Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
KELAYANAKAN USAHA TERNAK AYAM PEDAGING DI DESA GUNTARANO KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA (STUDI KASUS PETERNAKAN BAPAK RISLAN)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Laba Rugi Kelayakan usaha ternak ayam pedaging. Manfaat dari penelitian ini Sebagai bahan informasi bagi peternak ayam pedaging dalam mengembangkan usahanya dan Peneliti ternak, sebagai wadah penambah pengetahuan tentang kelayakan usaha ternak ayam pedaging. Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Guntarano Kecamatan Tanantovea Kabupaeten Donggala dari Bulan April sampai dengan Bulan Mei 2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kuantitatif dengan metode survei. Penentuan responden dilakukan secara sengaja (purposive). Responden yang di ambil dalam penelitian sebanyak 2 orang, 1 orang pemilik dan 1 orang karyawan yang bertanggung jawab di usaha ternak ayam pedaging. Jenis dan sumber data yang digunakan ialah primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis pendapatan dalam arus masuk dari usaha ternak ayam pedaging sebesar Rp. 3.731.289.995 selama 4 tahun sedangkan arus keluar sebesar Rp. 1.896.930.720 selama 4 tahun dengan keuntungan ternak ayam melihat pendapatan sebesar Rp. 1.266.605.575 selama 4 tahun
ESTRAK AKAR TUBA (Derris elliptica Benth) BERPENGARUH KEPADATAN POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN TERHADAP Spodoptera frugiperda JE Smith (LEPIDOPTERA :NOCTUIDAE) PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstraksi akar tuba (Derris elliptica Bent) terhadap kepadatan populasi dan intensitas serangan (Spodoptera frugiperda) pada tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan juli sampai dengan September 2022 di Desa Kasoloang, Kecamatan Bambaira, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat. Hasil penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Terdiri dari 6 perlakuan dengan 5 kali ulangan sebagai berikut. D1 Perlakuan yang berikan Akar tuba 25 ml/l dan tween 80/L air, D2 Akar tuba 50 dan tween 80/L air ml/l air, D3 Akar tuba 75 ml/l dan tween 80/L air air, D4 Akar tuba 100 ml/l dan tween 80/L air dan D5 Akar tuba 125 ml/l dan tween 80/L air, variabel pengamatan yg diamati dalam penelititan ini adalah populasi S. frugiperda dan intensitas serangannya. Ekstraksi akar tuba berpengaruh nyata dapat menekan populasi dan intensitas serangan S frugiperda pada pertanaman jagung, populasi hama tertinggi terdapat pada tanaman tanpa perlakuan 0,31 individu/tanaman 21 hst dan populasi hama terendah pada perlakuan 0,16 ekor/tanaman 42 hst. Intensitas serangan tertinggi terdapat pada tanaman D0 16,00 indiviedu/tanaman 28 hst sedangkan intensitas serangan terendah terdapat di pertanaman D5 1,80 individu/tanaman. Dapat disimpulkan pemberian ekstrak akar tuba sebagai pestida nabati berpengaruh nyata terhadap kepadatan populasi dan intensitas serangan S.frugiperda
RESPON TANAMAN SAWI PAKCOY (Brassica Rapa L.) TERHADAP BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK CAIR URIN KELINCI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumubuhan tanaman sawi pakcoy (Brassica rapa L.). terhadap berbagai konsentrasi pupuk cair dan menentukan konsentrasi yang sesuai bagi tanaman sawi pakcoy, Manfaat penilitian ini adalah agar dapat dijadikan sebagai bahan pertimbanagan dalam pengembangan budidaya tanaman sawi pakcoy yang menggunakan pupuk cair dan selain itu diharapkan juga sebagai pembanding pada penilitian selanjutnya. Penilitian ini dilaksanakan di kebun percobaan fakultas pertanian, universitas tadulako Sulawesi Tengah pada Bulan Februari 2020 sampai Bulan April 2020. Alat yang digunakan dalam penilitan ini adalah linggis, skop, penggaris, ember, selang, pulpen, label, kamera, timbangan. Bahan yang digunakan dalam peniltian ini adalah tanah sebagai media tanam, polybag, benih sawi pakcoy, pupuk cair urin kelinci. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang 4 kali. Perlakuan dicobakan adalah konsentrasi pupuk organik cair urinkelinci yang terdiri dari 5 taraf sebagai berikut : PO : Tanpa pupuk cair (Kontrol), P1 : 5 ml/ltr air, P2 : 10 ml/ltr air, P3 : 15 ml/ltr air, P4: 20 ml/ltr air, Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bahwa pemberian pupuk organik cair urin kelinci berpengaruh lebih baik dibandingkan dengan tanpa perlakuan pemberian pupuk cair pada semua parameter pengamatan pertumbuhan tanaman sawi (tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, berat basah, panjang akar dan volume akar) dan pada hampir semua waktu pengamatan, kecuali hanya pada umur 14 HST pada parameter pertumbuhan jumlah dau tanaman sawi. Untuk mendapatkan hasil yang optimal pada budidaya tanaman sawi, yang harus diperhatikan dari pegaplikasian POC urin kelinci yaitu waktu, dosis dan cara yang tepat sehingga unsur hara bisa dimanfaatkan oleh tanaman dengan baik. Penggunaan kombinasi antara POC dan pupuk lainnya seperti pupuk kandang dapat digunakan untuk mendapatkan hasil produksi tanaman sawi secara optimal.  
SEBARAN DAN STATUS HARA NITROGEN PADA LAHAN KAKAO DI INSTALASI PENELITIAN DAN PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN DI SIDONDO III
Nitrogen (N) merupakan unsur hara yang sangat dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang besar. Nitrogen merupakan anasir penting dalam pembentukan klorofil, protoplasma, protein, dan asam asam nuklest. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran dan status hara nitrogen pada lahan kakao di Instalasi Penelitian Dan Pengkajian Teknologi Pertanian Di Sidondo III dan analisis tanah dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga Mei 2022. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Survey dan penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive) Hasil analisis yang dilakukan menunjukkan bahwa pada lokasi tanaman Kakan di Instalasi Penelitian dan Pengkajian Teknologi Pertanian di Sidondo III dengan Nilai N-total A1 0,13% A20,11% A3 0,16% TI 0,13% 12 0,09%, dan T3 0,11% Parameter pl tanah pada sampel Al dan TI memiliki nilai kriteria agak alkalis dengan masing-masing nilai 7,84 dan 7,60 sedangkan pada sampel A2, A3, T2, dan 13 memiliki nilai kriteria Netral dengan masing-masing nilai A2 7,39, A3 6,38, 12 6,90 dan 13 6,81. Parameter C-Organik pada sampel Al Memiliki nilai 1,64% dengan kriteria Rendah, A2 1,29 % dengan kriteria rendah, A3 0,55 % dengan kriteria sangat rendah, T1 1,47% dengan nilai kriteria rendah, T2 2,71 % memiliki nilai kriteria sedang dan T3 2,33 % dengan nilai kriteria sedang. Dan pada parameter tekstur tanah pada sampel A1, A2,T1, dan 12 dengan kelas tekstur lampung sedangkan pada sampel A3 dan 13 dengan kelas tekstur lempung berpasi
MANAJEMEN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PRODUK JAHE MERAH INSTAN PADA INDUSTRI RAJA BAWANG DI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa banyak pembelian bahan baku yang ekonomis (EOQ) untuk persediaan bahan baku jahe merah instan pada industri Raja Bawang, mengetahui berapa besar persediaan pengaman (Safety Stock) bahan baku jahe merah instan pada industri Raja Bawang, mengetahui kapan waktu yang tepat bagi industri Raja Bawang untuk melakukan pemesanan kembali (ROP) terhadap persediaan bahan baku jahe merah instan serta mengetahui berapa total biaya persediaan bahan baku jahe merah instan pada industri Raja Bawang. Responden pada penelitian terdiri dari 3 orang, yaitu pimpinan industri dan dua orang karyawan bagian produksi. Metode analisis yang diguanakan yaitu Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, Reorder Point, dan Total Inventory Cost (TIC). Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah pembelian ekonomis bahan baku jahe merah instan yang sebaiknya dilakukan oleh Industri Raja Bawang pada bulan Januari sampai Desember 2020 rata-rata sebesar 155 kg. Persediaan pengaman (Safety Stock) bahan baku jahe merah instan yang harus selalu tersedia sebesar 29 kg. Pemesanan kembali (Reorder Point) yaitu rata-rata sebesar 81 kg. Total biaya persediaan (TIC) yang dikeluarkan pada bulan Januari-Desember 2020 rata-rata sebesar Rp. 165.148.
 
KONTRIBUSI KINERJA WANITA PEDAGANG SAYUR TERHADAP TOTAL PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI PASAR RANGGULALO KABUPATEN SIGI
Tujuan dari penelitian ini yaitu : Untuk mengetahui seberapa besar kontribusi kinerja wanita pedagang sayur terhadap pendapatan rumah tangga di pasar Ranggulalo, kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan data Primer dan data Sekunder. Data primer dikumpulkan dengan cara wawancara langsungdengan responden yang bersangkutan. Data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait yaitu Dinas Perindustrian Kabupaten Sigi serta pustaka yang terkait dengan topik penelitian tersebut. Metode pengambilan sampel dilakukan secara sengaja dengan metode (purposive), dengan pertimbangan dengan mengambil 30 dari jumlah populasi pedagang sayur wanita sebesar 212 orang, 30 responden tersebut di anggap mewakili populasi wanita pedagang sayur di pasar Ranggulalo. Metode Analisis Data yang di pakai yaitu ?= TR - TCDimana total penerimaan merupakan pendapatan yang diperoleh atas biaya yang benar-benar dikeluarkan, sedangkan total biaya merupakan pendapatan setelah dikurangi total biayaHasil penelitian menunjukkan rata-rata kontribusi wanita pedagang sayur di pasar Ranggulalo sebesar 38,42%
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PULUT UNGU (Zea mays var ceratina kulesh)
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair yang lebih baik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ungu. Penelitian dilaksanakan di Jalan Padat Karya, Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu Sulawesi Tengah. Penelitian dilaksanakan dari bulan April sampai Juni 2022. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan satu faktor perlakuan yaitu pupuk organik cair dengan 5 taraf perlakuan yaitu tanpa POC (kontrol), 4 ml POC/liter air, 6 ml POC/liter air, 8 ml POC/ liter air, 10 ml POC/liter air. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali sehingga diperoleh 25 satuan percobaan. Jarak tanam yang digunakan 80cm x 50cm dengan luas petak 300 cm X 320 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan dosis 10 ml/l air memberikan pengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung ungu yaitu pada semua parameter yaitu, tinggi tamanan, jumlah daun, jumlah tongkol perumpun, diameter tongkol, berat tongkol tanpa kelobot , berat tongkol berkelobot, produksi per petak dan produksi ton/ha
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP SERAPAN KALIUM TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) PADA ENTISOLS SIDERA
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2019 sampai bulan maret di Green House Fakultas Pertanian dan untuk analisis tanah dan tanaman dilakukan di Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Dengan lokasi pengambilan sampel tanah di Desa Sidera, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini disusun dalam rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 taraf perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 24 satuan percobaan 6 taraf dosis perlakuan tersebut antara lain: Kontrol (Tanpa pemberian pupuk kandang sapi ): Pupuk kandang sapi dengan dosis 5 ton ha-1 : Pupuk kandang sapi dengan dosis 10 ton ha-1: pupuk kandang sapi dengan dosis 15 ton ha-1: Pupuk kandang sapi dengan dosis 20 ton ha-1: Pupuk kandang sapi dengan dosis 25 ton ha-1: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dengan dosis 10 ton ha-1 dapat meningkatkan Ph sebesar 6,298% C-organik sebesar 2,55%, K-tersedia sebesar 0,82 g, K jaringan tanaman sebesar 0,91,50%, dan serapan kalium tanaman bawang merah sebesar 6,3758%
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA SAMBAL ROA PADA INDUSTRI FLAMBOYAN DI KELURAHAN PANAU KECAMATAN TAWAELI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha sambal ikan roa yang tepat untuk diaplikasikan pada Industri Flamboyan Kelurahan Panau Kecamatan Tawaeli Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret – April 2021, jumlah responden sebanyak 6 orang yang terdiri dari pihak internal 1 orang pimpinan, 1 orang karyawan, sedangkan responden pihak eksternal terdiri dari 1 orang konsumen yang sering membeli sambal roa, 1 orang konsumen yang baru beberapa kali membeli sambal roa, 1 orang pegawai Dinas Perindustrian dan perdagangan dan 1 orang pesaing. Alat analisis yang digunakan yaitu analisis SWOT, dengan menganalisis faktor internal dan eksternal dari industri Flamboyan. Berdasarkan hasil analisis SWOT bahwa posisi strategi industri Flamboyan berada pada kuadran I yaitu pada posisi strategi Kekuatan – Peluang (SO), hasil penelitian didapatkan beberapa strategi pengembangan usaha sambal ikan roa yang tepat untuk diaplikasikan pada industri Flamboyan yaitu (1) Mempertahankan cita rasa yang khas dan tanpa bahan pengawet untuk menangkap peluang pasar dan menjalin hubungan yang baik dengan konsumen, (2) Memperluas jaringan pemasaran yaitu bekerjasama dengan pemerintah dengan memanfaatkan media promosi dan kualitas produk tanpa bahan pengawet, (3) Memanfaatkan pengalaman usaha dan harga produk yang terjangkau untuk peluang pasar baru
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU DI KECAMATAN PALU UTARA KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pendapatan usahatani bawang merah varietas Lembah Palu di Kecamatan Palu Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Januari sampai Februari 2021 di Kecamatan Palu Utara Kota Palu. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling). Populasi penelitian ini adalah seluruh petani yang mengusahakan kegiatan usahatani bawang merah varietas Lembah Palu yang ada di Kecamatan Palu Utara. Responden dalam penelitian ini adalah sebenyak 31 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Nonprobality yaitu sample jenuh atau sering disebut total sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan. Hasil analisis bahwa rata-rata pendapatan yang diterima usahatani bawang merah varietas Lembah Palu per satu kali panen di Kecamatan Palu Utara Kota Palu sebesar Rp. 30.926.224 dengan rata-rata penerimaan sebesar Rp. 43.849.032 dikurangi dengan rata-rata total biaya sebesar Rp.12.922.808. Hal ini berarti penerimaan petani dapat menutupi semua biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi usahatani bawang merah varietas Lembah Palu