Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
Strategi Pengembangan Usaha Cokelat Pasta Pada Industri Rumah Cokelat Di Kota Palu
Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui strategi pengembangan industri Rumah Cokelat di Kota Palu yang terletak di jalan Setia Budi Palu Timur Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan bulan April 2016. Jumlah responden adalah 4 orang yang terdiri atas 1 orang pimpinan, 1 orang karyawan dan 2 orang konsumen. Alat analisis yang digunakan adalah SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, strategi pengembangan yang dilakukan pada industri Rumah Cokelat adalah memanfaatkan seluruh kekuatan dan peluang sebesar-besarnya (strategi S-O) untuk mengurangi kelemahan dan memperkecil ancaman yangdalam hal ini dipresentasikan pada kuadran satu.yaitu Memanfaatkancita rasa original biji kakao, produk yang berkualitat, menggunakan lemak kakao asli, dan bahan baku yang berkualitas dari aspek kekuatan. Memanfaatkan peluang yang ada yaitu belum ada produk cokelat pasta yang sama di kota Palu, prmintaan pasar khususnya IKM/UKM terhadap produk coklat pasta makin besar seiring dengan meningkatnya permintaan hasil olahan berbasis cokelat, dan adanya kebijakan pemerintah yang menjadikan kakao sebagai komoditi unggulan
Respon Varietas Tanaman Sawi (Brassica juncea L.) Terhadap Larutan Hara (Ab Mix) Pada Sistem Hidroponik
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi dua varietas tanaman sawi pada sistem hidroponik substrat dan konsentrasi larutan AB Mix sesuai pada masing-masing varietas. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan Maret 2016, di Green House, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako dengan menggunakan metode Rancangan Petak Terpisah. Petak utama tanaman sawi varietas Tosakan dan Shinta, sedangkan anak petak adalah konsentrasi larutan hara AB Mix yakni 4 ml/L air, 5 ml/L air, 6 ml/L air dan 7 ml/L air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Larutan hara AB Mix secara umum sangat baik untuk menunjang produksi sawi pada hidroponik substrat. Varietas Tosakan memiliki respon yang lebih baik dari varietas Shinta. Terjadi interaksi antara varietas dan konsentrasi larutan hara, konsentrasi larutan hara yang baik untuk varietas Tosakan adalah 6 ml/L, hal tersebut ditunjukkan oleh jumlah daun yang lebih banyak pada semua umur tanaman, daunnya yang lebih luas, tajuk dan akar (basah dan kering) lebih berat, sedangkan pada varietas Shinta konsentrasi larutan hara 4-7 ml/L menghasilkan produksi yang tidak berbeda nyat
Analisis Produksi Karet Rakyat Di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi produksi karet Rakyat di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pontangoa pada Bulan November- Desember. Penentuan Responden dilakukan dengan menggunakan metode Sistem Random Sampling. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 31 KK dari 407 populasi petani. Alat analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi cobb-douglas. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan semua variabel berpengaruh sangat nyata terhadap produksi karet, dimana F-hitung 545,377>F-tabel 3,85 pada tingkat ? 5%, Sehingga H0 tidak dapat diterima dan H1 teruji kebenarannya. Berdasarkan hasil uji t (parsial) menunjukkan bahwa variabel luas lahan thitung (4,759)> ttabel (2,478), jumlah tanaman thitung (6,236) >ttabel (2,478), tenaga kerja thitung (-2,567) >ttabel (2,478) sehingga hipotesisnya H0 ditolak dan H1 teruji kebenarannya, variabel SP-36 thitung (0,238) ttabel (2,499) dan pengalaman bertani thitung (1,853) ttabel (2,478), sehingga hipotesisnya H0 tidak dapat ditolak dan H1 belum teruji kebenarannya. Kedua variabel tersebut berpengaruh tidak nyata terhadap produksi karet di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya
Pertumbuhan Dan Hasil Dua Varietas Bawang Merah (Allium Ascalonicum L.) Pada Berbagai Jarak Tanam
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil dua varietas bawang merah (Allium ascalonicum L.) pada berbagai jarak tanam. Selain itu untuk menentukan jarak tanam yang sesuai masing-masing varietas. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari : (1) dua varietas bawang merah yaitu; (V1) Varietas Lembah Palu (V2) varietas Bima, (2) jarak tanam; (J1) 20 cm x 10 cm, (J2) 20 cm x 15 cm, (J3) 20 cm x 20 cm dan (J4) 20 cm x 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawang merah varietas bima dan lembah palu menunjukkan respon pertumbuhan dan produksi yang berbeda terhadap jarak tanam yang dicobakan. Bawang merah varietas bima menghasilkan jumlah umbi, berat segar tanaman dan berat segar umbi/rumpun lebih berat dibandingkan varietas lembah palu. Jarak tanam yang renggang (20 cm x 25 cm) meningkatkan produksi tanaman secara individu pada kedua varietas yang diuji, namun secara komulatif jarak tanam yang sempit (20 cm x 10 cm) produksinya lebih tinggi. Produksi bawang merah varietas bima pada jarak tanam yang sempit 7,55 ton/ha sedangkan varietas lembah palu 2,45 ton/ha
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP SIFAT FISIKA TANAH DAN HASILTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill.)DI DESA BULUPOUNTU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Penelitian ini bertujuanuntuk menentukan pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap sifat fisika tanahdanpertumbuhantanaman tomat. Penelitian ini mulai pada bulan September sampai bulan Desember 2014di Desa Bulupountu, Kecamatan Sigi Biromaru,Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilakukanmenggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pemberian pupuk kandang sapi terdiri dari 3 taraf perlakuan, tanpa pupuk (kontrol)15 Mg ha-1,30 Mg ha-1 dan 45 Mg ha-1. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 12 plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk kandang sapi berpengaruh nyata terhadap variabel pengamatan tinggi dan jumlah buah tanaman tomat. Penambahan bahan organik dapat memperbaiki sifat fisika tanah terutama pada variabel pengamatan bobot isi tanah, porositas dan permeabilitas. Dosis pupuk kandang sapi yang baik digunakan untuk pertumbuhan dan hasil tanaman tomat ialah 30 Mg ha-1.Penggunaan pupuk kandang sapi secara berlebihan dapat menurunkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat