Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI CABAI RAWIT DIDESA OLOBOJU KECAMATAN SIGI BIROMARU KABUPATEN SIGI
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui berapa besar pendapatan dan kelayakan usahatani cabai rawit di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi. Penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara langsung dengan responden yang bersangkutan. Data sekunder diperoleh dari instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literartur. Data sekunder di peroleh dari instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literartur. Metode Analisis Data yang dipakai yaitu ? = TR – TC dimana total penerimaan merupakan pendapatan yang diperoleh atas biaya yang benar-benar dikeluarkan, sedangkan total biaya merupakan pendapatan setelah dikurangi total biaya hasil penelitian menunjukan rata-rata pendapatan satu kali musim tanam petani cabai rawit di Desa Oloboju sebesar Rp. 7.566.910,00 dan hasil analisis menunjukkan Revenue of Cost Ratio (a). usahatani cabai rawit diperoleh sebesar 2,9 dengan demikian, usahatani cabai rawit di Desa Oloboju layak untuk diusahakan
PENGARUH EKSTRAK DAUN GAMAL (Gliricidia sepium) TERHADAP POPULASI KUTU DAUN (Aphis gossypii Glover) (HOMOPTERA : APHIDIDAE) PADA TANAMAN CABAI RAWIT
Tanaman cabai merupakan salah satu komoditas tanaman primadona hortikultura yang diminati oleh kebanyakan petani di Indonsesia, dikarenakan memiliki nilai ekonomis yang menguntungkan dan mempunyai citarasa khas khususnya disetiap hidangan atau masakan. Seiring berjalannya waktu, produksi cabai mengalami fluktuasi di pasaran, hal ini dikarenakan adanya serangan hama pada tanaman cabai rawit. Salah satu hama utama yang menyerang yaitu kutu daun (Aphis gossypii Glover) yang menyebabkan potensi kehilangan hasil produksi cabai sebesar 35% hingga 90%. A. gossypii merupakan serangga dari ordo Homoptera, family Aphididae. Serangga ini menghisap cairan dari tanaman inangnya. Maka dari itu diperlukan adanya tindakan pengendalian hama tanaman budidaya yang salah satunya pemanfaatan pestisida nabati berbahan daun gamal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak daun gamal yang lebih efektif dari berbagai konsentrasi yang berbeda terhadap tingkat populasi dan intensitas serangan Aphis gossypii Glover pada tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah, dimulai pada bulan Maret-Juli 2024. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 5 Perlakuan Ekstrak Daun Gamal yaitu 0% (kontrol), 5%, 10%, 20%, dan 40% yang diulang sebanyak 4 kali, sehingga diperoleh 20 unit percobaan, dimana masing-masing unit terdiri dari dua tanaman sampel uji. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan diperoleh hasil pengamatan setelah pengaplikasian ekstrak daun gamal (EDG) terhadap tingkat kepadatan populasi A. gossypii menunjukkan perlakuan P4 (40%) berbeda sangat nyata dibandingkan tanpa perlakuan EDG (kontrol) yang mampu menurunkan populasi A. gossypii hingga 6,00 ekor dari awal investasi 20 ekor/tan. Pengamatan intensitas serangan perlakuan P4 menunjukkan berbeda sangat nyata dengan perlakuan lainnya yang menunjukkan pesentase serangan terendah. Hal ini dikarenakan adanya zat senyawa metabolit sekunder (alkoloid, flavonoid, terpenoid, saponin, dan tanin) yang bersifat toksik terhadap serangga dalam ekstrak daun gamal yang diaplikasikan ketanaman yang terserang A. gossypii, sehingga dapat menyebabkan kemampuan makan serangga (antifeedant) menurun dan kerusakan sistem saraf serangga
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA TORTILA IKAN TUNA PADA INDUSTRI RISQA MULIA DI DESA OLAYA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
This study aimed to evaluate the financial feasibility of the tuna tortilla chip business at Risqa Mulia Industry in Olaya Village, Parigi Subdistrict, Parigi Moutong Regency, using Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period criteria. The research was conducted from July to August 2019. Respondents were selected purposively, consisting of three internal company members: the company leader, treasurer, and a production employee. Financial feasibility analysis was used as the method for data analysis. The results indicate that the tuna tortilla chip business at Risqa Mulia Industry is financially feasible based on the assessment criteria. The calculations yielded an NPV of IDR 72,890,925, a Net B/C Ratio of 2.93, an IRR of 42.96%, which exceeds the initial interest rate, and a Payback Period of 2 years and 5 months, achieved before the end of the business period
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI DESA TARIPA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA
This study aimed to analyze the income derived from cocoa farming by farmers in Taripa Village, Sindue Subdistrict, Donggala Regency. A simple random sampling method was employed to select respondents, resulting in a sample size of 33 farmers out of a total population of 128 cocoa farmers. The primary analytical tool used in this study was the farming income analysis method. The findings indicated that the average income of farmers in Taripa Village is IDR 17,352,045.55/0.74 ha, or IDR 23,448,710.20/ha. The average revenue received was IDR 18,754,545.45/0.74 ha, or IDR 25,261,224.49/ha, with the average total cost amounting to IDR 1,402,499.91/0.74 ha, or IDR 1,895,270.15/ha at the average price of cocoa was IDR 30,000 per k
PENGARUH MOTIVASI DAN PELATIHAN TERHADAP DINAMIKA KELOMPOKTANI DI KABUPATEN DONGGALA
This study aimed to determine the effects of motivation and training, both simultaneously and individually, on the dynamics of farmer groups in Donggala Regency. The research utilized a survey method, including field observations, interviews, and questionnaires distributed to 66 farmers. Data were analyzed using multiple linear regression. The F-test demonstrated that motivation and training simultaneously had positively significant influence on the group dynamics. Specifically, the t-test results revealed: (1) motivation has a positive and significant effect on the farmer group dynamics, and (2) training also has a positive and significant effect on the group dynamics. The first hypothesis test (F-test) indicated that the combined effect of motivation (X1) and training (X2) on group dynamics in Donggala Regency yielded a regression value of 87.2, with an R² score of 76.0%. The second hypothesis test (t-test) showed that motivation (X1) significantly affects the group dynamics, with a t-value of 4.520 (? = 0.05). Training (X2) also significantly affects the group dynamics, with a t-value of 5.163, and a regression coefficient of 0.460, both at a significance level of 0.05
PENGARUH MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum L.)
This study aimed to evaluate the effect of different growing media on the growth and yields of tomato plants (Solanum lycopersicum). The experiment was conducted at the Academic Farm of the Faculty of Agriculture, Tadulako University, Palu, Central Sulawesi, from March to May 2021. A Randomized Complete Block Design (RCBD) was employed with six different treatments: P0 (Control, soil only), P1 (Soil + Rice Husk Charcoal 1:1), P2 (Soil + Rice Husk Charcoal 1:2), P3 (Soil + Rice Husk Charcoal 1:3), P4 (Soil + Rice Husk Charcoal 3:1), and P5 (Soil + Rice Husk Charcoal 3:2). Each treatment was replicated four times, resulting in a total of 24 experimental units, with each unit containing three plants, amounting to a total of 72 plants per polybag. The results demonstrated that the P3 treatment (Soil + Rice Husk Charcoal 1:3) significantly enhanced the growth and yields of tomato plants. This treatment yielding the highest performance: an average plant height of 99.44 cm, 81.58 leaves, 12.78 branches, 11.56 fruits per plant, and an average fruit weight of 363.12 g. These findings suggest that the P3 growing medium is particularly effective in promoting the optimal growth and productivity of tomato plants
KEANEKARAGAMAN SERANGGA PENGUNJUNG PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.)
Kacang hijau merupakan salah satu tanaman kacang-kacangan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena kaya kandungan gizi. Kandungan rata-rata biji kacang hijau kering terdiri dari 60?65% karbohidrat, 25?28% protein, 3,5?4,5% serat, dan 1?1,5% lemak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeidentifikasi keanekaragaman serangga pada tanaman kacang hijau dan mengelompokkan serangga yang didapat berdasarkan fungsi ekologinya, Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januairi
2023 sampai maret 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode yang digunakan dalam pengamatan serangga ialah scan sampling (Martin & Bateson 1993). Indeks serangga pengunjung pada tanaman kacang hijau sebanyak 4.062 individu yang terdiri atas 21 genus/morfospesies dengan 16 famili dari 8
Ordo yaitu Diptera, Hymenoptera, Hemiptera, Orthoptera, Coleoptera, Lepidoptera, Blattodea/Blattellidae, dan Ordonata. Ordo Diptera terdapat 3 famili yaitu Tephritidae, Tachinidae, dan
Agromyzidae. Komposisi Peran Ekologi Serangga Pengunjung pada Ekosistem Kacang Hijau dapat dilihat bahwa serangga yang berperang sebagai hama/herbivora sangat dominan dengan persentase
76,19%, dan serangga yang berperan sebagai predator 12,92%, serangga yang berperang sebagai polinator 6,20%, serangga yang berperan sebagai pengurai 2,83%, dan terkecil terdapat pada serangga yang berperan sebagai parasitoid 1,85%
PROFITABILITAS PRODUK UDANG CRISPY PADA UD HJ.MBOK SRI DI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai profitabilitas produk udang crispy pada UD Hj.Mbok Sri di Kota Palu. Metode penentuan responden yaitu dilakukan secara sengaja (Purposive) dengan melakukan observasi secara dan wawancara secara langsung dengan pimpinan, manager dan 3 karyawan yang mengolah atau membuat udang crispy sehingga total responden dalam penelitian ini yaitu sebanyak 5 orang. Analisis yang digunakan yaitu analisis biaya, analisis penerimaan, analisis pendapatan dan analisis profitabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa biaya tetap untuk produksi udang crispy yaitu sebesar Rp. 14.531.466 dan biaya variabel sebesar Rp. 4.270.000 sehingga total biaya produksi udang crispy yaitu sebesar Rp. 18.801.466 sedangkan untuk total pendapatan yang diterima oleh UD Hj.Mbok Sri dari produk udang crispy kemasaran 100 gram sebesar Rp. 9.900.000. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa kemampuan investasi dan modal yang dikeluarkan untuk menghasilkan sangat baik yang ditunjukkan dengan nilai RoI dan RoE yang naik dari bulan Januari sampai Februari masing-masing sebesar 0,01 dan 3,80%
PERSEPSI PETANI TERHADAP RISIKO PRODUKSI PADI SAWAH DI KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLITOLI
Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui bagaimana persepsi petani terhadap risiko produksi pada usahatani padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Mengetahui strategi yang dilakukan oleh petani dalam menangani risiko produksi padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Dampal SelatanKabupaten Tolitoli. Penentuan lokasi ini dipilih secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan bahwa lokasi tersebut merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Tolitoli yang masyarakatnya berusahatani padi sawah. Pertimbangan lain yang dijadikan sebagai acuan yaitu usahatani padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan mengalami adanya indikasi risiko produksi, salah satunya adalah organisme pengganggu tanaman dan faktor cuaca . Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei sampai dengan Bulan Juni 2021. Penentuan responden pada penelitian ini dilakukan dengan metode sampel acak sederhana (simple random sampling), dimana yang dijadikan populasi dalam penelitian ini adalah kelompok tani yang komoditasnya utamanya adalah padi sawah yang ada di Kecamatan Dampal Selatan. Penelitian ini menggunakan data yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara langsung kepada petani di lapangan dengan menggunakan daftar pertanyaan (Questionaire) terhadap responden yaitu responden petani padi. Data sekunder diperoleh dari berbagai instansi pemerintah yang terkait dengan penelitian ini dan berbagai literatur lainnya. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka peneliti ini menyimpulkan bahwa risiko produksi yang dihadapi oleh petani padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli bersumber dari berbagai aspek diantaranya perubahan cuaca dan iklim, serangan hama, kelangkaan pupuk bersubsidi, dan permasalahan sistem irigasi. Persepsi petani terhadap risiko produksi padi sawah di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli memiliki rata-rata total skor 144 yang berada pada rentang skala 113 – 147, yang artinya persepsi petani terhadap risiko produksi adalah cukup buruk. Hal ini menandakan bahwa petani menganggap bahwa risiko produksi yang terjadi di Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Tolitoli merupakan suatu kejadian yang cukup mengganggu jalannya usahatani padi sawah. Namun demikian masih ada sebagian risiko bisa dicegah dan diatasi seperti kelangkaan pupuk dan pengairan. Cara yang dipilih oleh petani dalam menghadapi risiko; 1) sebelum melakukan usahatani padi sawah, petani membuat persiapan seperti mempersiapkan segala faktor penunjang produksi usahatani padi seperti pengolahan lahan, dan perawatan saluran irigasi, 2) saat masa produksi apabila terserang hama dan penyakit petani lebih banyak memilih untuk membasmi hama dengan menggunakan pestisida dan memanfaatkan ekosistem yang ada di sawah, dan 3) setelah mengalami risiko, petani tetap melakukan/menyelesaikan usahataninya walaupun produksi padi tidak sesuai dengan yang diharapkan
ANALISIS SIFAT FISIKA TANAH PERKEBUNAN CENGKEH (Syzygium aromaticum) PADA BEBERAPA KETINGGIAN TEMPAT
Tujuan penelitian adalah menentukan sifat fisika tanah dan menggambarkan hubungan antara beberapa sifat fisika tanah perkebunan cengkeh (Syzygium aromaticum) pada beberapa ketinggian tempat. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Februari 2024. Survei tanah dilakukan berdasarkan metode stratified purposive sampling pada perkebunan cengkeh dibeberapa ketinggian tempat 50 mdpl-<550 mdpl. Pengambilan sampel tanah utuh dan tidak utuh dilakukan pada 3 titik ketinggian yang diulang sebanyak 3 kali. Analisis tanah dilakukan dilaboratorium unit ilmu tanah, Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, meliputi pengamatan tekstur, bahan organik, bobot isi, permeabilitas dan penetrasi tanah. Hasil penelitian menunjukan sifat fisika tanah di Desa Matansala perkebunan cengkeh (Syzygium aromaticum) pada beberapa ketinggian tempat, mempunyai tekstur tanah didominasi fraksi liat, bahan organik kriteria tinggi hingga sangat tinggi, bobot isi tanah kriteria ringan hingga berat, permeabilitas kriteria lambat hingga sedang dan ketahanan penetrasi tanah kriteria rendah hingga sedang. Hubungan antara beberapa sifat fisika tanah di daerah penelitian bersifat linear dengan keeratan hubungan pada tingkat sangat rendah - sangat kuat