RISET Geologi dan Pertambangan
Not a member yet
    304 research outputs found

    Sifat Fisik Lempung Tanjung Morawa Dalam Transformasi Fasa Mineral Berdasarkan Investigasi Difraksi Sinar X

    Get PDF
    ABSTRAK Investigasi transformasi fasa mineral terhadap sifat fisik lempung Tanjung Morawa sebelum dan setelah proses pembakaran telah dilaksanakan dengan metode Difraksi Sinar X. Sebelum proses pembakaran, dilakukan uji pendahuluan terhadap lempung Tanjung Morawa seperti analisis kimia dan analisis keplastisan untuk mendukung hasil XRD; serta uji termal benda coba setelah dibakar pada suhu 11000C dan 12000C seperti susut bakar, kuat lentur bakar dan peresapan air. Adapun besar butir lempung yang digunakan dalam penelitian ini adalah lolos 80 mesh. Hasil uji pendahuluan menunjukkan; bahwa berdasarkan investigasi XRD, lempung Tanjung Morawa sebelum dibakar mengandung mineral felspar, haloysit, montmorillonit, kuarsa dan mika. Sedangkan pada pembakaran suhu 11000C dan 12000C, lempung Tanjung Morawa mengalami perubahan fasa mineral utama terhadap mullit, kristobalit dan α-kuarsa; dengan perbandingan intensitas peak/puncak yang berbeda. Perubahan ini pula akan mempengaruhi sifat fisis terhadap produk hasil bakar, antara lain: kuat lentur akan meningkat sebanding dengan peningkatan jumlah mullit dan kristobalit. Harga susut bakar akan meningkat disertai dengan penurunan peresapan air. Kuat lentur bakar, susut bakar dan peresapan air pada suhu bakar 11000C secara berturut-turut 435,91 kg/cm2; 10,29 %; dan 2,12 %. Sedangkan kuat lentur bakar, susut bakar dan peresapan air pada suhu bakar 12000C secara berturutturut 635,92 kg/cm2; 10,80 %; dan 0,37 %

    Sekuen Pengendapan Sedimen Miosen Tengah Kawasan Selat Madura

    Get PDF
    ABSTRACT Penelitian sekuen pengendapan sedimen telah dilakukan di kawasan Selat Madura.Daerah penelitian termasuk dalam Cekungan belakang busur Jawa Timur Utara. Penelitian difokuskan pada sedimen Miosen Tengah yang merupakan reservoar utama di cekungan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui runtunan stratigrafi sikuen dan penyebaran system tract-nya yang selanjutnya diaplikasikan untuk mengetahui daerah yang potensial menjadi pemerangkap hidrokarbon. Berdasarkan hasil analisis stratigrafi sikuen dengan menggunakan 18 lintasan seismik dan 2 data sumuran, daerah penelitian terbagi menjadi lima runtunan pengendapan yaitu Sikuen Miosen Tengah – 1 (Sikuen MT – 1) yang terdiri dari Lowstand System Tract Miosen Tengah – 1 (LST MT – 1), Transgressive System Tract Miosen Tengah – 1 (TST MT -1) dan Highstand System Tract Miosen Tengah – 1 (HST MT – 1); Sikuen Miosen Tengah – 2 (Sikuen MT – 2) yang terdiri dari TST MT –2 dan HST MT – 2; Sikuen Miosen Tengah – 3 (Sikuen MT – 3) yang terdiri dari LST MT – 3, TST MT –3 HST MT – 3; Sikuen Miosen Tengah – 4 (Sikuen MT – 4) yang terdiri dari LST MT – 4, TST MT – 4 dan HST MT – 4; dan Sikuen Miosen Tengah – 5 (Sikuen MT – 5) yang terdiri dari TST MT – 5 dan HST MT – 5. Prospek pemerangkapan hidrokarbon di daerah penelitian dijumpai di beberapa bagian. Prospek pemerangkapan hidrokarbon pada endapan LST MT – 3 berupa perangkap antiklin. Prospek pemerangkapan hidrokarbon pada endapan LST MT – 4 yaitu perangkap struktur berupa antiklin dan perangkap stratigrafi berupa pembajian endapan LST MT – 4 sebagai reservoar pada tinggian Miosen Awal. Prospek pemerangkapan hidrokabon pada HST MT – 2 berupa perangkap antiklin. Prospek pemerangkapan hidrokarbon pada HST MT – 3 dan HST MT – 4 berupa perangkap antiklin di dua daerah dan pada endapan HST MT – 5 prospek pemerangkapan hidrokaron juga berupa struktur antiklin.

    Kualitas Air Tanah Bebas Kota Karimunjawa, Pulau Karimunjawa

    Get PDF
    Studi pendahuluan mengenai sifat kerentanan sumberdaya air pada pulau kecil,telah dilakukan dengan mengambil contoh kasus Kota Kecamatan Karimunjawa yang terletak di Pulau Karimunjawa-Kemujan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Hasil pemetaan detail menunjukkan bahwa litologi daerah ini terdiri dari sedimen pasir lepas, endapan rawa dan Formasi Karimunjawa yang didominasi oleh batupasir masif dan keras serta pelapukannya. Berdasarkan nilai tahanan jenis hasil geolistrik dan kondisi geologi permukaan dapat dilakukan pengelompokan lapisan batuan yang terletak di bawah permukaan menjadi satuan endapan kuarter yang diwakili oleh nilai 0,8 – 27,3 ohm-m dan Satuan batuan Pra-Tersier yang dinyatakan oleh nilai 44 – 1997,5 ohm-m. Informasi hidrokimia menunjukkan adanya kelompok airtanah yang berbeda berdasarkan besaran pH dan DHL. Kelompok dengan pH bersifat asam (4,5 – 5,5) umumnya memiliki nilai DHL yang rendah (53,8 μS/cm – 509 μS/cm), sedang kelompok airtanah dengan pH netral-cenderung basa (7,0 – 8,0) umumnya memiliki nilai DHL berkisar 606 μS/cm – 21300 μS/cm. Selain itu hasil analisa kimia air menunjukkan bahwa terdapat besaran amonium yang melebihi batas ambang yang diijinkan. Pola penyebaran DHL dan hasil penafsiran geolistrik dapat diperkirakan bahwa proses penyusupan air laut selain terjadi arah tegak lurus pantai juga terjadi pada arah barat daya. Hal ini diperkuat oleh data hidrokimia yang menunjukkan bahwa air tanah bebas di daerah kota sudah terpengaruh oleh air laut yang mempunyai nilai DHL dan pH yang tinggi. Proses penyusupan air laut lebih banyakdipengaruhi oleh kondisi genesa dari endapan pantai daerah studi. Hasil studi sementara menunjukkan bahwa telah terjadi proses degradasi kualitas air tanah di daerah studi. Walaupun terjadi peristiwa penyusupan air laut, proses degradasi tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh limbah domestik. 

    Pemetaan Pola Terjadinya Gempa Bumi Di Indonesia Dengan Metode Fraktal

    Get PDF
    Earthquake pattern mapping in Indonesia was done. This mapping conducted for the use of earthquake hazard area zonation, considering Indonesia located in very active tectonic area. Although in general Indonesia is a region with high risk earthquake disaster, the risk at each region is different one from the other. This mapping are done by grouping and differentiating each region in the region by the level of its earthquake hazard risk using fractal analysis. Seismic activities analysis using this theory show that the region of Maluku, Banda and its surroundings are place at the highest for earthquake risk disaster and Kalimantan place at the lowest part.  

    VARIASI SUHU MUKA LAUT REGIONAL BERDASARKAN KANDUNGAN 18O KORAL DARI WILAYAH INDONESIA

    Get PDF
    Pada studi ini dilakukan analisi statistik kandungan 18O dalam koral dari contoh koral di wilayah Indonesia (yaitu Bunaken, Bali dan Sumba). Data pengukuran 18O diperoleh dari Charles et al. (2003) dan Cahyarini et al. (2003). Pada hasil penelitian terdahulu disebutkan rendahnya korelasi bulanan antara 18O dalam koral dengan suhu lokal. Untuk itu dalam studi ini dilakukan analisis statistik korelasi spasial antara 18O -suhu untuk skala regional dalam resolusi tahunan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa korelasi tinggi antara 18O dan suhu dijumpai dibeberapa wilayah Indonesia. 18O koral dari wilayah Bunaken mewakili variasi suhu muka laut di wilayah Indonesia timur (utara propinsi Papua), sedangkan 18O koral dari wilayah Bali menunjukkan korelasi tinggi dengan suhu muka laut di wilayah Indonesia tengah-timur (laut Banda dan sebagian laut Jawa).  

    KUALITAS AIR TANAH BEBAS KOTA KARIMUNJAWA, PULAU KARIMUNJAWA

    Get PDF
    Studi pendahuluan mengenai sifat kerentanan sumberdaya air pada pulau kecil,telah dilakukan  dengan mengambil contoh kasus Kota Kecamatan Karimunjawa yang terletak di Pulau Karimunjawa-Kemujan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.            Hasil pemetaan detail menunjukkan bahwa litologi daerah ini terdiri dari sedimen pasir lepas, endapan rawa dan Formasi Karimunjawa yang didominasi oleh batupasir masif dan keras serta pelapukannya.Berdasarkan nilai tahanan jenis hasil geolistrik, dengan mengaitkan kondisi geologi permukaan, dapat dilakukan pengelompokan lapisan  batuan yang terletak d bawah permukaan dapat dikelompokkan menjadi satuan endapan kuarter yang diwakili oleh nilai 0,8 – 27,3 Ohm-m dan Satuan batuan Pra-Tersier yang dinyatakan oleh nilai 44 – 1997,5 Ohm-m.Informasi hidrokimia menunjukkan adanya kelompok airtanah yang berbeda berdasarkan besaran pH dan DHL. Kelompok dengan pH bersifat asam (4,5 – 5,5) umumnya memiliki nilai DHL yang rendah (53,8 µS/cm – 509 µS/cm), sedang kelompok airtanah dengan pH netral-cenderung basa (7,0 – 8,0) umumnya memiliki nilai DHL : 606 µS/cm – 21300  µS/cm. Selain itu hasil analisa kimia air menunjukkan bahwa terdapat besaran amonium yang melebihi batas ambang yang diijinkanPola penyebaran DHL dan hasil penafsiran geolistrik dapat diperkirakan bahwa proses penyusupan air laut, selain terjadi arah tegak lurus pantai, juga terjadi pada arah barat daya. Hal ini diperkuat oleh data hidrokimia yang menunjukkan bahwa air tanah bebas di daerah kota sudah terpengaruh oleh air laut yang mempunyai nilai DHL dan pH yang tinggi. Proses penyusupan air laut dalam hal ini ini tampaknya lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi genesa dari endapan pantai daerah studi.Hasil studi sementara menunjukkan bahwa telah terjadi proses degradasi kualitas air tanah di daerah studi. Walaupun terjadi peristiwa penyusupan air laut, proses degradasi tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh limbah domestik

    TEKNO EKONOMI PRODUKSI GLASIR BERBAHAN BAKU TUFA ANDESITIK PALIMANAN

    Get PDF
    Serangkaian percobaan pembuatan glasir telah dilakukan dengan mengacu pada formula Seger (lime glaze system). Hasil percobaan menunjukkan bahwa dengan menambahkan sejumlah kapur dan bahan adetif tufa andesitik Palimanan dapat diperoleh sebagai bahan baku glasir industri keramik dan genteng. Untuk mengimplementasikan hasil penelitian tersebut kepada masyarakat telah dilakukan kajian tekno ekonomi dengan asumsi mendirikan pabrik glasir di Palimanan berkapasitas produksi 6 ton/hari. Kajian tekno ekonomi ini bertujuan untuk memberikan gambaran aspek teknis, ekonomis maupun aspek lingkungan akan kelayakan pabrik tersebut untuk di implementasikan kepada masyarakat industri keramik. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara teknis mendirikan pabrik glasir relatif mudah direalisasikan mengingat teknologi proses relatif sederhana karena dapat mengadopsi teknologi yang sudah ada. Evaluasi ekonomi dilakukan dengan mengggunakan discount factor sebesar 20 %, 2 (dua) model struktur pendanaan, dan 3 (tiga) metoda analisis kelayakan, yaitu metoda Pay Back Period (PBP), Net Present Value (NPV) dan Profitability Index(PI). Berdasarkan hasil evaluasi ekonomi tersebut kedua model menunjukkan bahwa nilai PBP lebih kecil dari umur proyek, nilai NPV positip dan nilai PI >1. Nilai tersebut memberikan gambaran bahwa secara ekonomi memproduksi glasir 6 ton/hari cukup layak untuk dilaksanakan, apalagi didukung oleh ketersediaan bahan baku melimpah dan segmen pasar yang cukup jelas. Dari aspek lingkungan, pabrik galsir ini sekaligus dapat memberikan solusi penanganan limbah penambangan maupun limbah pengolahan industri batutempel tufa andesitik di daerah Palimanan  

    STUDI BATUAN VOLKANIK DAN BATUAN UBAHAN PADA LAPANGAN PANASBUMI GEDONGSONGO KOMPLEKS GUNUNGAPI UNGARAN JAWA TENGAH

    Get PDF
    Gedongsongo terletak di bagian lereng selatan Gunungapi Ungaran, yang termasuk kawasan Kompleks Gunungapi Depresi Ungaran Jawa Tengah. Indikasi kegiatan panasbumi Gedongsongo dicirikan oleh adanya fumarola yang didominasi oleh uap, mataair panas, serta batuan ubahan. Data yang diperoleh dari lapangan dan laboratorium terdiri dari : (i). Selang-seling breksi laharik berfragmen andesit basaltik dengan aliran lava, intrusi andesit piroksen, batuan ubahan, dan bom (berkomposisi andesit-basaltik). (ii). Sesar normal yang berarah baratdaya – timurlaut di sepanjang tebing gunung bagian utara yang diduga berkaitan erat dengan munculnya intrusi andesit piroksen sebagai sumber panas bawah permukaan. (iii). Sesar geser yang mempunyai arah utara – selatan melalui sungai Item ditandai dengan munculnya mataair panas, uap panas dan fumarola ke permukaan. (iv). Batuan ubahan yang terbentuk ditunjukkan oleh munculnya mineral – mineral haloisit, kaolinit, silika amorf, kristobalit, ilit, markasit, dan pirit. Batuan ubahan tersebut terjadi dekat dengan sumber fumarola dan mataair panas di sepanjang sungai Item. Asosiasi kelompok mineral ubahan yang terbentuk, dapat menyarankan suhu batuan reservoir bawah permukaan lapangan panasbumi Gedongsongo berkisar dari 70oC - 200oC dan bersifat asam. Gedongsongo is located at the south flank of the Ungaran Mountain within theUngaran Depression Volcanic Complex, Central Java. Geothermal activities arecharacterized by vapour dominated fumaroles, hotsprings, and hydrothermally alteredrocks. Geological data obtained from field and laboratory works, consist of : (i)interlayering laharic breccia with basaltic andesite fragments and lava flow, alterationrocks, and bombs (basaltic andesite in composition), (ii). The southwest-northeast normalfault along northern part of mountain which is triggered the pyroxene andesite intrussion,assumed as a heatsource and have been controlled to the altered rock formation at thearea, (iii). The north-south strike slip fault through the Item River triggered hotspring andhot vapour dominated fumaroles to the surface, (iv). Altered rocks, which arecharacterized by halloysite, kaolinite, amorphous silica, crystobalite, illite, marcasite, andpyrite. Those alteration mineral assemblages located close to the fumarole and hotspringalong the Item River. The alteration mineral assemblages suggest that the temperature ofreservoir rock beneath the Gedongsongo geothermal field ranges from 70oC - 200oC andacidic environment.  

    SOIL WATER RETENTION CURVE DETERMINATION of ARTIFICIAL SOIL USING TENSIOMETER

    Get PDF
    Soil water retention curve possesses a significant importance in unsaturated soils engineering. The emergence of high capacity tensiometer has provided an alternative technique for the determination of the soil water retention curve.  In this study soil water retention curve was obtained by stage drying technique. Possible factors affecting the accuracy of this technique were discussed

    STRATIGRAFI DAN SEDIMENTASI ENDAPAN KUARTER DAERAH PURING DAN SEKITARNYA. GOMBONG SELATAN

    Get PDF
    Penelitian lapangan dan laboratorium telah dilakukan untuk mempelajari stratigrafi dan sedimentasi endapan Kuarter di daerah Puring, Gombong Selatan. Penelitian lapangan dilakukan dengan pemboran inti, sedangkan laboratorium terdiri dari paleontologi dan granulometri.Hasil analisa stratigrafi menunjukkan bahwa sedimen Kuarter diendapkan diatas endapan Tersier Formasi Halang yang dapat dibedakan menjadi 4 satuan litologi dari bawah keatas yaitu satuan pasir- lempung, satuan pasir I, satuan lempung dan satuan pasir II.Hasil analisis granulometri menunjukkan bahwa satuan pasir I dan II diperkirakan sebagai pematang pantai,  yang diendapkan pada lingkungan pantai yang dipengaruhi oleh sungai. Berdasarkan analisa paleontologi satuan pasir lempung dan satuan lempung diendapkan pada lingkungan laut dangkal

    263

    full texts

    304

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    RISET Geologi dan Pertambangan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇