksud adalah framing bahwa seseorang yang hijrah harus tercermin dalam sikap beragama yang ramah, yang menyejukkan, bukan yang menakutkan apalagi menyalahkan dan menuding bid’ah pada orang yang tidak sepemahaman. Komunitas Sahabat Hijrahkuu mengedepankan penghargaan terhadap sesama tanpa melihat perbedaan harokah serta latar belakang pemahaman seseorang terhadap Islam. Ideologi ini tercermin dalam moto gerakan hijrah komunitas, yaitu “apapun harokahmu, aku saudaramu”. Pembingkaian semacam ini diwujudkan kedalam bentuk-bentuk tindakan secara kolektif, seperti pengajian, aksi kemanusiaan, serta menerbitkan channel Youtube dan akun Instagram. Kata kunci: Hijrah, framing, Gerakan Sosia

    Pengaruh Metode Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Dan Konvensional Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VII Pada Pelajaran PKn MTs Nurul Karomah Kecamatan Galis Kabupaten Bangkalan

    No full text
    Civic education is a subject that focuses on forming good citizens in the life of society, nation and state. Learning Civic Education is learning by empowering students to become useful human beings, able to compete and can provide great benefits for life and the environment. The use of Contextual Teaching and Learning (CTL) as learning method makes students enthusiastic in conducting question and answer, expressing their opinions and giving advice to other students by linking the theory they learn. The method in this study was a quantitative method. In addition, the design used was a quasi-experimental study using two variables to determine the effect of the Contextual Teaching and Learning (CTL) method and the conventional method of the results. Based on the conclusions data analysis shows that learning Civic Education with the Contextual Testing and Learning (CTL) method is better than learning with conventional methods. there are differences in student learning outcomes after using the contextual teaching and learning (CTL) method

    Analisis Partisipasi Dan Sikap Politik Masyarakat Dalam Pemilihan Presiden 2019 Di Kabupaten Bangkalan

    No full text
    The presidential election is a form of democratic party in a country to elect a head of state who will carry out state policies within a period of leadership which must be held accountable to the people. Presidential Elections in Indonesia are carried out based on the principle of direct, general, free and confidential (Luber), Honest and Fair (Jurdil). The people choose directly who will be the head of state (President and Vice President). (1945 Constitution concerning presidential elections and terms of office for president and vice president). Political Participation Is Determination of the attitude of participation or involvement and role of an Individual, so that in the end ting is to give the right to vote for one of the presidential candidates to participate in determining the head of state (president) in the next five years, and also to avoid abstentions. encourages the individual to support and vote during the presidential election, Participation supports here in the form of participating and involved in campaigning, and voicing the vision and mission of one of the candidates in the presidential election While participating in vo Political attitude is an attitude that gives an individual voice in determining a leader, which is absolutely essential for the community to give rights as regulated in the 1945 law in articles 27ayat (1) and (2); article 28, article 28D paragraph (3), article 28E paragraph (3). In this law it is emphasized that the State must fulfill the rights of its citizens, especially in democratic parties, especially in the presidential election, whose leadership holds office for one period (five years)

    Persepsi Orang Tua Siswa tentang Kegiatan Belajar di Rumah sebagai Dampak Penyebaran Covid 19

    No full text
    The spread of the corona or covid 19 virus has a large impact on various sectors of life. This includes education where students study at home for a long time with the assistance of parents. This study aims to explore and express perceptions of parents in the process of accompanying their children at home. This research method is using qualitative methods. To obtain data, researchers used a questionnaire filled in by a sample of students' parents through stratified random sampling. Data analysis was carried out by means of a descriptive method, namely describing the data after being grouped and analyzing it. From this study the data obtained that the majority of parents feel comfortable with the study program at home. They also hope that this virus will be finished soon so that children can study again at school. Most parents experience difficulties in accompanying their children to study at home. The wisdom of this is that parents can get closer to their families because they have a lot of time staying at home. Another lesson is to be able to practice patience in accompanying learning and knowing and understanding the work of a teacher in school

    Gerakan Aisyiyah Dalam Meneguhkan Identitas Kewargaannya

    No full text
    Penelitian ini membahas tentang gerakan kaum wanita yang terhimpun pada organisasi Aisyiyah dalam meneguhkan identitas kewargaannya. Politik kewargaan adalah serangkaian hak–hak kewargaan yang diperjuangkan oleh kelompok sosial yang mengalami eksklusi politik, ekonomi dan kultural dan selalu bersifat politis. Dalam mewujudkan hak-hak kewargaan dapat dilakukan dengan melalui tiga upaya, antara lain yaitu memperjuangkan pengakuan kultural, keadilan sosial dan kesejahteraan, memperjuangkan demokrasi dan representasi politik secara bersinergi. Praktik demokrasi formal di Indonesia yang relatif berhasil ternyata jauh dari cukup untuk menjamin kewargaan yang lebih substantif. Terlebih proses demokrasi yang sedang berjalan menunjukkan tanda-tanda kemandekan, sehingga tidak heran jika demokrasi yang ada hanya memberi keuntungan utamanya bagi kelompok elit oligarki, sembari mendorong perjuangan individu dan kelompok non-oligarki dalam menggunakan tata aturan dan regulasi yang ada untuk menuntut hak-hak kewargaannya. Ada banyak organisasi atau gerakan di Indonesia yang berjuang untuk identitas kolektif mereka. Salah satu organisasi yang menghimpun gerakan-gerakan dalam ranah publik secara kontestan adalah dari kelompok perempuan. Kelompok perempuan pada dasarnya memiliki ruang untuk terlibat aktif dalam memajukan bangsa Indonesia. Namun demikian, fakta di lapangan menunjukkan kelompok perempuan sering kali termarginalkan oleh lingkungan bahkan oleh bangsanya sendiri. Memang eksistensi perempuan telah diakui, tetapi keadaan Indonesia kontemporer masih terbatas dalam mempertahankan kesejahteraan perempuan dan representasi politik terabaikan bagi kaum perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analisis yang berusaha mengungkap fenomena secara sistematis dari berbagai kepustakaan . Penelitian ini fokus membahas bagaimana gerakan yang dilakukan oleh Aisyiyah dalam memperjuangkan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk membahas langkah-langkah Pergerakan Aisyiyah dalam meneguhkan identitas kewargaannya serta menjelaskan faktor-faktor yang memperngaruhi pergerakan Aisyiyah dalam meneguhkan identitas kewargaannya

    Pengaruh Media Pembelajaran Visual Dan Media Pembelajaran Konvensional Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran PKn Siswa Kelas VII A dan B di MTs Al Jaly

    No full text
    This research uses a quantitative research type of quasi experiment by using one variable to know the learning outcomes, namely, affective, cognitive and psychomotor, which aims to determine the effect and differences in visual learning media and conventional learning media on learning outcomes. Based on the data analysis, it is concluded that shows that citizenship education (PKn) learning with visual learning media is better than conventional learning media. There are differences in student learning outcomes after using with visual learning media in the subjects of Civics Class VII A MTs Al Jaly

    Strategi Dakwah Jamaah Kopdariyah dalam Merawat Kebhinekaan

    No full text
    ABSTRACT Kopdariyah Congregation is a cross-generation community that gives color in preaching to create a love of religion, arts and culture so that it is able to care for diversity that is in Magelang raya. The prosecutor must understand the place, culture, habits and language of his object because it determines the success of the Da'wah he did. The research method uses a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation. Validity of data via trianggulation (source and method). Data analysis using the Miles and Huberman models are data reduction, data presentation, and conclusion withdrawal. The results of the first research, Model Da'wah Congregation Kopdariyah, (a) discussion party, to give insight and understanding together. (b) Cultural arts, aims to facilitate how to preach giving Syiar. Second, the stage of the preaching of the Kopdariyah Congregation (a) invites, identified the Syiar to be good in life. (b) Embrace, various groups of various cross-denominations, generations and cultures and religions. Keywords: da'wah strategy, diversit

    Filsafat Progresivisme dan Implikasinya terhadap Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai General Education di Indonesia

    No full text
    Sebagai aliran filsafat modern, aliran progresivisme mehendaki adanaya perubahan yang radikal dengan menekankan kompetensi peserta didik melalu pengalaman belajar, kemampuan menglola diri serta perubahan secara pribadi yang memberi dampak apresiasi dan kreatifitas peserta didik. Dalam pembejaran Pendidikan Kewarganegraan  di perguruan tinggi sebagai  General Education memiliki peran yang sangat determinan, hal tersebut berkoherensi dengan pengembangan kompetensi warganegara. Pengembangan yang dimaksud adalah Civic Knowladge (Pengetahuan Kewarganegraan), Civic Skill ( Kecakapan Kewarganegraan), dan Civic Disposition (Watak Warganegara) yang dikembangkan sehingga menjadi warga negara unggul dalam rangka mencapi tujuan Pendidikan Kata Kunci :Filsafat Progresifisme, Pendidikan Kewarganegraan, Generan Educatio

    Perubahan Karakter Belajar Mahasiswa Di Tengah Pandemik Covid-19: Tinjauan Sosio-Psiko terhadap Perubahan Karakter Belajar Mahasiswa di tengah Pandemik COVID-19, di Kota Sorong, Papua Barat

    No full text
    The purpose of this research are to identify and obtain information about, changes in student learning characteristics in the midst of COVID-19 pandemic, using online distance learning systems. The research uses action research procedures in the form of cycles consisting of four stages, namely planning, action, observation and reflection, while the method used is analytical descriptive method, describing the phenomenon of change occur factually, then analyze the phenomenon of change. Respondents for this study were lecturers and students at four universities in Sorong City, with data collection duration of less than 1 month. The results of this research are, there are changes in the character of learning, experienced by students when doing distance learning online, namely mastery of technology is still lacking, the addition of internet quota fees. There is a change in the character of learning experienced by students namely, Intensional changes, positive-active changes, and effective-functional changes.   Keywords: Changes in learning character, Students, COVID-19 Pandemic

    31

    full texts

    130

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Civic-Culture : Jurnal Ilmu Pendidikan PKN dan Sosial Budaya
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇