Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani padi sawah di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dolago, Responden sebanyak 40 orang, dipilih dengan menggunakan metode sampel acak sederhana. Analisis digunakan analisis pendapatan, analisis kelayakan usahatani, dan analisis regresi linear berganda. Hasil uji-F menunjukkan semua variabel panen, bibit, pupuk urea, pupuk ponska, jumlah tenaga kerja, dan pestisida secara simultan berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani padi sawah di Desa Dolago pada taraf ? 5% . Secara parsial (uji t) bibit dan pestisida berpengaruh nyata terhadap pendapatan usahatani padi sawah. Sedangkan panen, pupuk urea, pupuk urea, dan tenaga kerja berpengaruh tidak nyata terhadap pendapatan usahatani padi sawah di Desa Dolago pada taraf kepercayaan 5%. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui bahwa rata-rata penerimaan setiap responden yaitu sebesar Rp 42.975.000 /1,35 ha atau Rp 31.833.333/ha. Total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp. 10.668.789/ 1,35 ha, atau Rp. 7.902.807/ ha sehingga pendapatan sebesar Rp.31.306.211/ 1,35 ha atau Rp. 23.930.527/ ha. Hasil analisis kelayakan diperoleh usahatani padi sawah di Desa Dolago layak nilai R/C = 4,02 menunjukkan bahwa R/C > 1, artinya pengeluaran sebesar Rp. 100,- akan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 402,-
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PRODUK HERBAL ASYIFAA DI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Identifikasi faktor internal dan eksternal perusahaan yang dapat mempengaruhi usaha herbal Asyifaa di Kota Palu dalam menentukan dan merumuskan strategi yang tepat untuk pemecahan masalah dan pengembangan perusahaan, dan (2) Merumuskan rekomendasi alternatif strategi pengembangan yang tepat. Analisis yang digunkan adalah analisis SWOT. Hasil analisis menunjukan bahwa faktor Internal dan Eksternal yang dapat berpengaruh terhadap penentuan strategi pengembangan usaha kualitas produk, keberagaman pilihan produk, pengalaman usaha cukup lama, keterbatasan bahan baku, produksi masih rendah, promosi belum efektif, berkembangnya media promosi, adanya bantuan pemerintah dan non pemerintah, kurangnya pesaing dari usaha yang sama, potensi persaingan dalam kota, bahan baku yang bergantung pada iklim, dan kenaikan biaya pelengkap. Strategi yang dihasilkan yaitu memanfaatkan media promosi yang berkembang dengan mempromosikan dan menawarkan kualitas produk dan keberagaman produk yang dimiliki oleh perusahaan, memperluas jaringan pemasaran dengan mengefektifkan bantuan dan dukungan dari pemerintah dan non pemerintah dengan memanfaatkan kualitas produk dan keragaman produk yang dimiliki, menguasai pasar herbal dalam kota dengan memanfaatkan pengalaman berusaha yang telah lama dan menggunakan kualitas dan keberagaman produk sebagai alat sarana penguasaan pasar dalam kota
MAKSIMISASI PROFIT USAHA SAMBAL IKAN ROA PADA UKM MBOK SRI DI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan mengetahui keuntungan maksimum sambal ikan roa kemasan 300 gram yang diperoleh pada Industri Rumah Tangga Mbok Sri di Kota Palu dan mengetahui keuntungan maksimum sambal ikan roa kemasan 150 gram yang diperoleh pada Industri Rumah Tangga Mbok Sri di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan di Industri Rumah Tangga Mbok Sri Kota Palu pada bulan November 2019 – Februari 2020. Penentuan responden dilakukan secara purposive. Responden adalah pimpinan perusahaan, dengan pertimbangan bahwa pimpinan perusahaan mengetahui sejarah berdirinya perusahaan, kapasitas produksi, dan kondisi keungan perusahaan.Hasil analisis Linear Programming menunjukkan bahwa produksi sambal ikan roa kemasan 300 gram diproduksi sebanyak 900 unit/kemasan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimum. Penggunaan sumber daya pada Industri Mbok Sri berdasarkan hasil penelitian untuk meningkatkan keuntungan adalah 47,7 kg bahan baku, 47,7 kg cabe, 119,7 liter minyak goreng, modal sebesar Rp12.392.855 dan tenaga kerja sebesar 288 HOK
ANALISIS PERTUMBUHAN JAGUNG UNGU (Zea mays L.) TERHADAP CEKAMAN SALINITAS PADA FASE VEGETATIF
Tujuan penelitian dilakukan untuk mengkaji dampak salinitas pada jagung ungu pada fase vegetatif dengan berbagai konsentrasi NaCl yang berbeda. Penelitian dimulai pada bulan Agustus sampai Oktober 2020 di Green House, Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Hasil penelitian dan pengamatan menunjukkan bahwa pada tingkat salinitas tinggi konsentrasi 0.55% yang memiliki dampak buruk akibat cekaman salinitas terhadap jagung ungu sehinggga berdampak pada Kehijauan Daun. Pemberian perlakuan garam NaCl pada tanaman jagung ungu memberikan pengaruh nyata pada Nisbah Akar Tajuk namun tidak berpengaruh nyata pada Laju Asimilasi Bersih, Laju Pertumbuhan Nisbih, Kehijauan daun dan Nisbah luas daun
PENGARUH EKSTRAK BEBERAPA JENIS TANAMAN SEBAGAI INSEKTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN SERANGAN LALAT BUAH Bactrocera sp. (Diptera:Tephritidae) PADA TANAMAN CABAI RAWIT
This study aims to determine the effect of extracts of several types of plants as plant-based insecticides to control fruit fly attacks on cayenne pepper plants. This research was conducted from February to April 2017 in Lumbutarombo Village, Banawa Selatan District, Donggala Regency, Central Sulawesi. This study used a randomized block design (RBD), consisting of 5 treatments namely: A0 = Control, A1 = Patchouli Extract, A2 = Basil Extract, A3 = Lemongrass Extract, and A5 = Lime Extract. From the results of the study showed that lemon grass leaf extract was more effective in controlling the intensity of the fruit fly attack on the chili plants. Based on the results of observation, the highest average intensity of fruit fly attack in A0 (control) treatment was 6.83%, while the lowest intensity of attack was in A3 treatment (lemongrass leaf extract), which was 2.16%. Based on observations it can be concluded that the treatment of lemongrass leaf extract as a vegetable insecticide significantly affects the intensity and is more effective in controlling the attack of Bactrocera sp. in chili plants
HERITABILITAS DAN KORELASI ANTAR SIFAT BEBERAPA KULTIVAR JAGUNG (Zea mays L) LOKAL SIGI
Produktivitas jagung belum mampu memenuhi permintaan dalam negeri sehingga impor masih dilakukan. Peningkatan produksi jagung merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan impor jagung. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai heritabilitas dan sifat-sifat yang dapat digunakan sebagai indikator seleksi secara tidak langsung untuk meningkatkan hasil tanaman jagung. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah, mulai Bulan Agustus sampai November 2019 Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap terdiri dari lima perlakuan genotip yaitu kultivar jagung marawola berjenis lanca, biasa, lei, gento dan pulut lokal, diulangi tiga kali dan tiap kultivar terdiri atas lima tanaman sehingga didapatkan 75 unit perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai heritabilitas yang diperoleh yaitu dari yang terendah sampai yang tertinggi. Nilai heritabilitas terendah terdapat pada parameter antosianin rambut dengan nilai 30,21 sedangkan nlai heritabilitas tertinggi terdapat pada parameter jumlah biji pertongkol dengan nilai 99,75. Jumlah biji pertongkol, diameter batang, tinggi letak tongkol, muncul malai, umur panen, hijau daun, muncul rambut, berat seratus biji, berat biji pertongkol, berat tongkol tanpa kelobot, berat tongkol dengan kelobot, panjang tongkol dengan kelobot merupakan sifat-sifat yang memiliki nilai heritabilitas tinggi, kadar antosianin rambut dengan tergolong sedang. Berat 100 biji memiliki koefisien korelasi positif dan tinggi terhadap berat tongkol tanpa kelobot sehingga sifat ini dapat digunakan sebagai kriteria seleksi secara tidak langsung untuk meningkatkan hasil tanaman jagung
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa. L) DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR PADA SISTEM HIDROPONIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon tanaman pakcoy terhadap konsentrasi pupuk organik cair dalam sistem hidroponik. Penelitian dilaksanakan di Jl. Setia Budi, Lrg LDII No. 10, Palu, Sulawesi Tengah dan pada Laboratorium Hortikultura Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu, pada bulan Maret sampai Juni 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok satu faktor dengan 4 taraf perlakuan yang diulang sebanyak 6 kali, sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Perlakuan yang dilakukan adalah penyemprotan berbagai konsentrasi POC yaitu : tanpa perlakuan (P0), 3 ml POC/liter air (P1), 5 ml POC/liter air (P2) dan 7 ml POC/liter air (P3). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian POC menunjukkan pengaruh nyata terhadap setiap parameter pengamatan dan konsentrasi terbaik untuk tinggi tanaman, jumah daun, dan lebar daun yaitu pemberian 7 ml POC/liter air (P3), sedangan untuk berat segar dan kering yaitu pemberian 5 ml POC/liter air (P2)
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG DI DESA KAYUBOKO KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG
agung merupakan salah satu komoditi tanaman pangan yang penting dan berperan dalam pembangunan sektor pertanian. Jagung dapat menjadi barang substitusi beras dan ubi kayu bagi orang Indonesia dan merupakan makanan pokok kedua setelah beras. Jagung menjadi salah satu komoditi pertanian yang sangat-sangat penting dan saling terkait dengan industri besar, selain dikonsumsi sebagai sayuran, buah jagung juga dapat diolah menjadi aneka makanan. Kondisi ini membuat budidaya jagung memiliki prospek yang sangat menjanjikan, baik dari segi permintaan maupun harga jualnya. Kesadaran umum mengenai pentingnya pengembangan jagung sebagai komoditas masa depan semakin meningkat dimana kegunaan jagung tidak hanya untuk industri pangan tapi juga sebagai energi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan usahatani jagung di Desa Kayuboko Kacamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Kayuboko merupakan salah satu Desa penghasil jagung yang ada di Kecamatan Parigi Barat. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2019.Responden dalam penelitian ini adalah petani Jagung di Desa Kayuboko. Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling), dimana sampel yang diambil sebanyak 31 orang petani jagung dari populasi yang berjumlah 102 orang petani jagung. Pengambilan sampel sebanyak 31 orang petani jagung. Data yang digunakan dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder.Maka analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan. Berdasarkan hasil penelitian produksi jagung untuk satukali musim panen sebesar 3.519,35kg/1,18ha atau 2.982,50 kg/1.18ha, dengan harga jual sebesar Rp.3500/Kg. Rata-rata peneriman yang diperoleh Rp.12.317.741,94/1,18ha atau Rp.10.438.764,35/1.18ha. Total biaya yang dikeluarkan petani sebesar Rp.5.365.448,90/1,18ha atau Rp.4.546.990,59/ha. Sehingga pendapatan yang diperoleh petani sebesar Rp.6.952.293,03/1,18ha atau Rp.5.891.773,76/1.18ha
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Solanum lycopersicum L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN NPK
Tanaman tomat merupakan tanaman sayuran yang sudah di budidayakan sejak ratusan tahun silam, tanaman tomat berasal dari Amerika, yaitu daerah Andean yang merupakan bagian dari Negara Bolivia, Cili, Klombia, Ekuador dan Peru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) NASA dan pupuk NPK Mutiara terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik dan di Laboratorium Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu. Pada bulan Februari sampai Mei 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 (Lima) perlakuan. dengan rincian sebagai berikut: P0= Kontrol, P1= POC NASA 15 ml / l air + NPK Mutiara 5g/l air, P2= POC NASA 30 ml/ l air + NPK Mutiara 10g /l air, P3= POC NASA 45 ml / l air + NPK Mutiara 15 g / l air, P4= POC NASA 60 ml / l air + NPK Mutiara 20 g / l air. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, Perlakuan POC Nasa dan pupuk NPK Mutiara berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 30, dan 40 hari setelah tanam, jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman
PENILAIAN STATUS KESUBURAN TANAH PADA PENGEMBANGAN LAHAN KELAPA SAWIT (Elaeis quineensis Jacq.) di DESA LAEMANTA UTARA KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Status kesuburan tanah dicerminkan dari sifat tanah tersebut. Kondisi tanah yang subur merupakan syarat yang mutlak untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman, kesuburan tanah adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam budidaya tanaman kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status kesuburan tanah pada pengembangan lahan kelapa sawit di Desa Laemanta Utara, Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong, untuk analisis sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium Unit Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu. Penelitian ini dilkasanakan mulai bulan Februari sampai Maret 2021. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey secara langsung dimana peneliti meninjau secara langsung kondisi lahan yang akan dijadikan sebagai lokasi titik pengambilan sampel tanah. Pengambilan sampel tanah di ditentukan sebanyak 5 titik, dimana setiap masing-masing titiknya di ambil sebanyak 3 titik kemudian di kompositkan sehingga didapatkan 5 contoh sampel tanah. Analisis data yang dilakukan dengan metode desktiptif yaitu menjelaskan suatu keadaan yang ada dilapangan berdasarkan status kesuburan tanah pada lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan derajat kemasaman (pH) tanah dari masam sampai agak masam. Nilai C-Organik menunjukkan bahwa C-Organik tergolong berada pada kriteria tinggi sampai dengan sangat tinggi, denga nilai berkisar 4,48 – 5,58. Nilai Fosfor (P-Total) tergolong pada kriteria tinggi dengan nilai antara 42,83 – 50,06. Nilai Kalium (K-Total) tergolong pada kriteria rendah sampai kriteria sedang dengan nilai berkisar 14,43 – 32,50. Nilai Kejenuhan Basa (KB) tergolong pada kriteria tinggi dengan nilai berkisar antara 51,59 – 64,62. Nilai Kapasitas Tukar kation (KTK) tergolong pada kriteria rendah dengan nilai berkisar antara 12,39 – 14,98. Dari hasil analisis sifat kimia tanah di atas dapat disimpulkan bahwa secara umum atau tingkat kesuburan tanah di lokasi penelitian dalam keadaan sedang sampai dengan rendah