Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM

    No full text
    Tanaman bawang merah merupakan salah satu tanaman komoditas sayuran utama di indonesia. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2020 di kawasan usaha tani bawang merah petani Desa Maranatha Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Tujuan penelitian yaitu untuk mempelajari pengaruh komposisi  media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang dicobakan adalah komposisi media tanam yang terdiri tujuh taraf perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali dan masing-masing unit percobaan diujikan 3 tanaman sehingga terdapat 84 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa komposisi media tanam pengaruhnya sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Perlakuan komposisi media tanam berupa Tanah+Arang Sekam dengan komposisi 2:1 (M4) pengaruhnya lebih baik dari perlakuan lainnya. Pada perlakuan ini tanaman menjadi tinggi, daun yang lebih banyak dan umbi segar dan kering yang berat dibandingkan dengan kontrol pada perlakuan ini terjadi peningkatan produksi sebanyak 39,20 %. Disarankan penambahan arang sekam pada media tanam tanaman bawang

    FITOREMEDIASI TANAMAN BUNGA MATAHARI (Helianthus annus L.) DAN AKAR WANGI (Vetiveria zizanioides L.) DALAM MENGIKAT LOGAM BERAT MERKURI (Hg) PADA LIMBAH TAILING TAMBANG EMAS POBOYA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas tanaman bunga matahari (Helianthus annus L.) dan akar wangi (Vetiveria zizanoides L.) sebagai akumulator logam berat guna menurunkan konsentrasi Hg dalam tanah.  Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai juni tahun 2021 di screen house,  balai pengelolaan daerah aliran sungai palu-poso, universitas tadulako.  Sample tanah diperoleh dari daerah tambang emas, kelurahan poboya, kota palu. Analisis serapan merkuri dilaksanakan di Laboratorium Sumber Daya Alam dan lingkungan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako menggunakan alat mercury analyzer dan mercury detector.  Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman bunga matahari mampu menyerap Hg sebesar 0,0001 mg/kg pada umur 2 minggu setelah tanam, sedang pada umur yang sama tanaman akar wangi mampu menyerap Hg 0,0006 mg/kg. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pada waktu uji selama 8 minggu diperoleh efektifitas penyerapan tertinggi terdapat pada tanaman akar wangi dengan nilai serapan 0,0099 mg/kg  &nbsp

    ANALISIS PROFITABILITAS USAHA BAWANG GORENG PADA INDUSTRI LINDA DI KOTA PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai profitabilitas usaha bawang goreng pada Industri Linda di Kota Palu dengan harapan Industri Linda dapat mengetahui kemampuannya memperoleh  laba bersih dari hasil penjualannya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2020. Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dan penentuan responden juga dilakukan secara sengaja (purposive). Pengumpulan data pada penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis penerimaan, analisis biaya, analisis pendapatan, dan analisis profitabilitas. Hasil penelitian menunjukkan total penerimaan usaha bawang goreng pada bulan Februari 2020 sebesar Rp. 20.190.000 dengan total biaya Rp. 11.929.075 serta pendapatan yang diperoleh Rp. 8.260.925, sedangkan pada bulan Maret 2020 penerimaan sebesar    Rp. 17.430.000 dengan total biaya Rp. 10.309.019 serta pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 7.120.981. untuk nilai profitabilitas selama 2 bulan mengalami penurunan dengan total EAT di bulan Februari 2020 sebesar Rp. 8.327.512, pada bulan Maret 2020 total EAT sebesar Rp. 7.193.268. Penurunan nilai pada bulan Februari dan Maret 2020 mengalami fluktuasi yang disebabkan oleh naik turunnya pendapatan bawang goreng dengan presentase nilai RoI berkisar antara 72,51%-62,63%. Ini berarti bahwa setiap Rp. 100 penerimaan akan menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 72,51 sampai  Rp. 62,63 artinya dapat dikatakan bahwa Industri Linda layak untuk diusahakan dan dikembangkan lebih lanjut. &nbsp

    ANALISIS MANAJEMEN RANTAI PASOK UBI JALAR UNGU PADA UKM AULIA FOOD KECAMATAN LUWUK KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    UKM Aulia Food adalah salah satu perusahaan keripik di Kecamatan Luwuk Kabupaten Banggai ang telah berdiri sejak 10 Oktober 2007 dengan jumlah produksi Ubi Jalar sebesar 300.000 sampai 400.000 gram per bulan. Asal bahan baku diambil dari petani Kabupaten Banggai dan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran produk, aliran keuangan, dan aliran informasi ubi jalar ungu pada UKM Aulia Food, serta mengetahui performa (kemampuan) penyediaan barang pada tiap rantai komoditas ubi jalar ungu pada UKM Aulia Food.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2020. Data yang diperoleh dalam penelitian ini bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer yang diperoleh langsung dari pemilik dan pegawai UKM Aulia Food, Petani Ubi Jalar, Pedagang Ubi Jalar ungu dan Pedagang Keripik dari Produk Aulia Food. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur-literatur, dan kantor atau instansi terkait baik di kecamatan, kabupaten Banggai. Dalam rantai pasok ubi jalar Aulia Food, terdapat beberapa komponen rantai yang saling terintegrasi satu dengan lainnya antara lain, Petani ubi jalar kampung Padang, Pedagang Pasar Tani, Hingga pedagang keripik ubi jalar ungu di Toko Golden Hill. Dari penelitian ini terdapat beberapa saran: (1) Meningkatkan kualitas dalam alur informasi yang transparan sehingga menjamin keakuratan dalam segi harga, status ketersediaan barang, atau kualitas atau kuantitas barang (2) Meningkatkan sinergi antara badan struktur organiasi perusahaan Aulia Food sehingga bisa tiap struktur bisa bekerja sama sesuai dengan tupoksi organisasinya

    TOKSISITAS EKSTRAK SERAI WANGI TERHADAP ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda J.E Smith) (LEPIDOPTERA ; NOCTUIDAE) HAMA TANAMAN JAGUNG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui toksisitas ekstrak minyak atsiri Serai wangi (Cymbopogon nardus L) berdasarkan nilai LC50. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan konsentrasi dan 4 ulangan,. Konsentrasi serai wangi yang digunakan yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 15% dan 20%. Toksisitas larva  (LC50) minyak atsiri serai wangi yaitu berada pada konsentrasi 8.6% dengan mortalitas tertinggi terdapat pada konsentrasi 20% yang menyebabkan kematian larva hingga 95%. Oleh karena itu, Serai wangi dapat dimanfaatkan sebagai pestisida nabati

    STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PERKEBUNAN KARET DI KECAMATAN LEMBO RAYA KABUPATEN MOROWALI UTARA

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pengembangan usaha perkebunan karet di Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. Metode penelitian ini menggunakan analisis kualitatif untuk melihat prospek pengembangan karet dengan pendekatan analisis SWOT. Berdasarkan analisis lingkungan internal diperoleh faktor kekuatan dan faktor kelemahan yang merupakan isu strategis. Pada lingkungan eksternal diperoleh faktor peluang dan faktor ancaman yang merupakan isu strategis. Hasil menunjukan bahwa pengembangan usaha perkebuan karet di Kecamatan Lembo Raya berada pada strategi SO, yaitu memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar–besarnya dengan salah satu strategi meningkatkan kualitas tanaman karet melalui peningkatan SDM dengan mengadakan Penyuluhan dan Studi banding ke daerah yang lebih maju

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG LOKAL SIGI (Zea mays L.) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK NPK DAN LIMBAH CAIR TAHU

    No full text
    The purpose of this study was to find the optimal rate of NPK fertilizer and tofu liquid waste for the best growth and yields of Sigi local corn plant.  It was conducted at the Academic Garden located at Faculty of Agriculture, Tadulako University, from September to December 2021.  This study used a two-factorial Randomized Group Design (RGD) with three replicates. The first factor was NPK fertilizer with four rates, namely control (N0), 100 kg/ha (N1), 200 kg/ha (N2) and 300 kg/ha (N3). The second factor is the tofu liquid waste with 4 levels, namely Control (L0), 10 ml/ l water (L1), 20 ml/l water (L2) and 30 ml/l water (L3).   Data collected was analyzed using Analisys of Variance and Honest Tukey test. The results showed that there was no interaction effect between NPK fertilizer and tofu liquid waste on the growth and yields of Sigi local corn plant. The application of NPK fertilizers at a rate of 300 kg/ha resulted in improved growth of the corn plants specifically in term of leaf number, leeaf greenness, and stem diameter.  On the other hand, it appears that the use of tofu liquid waste at concentrations ranging from 10 to 30 ml/L has not shown any significant improvement in growth or yield of the local corn plants

    PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI MERAH (Capsicum annum L) PADA PEMBERIAN BERBAGAI PUPUK BIOORGANIK FOSFAT

    No full text
    Bioorganic phosphate fertilizers are becoming increasingly popular as a sustainable alternative to traditional chemical fertilizers. In the experimental field of the Faculty of Agriculture, UNTAD, research on the application of bioorganic phosphate fertilizer to chili (Capsicum annuum L.) was carried out. The objective was to establish the right dose of bioorganic phosphate fertilizers and how they would affect chili plant growth. The findings demonstrated that, with the exception of the number of branches, the use of bioorganic phosphate fertilizer significantly increased plant growth and agricultural yields. The relationship between the dose and the plant pattern\u27s response is non-linier.  The red chili plants responded better to the 2 g fertilizer plant-1 dose compared to the other treatments. The plants flowered earlier and produced the maximum amount (32.78 g) at this dose, an increase of 8 times above the control

    EFEKTIVITAS EKSTRAK AKAR TUBA Derris elleptica Benth TERHADAP WALANG SANGIT Leptocorisa acuta Thunberg (HEMIPTERA:ALYDIDAE) PADA TANAMAN PADI Oryza sativa L.

    No full text
    Walang sangit merupakan hama potensial yang menyebabkan pertumbuhan bulir padi kurang sempurna, biji/bulir tidak terisi penuh atau hampa sehingga menyebabkan kerusakan dan kehilangan hasil produksi mencapai 15%-50%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak akar tuba (Derris elliptica) terhadap mortalitas, intensitas serangan walang sangit serta hasil produksi tanaman padi. Penelitian telah dilaksanakan pada persawahan milik petani di Desa Tindaki, Kecamatan Parigi Selatan, Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah pada bulan November 2020 sampai bulan Maret 2021. Metode penelitian  yang di gunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi ekstrak akar tuba yaitu P0 = 0%, P1= 2%, P2= 4%, P3= 6%, P4= 8%, dan P5= 10%, yang masing-masing  diulang sebanyak 4 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak akar tuba efektif terhadap mortalitas dan penekanan terhadap intensitas serangan walang sangit serta meningkatkan produksi tanaman padi. Pada perlakuan 8% (P4) dapat menyebabkan mortalitas yaitu sebesar 91, 61% dan dapat menekan intensitas serangan dengan rata-rata 11,63%, serta dapat meningkatkan hasil produksi tanaman padi dengan rata-rata produksi yaitu 7 ton/ha dengan selisih rata-rata setiap perlakuan 0,2 ton/ha

    REKLAMASI TANAH SALIN MENGGUNAKAN BAHAN ORGANIK DAN PENCUCIAN DI DESA SIDONDO I, KECAMATAN SIGI BIROMARU, KABUPATEN SIGI

    No full text
    Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember sampai April 2020 di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini bertujuan untuk menilai potensi pupuk organik dan pencucian guna memperbaiki salinitas tanah pada penggunaan lahan di Desa Sidondo I, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi. Prinsip dasar pengelolaan salinitas tanah adalah untuk menurunkan kadar garam dan nilai derajat salinitas (pH) dengan  menggunakan penambahan bahan organik dengan beberapa dosis (tanpa bahan organik, 30 ton/ha, dan 90 ton/ha) dan pencucian dengan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa bahan organik 30 ton/ha dan 90 ton/ha dengan 3 kali pencucian dapat menurunkan pH larutan dari 10 ke 8. Kadar Ca larutan menurun dengan meningkatnya bahan organik demikian pada tanah dengan kadar Na. Hasil analisis pH hasil pencucian cenderung menurun dari tertinggi 10,20 menjadi 9,78. Hasil penelitian ini menunjukan bahan organik dan pencucian belum mampu menurunkan pH tanah ke nilai yang optimal bagi pertumbuhan tanaman terutama tanaman-tanaman yang tidak toleran terhadap kadar garam tinggi

    65

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇