Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
ANALISIS PEMASARAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) DI DESA KASIMBAR BARAT KECAMATAN KASIMBAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, margin pemasaran, dan efisiensi pemasaran cabai rawit pada masing-masing saluran pemasaran di Desa Kasimbar Barat Kecamatan Kasimbar. Penentuan responden menggunakan metode sensus dengan mengambil seluruh populasi sejumlah 25 orang petani, 3 orang pedagang pengumpul dan pengecer, dan 2 orang konsumen. Analisis yang digunakan adalah Margin Pemasaran, Margin Total Pemasaran (MT), Bagian Harga yang diterima Petani (Sf) dan Efisiensi Pemasaran (EPs). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua saluran pemasaran yang terjadi di Desa Kasimbar Barat. Margin pemasaran cabai rawit yang diperoleh di Desa Kasimbar Barat pada saluran pertama sebesar Rp 5.000/Kg, sedangkan pada saluran kedua sebesar Rp 7.500/Kg. Bagian harga yang diperoleh petani dari pemasaran cabai rawit pada saluran pertama yaitu sebesar 80%, sedangkan pada saluran kedua sebesar 70%. Efisiensi pemasaran cabai rawit di Desa Kasimbar Barat pada saluran pertama diperoleh hasil sebesar 1,34% dan saluran kedua diperoleh hasil sebesar 2,24%
RESPON TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.) TERHADAP PEMBERIAN BERBAGAI JENIS PUPUK KANDANG
Penelitian pemberian berbagai jenis pupuk kandang pada tanaman sawi dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian pada Bulan Juni sampai Agustus 2022. Tujuannya adalah untuk mengetahui pertumbuhan tanaman sawi antara yang diberi pupuk kandang dengan kontrol dan pupuk kandang yang sesuai bagi tanaman tersebut. Diharapkan penelitian ini memberikan pengayaan informasi tentang pengunaan pupuk kandang pada tanaman sawi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri satu faktor perlakuan yang di uji adalah jenis pupuk kandang yang terbagi atas lima jenis yaitu P0= 100% Tanah, P1= 60% Tanah + 40% Pupuk Sapi, P2= 60% Tanah + 40% Pupuk domba, P3= 60% Tanah + 40% Pupuk Ayam, P4 = 60% Tanah + 40% Pupuk kambing Setiap perlakuan di ulang Empat kali dan di ujikan Satu tanaman. Pemberian pupuk kandang nyata mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau. Pemberian pupuk kandang kambing memberikan pengaruh yang lebih baik dari jenis pupuk kandang lainya. Pada perlakuan ini daun yang terbentuk lebih banyak dan luas, serta akar yang lebih banyak sehingga tanaman menjadi lebih berat. Pupuk kandang kambing dapat dijadikan opsi pemupukan pada tanaman sawi
MENINGKATKAN HASIL BAWANG MERAH (Allium aggregatum L.) DENGAN PUPUK CAIR ECO FARMING
Bawang merah (Allium ascalonicum. L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan konsumsi nasional, sumber penghasilan petani, maupun potensinya sebagai penghasil devisa negara. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk organik cair Eco farming dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas bima. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dari bulan Januari sampai Maret 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok satu faktor yaitu dosis POC yang terdiri dari enam taraf yaitu: 1) kontrol (tanpa pupuk), 2) 28 ml Eco farming, 3) 50 ml Eco farming, 4) 85 ml Eco farming, 5) 115 ml Eco farming, 6) 135 ml Eco farming. Setiap perlakuan diulang tiga kali sebagai kelompok sehingga terdapat 18 satuan percobaan. Masing-masing percobaan diujikan tiga tanaman sehingga terdapat 54 polybag. Data dianalisis dengan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC Eco farming pengaruhnya tidak nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah, dengan kata lain, dosis POC yang dicobakan tidak memberikan respons tanaman yang berbeda. Secara visual tanggapan tanaman tersebut memperlihatkan pertumbuhan yang berbeda, tetapi pemberian POC Eco farming sangat baik. Perlakuan 50 ml l-1 air cenderung lebih baik terhadap komponen pertumbuhan (tinggi tanaman, jumlah daun) dan hasil (diameter umbi), akan tetapi perlakuan POC 85 ml l-1 air berpengaruh lebih baik pada berat segar dan berat daun segar, pemberian POC 115 ml l-1 air berpengaruh lebih baik pada jumlah umbi per tanaman dan berat kering umbi per tanaman, pemberian POC 135 ml l-1 air lebih baik pada berat basah umbi per tanaman dan total padatan terlarut
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU ABON IKAN TUNA PADA UKM SOFIE LOCALFOOD DI KOTA PALU
Sofie Home Industry is a Small-Medium business operating in the agro-industry sector, specializing in the production of shredded fish using tuna as its primary raw material. The objectives of this research were to determine the optimal procurement quantities for raw materials, to establish the required safety stock levels in the production process, and to identify the appropriate time for placing back orders to ensure a smooth supply of raw materials for the shredded tuna business at Sofie Home Industry. The findings of the study revealed that the average Economic Order Quantity (EOQ) for shredded tuna raw materials during January-December 2020 was 104.65 kg, with an average purchase frequency of 8.16 times. The safety stock for raw materials maintained by Sofie\u27s Home Industry was consistently set at 53.92 kg. Additionally, during January-December 2020, the Reorder Point for raw materials at Sofie\u27s Home Industry was established at an average inventory level of 265.65 kg in the freezer. The total cost incurred by Sofie\u27s Home Industry for the supply of tuna raw materials was averagely IDR 64,127.73 per kg
FAKTOR FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI JAGUNG PASCA GEMPA DI DESA PANDERE KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI
The aim of this research was to identify the factors that influence corn production after an earthquake in Pandere Village, Gumbasa Sub District, Sigi District. The study was conducted between July and November 2020, with data collected from 35 randomly selected corn farmers. The data was analysed using the Cobb-Douglass production function. The results indicated that the value of F-count (253.962) was greater than the critical F-table value (2.55) at a significance level of ? = 5%. This led to the rejection of the null hypothesis (H0) and acceptance of the alternative hypothesis (H1), indicating that the production factors simultaneously influence corn production significantly whereas partially only the land area had a significant effect on corn production in Pandere Village, Gumbasa District, Sigi Regency. Other factors such as seeds, urea fertilizer, NPK fertilizer, and labor did not show a significant effect on corn production in the same region
ANALISIS BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN PEKARANGAN DAN LAHAN CAMPURAN DI KELURAHAN BIROBULI SELATAN KOTA PALU
Kelurahan Birobuli Selatan salah satu kelurahan yang berada di kecamatan Palu Selatan dengan kondisi permukaan dataran, sebagian wilayah didominasi oleh banyaknya penduduk yang memiliki perkerjaan yang berbeda beda di Kota Palu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa sifat kimia tanah pada lahan pekarangan dan lahan campuran di Kelurahan Birobuli Selatan. Analisis beberapa sifat kimia tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu. Penelitian Ini dilakukan dengan menggunakan metode survey, penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purpossive sampling), berdasarkan pertimbangan aksebilitas/keterjangkauan. Penentuan titik-titik pengambilan contoh tanah dilakukan secara taktis. Analisis data yang dilakukan dengan metode deskriptif yaitu menjelaskan suatu keadaan yang ada dilapanagan berdasarkan karakteristik tanah pada masing-masing penggunaan lahan. Hasil penelitian sifat kimia pada lahan pekarangan memiliki pH antara 8,41 hingga 8,09 dengan kriteria agak alkalis, C-Organik 2,66% hingga 1,76% dengan kriteria sedang dan rendah, N-Total 0,20% hingga 0,04% dengan kriteria sangat rendah, P-Total 57,29% hingga 52,86% dengan kriteria sangat tinggi dan tinggi, K-Total 73,49% hingga 48,47% dengan kriteria sangat tinggi dan tinggi. Sedangkan pada lahan campuran memiliki nilai pH antara 8,39 hingga 7,51 dengan kriteria agak alkalis, C-Organik 3,18% hingga 1,49% dengan kriteria tinggi dan rendah, N-Total 0,20% hingga 0,08% dengan kriteria rendah dan sangat rendah, P-Total 64,03% hingga 51,51% dengan kriteria sangat tinggi dan tinggi, K-Total 70,97% hingga 42,77% dengan kriteria sangat tinggi dan tinggi.  
PENGARUH RASIO JAHE DAN GULA AREN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN SENSORIS JAHE INSTAN
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendapatkan rasio terbaik (jahe dan gula aren) terhadap karakteristik fisikokimia dan sensoris minuman jahe instan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agroindustri, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dan Laboratorium Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Tadulako. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap satu faktor yang diterapkan untuk analisis sifat-sifat fisik dan kimia sedangkan Rancangan Acak Kelompok digunakan untuk analisis sifat sensoris jahe instan. Dengan formulasi perlakuan jahe dan gula aren, A(150:350g/g), B(200:300g/g), C(250:250g/g), D(300:200g/g), E(350:150g/g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, rasio jahe dan gula aren (150:350g/g) memberikan karakteristik fisikokimia dan sensoris terbaik terhadap minuman jahe instan dengan nilai rendemen 37,37%, kadar air 3,37%, pH 6,08, waktu larut, 30,56 menit, total padatan terlarut 18,38%, skor rasa 5,65, skor aroma 5,60, skor warna 5,70 dan kesukaan 5,65
ANALISIS BEBERAPA UNSUR KIMIA TANAH PADA LAHAN KELAPA SAWIT DI DESA PANDAUKE MOROWALI UTARA
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta memperoleh informasi tentang beberapa parameter unsur kimia tanah pada lahan kelapa sawit di Desa Pandauke. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pandauke, Kecamatan Mamosalato, Kabupaten Morowali Utara dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Hasanudin. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Agustus sampai September 2022.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Survey dan penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive). Pengambilan sampel tanah terganggu (disturbed soil sample) menggunakan metode Sistematisdengan 9 titik pengambilan sampel pada kedalaman 30 cm dan 60 cm. Sampel tanah terganggu kemudian dimasukkan kedalam kantong plastik serta diberi label yang kemudian dibawa ke laboratorium untuk di analisis kandungan unsur hara kimia tanah. Hasil analisis sifat kimia tanah menunjukkan bahwa pada lokasi tanaman kelapa sawit di desa pandauke dengan nilai N-Total sangat rendah hingga rendah, P-Tersedia sangat rendah, rendah hingga sedang, K-Total tergolong rendah hingga sedang, pH tanah agak masam hingga netral, kadar C-Organik sangat rendah hingga rendah, KTK tinggi, dan KB sangat rendah hingga rendah
PENGARUH MEDIA PERKECAMBAHAN DAN SUMBER BENIH YANG BERBEDA TERHADAP VIABILITAS BENIH MANGGIS (Garcinia mangostana L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji viabilitas dan vigor benih manggis dari sumber benih yang berbeda terhadap berbagai media kecambah dan membandingkan viabilitas benih.Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama proses perkecambahan dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Benih Universitas Tadulako, tahap kedua proses pembibitan dilaksanakan di Balai Benih Hortikultur Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Sulawesi Tengah yang mulai dari bulan November 2016 sampai dengan April 2017. Penelitian ini tediri dari 2 tahap yaitu tahap pertama dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor.Faktor pertama yaitu sumber benih di Desa Kamba dan Tomata.Faktor kedua adalah media kecambah yang berbeda yang terdiri atas tiga media kecambah yaitu M0 (pasir), M1 (serbuk gergaji), M2 (sekam padi) sedangkan pada tahap kedua menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor, Faktor pertama yaitu kecambah benih yang berasal hasil percobaan pertama yaitu kecambah normal yang tumbuh pada media semai yang berbeda faktor kedua yaitu media kecambah M0 (pasir), M1(serbuk gergaji), M2(sekam padi). Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan viabilitas benih manggis pada sumber benih dan media kecambah yang berbeda, Sumber benih berpengaruh terhadap viabilitas benih manggis pada pengamatan kadar air benih, daya berkecambah dan potensi tumbuh maksimum, kecepatan berkecambah, perubahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, dan pertambahan diameter batang. Media kecambah berpengaruh terhadap semua pengamatan viabilitas benih manggis,pada pengamatan daya berkecambah, potensi tumbuh maksimum kecepatan berkecambah, pertambahan tinggi tanaman, pertambahan jumlah daun, dan pertambahan diameter batang. Media kecambah pasir memberikan hasil yang lebih baik dalam pertumbuhan benih manggis dibandingkan dengan media kecambah serbuk gergaji dan sekam padi
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TAHU MULIA DI DESA SAUSU TRANS KECAMATAN SAUSU KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Usaha Tahu Mulia milik Bapak Nurkholis merupakan salah satu usaha mikro skala kecil yang didirikan oleh Bapak Nurkholis pada tahun 2018. Usaha Tahu Mulia ini terletak di Desa Sausu Trans Kecamatan Sausu Kabupaten Parigi Moutong. Kedelai adalah sumber protein nabati utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Kedelai memiliki peran besar kerena merupakan peran sumber bahan baku yang utama bagi industri tahu. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk serta meningkatkan kesadaran penduduk tentang pentingnya megkonsumsi makanan bergizi. Salah satu industri yang berkembang yaitu tahu di Indonesia saat ini semakin maju, hal ini terbukti dengan banyaknya industri-industri baru yang mengelola berbagai macam produk olahan jadi maupun mentah, dengan demikian kebutuhan akan faktor-faktor produksi di Indonesia menjadi bertambah banyak. Penelitian ini menggunakan anilisis SWOT guna untuk mengetahui analisis kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang digunakan untuk mengevaluasi perusahaan dan mengembangan perencanaan strategis