Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    KARAKTERISTIK KIMIA DAN SENSORIS MOCAF UBI KAYU DENGAN BIJI KELOR SEBAGAI BAHAN BAKU TEPUNG FUNGSIONAL

    No full text
    Antinutrisi yang ditemukan dalam ubi kayu dan biji kelor merupakan hal lain yang sangat penting untuk ditangani. Oleh karena itu, diperlukan teknik khusus untuk mencerna zat tersebut. Salah satu teknik yang digunakan untuk mengubah antinutrien menjadi senyawa yang lebih sederhana adalah fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan perlakuan lama fermentasi mocaf ubi kayu dan biji kelor terbaik terhadap karakteristik kimia dan sensoris tepung fungsional yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 6 perlakuan 0= Kontrol, 12 jam mocaf ubi kayu dan biji kelor terfermentasi, 24 jam ubi kayu dan biji kelor terfermentasi, 36 jam ubi kayu dan biji kelor terfermentasi 48 jam ubi kayu dan biji kelor terfermentasi, 60 jam ubi kayu dan biji kelor terfermentasi. Setiap perlakuan di ulangi sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 21 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi tepung mocaf ubi kayu dan biji kelor dengan waktu fermentasi 60 jam memberikan karakteristik kimia (38,73% kadar pati, 3,24% kadar serat kasar, 11,20% vitamin c, 6,39% kadar protein dan 66,66% antioksidan) dan karakteristik sensoris (warna 3,6 hingga 5,15, tekstur 3,6 hingga 5, aroma 3,5 hingga 5,3 dan kesukaan 3,3 hingga 5,6) dengan nilai yang diberikan oleh panelis agak suka hingga suka. Presentase kadar air terbaik yaitu 3,61% pada mocaf tanpa fermentasi berdasarkan standar mutu kadar air

    ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KUBIS DI DESA MEKAR SARI KECAMATAN LORE TIMUR KABUPATEN POSO

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pendapatan usahatani kubis di Desa Mekar Sari  Kecamatan Lore timur Kabupaten Poso. ini dilaksanakan di Desa Mekar Sari Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso  pada bulan Desember 2021. Penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara (simple random sampling method). Alat analisis yang digunakan adalah Analisis Pendapatan (? = TR – TC). Hasil penelitian yang dilakukan di Desa Mekar Sari dapat ditarik kesimpulan, bahwa Total biaya yang dikeluarkan petani kubis sebesar Rp. 5.250.000,67 Ha/MT, penerimaan yang diperoleh petani kubis yaitu sebesar Rp 33.173.067 Ha/MT dan Pendapatan yang diperoleh responden petani Kubis di Desa Mekar Sari sebesar Rp 27.923.066,30 Ha/MT

    ANALISIS PEMASARAN KOPRA DI DESA TINTINGAN KECAMATAN PAGIMANA KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk saluran pemasaran, margin pemasaran, bagian harga yang diterima petani serta efisiensi pemasaran.           Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan November  2019 di Desa Tintingan Kecamatan Pagimana Kabupaten Banggai. Responden yang dijadikan sampel terdiri dari produsen kopra, pedagang pengumpul dan pedagang besar. Pengambilan responden petani dilakukan dengan metode sensus terhadap seluruh unsur-unsur populasi yang ada di Desa Tintingan, dengan populasi penghasil kopra sebanyak 50 petani.  Mengenai sampel pedagang kopra digunakan metode penjajakan (Traicing Sampling), yaitu pengambilan sampel didasarkan atas informasi pengusaha sampel mengenai pedagang yang membeli kopra. Diperoleh 1 orang pedagang pengumpul dan 1 orang pedagang besar sehingga jumlah keseluruhan responden sebanyak 52 orang. Hasil analisis pemasaran menunjukan bahwa saluran pemasaran kopra di Desa Tintingan melalui dua saluran pemasaran yaitu: (1) Pengusaha            ke Pedagang pengumpul ke Pedagang besar dan Konsumen akhir, (2) Pengusaha ke Pedagang besar   dan ke Konsumen akhir. Hasil analisis margin pemasaran kopra saluran 1 yaitu MT = Rp.2.000/Kg sedangkan saluran kedua yaitu MT = Rp.1.000/Kg. Bagian harga pada saluran 1 yaitu sebesar 66,67 %, saluran kedua yaitu sebesar 83,33 %. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 3,59%, saluran II adalah sebesar 2,49%, sehingga dari kedua saluran tersebut, saluran yang paling efisien yaitu saluran kedua dengan nilai efisiensi sebesar 2,49%

    ANALISIS TITIK PULANG POKOK PRODUK OLAHAN COKELAT PADA INDUSTRI RAPOVIAKA SIMPLE DI KOTA PALU

    No full text
    The objectives of this study were (i) to determine the production level of Simple Rapoviaka Chocolate Industry at which the break-even point was achieved, and (ii) to determine the income and revenue of the industry at the break-even point.  Respondents were purposively selected, including the industry management and its two employees who could provide information about the production process to ensure the accuracy and relevance of the data collected for the research purposes.  The research used the Break-Even analysis as its analytical approach. The findings revealed that the break-even point for five variants of chocolate bars is achieved when the production reaches 209 packages, each priced at IDR 18,000 generating a monthly sales of IDR 3,762,000. Similarly, the break-even point for eight variants of chocolate bars is attained at a production of 419 packages, also priced at IDR 18,000 per package generating a monthly sales IDR 7,542,000

    KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI KAKAO TERHADAP TINGKAT PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETANI DI DESA BOBO KECAMATAN PALOLO KABUPATEN SIGI

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapatan petani kakao di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi serta mengetahui kontribusi usahatani kakao terhadap tingkat pendapatan rumah tangga petani kakao di Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Desember 2020, Penentuan responden dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling) jumlah responden petani kakao sebanyak 35 orang petani dari total populasi petani kakao sebanyak 156 orang petani kakako. Analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan rumah tangga dan analisis kontribusi. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini yaitu  responden petani kakao di Desa Bobo memiliki rata-rata pendapatan sebesar Rp. 14.305.435,76 /ha serta kontribusi pendapatan usahatani kakao terhadap tingkat pendapatan rumah tangga petani yaitu sebesar 25,81 %, dimana kontribusi pendapatan usahatani kakao lebih kecil dibandingkan kontribusi pendapatan usahatani jagung dan kontribusi pendapatan non usahatani, tetapi lebih besar dari kontribusi pendapatan usahatani kemiri, yaitu sebesar 29,62 % kontribusi pendapatan usahatani jagung, kontribusi pendapatan usahatani kemiri sebesar 13,68 % dan kontribusi pendapatan non usahatani sebesar 30,89 %. Ini berarti pendapatan usahatani kakao memberikan kontribusi yang cukup besar

    PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI KOTORAN KAMBING TERHADAP KESUBURAN TANAH PADA TANAMAN JAHE MERAH (Zingiber officinable rosc) DI KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MAUTONG

    No full text
    The objective of this research was to investigate the effect of goat manure bokashi on the growth and yields of red ginger plants as well as soil fertility. The study took place between July 2021 and October 2021, conducted in the experimental field at the Faculty of Agriculture, University of Tadulako, using soil samples from Tinombo Sub District, Parigi Moutong District. The application of goat manure resulted in a significant increase in plant height, leaf number, and red ginger tuber weight compared to the control group. Moreover, the overall soil fertility was enhanced by the addition of goat manure bokashi. Notably, the treatment with 30 t/ha of bokashi exhibited the highest soil pH (7.40) with 3.55% organic carbon content, 0.19% total nitrogen, 54.46 mg P2O5/100 g, 69.61 mg K2O /100g, and a cation exchange capacity (CEC) of 22.41 (cmol (+)/kg)

    STRATEGI PENGEMBANGAN JIPANG JAGUNG PADA INDUSTRI JIPANG INDAH DI KELURAHAN BAYAOGE KECAMATAN TATANGA KOTA PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk : (1) Mengidentifikasi potensi faktor internal (kekuatan dan kelemahan) dan faktor eksternal (peluang dan ancaman) pada Industri Jipang Indah di Kota Palu. (2) Merumuskan Strategi pengembangan usaha pada Industri Jipang Indah di Kota Palu, dengan memanfaatkan faktor internal dan faktor eksternal. Jumlah responden yang diwawancarai sebanyak 5 orang responden dipilih dari pihak-pihak inetrnal dan eksternal. Responden dari pihak internal yaitu pimpinan industri dan 2 tenaga kerja Industri Jipang Indah. Responden dari pihak eksternal yaitu 2 konsumen Industri Jipang Indah. analisis yang digunkan adalah analisis SWOT.Hasil analisis menunjukan bahwa kondisi yang tepat untuk diterapkan dalam strategi pemasaran tersebut adalah terletak pada kuadran I yaitu strategi   (S-O). Strategi  yang dihasilkan yaitu, (1) Memanfaatkan kualitas produk untuk lebih meningkatkan promosi  dan menjaga hubungan baik dengan para konsumen atau langganan, (2) Memanfaatkan harga terjangkau guna untuk menangkap peluang minimnya para pesaing dari produk yang sama, (3) Menggunakan modal yang dimiliki untuk mengikuti perkembangan media promosi serta memperluas pemasaran

    PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG MANIS DENGAN UJI PUPUK ORGANIK CAIR

    No full text
    Tanaman jagung manis merupakan bahan pangan kedua terbilang sangat penting setelah beras dan permintaan    jagung manis meningkat drastis. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako,   bulan Januari sampai April 2021. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan satu faktor pupuk organik cair Biotogrow Gold (P) 5 taraf perlakuan yaitu P0= tanpa POC (kontrol), P1= 2 ml POC l-1 air, P2= 3 ml POC l-1 air, P3= 4 ml POC l-1 air, P4= 5 ml POC l-1 air. Setiap perlakuan diulang 4 kali diperoleh 20 satuan percobaan. Tahapan pelaksanaan penelitian meliputi Penyiapan media tanam berupa pencampuran tanah, pupuk kandang kambing dan pupuk organik cair, kemudian penanaman membuat 3 lubang dalam satu polybag tanam satu benih satu lubang, pemupukan pada umur 30 HST dan 40 HST, pemeliharaan dan panen meliputi penyiraman dan umur panen 76 HST. Hasil penelitian menunjukkan pemberian pupuk BGG pada jagung manis  perlakuan P2  prameter tinggi tanaman menghasilkan tinggi tanaman mencapai 119.8 cm, kemudian perlakuan P2 diameter batang mengahasilkan diameter tertinggi mencapai 2.13 cm, kemudian perlakuan P2 jumlah daun menghasilkan daun   mencapai 11.25 dan perlakuan P2 umur berbunga menghasilkan yaitu 53.00. Produktivitas jagung manis mengalami peningkatan 111,25 g tongkol berkelobot pada kontrol meningkat rata-rata 97,47%. Peningkatan perlakuan P2 yakni sebanyak 156,18%. Bila klobotnya dibuka peningkatan produktivitas  rata-rata  118,17% dan tertinggi pada P2   yakni  204,9% dibandingkan kontrol. Sebagian besar hasil dominan tidak berpengaruh nyata karena meningkatkan dosis POC tidak berpengaruh nyata, namun memperbaiki pertumbuhan dan hasil

    ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA OLOBOJU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai Maret 2021. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling method), dimana yang dijadikan sampel sebanyak 33 responden dari populasi petani padi sawah sebesar 128 responden. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata pendapatan yang diterima oleh petani padi sawah untuk satu kali musim tanam di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi sebesar  Rp. 11.990.996,97/1,29 ha  atau Rp. 9.295.346,49/1,00 ha. R/C menunjukkan bahwa usahatani padi sawah di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi layak diusahakan. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai R/C sebesar 1,75, artinya bahwa setiap pengeluaran sebesar  Rp. 100,00 maka akan menghasilkan penerimaan sebesar Rp. 175,00

    RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH LOKAL PALU TERHADAP PEMBERIAN FMA DAN BOKASHI PADA TANAH LIKUIFAKSI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan dosis mikoriza yang tepat pada setiap dosis bokashi dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November sampai dengan Januari 2020, di Desa Kaleke Kecamatan Dolo Barat Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua Faktor. Faktor pertama dosis (FMA) Fungi Mikoriza Arbuskular (M) Tanpa mikoriza (M0), Mikoriza 10 g/polybag (M1), Mikoriza 15g/polybag (M2) dan Mikoriza 20 g/polybag (M3). Faktor kedua dosis bokashi (B) Tanpa bokashi (B0), Bokashi 312,5 g/polybag (B1), dan Bokashi 375 g/polybag (B2). Setiap perlakuan terdapat 12 kombinasi yang kemudian diulang sebanyak tiga kali sehingga terdapat 36 unit percobaan. Tiap Unit percobaan menggunakan 3 polybag tanaman sehingga mendapatkan 108 tanaman. analisis sidik ragam menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh nyata atau sangat nyata, maka akan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dosis mikoriza 20 g/polybag dan bokashi 375 g/polybag merupakan dosis yang baik digunakan karena teruji secara nyata meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai ditandai dengan tanaman lebih tinggi , jumlah daun lebih banyak, jumlah anakan dan umbi lebih banyak, berat basah umbi dan berat kering umbi lebih banyak

    65

    full texts

    1,395

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇