Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAUN GAMAL TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan  mengetahui pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair daun gamal terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau yang dilaksanakan di screen house Fakultas Pertanian pada bulan November 2019 sampai dengan Januari 2020.  Metode  yang dipergunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) satu factor  Perlakuan  yang dicobakan adalah kosentrasi POC Daun Gamal yang terdiri dari 5 level  yakni dari  0 ml/liter sampai 160 ml/liter. Hasil  menunjukkan bahwa kosentrasi yang dicobakan secara keseluruhan nyata pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman sawi. Terdapat kecendurungan  kosentrasi POC daun gamal 120 ml/ liter (P3) pengaruhnya lebih baik dibandingkan dengan kosentrasi yang lebih tinggi atau kontrol. Pada kosentrasi tersebut memberikan pengaruh yang leih baik  sehingga tanaman menjadi  tinggi dan jumlah daun yang banyak dan luas namun berat segarnya lebih ringan dari perlakuan 80 ml/liter (P2). Pada perlakuan P3 peningkatan berat segar tanaman sawi hanya 20,12 % dari control sedangkan pada P2 peningkatan berat segar mencapai  29,59 %  disarankan pada penggunaan POC daun gamal pada tanaman sawi dapat digunakan kosentrasi 120 -160 ml

    PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG UNGU (Zea mays Saccharata) PADA PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN UREA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi pemberian dosis pupuk urea dan pupuk organik yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ungu, untuk mendapatkan dosis pupuk organik yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ungu serta untuk mendapatkan dosis pupuk urea yang lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ungu. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ungkaya Kecamatan Witaponda Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah. Waktu penelitian mulai bulan Maret sampai Juni 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktorial. Faktor pertama yaitu dengan menggunakan pupuk organik yang terdiri dari perlakuan tanpa pupuk, pupuk organik 5 T  setara dengan 4,9 kg , pupuk organik 10 T  setara dengan 10 kg .  Faktor kedua yaitu menggunakan pupuk urea yang terdiri dari perlakuan tanpa pupuk, pupuk urea 400 kg  setara dengan 0,39 g , pupuk urea 600 kg  setara dengan 0,58 g . Variabel pengamatannya yaitu, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, diameter tongkol, panjang tongkol, jumlah baris/tongkol dan berat tongkol. Hasil penelitian menunjukan interaksi pupuk organik dan pupuk urea, berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan panjang tongkol. Penggunaan pupuk organik berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang dan panjang tongkol. Penggunaan pupuk urea berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris/tongkol dan berat tongkol

    EFIKASI HERBISIDA PADA SISTEM TABELA TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA DAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.)

    No full text
    Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mengetahui Efikasi Herbisida  dalam mengendalikan gulma pada tanaman padi sistem Tanam benih langsung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Balinggi Kabupaten Parigi Moutong,  Sulawesi Tengah.  Lokasi penelitian adalah lahan sawah milik petani setempat. Pelaksanaan penelitian dimulai pada bulan Desember 2019 sampai dengan bulan Maret 2020. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Percobaan Acak Kelompok (RAK) dengan 12 perlakuan, Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali sehingga terdapat 48 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis gulma terbanyak pada awal pertumbuhan padi di petak kontrol secara berturut-turut adalah : Eclipta alba, Fimbristylis miliacea, Leptochloa chinensis, dan Ludwigia octovalvis. Gulma yang muncul di petak kontrol umumnya memiliki jumlah daun 2-6 helai untuk jenis Eclipta alba,  Fimbristylismiliacea, dan Ludwigia octovalvis, dan 3-5 untuk jenis Leptochloa chinensis. Gejala keracunan yang timbul umumnya hanya pada selang waktu pengamatan dari 3 HSA  hingga 14 HSA, sedangkan pada 28 HSA persentasi gejala kerusakan  umumnya sudah semakin mengecil bahkan beberapa petak perlakuan sudah hilang.  Selanjutnya gejala tersebut hilang seluruhnya setelah melampaui 28 HSA. Herbisida Bispibag 2000 ml/ha umumnya efektif mengendalikan hingga 100 persen jenis gulma :Cyperus difformis, Ludwigia octovalvis, Cyperus iria, dan Eclipta alba. Sedangkan jenis gulma lainnya pengaruh herbisida sangat bervariasi tapi umumnya efektifitasnya lebih rendah

    EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP LARVA Crocidolomia pavonana F. (LEPIDOPTERA:PYRALIDAE) PADA TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak buah mengkudu yang efektif dalam mengendalikan Crocidolomia pavonana pada tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Binangga, Kecamtan Marawola, Kabupaten Sigi, Palu untuk penanaman. Proses perbanyakan larva dilakukan di Laboraturium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tadulako pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan yang masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, dan setiap perlakuan menggunakan 10 ekor C. pavonana instar 3. Konsentrasi ekstrak buah mengkudu yang digunakan yaitu 0%, 4%, 8%, 12%, 16% dan 20%. Jika perlakuan berpengaruh nyata, maka akan dilanjutkan uji lanjut BNJ taraf 5%. Variabel pengamatan yaitu populasi larva, intensitas serangan dan produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak buah mengkudu menyebabkan penurunan jumlah populasi C.pavonana yang diikuti dengan penurunan intensitas serangan serta kenaikan produksi. Perlakuan yang cenderung efektif dan efisien memberikan pengaruh terhadap kepadatan populasi, intensitas serangan dan hasil produksi adalah perlakuan P2 dengan konsentrasi 8%. Kepadatan populasi menurun dari 10,00 ekor menjadi 6,33 ekor, intensitas serangan 27,86% dan produksi 136,11 gr

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI TOMAT DI DESA LORU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Luas Lahan, Benih, Pupuk Za, Pupuk KCL, Pupuk Phonska, dan Tenaga Kerja berpengaruh terhadap Produksi Usahatani Tomat di Desa Loru. Penelitian ini dilaksanakan Di Desa Loru Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi pada bulan Mei-Juni 2022. Penentuan responden menggunakan Metode Simple Random Sampling dengan jumlah sampel 35 responden petani tomat. Penelitian ini menggunnakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan variabel Luas lahan, penggunaan Benih, penggunaan Pupuk Za, penggunaan Pupuk KCL, penggunaan Pupuk Phonska, dan Tenaga Kerja  berpengaruh nyata terhadap produksi Tomat pada tingkat kepercayaan 95%. Secara parsial variabel penggunaan pupuk KCL, Tenaga kerja  berpengaruuh nyata terhadap produksi (Y). Sedangkan penggunaan Benih, Penggunaan Pupuk Za, Penggunaan Pupuk Phonska  memiliki pengaruh tidak nyata terhadap produksi Tomat di Desa Loru Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. &nbsp

    PENGARUH PENAMBAHAN PLASTICIZER GLISEROL TERHADAP KARAKTERISTIK EDIBLE FILM DARI MODIFIKASI PATI KENTANG (Solannum tuberosum) ASETAT ANHIDRIDA

    No full text
    Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui sifat fisik, dan kimia terbaik. dari penggunaan plasticizer gliserol terhadap karakteristik edible film hasil modifikasi pati kentang dan untuk mengetahui karakteristik edible film hasil modifikasi pati kentang asetat yang disukai oleh panelis. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri, Program studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Waktu penelitian dimulai dari Maret hingga Agustus 2022. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang dirancang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan untuk pengamatan sifat fisik, dan kimia edible film. Dengan konsentrasi pati kentang hasil modifikasi yang digunakan yaitu 4% (b/v) dengan perlakuan pemberian konsentrasi gliserol yaitu 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% Sedangkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) digunakan untuk uji organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Konsentrasi plasticizer gliserol perlakuan 10% yang memberikan pengaruh terbaik terhadap sifat fisik dan kimia, serta disukai oleh panelis pada pemberian edible film dari modifikasi pati kentang

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR RUMPUT LAUT (Sargassum sp.)

    No full text
    Pertumbuhan dan hasil tanaman turut ditentukan oleh kondisi lingkungan tumbuh, seperti ketersediaan hara.  Hara bagi tanaman bersumber dari senyawa anorganik maupun organik, dan salah satu sumber hara organik yang kian mendapat perhatian digunakan dalam budidaya tanaman adalah pupuk organik cair (POC) rumput laut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efek pemberian berbagai konsentrasi POC rumput laut Sargassum sp. terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Juni sampai Agustus 2022 di screen house Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.  Penelitian ini menggunakkan Rancangan Acak Lengkap satu faktor dengan perlakuan yang dicobakan yaitu konsentrasi POC rumput laut yang terdiri atas empat taraf, yaitu tanpa pemberian POC; pemberian POC konsentrasi 1,5%; 3,0% dan 4,5%. Setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali, sehingga terdapat 20 unit percobaan. Variabel yang diamati yakni tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar dan berat kering tanaman, panjang serta volume akar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis keragaman untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan yang dicobakan dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur taraf 5% guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata antar perlakuan yang dicobakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi POC rumput laut memberikan pengaruh yang nyata hingga sangat nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada.  Pertumbuhan dan hasil tanaman selada paling baik diperoleh pada konsentrasi 3,0% yang ditunjukkan dengan jumlah daun paling banyak serta postur tanaman dan volume akar paling tinggi; dan pada konsentrasi tersebut juga diperoleh berat segar dan berat kering tanaman maupun panjang akar yang cenderung lebih tinggi dibanding dengan perlakuan lainnya

    RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.) DENGAN BERBAGAI DOSIS PUPUK GUANO WALET

    No full text
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman seledri pada pemberian berbagai dosis pupuk guano walet. Penelitian bertempat di Screen House, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai pada bulan Februari sampai Mei 2022. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan perlakuan dosis pupuk guano walet yaitu W0 = Tanpa pupuk guano walet (kontrol), W1 = Pupuk guano walet 250 g/ polibag, W2 = Pupuk guano walet 500 g/ polybag, W3 = Pupuk guano walet 750 g/ polibag, W4 = Pupuk guano walet 1000 g/ polibag, W5 = Pupuk guano walet 1250 g/ polibag. Secara keseluruhan terdapat enam perlakuan dengan 3 ulangan sehingga diperoleh 54 unit percobaan. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar dan volume akar. Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan menggunakan uji lanjut BNJ (Beda Nyata Jujur) pada taraf ? = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk guano walet memberikan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, berat segar dan volume akar tanaman seledri, dimana perlauan W1 dan W2 memberikan hasil terbaik

    STATUS UNSUR HARA KALIUM TANAH PADA LAHAN PADI SAWAH DI DESA RANTELEDA KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI

    No full text
    The objective of this research was to assess the potassium nutrient status in lowland rice fields. The study was conducted in Ranteleda Village, Palolo Sub District, Sigi District, from January to June 2021. Soil samples was analyzed at the Soil Science Unit Laboratory, Faculty of Agriculture, Tadulako University, Palu.  A survey method was employed in this research, and a purposive sampling technique was used to determine soil sampling locations. The soil sampling was carried out at two different depths: 0-20 cm and 20-40 cm. Each sampling point was considered as a replicate.  The results revealed that soil K-Total content ranged from 38.54 to 36.62 mg/100g (moderate).  The soil pH was moderately acidic, with a range of 6.23 to 5.08. The organic carbon content (C-organic) ranged from 3.31% to 2.58% (moderate). The soil CEC was found to be in the range of 13.19 to 10.54 me/100g (low).  The exchangeable bases showed very low K (0.11 me/100g), very low Ca (1.16 me/100g), moderate Mg (1.15me/100g), and a moderate Na (0.31 me/100g)

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frustescens L.) PADA BERBAGAI KOMBINASI BIOCHAR DAN BIOURIN SAPI

    No full text
    The purpose of this study was to determine the effect of combining biochar and cow bio-urine on the growth and yields of cayenne pepper plants. The research was conducted between April and July 2019 in Lagarutu of Tanamodindi Village, Palu City, Central Sulawesi Province. A randomized block design was employed with 5 treatments: control with no biochar and bio-urine added (P1), 64.43 g husk charcoal /plant with no bio-urine (P2), 64.43 g husk charcoal + 40 ml bio-urine/plant (P3), 64.43 g coconut shell charcoal with no bio-urine (P4), and 64.43 g coconut shell charcoal + 40 ml bio-urine/plant. The results of the study indicated that the combination of biochar and cow bio-urine had a significant effect on plant height, number of leaves, number of productive branches, time of flower appearance, number of fruits, and fruit weight. Notably, the treatment of shell charcoal biochar combined with cow bio-urine (P5) resulted in the most favorable growth and yields for cayenne pepper plants

    65

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇