Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAAT ADANYA PERTAMBANGAN EMAS DI DESA KAYUBOKO KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan usahatani kelapa sebelum dan saat adanya pertambangan emas di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember sampai Februari 2022. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) dimana yang dijakan sampel sebanyak 34 responden dari populasi petani kelapa yang diolah menjadi kopra sebanyak 140 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa rata-rata pendapatan kelapa yang diolah menjadi kopra sebelum adanya pertambangan emas sebesar Rp. 3.411.244, sedangkan pendapatan petani kelapa yang diolah menjadi kopra saat adanya pertambangan emas sebesar Rp. 2.230.638
ANALISIS PENDAPATAN OLAHAN COKELAT DI UMKM AL-IHSAN
Daerah penghasil kakao di Indonesia terdapat dibeberapa daerah termasuk Sulawesi Tengah. Sulawesi Tengah dikenal dengan banyaknya perkebunan kakao, tetapi provinsi ini hanya mampu mengekspor biji kakao mentah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan teknologi yang dimiliki. Industri pengolahan cokelat mulai meningkat di Sulawesi Tengah, tetapi masih terdapat kendala yang dihadapi dalam memproduksi olahan cokelat. Semakin banyak muncul produsen cokelat yang memproduksi bervariasi, namun juga diiringi dengan harga yang kurang bersahabat, sehingga yang dapat menikmatinya hanyalah kalangan masyarakat kalangan menengah ke atas, sedangkan masyarakat menengah kebawah tidak semua dapat mengonsumsinya, oleh karena itu diperlukan olahan cokelat dengan harga murah namun berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan Olahan Cokelat Di UMKM Al-Ihsan. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive) sebanyak 1 orang. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis pendapatan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah penerimaan yang diperoleh Di UMKM Al-Ihsan selama kurun waktu dua bulan sebesar Rp. 44.815.000 dengan total biaya sebesar Rp 25.822.480 sehingga diperoleh rata-rata pendapatan selama dua bulan yang diperoleh Umkm Al-Ihsan dalam memproduksi Olahan Cokelat Courverture sebesar Rp 9.496.260 perbulan
PERTUMBUHAN STEK LADA DENGAN PEMBERIAN ZPT SINTETIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman lada terhadap berbagai konsentrasi perendaman zat pengatur tumbuh atonik dan rootone F di desa Tinggede, kecamatan Marawola, kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang berlangsung pada bulan Maret hingga Mei 2021. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor pertama adalah jenis ZPT yaitu ZPT atonik dan rootone F sedangkan faktor kedua yaitu konsentrasi dengan taraf 1000 ppm, 2000 ppm dan 3000 ppm. tiap kosentrasi ZPT diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 28 unit tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman rootone F dengan konsentrasi 2000 ppm memperlihatkan hasil terbaik pada pertumbuhan stek tanaman lada pada periode muncul tunas, jumlah tunas, panjang tunas dan jumlah daun. sedangkan hasil terbaik volume akar terdapat pada perendaman rootone F 1000 ppm
IDENTIFIKASI PENYEBAB PENYAKIT BUSUK BUAH PEPAYA DAN TINGKAT SERANGAN PADA PERTANAMAN PEPAYA (Carica papaya L.)
Pepaya (Carica papaya L.) merupakan buah tropika yang ditemui disemua daerah di Indonesia. Pepaya merupakan tanaman serbaguna yang banyak digemari oleh masyarakat karena memiliki kandungan vitamin A, vitamin C serta memiliki kadar serat. Budidaya pepaya menjadi prospek besar dan potensial. Selain karena dikenal dengan buah sehat dan mudah ditemukan, kelebihan lainnya yaitu rasa dan tekstur yang umum digemari Masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan penyebab penyakit busuk buah, melihat karakteristik cendawan penyebab penyakit busuk buah serta mengetahui kejadian dan keparahan penyakit pada tanaman pepaya (Carica papaya L.). Penelitian ini berlangsung pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling melalui survei lapangan. Berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan menunjukkan bahwa penyebab penyakit busuk buah pada tanaman pepaya (Carica papaya L.) yaitu cendawan Colletotrichum gloeosporioides. Karakteristik permukaan cendawan tampak halus, berwarna putih dan lama kelamaan berubah menjadi abu-abu hingga kehitaman (tampak atas), dan (tampak bawah) koloni berwarna hitam. Secara mikroskopis hifa bersekat dan bercabang serta memiliki konidia bersekat dan membentuk silindris membulat pada kedua ujungnya. Pengamatan dilapangan diperoleh hasil kejadian penyakit sebesar 5.85% dan keparahan penyakit sebesar 4.28%
PENDUGAAN NILAI KOEFISIEN KERAGAMAN GENETIK DAN KARAKTERISTIK AGRONOMI PADA BEBERAPA KULTIVAR PADI GOGO LOKAL
Padi (Oryza sativa L) merupakan salah satu bahan makanan pokok yang benyak diminati oleh penduduk dunia termasuk Indonesia. Pola konsumsi masyarakat yang masih sangat bergantung pada beras menyebabkan tingginya permintaan beras secara berkelanjutan di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Nilai koefisien keragaman genetik pada beberapa kultivar padi gogo lokal dan untuk mengetahui karakter morfologi yang unggul pada beberapa kultivar padi gogo lokal. Penelitian ini disusun dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tujuh kultivar sebagai perlakuan yang diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat tiga pulu dua petak percobaan. Data yang terkumpul akan dianalisis dengan analisis ragam Koefisien keragaman genotip dan fenotip, dan di uji dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian berdasarkan nilai koefisien keragaman genetik menunjukkan nilai koefisien keragaman genetik berkisar antara 2,84% hingga 38,50%. Hampir semua sifat memiliki nilai koefisien keragaman genetik yang rendah kecuali sifat produksi (ton/ha). Terdapat tujuh (7) kultivar padi gogo lokal yang memiliki karakter agronomi yang sangat tinggi antara lain kultivar jahara, delima, pulu tau leru, pulu konta, buncaili, pae bohe dan uva buya
ANALISIS PENENTUAN KOMODITI BASIS SUBSEKTOR TANAMAN HORTIKULTURA SEMUSIM DI KABUPATEN MOROWALI UTARA
Tanaman hortikultura semusim khususnya tanaman sayuran dan buah-buahan merupakan salah satu subsektor pertanian yang turut mendukung terbentuknya Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Morowali Utara walaupun jumlah produksinya tiap tahun mengalami fluktuasi pada tahun 2016 sektor pertanian,kehutanan dan perikana memjadi penyumbang terbesar dalam pembentukan PDRB Kabupaten Morowali Utara yaitu sebesar 36,79% akan tetapi pada tahun 2020 sektor yang menjadi penyumbang terbesar adalah Pertambangan dan Penggalian yaitu sebesar 36,41%. Sehingga pengembangan sektor pertanian terkhusus sub sektor tanaman hortikultura perlu di tingkatkan lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis komoditi tanaman hortikultura semusim yang menjadi basis dan non basis serta menganalisis perubahan peranan yang terjadi pada komoditi tanaman hortikultura semusim dimasa yang akan datang di Kabupaten Morowali Utara
ANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA SAMALILI KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pemasaran Kakao dari Desa Samalili Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala sampai ke Tangan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Samalili Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala dari Bulan Agustus sampai dengan Oktober 2020. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 30 orang produsen (petani) dan pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing Sampling) sehingga diperoleh sebanyak 1 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pedagang besar. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kakao di Desa Samalili melalui dua saluran pemasaran yaitu: Petani Pedagang pengumpul Pedagang besar Pabrik (Konsumen akhir), Petani Pedagang besar Pabrik (Konsumen akhir). Hasil analisis margin pemasaran kakao saluran 1 yaitu MT = Rp.10.000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.5.000/Kg. Bagian harga yang diterima petani kakao pada saluran 1 yaitu sebesar 75,00 %, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 87,05 %. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 2,3 %, sedangkan nilai efisiensi untuk saluran II adalah sebesar 2,0%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,0%
PENGARUH KONSENTRASI POC BONGGOL PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SEMANGKA (Chitrulus vulgaris Schrad)
Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Poboya Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk mengetahui pengaruh pemberian POC bonggol pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman semangka. Waktu penelitian dimulai pada bulan Maret sampai Mei 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yaitu POC bonggol pisang yang terdiri dari 5 taraf : P0 = tanpa pemberian POC bonggol pisang, P1 = pemberian POC bonggol pisang 100 ml/liter, P2 = Pemberian POC bonggol pisang 200 ml/liter, P3 = Pemberian POC bonggol pisang 300 ml/liter, P4 = Pemberian POC bonggol pisang 400 ml/liter. Perlakuan ini diulang sebanyak 4 kali. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan dilakukan pengamatan terhadap panjang tanaman, jumlah daun, umur berbunga, berat buah dan diameter buah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa konsentrasi POC bonggol pisang 300 ml/liter air (P3) telah nyata meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman semangka pada semua parameter pengamatan yaitu, panjang tanaman, jumlah daun, umur berbunga, jumlah buah, berat buah dan lingkar buah
PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI GOGO LOKAL KULTIVAR DONGAN PADA PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK DAN PUPUK ORGANIK CAIR
Teknologi pemupukan merupakan salah satu faktor penentu dalam meningkatkan hasil panen dan juga sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang baik pada setiap kosentrasi POC terhadap pertumbuhan dan hasil padi gogo lokal kultivar dongan, untuk mendapatkan dosis pupuk NPK yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi gogo lokal kultivar dongan, dan untuk mendapatkan konsentrasi POC yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi gogo lokal kultivar Dongan. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Desa Tamarenja (Kalama) dengan letak lintang LS 00o26’51.4 BT 119o 49’50.5 Kecamatan Sindue Tobata, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan ketinggian tempat 185-250 mdpl. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pupuk NPK dosis 300 kg ha-1 dan POC 60 ml/L memberikan pertumbuhan dan hasil yang baik pada tanaman padi gogo lokal kultivar dongan, Pupuk NPK 300 kg ha-1 memberikan pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo kultivar dongan yang ditunjukan oleh tinggi tanaman 9 dan 11 MST lebih tinggi, jumlah daun lebih banyak, daun lebih panjang, daun lebih lebar, umur keluar malai lebih cepat, jumlah gabah lebih banyak, gabah semakin bernas, dan produksi ton per hektar lebih tinggi dan POC kosentrasi 60 ml/L meningkatkan pertumbuhan dan hasil tnaman padi gogo kultivar dongan yang ditunjukan oleh umur keluar malai lebih cepat, gabah lebih lebar, presentase gabah hampa rendah, dan bobot 1000 biji lebih berat
ANALISIS NILAI TAMBAH KEDELAI PADA INDUSTRI RUMAH TANGGGA ASROFI DI DESA KARAVE KECAMATAN BULUTABA KABUPATEN PASANGKAYU
Industri Tahu umumnya merupakan industri rumah tangga dengan nilai investasi kecil dan jumlah tenaga kerja sedikit. Namun demikian, industri Tahu telah menjadi sumber penghidupan bagi sebagian rakyat kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat pendapatan dan nilai tambah dari kedelai setelah diolah menjadi tahu. Penelitian ini dilaksanakan di Industri Tahu Asrofi, Desa Karave Kecamatan Bulutaba Kabupaten Pasangkayu. Penentuan lokasi ini melalui pencarian secara sengaja (Purposive). Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Maret 2022, responden yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 3 orang. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis nilai tambah (Metode Hayami).Berdasarkan hasil penelitian, produksi tahu pada industri rumah tangga Asrofi selama Bulan Januari Tahun 2022 menggunakan 1.100 kg kedelai dan menghasilkan 985 Kg/tahu, dengan penerimaan total yang dipeoleh pada Bulan Januari Tahun 2022 sebesar Rp.24.600.000, dengan pendapatan bersih yaitu sebesar Rp.5.373.467. Hal ini berarti industri tersebut masih cukup baik untuk diusahakan karena masih memberi keuntungan bagi pemilik usaha. Besarnya nilai tambah yang tahu yang diperoleh yaitu sebesar Rp.9.573/Kg. Hal ini menunjukan bahwa setiap satu Kilogram kedelai setelah mengalami proses produksi mampu memberikan nilai tambah sebesar Rp.9.573 dengan Keuntungan sebesar Rp.8.930