Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI BAWANG MERAH LOKAL PALU DI DESA OLOBOJU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPETEN SIGI
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dengan menggunakan analisis SWOT maka dapat disimpulkan bahwa, strategi pengembangan usahatani bawang merah yang dapat di aplikasikan pada“strategi pengembangan Usahatani Bawang Merah Lokal Palu di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi” yaitu dengan memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya (Strategi S-O). Posisi kuadran berada pada kuadran satu atau pada posisi terdiri dari tiga strategi yaitu memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada. Menggunakan bibit yang baik dan unggul dan meningkatkan kualitas produk yang mempunyai ciri khas sehingga dapat bersaing dengan usaha-usaha yang ada di kota palu, memiliki harga yang terjangkau dan stabil dikalangan masyarakat sehingga memungkinkan produk bawang merah tersebut dapat di pasarkan di berbagai kalangan. Terus menjaga dan meningkatkan kualitas produk olahan sehingga menjadi produk yang unggul di Kota Palu
PENGARUH MEDIA TANAM DAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO ( Theobroma cacao L.)
Pembibitan dalam budidaya kakao sangat diperlukan agar diperoleh bahan tanam yang berkualitas. Pertumbuhan varietas bibit kakao itu sendiri dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti ketersediaan air, intensitas cahaya, suhu, hara dan media tumbuh. jenis tanah yang digunakan dalam media pembibitan kakao haruslah subur. Namun sering kali tanah yang digunakan dalam media tumbuh bibit kurang cukup mengandung unsur hara, perlu diberi pupuk agar ketersediaan hara dapat terpenuhi. Pemupukan sangat erat kaitannya dalam perbaikan sifat fisik, biologi, dan kimia tanah. Pemanfaatan pupuk organik cair atau padat menjadi salah satu alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media tanam dan pemberian pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) Penelitian ini di laksanakan di Desa Balamoa kec. dolo barat dan penelitian ini di laksanakan pada bulan Maret sampai bulan Juni 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial 4 x 4 dengan 3 ulangan. Dengan demikian terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan dengan 3 ulangan. Dan terdapat beberapa yang dilakukan yaitu analisis keragaman (Anova), apabila untuk perlakuan yang berpengaruh akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%.Hasil yang di peroleh interaksi antara kombinasi media tanam dan POC nasa berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pengaruh tunggal Media tanam tanah + arang sekam berpengaruh sangat nyata pada awal-awal pertumbuhan khususnya pada tinggi tanaman dan diameter batang adapun pada akhir penelitian media tanam serbuk gergaji berpengaruh sangat nyata hanya pada volume akar di banding media lainnya. Pengaruh tunggal perlakuan POC pada konsentrasi 2ml/L memberikan pengaruh sangat nyata hanya pada awal Pertumbuhan tinggi tanaman dan diameter batang
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI DESA KULU KECAMATAN LARIANG KABUPATEN PASANGKAYU
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Kulu Kecamatan Lariang. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Kulu merupakan salah satu desa yang memproduksi kelapa sawit terbesar diantara 7 Desa yang ada di Kecamatan Lariang Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan juli 2019 Metode Penentuan Responden Responden dalam penelitian ini ialah petani yang melakukan usahatani kelapa sawit yang merupakan petani swadaya yang di Desa Kulu Kecamatan Lariang Kabupaten Pasangkayu. Metode penelitian yang digunakan yakni metode Random Sampling yakni dimana 30 sampel petani responden diambil dari total populasi 75 orang dengan pertimbangan populasi dalam keadaan homogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penerimaan responden sebesar Rp 7.192.000/1,6 ha atau Rp 4.448.659,79/ha dengan ata-rata biaya tetap yang dikeluarkan sebesar Rp 459.431/1,6 ha atau 284.183,94/ha, biaya variabel Rp 4.371.367/1,6 ha atau 2.703.938,14/ha, sehingga total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 4.830.797/1,6 ha atau Rp.2.988.122,08/ha. Dari total penerimaan dan biaya yang dikeluarkan tersebut diketahui pendapatan yang diperoleh dari usahatani kelapa sawit di Desa Kulu Kecamatan Lariang Kabupaten Pasangkayu sebesar Rp 2.534.503/1,6 ha atau Rp 1.567.733,59h
KONTRIBUSI USAHATANI CENGKEH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA SAKITA KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi usahatani cengkeh terhadap pendapatan rumah tangga petani. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2021. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan dengan metode acak sederhana (simple random sampling), dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden dari jumlah populasi sebanyak 120 orang. Analisis yang digunakan yaitu analisis pendapatan. Penelitian ini analisis pendapatan untuk mengetahui total pendapatan petani yang diperoleh dari usahatani cengkeh, non usahatani cengkeh dan non usahatani selanjutnya menggunakan analisis kontribusi untuk mengetahui seberapa besar kontribusi usahatani cengkeh terhadap pendapatan rumah tangga petani di Desa Sakita. Hasil analisis menunjukan penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. 36.125.000 dan biaya yang dikeluarkan responden petani cengkeh sebesar Rp. 12.029.063, penerimaan dikurangi dengan biaya total didapatkan pendapatan petani cengkeh sebesar Rp. 21.805.861 dalam satu kali musim panen dengan kontribusi usahatani terhadap pendapatan tumah tangga di Desa Sakita Kecamatan Bungku Tengah sebesar 47,65% dan di kategorikan rendah
RESPONS PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG DAUN (Allium fistulosum L.) TERHADAP PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG
Bawang daun (Allium fistulosum L.), merupakan tanaman sayuran daun semusim yang berbentuk rumput, sering disebut bawang daun karena yang di konsumsi daunnya saja. Teknik budidaya yang digunakan yaitu tabulampot yaitu teknik dengan memanfaatkan ruangan yang terbatas untuk menumbuhkan tanaman yang produktif dalam pot, jenis metode yang digunakan adalah pemupukan. Pemupukan merupakan salah satu cara untuk memperbaiki tingkat kesuburan tanah dan meningkatkan produksi tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang daun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021 sampai Februari 2022 di Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan dosis pupuk kandang terdiri dari 5 taraf yaitu: M0 (kontrol), M1 (50g setara dengan 5 ton/ha), M2 (100g setara dengan 10 ton/ha), M3 (150g setara dengan 15 ton/ha), M4 (200g setara dengan 20 ton/ha). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 15 unit percobaan. Setiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sehingga diperoleh 45 tanaman. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa pemberian pupuk kandang pada tanaman bawang daun berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun jumlah anakan umur 40 HST, 50 HST, dan 60 HST. Perlakuan M4 dengan dosis pupuk 200g/tanaman memberikan hasil yaitu rata-rata tinggi tanaman 53,55 cm, jumlah daun 11,11 helai, jumlah anakan 3.00 anakan, luas daun 98,57 cm², berat basah 27,35g, berat kering 4,50g, dibandingkan dengan perlakuan M0, M1, M2, M3
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI JAGUNG DI DESA SINTUWU KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI SULAWESI TENGAH
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi produksi Jagung di Desa Sintuwu di antaranya pengaruh dari luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska, dan tenaga kerja. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020 di Desa Sintuwu. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana. Analisis data yang digunakan yakni Analisis Cobbdouglas Berdasarkan dari hasil analisis yang dilakukan, maka diperoleh kesimpulan secara simultan variabel Luas Lahan (X1), Benih (X2), Pupuk Urea (X3), Pupuk Phonska (X4) Dan Tenaga Kerja (X5) berpengaruh nyata secara signifikan terhadap produksi jagung di desa Sintuwu. hal tersebut ditunjukkan oleh nilai (701,596) > (2,50). Secara parsial variabel Benih (X2) Dan Tenaga Kerja (X5) berpengaruh nyata terhadap produksi jagung di desa Sintuwu sedangkan variabel Luas Lahan (X1), Pupuk Urea (X3) Dan Pupuk Phonska (X4), berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi jagung di desa Sintuwu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah
SIFAT FISIKA TANAH PADA BEBERAPA KELERENGAN LAHAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI DESA BONEMARAWA KECAMATAN RIO PAKAVA KABUPATEN DONGGALA
Kemiringan lereng dan panjang lereng sangat menentukan karakteristik topografi suatu daerah Kedua faktor tersebut menentukan kecepatan dan volume aliran permukaan. Lahan miring memiliki potensi kerusakan tanah akibat erosi, seperti penurunan kandungan bahan organik tanah, berkurangnya kandungan unsur hara dan ketersediaan air bagi tanaman. Penelitian lapangan dilaksanakan di Desa Bonemarawa Kecamatan Riopakava Kabupaten Donggala. Adapun analisis tanah dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan bulan November 2024. Penentuan unit lahan dilakukan melalui overlay peta kelerengan dan peta penggunaan lahan, dengan analisis tanah dilanjutkan di laboratorium. Setiap sampel diberi kode sesuai titik pengambilan, seperti T1 (Titik Pertama), T2 (Titik Kedua), dan T3 (Titik Ketiga) dengan total jumlah sampel sebanyak 12 sampel
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KELAPA SAWIT DI DESA RIO MUKTI KECAMATAN RIO PAKAVA KABUPATEN DONGGALA
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani kelapa sawit di Desa Rio Mukti Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala. Responden dalam penelitian ini adalah petani kelapa sawit Desa Rio Mukti, penentuan responden menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling) jumlah sampel sebanyak 32 responden petani kelapa sawit. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan usahatani. Hasil analisis menujukkan bahwa jumlah produksi 204.750 Kg/5,62 Ha/Tahun atau 36.432. Kg/Ha/Tahun dengan harga jual tandan sebesar Rp. 1.000/Kg, total biaya Rp. 37.561.395./5,62Ha/Tahun atau sejumlah Rp. 6.683.522 /Ha/Tahun. Dan penerimaan Rp. 205.897.500/5,62Ha/Tahun atau sejumlah Rp. 36.636.566/Ha/Tahun, sehingga pendapatan adalah Rp. 168.336.104/5,62Ha/Tahun atau sebesar Rp. 29.953.043 /Ha/Tahun
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR URIN SAPI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair urin sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian ini bertempat di Desa Kalukubula, Kecamatan Sigibiromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah dimulai pada November sampai Januari tahun 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga terdapat 15 unit percobaan, kemudian setiap unit percobaan menggunakan tiga tanaman atau polibag, sehingga terdapat 45 tanaman atau polibag. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kontrol atau tanpa urin sapi (P0), konsentrasi urin sapi 5% (P1), konsentrasi urin sapi 10% (P2), konsentrasi urin sapi 15% (P3), konsentrasi urin sapi 20% (P4). Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai konsentrasi pupuk organik cair urin sapi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Konsentrasi pupuk organik cair urin sapi 20% menunjukkan hasil tertinggi terhadap berat segar tajuk tanaman selada yaitu 30,44 gram.
 
DISTRIBUSI VERTIKAL UNSUR HARA FOSFOR (P) PADA LAHAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN BUDONG-BUDONG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi vertikal unsur hara fosfor (P) tanah pada lahan kelapa sawit di Kecamatan Budonng-Budong sehingga dapat diketahui pada kedalaman berapa unsur fosfor (P) banyak terakumulasi dalam tanah. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Budong-Budong, Kabupaten Mamuju Tengah dan analisis sifat kimia tanah akan dilaksanakan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2021. Analisis data yang digunakan menggunakan metode deskriptif eksploratif yaitu mendeskripsikan masing-masing variabel sifat kimia tanah berdasarkan hasil analisis di laboratorium serta lapangan dan didukung oleh data curah hujan lima tahun terakhir di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi fosfor (P) pada Lahan Kelapa Sawit di Kecamatan Budong-Budong memiliki nilai yang berbeda. Nilai tertinggi P-Total secara keseluruhan terlihat pada titik sampel 2 dengan kedalaman 0 cm atau lapisan atas yaitu 48,37 mg/100 g, dan yang terendah terdapat pada titik sampel 3 dengan kedalaman vertikal 60 cm yaitu, 7,61 mg/100 g. Nilai data ke 4 titik sampel pada gambar 4, menunjukkan nilai data yang sangat berbeda, dimana pada titik sampel 2 dan 4 memiliki nilai kadar P-Total tinggi di kedalaman 60 cm. Berbeda halnya pada titik sampel 1 dan 3 yang memiliki nilai kadar P-Total sedang. Nilai P-Tersedia tertinggi secara keseluruhan terlihat pada titik sampel 2 dengan kedalaman 60 cm yaitu 32,93 ppm dan yang terendah terdapat pada titik sampel 1 dengan kedalaman vertikal 60 cm yaitu ,3,36 ppm