Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAKCOY (Brassica rapa L.) BERBAGAI KONSENTRASI AB MIX SISTEM SUMBU

    No full text
    Pakcoy  adalah salah satu jenis komoditas sayuran yang layak dikembangkan bisa dilihat dari aspek ekonomis dan bisnisnya karena permintaan konsumen yang semakin lama semakin tinggi. Harga jual sawi pakcoy lebih mahal daripada jenis sawi lainnya. Permintaan komoditas sayuran di Indonesia terus meningkat, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk. Sistem wick salah satu metode dari hidroponik yang menggunakan sumbu atau penyambung antara nutrisi dengan media tanam. Sistem ini yang paling simpel dan sederhana. Sumbu yang digunakan adalah sumbu yang memiliki daya kapilaritas tinggi serta cepat lapuk. sumbu berfungsi untuk menyerap air. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2019 bertempat di BTN Pesona Teluk Palu,Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan konsentrasi nutrisi AB mix yang terdiri dari: P1 = 5 ml/liter air P2 = 10 ml/liter air P3 = 15 ml/liter air P4 = 20 ml/liter air P5 = 25 ml/liter air. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan bahwa perlakuan konsentrasi nutrisi 20ml/liter menghasilkan berat segar yang lebih tinggi dan berdeda dengan perlakuan lainy

    PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) NASA

    No full text
    Tanaman sawi (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas sayuran yang memiliki nilai komersial dan prospek yang baik selain itu tanaman sawi termasuk jenis sayuran yang mudah diperoleh. Sawi hijau sangat berpotensi sebagai penyedia unsur-unsur mineral penting dibutuhkan oleh tubuh karena nilai gizinya tinggi, sawi terdiri dari dua jenis yaitu sawi putih dan sawi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pupuk organik cair (POC) yang meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Palu Sulawesi Tengah. Pada bulan Juli sampai Agustus 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan Konsentrasi Pupuk Organik Cair yang terdiri dari 6 taraf perlakuan yaitu Tanpa POC, 0,2%, 0,4%, 0,6%, 0,8%, 1,0%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk organik cair Nasa dan tanpa perlakuan POC Nasa memberikan perbedaan yang nyata terhahap tinggi tanaman, jumlah dan luas daun , berat basah dan berat kering, volume akar tanaman

    PERKECAMBAHAN BENIH SRIKAYA (Annona squamosa L.) TERHADAP KONSENTRASI INDOLE BUTYRIC ACID (IBA) DAN LAMA PERENDAMAN

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk memahami perkecambahan benih srikaya terhadap Konsentrasi Indole Butyric Acid (IBA) dan lama perendaman. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Desember 2020 sampai Maret 2021 di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako . Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, faktor pertama adalah konsentrasi IBA yaitu; A0 = Kontrol (tanpa IBA), A1 = 20 mg/l, A2 = 40 mg/l, A3 = 60 mg/l. Adapun faktor kedua lama perendaman benih dalam IBA yaitu P1 = 4 jam P2 = 8 jam, P3 = 12 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kecepatan berkecambah benih, daya berkecambah benih, berat basah tanaman, dan berat kering tanaman srikaya pada berbagai konsentrasi IBA berpengaruh sangat nyata dibandingkan dengan kontrol yang tidak berbeda nyata. Sedangkan perlakuan lama perendaman tidak berpengaruh nyata terhadap kecepatan berkecambah, daya berkecambah, berat basah tanaman, dan berat kering tanaman

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SIBOANG KECAMATAN SOJOL KABUPATEN DONGGALA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh faktor produksi luas lahan, benih, pupuk, dan tenaga kerja terhadap Produksi Usahatani Padi sawah di desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala. Lokasi peneliti dipilih secara sengaja (purpossive), dengan pertimbangan bahwa Desa Siboang mempunyai masyarakat yang sebagaian besar luas lahan dan pendapatanya sebagai petani padi sawah.  Responden yang diambil sebanyak 125 KK. Data yang digunakan adalah secara acak sederhana (simple random sampling), Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Juli 2020 Didesa Siboang Kecematan Sojol Kabupaten Donggala. Hasil secara simultan variabel luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska dan tenaga kerja berpengaruh nyata terhadap produksi padi di di Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala, sedangkan secara persial variabel luas lahan, benih berpengaruh nyata terhadap produksi padi, kecuali variable pupuk urea, pupuk phonska, dan tenaga kerja berpengaruh tidak nyata terhadap produksi padi di Desa Siboang Kecamatan Sojol Kabupaten Donggala

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI JAGUNG DI DESA UELENE KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO

    No full text
    This study examined the effect of various production factors—including land area, seed type, urea fertilizer application, labor input, and farmer age—on corn production in Uelene Village. Respondents were selected via a simple random sampling method from a population of 102 farmers, resulting in a sample size of 31 farmers. The analysis employed the Cobb-Douglas production function to evaluate the relationships between the variables. The findings indicate that 97.2% of the variance in corn production can be attributed to the specified variables, while the remaining 2.8% is accounted for by other factors not included in the model. The F-value obtained (F-count = 171.015) exceeds the critical value (F-table = 2.60), suggesting a significant simultaneously effect of the production factors on corn production in Uelene Village. In terms of individual contributions, three variables—land area, seed type, and urea fertilizer—demonstrated a significant effect on corn production, implying that increases in these factors correspond to higher yields. Conversely, labor input and farmer age were found to have no significant effect on corn production in this context. This research contributes valuable insights for agricultural stakeholders in optimizing resource allocation for enhanced corn production in the region

    EFEKTIFITAS DOSIS PUPUK KADANG KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI ( Glycine max L. Merril )

    No full text
    The excessive use of non-organic fertilizers can lead to soil degradation. To address this issue, organic fertilizers, such as goat manure, can be used as an alternative to enhance soil fertility and improve crop production. This study aimed to determine the effective dosage of goat manure fertilizer on the growth and yields of soybean plants (Glycine max L. Merrill). The research was conducted in a screen house at Tadulako University, Palu, from November 2020 to 2021. The study used a Completely Randomized Design (CRD) with one factor: the dosage of goat manure. The treatments included: K0 (no fertilizer added, control), K1 (7 t/ha or 35 g/polybag), K2 (8 t/ha or 40 g/polybag), K3 (9 t/ha or 45 g/polybag), and K4 (10 t/ha or 50 g/polybag). The results of this study are expected to provide insights into optimal goat manure application rates for sustainable soybean cultivation

    PEMETAAN STATUS HARA NITROGEN PADA LAHAN SAWAH INTENSIF DI KABUPATEN SIGI PROVINSI SULAWESI TENGAH

    No full text
    This study mapped the nitrogen nutrient status in intensive paddy fields in Sigi Regency, Central Sulawesi, using GPS to determine sampling locations. From June to December 2020, soil analysis was conducted at Tadulako University\u27s Soil Science Laboratory. The results showed alarmingly low nitrogen levels across the study area. Specifically, in Palolo Subdistrict, nitrogen levels ranged from 0.01% to 0.08% across 207.1 hectares (91.2% of total paddy land), while in Gumbasa and Sigi Biromaru Subdistricts, levels were similarly low, covering 331.2 and 137.2 hectares, respectively, accounting for 100% of each paddy field

    EFEKTIVITAS BERBAGAI KONSENTRASI GIBERELIN DAN JENIS MULSA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI KATOKKON (Capsicum annum L. Var Sinensis)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara Zat Pengatur Tumbuh giberelin (Ga3) dengan perlakuan berbagai jenis mulsa, untuk mendapatkan dosis yang tepat pada pemberian giberelin, dan perlakuan mulsa yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman cabai katokkon. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Mei sampai September 2021 di Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor yang dicobakan. Faktor pertama adalah konsentrasi giberelin yang terdiri dari 3 taraf yaitu : 0 ppm, 50 ppm, dan 100 ppm. Faktor kedua adalah perlakuan mulsa yang terdiri dari 3 jenis yaitu : tanpa mulsa, mulsa plastik hitam perak dan mulsa jerami padi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya interaksi yang mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik terhadap tanaman cabai katokkon ditunjukkan pada konsentrasi giberelin 100 ppm dan perlakuan mulsa plastik hitam perak. Adanya interaksi pemberian giberelin dan pemakaian jenis mulsa terhadap variabel tinggi tanaman pada 4, 6 dan 8 Minggu Setelah Tanam, diameter batang pada 6 dan 8 MST, dan umur panen. Pemberian giberelin pada konsentrasi 100 ppm mendapatkan hasil pertumbuhan yang lebih baik bagi tanaman cabai katokkon dibandingkan dengan konsentrasi giberelin 50 ppm. Perlakuan mulsa plastik dan mulsa jerami mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik bagi tanaman cabai katokkon

    SIFAT KIMIA TANAH PADA LAHAN KAKAO (Theobroma cacao) DI DESA LANONA KECAMATAN BUNGKU TENGAH KABUPATEN MOROWALI

    No full text
    Kakao (Theobroma cacao) merupakan komoditas perkebunan yang ada di kabupaten morowali, namun hasil produksi terbilang cukup rendah yang disebabkan kondisi tanah belum diketahui kandungan unsur hara yang ada di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji status sifat kimia tanah pada lahan kakao (Theobroma cacao) di Desa Lanona Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember sampai Februari 2024. Sampel tanah diambil pada tiga titik dan masing-masing titik diambil 3 sampel tanah tidak utuh yang mewakili dua kedalaman yaitu 0-20 cm dan 20-40 cm, yang akan digunakan untuk menganalisis pH Tanah, C-Organik, N-Total, P-Total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sifat kimia tanah pada lahan kakao (Theobroma cacao) di Desa Lanona Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali memiliki rataan pH tanah pada kedalaman 0-20 cm berkriteria masam hingga netral adapun kisaran nilai 5,22%-6,88% dan pada kedalaman 20-40 cm berkriteria agak masam hingga netral dengan kisaran nilai 5,82%-7,15%, rataan kadar C-Organik pada kedalaman 0-20 cm berkriteria sedang hingga tinggi adapun kisaran nilai 2,98% - 4,60% dan pada kedalaman 20-40 cm berkriteria sedang hingga tinggi dengan kisaran nilai 2,26%-3,55%, rataan N-Total pada kedalaman 0-20 cm berkriteria rendah hingga sedang adapun kisaran nilai 0,14%-0,28% dan pada kedalaman 20-40 cm berkriteria rendah hingga sedang dengan kisaran nilai 0,11%-0,21%, dan P-Total pada kedalaman 0-20 cm berkriteria rendah hingga sangat tinggi adapun kisaran nilai 4,74 ppm-18,13 ppm dan pada kedalaman 20-40 cm berkriteria sangat rendah hingga sangat tinggi dengan kisaran nilai 2,78 ppm – 25,02 ppm

    PENGARUH BERBAGAI DOSIS POC LIMBAH AIR TAHU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium graveolens L.)

    No full text
    Seledri merupakan salah satu tanaman sayuran penting dan memiliki nilai ekspor. Selain sebagai tanaman sayuran, seledri juga digunakan sebagai bumbu yang sangat digemari masyarakat, baik di Indonesia maupun di negara-negara Eropa, Amerika dan Asia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai macam dosis POC limbah air tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri. Penelitian dilakukan di Screen house, kebun akademik Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Februari sampai dengan Maret, 2020.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan berbagai dosis POC Limbah Tahu yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu : P0 = Kontrol, P1 = POC Limbah tahu dosis 100 ml, P2 = POC Limbah tahu dosis 200 ml, P3 = POC Limbah tahu dosis 300 ml, P4 = POC Limbah tahu 400 ml. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terdapat pengaruh dosis POC limbah air tahu terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri. Dosis POC limbah air tahu yang terbaik yaitu 300 ml terhadap jumlah daun, jumlah cabang dan berat segar tanaman

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇