Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK SEREH WANGI (Cymbopogon nardus L.) UNTUK MENEKAN PATOGEN CENDAWAN Colletotrichum capsici PENYEBAB PENYAKIT ANTRAKNOSA PADA CABAI (Capsicum annum) SECARA IN VITRO
The objective of this research was to find the suitable concentration of citronella extract that can effectively hinder the growth of C. capisici colonies responsible for chili pod rot in a controlled environment (in vitro). The study was conducted at the Laboratory of Plant Diseases, Faculty of Agriculture, Tadulako University, in July 2018. The research employed a completely randomized design (CRD) with four treatments and a control group, named ES0 (0% concentration, control), ES1 (0.3% concentration), ES2 (0.6% concentration), and ES3 (0.9% concentration), and ES4 (1.2% concentration). The experiment was repeated three times. The study demonstrated that as the concentration of citronella extract increased, the inhibition of fungal colony growth also increased. The most effective inhibition was observed with a 1.2% concentration of citronella extract, which was significantly different from the other treatments
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays sacchrata Sturt) PADA BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jenis pupuk kandang yang memberikan hasil lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis. Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Pelaksanaan penelitian dimulai Januari sampai April 2019. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang dicobakan adalah jenis pupuk kandang nam perlakuan yakni : Tanpa pupuk kandang, pupuk kandang ayam, pupuk kandang sapi,pupuk kandang kambing, pupuk kandang domba dan pupuk kandang kuda dan dosis masing masing perlakuan 10 ton.ha-1. Setiap perlakuan di ulang tiga kali sebagai kelompok sehingga diperoleh 18 unik percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang ayam meningkatkan pertumbuhabn dan hasil tanaman jagung manis. Pemberian pupuk kandang ayam 10 ton.ha-1 diperoleh hasil lebih baik di tandai dengan tanaman lebih tinggi daun lebih banyak tongkol lebih panjang dan besar serta lebih berat
PREDIKSI EROSI PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI SUB (DAS) DAERAH ALIRAN SUNGAI LARIANG DI DESA BAMBAKORO KECAMATAN LARIANG KABUPATEN PASANGKAYU
Penenlitian ini bertujuan untuk memprediksi erosi dan menentukan indeks bahaya erosi tanah pada beberapa penggunaan lahan di Sub (DAS) Daerah Aliran Sungai Lariang, yang terletak di Desa Bambakoro Kecamatan Lariang Kabupaten Pasangkayu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2019. penelitian dilakukan dengan pengamatan lapangan dan didukung dengan hasil data analisis laboratorium. Untuk menentukan laju erosi tanah dengan menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa erosi aktual dan erosi potensial pada berbagai penggunaan lahan memiliki perbedaan dengan nilai tergolong tinggi terdapat pada penggunaan lahan kelapa sawit dengan nilai 30.678 ton ha-1thn-1, tergolong rendah terdapat pada penggunaan lahan kopi dengan nilai 5.192 ton ha-1thn-1. Sedangkan erosi potensial tergolong tinggi terdapat pada penggunaan lahan kelapa sawit dengan nilai 70.797 ton ha-1thn-1, dan yang rendah terdapat pada penggunaan lahan jagung 16.519 ha-1thn-1. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya erosi di desa Bambakoro yaitu topografi panjang dan kemiringan lereng, serta belum adanya diterapkan prinsip-prinsip konservasi tanah dan pengelolaan tanah dan air
PENGARUH BERBAGAI KONSENTRASI ROOTONE-F DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN STEK JAMBU BIJI KRISTAL (Psidium guava L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi rootone-F dan komposisi media tanam berbeda terhadap pertumbuhan stek jambu biji kristal. Waktu penelitian dimulai dari Juni sampai Agustus 2021. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial, faktor pertama yaitu konsentrasi rootone-F yang terdiri dari 4 taraf yaitu R1 (500 mg/l air), R2 (1000 mg/l air), R3 (1500 mg/l air) dan R4 (2000 mg/l air). Faktor kedua yaitu perlakuan media tanam yang terdiri dari 2 taraf yaitu M1 (Tanah + Pupuk Kandang Kambing 3:1) dan M2 (Tanah + Pupuk Kandang Kambing + Sekam Padi 3:1:1) sehingga diperoleh 8 kombinasi perlakuan, diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 24 unit percobaan. Berdasarkan data yang telah diperoleh dalam penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa pemberian konsentrasi rootone-F 500 mg/l air memberikan pengaruh pertumbuhan tanaman lebih baik dibandingkan dengan konsentrasi lainnya dan penggunaan media tanam yang baik untuk digunakan yaitu campuran tanah, pupuk kandang kambing dan sekam padi dengan perbandingan 3:1:1
PERTUMBUHAN ANGGUR (Vitis vinifera L.) ASAL BIJI SECARA IN VITRO
Pertumbuhan eksplan didalam kultur jaringan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain kepekatan media tumbuh (media MS), konsentrasi bahan pemadat, media (agar), serta faktor genetik dan fisiologis dari eksplan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati fenomena pertumbuhan anggur asal biji secara in vitro. Penelitian disusun dalam Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan dua faktor empat ulangan. Faktor pertama adalah kepekatan media dasar MS yang terdiri atas dua level, yaitu ½ komposisi hara makro MS (M1) dan sesuai kepekatan media dasar MS (full MS; M2). Faktor kedua adalah konsentrasi agar yang terdiri atas tiga level, yaitu 4 g/l agar (A1), 6 g/l agar (A2) dan 8 g/l agar (A3). Masing-masing unit percobaan ditanami dua biji anggur, sehingga jumlah total biji anggur yang digunakan sebanyak 48 biji. Variabel yang diamati terdiri atas saat muncul tunas, saat muncul akar, jumlah daun serta jumlah buku. Mengamati respon pertumbuhan eksplan serta data yang dikumpulkan, maka data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji anggur dari buah segar memiliki kemampuan tumbuh yang rendah pada media kultur jaringan (2,08% dari jumlah total biji yang dikultur). Biji dapat tumbuh dan membentuk plantlet hanya dijumpai pada media full MS yang disuplai 6 g/l agar (M2A2). Plantlet membentuk akar yang intensif, daun hijau dan sempurna serta batang tumbuh tegak dan kokoh
PERENCANAAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERAMALAN UNTUK MENENTUKAN TOTAL PERMINTAAN KERIPIK PADA KERIPIK PISANG AZIZAH DI MAMBORO KECAMATAN PALU UTARA
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas hasil peramalan dengan metode Double Moving Average dan Double Eksponensial Smothing serta untuk memberikan gambaran perencanaan produksi dalam memenuhi permintaan keripik pada keripik pisang Azizah untuk 6 bulan kedepan. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan sengaja (Purposive) terhadap UKM Kripik Pisang Azizah, untuk mengetahui informasi tentang perencanaan produksi keripik pisang dilakukan dengan mewawancarai secara langsung pemilik UKM dengan pertimbangan bahwa responden mengetahui seluk – beluk dan bagaimana usaha tersebut dijalankan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Double Moving Average dan Double Eksponensial Smothing. Hasil metode peramalan yang dapat digunakan pada “Usaha Keripik Pisang Azizah” dalam menentukan peramalan permintaan konsumen serta memiliki tingkat kesalahan terendah atau mendekati aktual adalah double moving average 6 bulan dengan nilai Mean Absolute Deviation 10,85 dan Mean Square Error 166,13, dengan hasil ramalan atau perkiraan permintaan konsumen pada periode Januari 2020 sampai Juni 2020 sebesar 198,05 kg/bulan; 193,52 kg/bulan; 191,42 kg/bulan; 182,39 kg/bulan; 181,84 kg/bulan dan 188,90 kg/bulan keripik pisang. Hasil Peramalan permintaan dapat digunakan sebagai perencaan untuk produksi keripik pada periode Januari 2020 sampai Juni 2020, dengan jumlah produksi 198,05 kg/bulan; 193,52 kg/bulan; 191,42 kg/bulan; 182,39 kg/bulan;181,84 kg/bulan dan 188,90 kg/bulan keripik pisang
ANALISIS PEMASARAN KAKAO DI DESA KAYUBOKO KECAMATAN PARIGI BARAT KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rantai pemasaran kakao diDesa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong sampai ke Tangan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong dari Bulan Oktober sampai dengan Desember 2020. Penentuan responden dilakukan dengan metode acak sederhana (Simple Random Sampling) dengan jumlah responden 31 orang produsen (petani) dan pengambilan responden pedagang dilakukan dengan cara metode penjajakan (Tracing Sampling) sehingga diperoleh sebanyak 1 orang pedagang pengumpul, dan 1 orang pedagang besar.Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kakao di Desa Kayuboko melalui dua saluran pemasaran yaitu: Petani - Pedagang pengumpul - Pedagang besar - Pabrik (Konsumen akhir), Petani - Pedagang besar - Pabrik (Konsumen akhir). Hasil analisis margin pemasaran kakao saluran 1 yaitu MT = Rp.10.000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.5.000/Kg. Bagian harga yang diterima petani kakao pada saluran 1 yaitu sebesar 75,00%, sedangkan pada saluran kedua yaitu sebesar 87,05%. Efisiensi pemasaran pada saluran pertama sebesar 2,19%, sedangkan nilai efisiensi untuk saluran II adalah sebesar 1,12%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,0%
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA LERO KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA
Penelititan ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan usahatani jagung Hibrida di Desa Lero Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember sampai Februari 2020. Penentuan responden dilakukan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Jumlah responden yang ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini adalah 31 orang dari jumlah anggota populasi sebanyak 108 orang. Hasil analisis menunjukan bahwa pendapatan yang diperoleh responden petani jagung Hibrida sebesar Rp 2.382.740 / 0,43 Ha / MT atau setara dengan Rp. 5.574.712 Ha / MT. Rata-rata penerimaan responden petani jagung Hibrida sebesar Rp. 3.954.839 / 0,43 Ha / MT atau setara dengan Rp. 9.252.830 / Ha / MT, rata-rata total biaya responden petani jagung hibrida sebesar Rp.1.572.099 / 0,43 Ha / MT atau setara dengan Rp. 3.678.118 / Ha / MT
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica sinensis L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC Herbafarm yang lebih efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Penelitian ini diharapkan dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan dalam budidaya tanaman sawi serta mengetahui manfaat pupuk organik cair Herbafarm dalam peningkatan produksi tanaman sawi. Terdapat konsentrasi POC Herbafarm yang lebih efektif meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Tadulako pada bulan September hingga November 2021. Alat yang digunakan pada penelitian ini yaitu kotak penyemaian, timbangan, handsprayer, gelas ukur plastik, gembor, meteran, subek, cutter, kamera, penggaris dan alat tulis menulis. Bahan yang digunakan yaitu benih sawi, pupuk organik cair Herbafarm, polybag ukuran 35 cm x 30 cm, tanah, papan label perlakuan, kertas label, kantong sampel dan kantong plastik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman (Fisher test) untuk mengetahui pengaruh dari perlakuan yang dicobakan. Hasil analisis keragaman yang menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata diuji lanjut dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5% guna mengetahui perbedaan nilai rata-rata perlakuan yang dicobakan terhadap kontrol
PENGARUH PUPUK BOKASHI KOTORAN BURUNG WALET TERHADAP SERAPAN KALIUM DAN HASIL TANAMAN SAWI (Brassica juncea L)
Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh pupuk bokasi burung walet terhadap serapan Kalium dan hasil tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah kaca, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, dari bulan Agustus sampai September 2019. Penelitian menggunakan metode deskriptif yang bersifat eksploratif. Penambahan pupuk bokashi kotoran burung walet dapat meningkatkan jumlah daun tanaman sawi yang diduga kandungan nutrisi dalam tanah dapat menyuplai kebutuhan tanaman. Penggunaan pupuk bokashi sebagai pupuk organik pada tanaman sangat diperlukan karena bahan organik menggantikan unsur hara tanah, memperbaiki fisik tanah dan meninggkatkan kemampuan tanah dalam mengikuti unsur har