Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    PENGARUH KONSENTRASI LARUTAN NUTRISI AB MIX DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI KATOKKON (Capsicum chinense Jacq.) SECARA HIDROPONIK DENGAN PENGONTROLAN NILAI EC (ELECTRICAL CONDUCTIVITY)

    No full text
    Cabai katokkon merupakan salah satu jenis cabai di Indonesia yang memiliki potensi ekonomis yang tinggi namun belum banyak dieksplorasi serta diidentifikasi terutama di daerah dataran rendah dan komoditi yang paling banyak diminati masyarakat. Pertambahan jumlah penduduk membuat lahan pertanian semakin sempit karena alih fungsi lahan sehingga untuk menghasilkan produk sayuran buah yang berkualitas tinggi dan berkelanjutan menerapkan budidaya secara hidroponik. Pupuk hidroponik umumnya menggunakan nutrisi AB Mix. Kunci utama pemberian larutan nutrisi pada sistem hidroponik adalah pengontrolan konduktivitas elektrik atau “electrical conductivity” (EC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan nutrisi AB Mix dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil cabai katokkon (Capsicum chinense Jacq.) dengan sistem hidroponik wick. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Jl.Batu Bata Indah II, Palu, pada bulan September hingga Desember 2023. Penelitian ini disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dan terdiri dari 5 perlakuan yaitu E1 : EC 1,5 mS/cm (15 ml), E2 : EC 2 mS/cm (20 ml), E3 : EC 2,5 mS/cm (25 ml), E4 : EC 3 mS/cm (30 ml), E5 : EC 3,5 mS/cm (35 ml). Setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 20 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi larutan nutrisi AB Mix berpengaruh terhadap semua variabel pengamatan yaitu tinggi tanaman, masa berbunga, cabang produktif, jumlah buah, berat buah dan panjang akar. Konsentrasi larutan nutrisi AB Mix yang paling baik terdapat pada perlakuan E5 dengan konsentrasi 35 ml (nilai EC 3,5 mS/cm) karena berpengaruh nyata terhadap cabang produktif, jumlah buah dan berat buah

    ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA BUBUNG KECAMATAN LUWUK SELATAN KABUPATEN BANGGAI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui besar pendapatan  usahatani jagung hibrida di Desa Bubung Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai (2) Untuk mengetahui kelayakan usahatani jagung hibrida di Desa Bubung Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bubung Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai pada bulan Mei sampai Juli 2021. Penentuan responden dilakukan dengan metode sensus, dengan mengambil sebanyak 59 responden petani jagung hibrida. Analisis data yang digunakan adalah analisis Pendapatan () dan Analisis Kelayakan (R/C). Hasil penelitian menujukkan pendapatan rata - rata yang diperoleh petani jagung hibrida yang berada di Desa Bubung Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai sebesar Rp 3.661.049,72/0,86 Ha/MT atau Rp 4.235.332,03Ha/MT, dengan rata - rata total biaya yang dikeluarkan sebesar Rp 7.668.865,54/0,86 Ha/MT atau Rp 8.871.824,84Ha/MT. Usahatani jagung hibrida di Desa Bubung Kecamatan Luwuk Selatan Kabupaten Banggai layak diusahakan, yang ditunjukan oleh nilai Revenue cost ratio (R/C-ratio) sebesar Rp 1,49, artinya bahwa dengan pengeluaran Rp 1,- akan diperoleh penerimaan sebesar Rp 1,49

    ANALISIS KOMODITI BASIS SUBSEKTOR TANAMAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN TOJO UNA- UNA

    No full text
    Tanaman perkebunan mempunyai kontribusiyang cukup besar dalam pembentukan Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Tojo Una- una. Keadaan ini menunjukan bahwa subsektor tanaman perkebunan  masih  memegang  peranan  yang  penting  dalam  perekonomian  wilayah  Kabupaten Tojo Una- una,  khususnya  sumbangan  terhadap Produk  Domestik  Regional  BrutoKabupaten  Tojo Una- una. Oleh  karena  itu  dengan  adanya  penelitian  ini  dapat  sebagai  bahan  perencanaan  maupun  evaluasi pembangunan  yang  memudahkan  pemerintah  dalam menetapkan  kebijakan  pembangunan  wilayah Kabupaten  Tojo Una- una.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  komoditi  basis  dan  non  basis subsektor  tanaman  perkebunan  di  Kabupaten  Tojo Una- una  dan  perubahan  peranan  komoditi  subsektor tanaman  perkebunan  dimasa  yang  akan  datang.  Penelitian  ini  menggunakan  metode Location Quotient (LQ)  dan Dynamic  Location  Quotient (DLQ).  Hasil  analisis  LQ  menunjukkan  bahwa komoditicengkeh, kelapa, pala, dan lada merupakankomoditi basis sedangkan komoditi kakao dann kopi merupakan  komoditi  non  basis  subsektor  tanaman  perkebunan  di Kabupaten  Tojo Una- una.  Analisis DLQ menunjukkan bahwa komoditi lada mengalami perubahan peranan dari basis menjadi  non basis di masa yang akan datang

    STRATEGI PEMASARAN SAYURAN HIDROPONIK PADA CV ASMA HIDROPONIK DIKOTA PALU

    No full text
    Sayuran hidroponik merupakan komoditas hortikultura yang mulai banyak diminati dan dikembangkan pada sektor pertanian saat ini. Keistimewaan dari sayuran hidroponik itu sendiri yaitu kualitas yang dihasilkan lebih segar, dan lebih bersih dibandingkan dengan sayuran konvensional. Dari keistimewaan tersebut menimbulkan daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk mengubah pola konsumsinya dari sayuran konvensional menjadi sayuran hidroponik, sehingga perkembangan permintaan akan sayuran hidroponik di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran sayuran hidroponik Asma Hidroponik serta strategi pemasaran sayuran hidroponik pada Asma Hidroponik di Kota palu. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan februari-maret 2022 di CV Asma Hidroponik di Kota Palu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi dan wawancara. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 5 responden. Teknik analisa yang digunakan adalah analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran Asma Hidroponik adalah faktor kekuatan dan peluang serta menggunakan strategi SO yang berada pada kuadran 1

    ANALISIS PROFITABILITAS USAHA KACANG GOYANG PADA INDUSTRI SAL-HAN DI KOTA PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan nilai profitabilitaas usaha kacang goyang pada industri Sal-Han  di Kota Palu. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Februari sampai April 2022. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive). Jumlah responden yang diambil sebanyak 5 orang ermasuk 1 pimpinan dan 4 lainnya sebagai tenaga kerja. Alat analisis yang digunakan analisis pendapatan dan analisis profitabilitas. Hasil analisis pendapatan menunjukkan bahwa rata-ratapendapatann yang diperoleh industri Sal-Han usaha kacanag goyang selama 6 bulan sebesar Rp. 6.124.016. Hasil analisis profitabilitas menunjukkan bahwa kemampuan dalam investasi yang dikeluarkan untuk menghasilkan keuntungan sangat baik yang ditunjukkan dengan nilai GPM (Gross Profit Margin) dan NPM (Net Profit Magin) sebesar 106,12% dan 95,78%

    ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHA AYAMA POTONG PEDAGING “PAK LAMANDONG” DI DESA PONGGERANG KECAMATAN DAMPELAS KABUPATEN DONGGALA

    No full text
    Peternakan merupakan subsector dari pertanian yang berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani. Ayam ras pedaging atau yang lebih dikenal masyarakat dengan nama ayam potong pedaging adalah merupakan jenis ras unggul hasil dari persilangan, perkawinan, antara aya ras White Cornish dari inggris dengan ayam betina dari ras Plyymouth rock 12 dari Amerika. Keunggulan ayam ras pedaging/ayam potong adalah siklus produksi yang singkat yaitu dalam waktu 4-6 minngu sudah dapat dipanen dengan bobot 1,5-1,56 kg/ekor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) pendapatan yang diterima dari usaha ayam potong Pak lamandong, 2) kelayakan usaha ayam potong pedaging Pak lamandong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret samapai Mei 2022. Penentuan responden dilakukan dengan sengaja (purposive) dengan jumlah responden 2 yang terdiri atas 1 pimpinan, 1 orang karyawan. Data dianalisis dengan : (1) pendapatan, (2) R/C ratio. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pendapatan usaha ayam potong Pak Lamandong selama 4 bulan adalah sebesar Rp. 239.431.536,8 (2) analisis R/C ratio untuk usaha ayam potong Pak Lamandong sebesar 1,6

    ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DENGAN POLA TANAM BENIH LANGSUNG (TABELA) DI DESA LAANTULA JAYA KECAMATAN WITA PONDA KABUPATEN MOROWALI

    No full text
    Desa Laantula Jaya merupakan salah satu desa dari sembilan desa yang derada di Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali yang memiliki produksi padi sawah dengan yang cukup besar dibandingkan desa-desa lainnya. Produksi padi sawah di Desa Laantula Jaya yang tinggi dipengaruhi oleh dua sistem tanam yaitu Tapin dan Tabela, sehingga peneliti tertarik meneliti tentang teknik tanam tabela untuk menggetahui berapa besar pendapatan dan kelayakan usahatani padi sawah dengan pola tanam benih langsung (tabela). Penelitianini dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan Bulan September 2020. Penentuan lokasi di lakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa Desa Laantula Jaya merupakan salah satu daerah penghasil padi sawah dengan produktivitas 5,8 ton/ha. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (Simple Random Sampling). Sampel yang diambil sebanyak 40 responden  petani dari 442 petani (20%) yang mengusahakan padi sawah. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan (?) dan kelayakan. Hasil analisis menunjukan bahwa rata-rata pendapatan petani padi sawah untuk satu kali musim tanam di Desa Laantula Jaya Kecamatan Wita Ponda Kabupaten Morowali sebesar Rp13.312.202/1,46 ha/MT atau Rp 9.117.946/ha/MT, hasil analisis kelayakan R/C sebesar 5,44 artinya bahwa setiap pengeluaran sebesar Rp 1,- maka akan memperoleh penerimaan sebesar Rp. 5,44,-

    PENGARUH INOKULASI Rhizobium japonicum TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL DUA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L. Merril)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis inokulasi Rhizobium japonicum yang tepat dan varietas yang lebih baik pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Penelitian dilaksanakan di Kebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikolore, Kota Palu, pada Bulan Agustus sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah inokulasi R. japonicum, terdiri dari tiga level (tanpa inokulasi R. japonicum, 5 g R. japonicum kg-1 benih, dan 10 g R. japonicum kg-1 benih). Faktor kedua adalah varietas terdiri dari dua (Varietas Dering dan Dena). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara varietas dan R. japonicumditunjukkan pada perlakuan Varietas Dena dengan dosis 10 g kg-1 benih menghasilkan jumlah polong tertinggi 88,5 dan perlakuan Varietas Dering dengan dosis 5 g kg-1 benih menghasilkan bobot biji per tanaman tertinggi 8,85 g. Varietas Dering cenderung memberikan hasil lebih baik di bandingkan dengan varietas Dena terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Inokulasi R. japonicum dengan dosis 10 g kg-1 benih memberikan hasil terbaik dibandingkan dengan dosis yang lain dalam mempengaruhi pertumbuhan dan hasil kedelai

    PENGARUH KOMBINASI PUPUK BIO ORGANIK DENGAN BERBAGAI JENIS PESTISIDA TERHADAP DINAMIKA TUMBUH DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa. L. Var. Aggregatum) VARIETAS LEMBAH PALU

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi pupuk bio organik dan berbagai jenis pestisida yang memberikan pengaruh paling baik terhadap dinamika tumbuh dan hasil bawang merah (Allium cepa. L. Var. Aggregatum) varietas Lembah Palu.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bulupountu Jaya Trans SP II Kabupaten Sigi. Penelitian berlangsung selama 3 Bulan dari bulan Agustus sampai dengan bulan  Oktober 2019.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan satu faktor, diulang sebanyak empat kali.  Perlakuan yang dicobakan yaitu ekstrak sereh Wangi dengan berbagai jenis pestisida organik, yang terdiri atas 6 perlakuan yaitu P0 = Kontrol (Tanpa Perlakuan), WT = Ekstrak Sereh Wangi + Trichoderma, WBT = Ekstrak Sereh Wangi + Bio-Organik + Trichoderma, WBM=Ekstrak Sereh Wangi + Bio-Organik + Ekstrak Daun Mimba, BMT = Bio-Organik + Ekstrak Daun Mimba + Trichoderma dan MWT = Ekstrak Daun Mimba + Ekstrak Sereh Wangi + Trichoderma, dimana setiap perlakuan diulang empat kali, sehingga secara keseluruhan terdapat 24 unit percobaan, setiap unit percobaan terdapat 5 tanaman untuk variabel pengamatan dinamika tumbuh dan 10 tanaman untuk variabel pengamatan hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa kombinasi pupuk bio organik dan berbagai jenis pestisida yang memberikan pengaruh terbaik terhadap terhadap dinamika tumbuh dan hasil bawang merah yaitu perlakuan WBM = Ekstrak Sereh Wangi + Bio-Organik + Ekstrak Daun Mimba hampir pada semua parameter pengamatan terkecuali bobot segar akar dan bobot kering akar

    EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN BABADOTAN (Ageratum conizoides L.) UNTUK PENGENDALIAN HAMA ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda J. E. Smith) PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun babadotan terhadap intensitas serangan dan populasi Hama Ulat Grayak serta pengaruhnya terhadap produksi Jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Oloboju Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai dari bulan Agustus sampai Oktober 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yang diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 20 unit percobaan. Perlakuan tersebut adalah P0 = (kontrol), P1 = kosentrasi 2,5%, P2 = kosentrasi 5%, P3 = kosentrasi 7,5%, dan P4 = kosentrasi 10%. Pengamatan meliputi intensitas serangan dan populasi Spodoptera frugiperda serta produksi Jagung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan dosis 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% berpengaruh nyata terhadap intensitas serangan dan populasi Spodoptera frugiperda serta produksi Jagung. Perlakuan P4 (kosentrasi 10%) memberikan hasil intensitas serangan dan populasi yang terendah yakni intensitas serangan sebesar 4,29% dan populasi sebesar 0,88 ekor sehingga memberikan hasil yang berbeda nyata dengan perlakuan lainya. Hasil produksi Jagung yang tertinggi juga diperoleh dari perlakuan P4 sebesar 6,69 ton/ha berbeda nyata dengan semua perlakuan

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇