Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.)
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi Pupuk Organik Cair Herbafarm terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai. Penelitian ini telah dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Tadulako Palu Sulawesi Tengah. Waktu penelitian dimulai dari bulan Januari sampai Mei 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan percobaan satu factor berupa konsentrasi Herbafarm kontrol (P0), 10 ml/L air (P1), 15 ml/L air (P2), 20 ml/L air (P3), 25 ml/L air (P4), 30 ml/L air (P5), masing- masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan digunakan 3 tanaman setiap perlakuan sehingga terdapat 72 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik cair herbafarm memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, jumlah buah, berat segar buah dan berat kering buah. Pemberian konsentrasi pupuk organik cair herbafarm 30 ml/L Air memberikan pertumbuhan dan hasil yang terbaik
UJI ANTAGONIS DUA SPESIES Trichoderma TERHADAP PENYAKIT ANTRAKNOSA Colletototrichum capsici PADA TANAMAN CABAI SECARA IN-VITRO
Colletotrichum capsici merupakan jamur penyebab penyakit antraknosa pada buah cabai yang dapat menurunkan hasil panen hingga 90%. Pengendalian kimiawi sering berdampak negatif terhadap lingkungan, sehingga diperlukan pengendalian hayati menggunakan jamur antagonis seperti Trichoderma. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan antagonis Trichoderma viride dan Trichoderma koningii dalam menghambat pertumbuhan Colletotrichum capsici, penyebab penyakit antraknosa pada cabai. Penelitian dilakukan secara in vitro menggunakan metode dual culture pada media PDA. Hasil pengamatan selama tujuh hari menunjukkan bahwa kedua spesies Trichoderma mampu menghambat pertumbuhan Colletotrichum capsici, dengan rata-rata daya hambat tertinggi Trichoderma viride sebesar 51,67% dan Trichoderma koningii sebesar 47,47%. Meskipun Trichoderma viride menunjukkan penghambatan yang lebih stabil dan konsisten, hasil uji-t menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara keduanya (p-value 0,70 > 0,05). Kesimpulannya, kedua spesies Trichoderma memiliki potensi yang relatif sama sebagai agen hayati dalam mengendalikan Colletotricum capsici
ANALISIS PROFITABILITAS SELADA HIDROPONIK PADA USAHA ZENJU KELURAHAN DUYU KECAMATAN TATANGA KOTA PALU
Selada hidroponik merupakan tanaman yang memiliki prospek dan nilai komersial yang cukup baik. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui nilai profitabilitas pada usaha Zenju dalam memproduksi selada hidroponik dan untuk mengidentifikasi kemampuan usaha Zenju dalam menghasilkan laba bersih sesuai dengan yang diharapkan usaha tersebut. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive), dengan pertimbangan bahwa pimpinan usaha “Zenju” dapat memberikan informasi mengenai total biaya, proses produksi dan total produksi. Responden yang diambil berjumlah 1 orang yaitu pemilik usaha yang juga sekaligus bertugas dalam pembudidayaan selada hidroponik yang berkaitan erat dengan usaha tersebut. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Profitabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan penerimaan yang didapatkan oleh Usaha Zenju sebesar Rp.1.920.000, kemudian dikurangi dengan biaya produksi sebesar Rp.1.027.500 menghasilkan pendapatan yang diterima sebesar Rp. 592.314. Sebelum menentukan nilai Profitabilitas, terlebih dahulu dihitung BEP, nilai BEP Unit didapatkan sebesar 16,49 kg dan BEP Rupiah didapatkan sebesar Rp.658.569. Nilai Profitabilitas yang didapatkan oleh Usaha Zenju adalah sebesar 30,87%, nilai tersebut menunjukkan bahwa selada hidroponik pada usaha Zenju mampu menghasilkan keuntungan dari kegiatan produksi yang dilakukan
PENGARUH EKSTRAK DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata (Burm.F) DAN BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP MORTALITAS WERENG BATANG COKELAT (Nilaparvata lugens Stal.)
Salah satu hama utama yang menyerang tanaman padi yaitu Wereng Batang Cokelat/WBC (Nilaparvata lugens Stal.) yang mampu menyerang hampir pada seluruh fase pertumbuhan tanaman padi. Oleh karena itu, diperlukan penekanan terhadap serangan hama ini di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui pengaruh ekstrak daun sambiloto (A. paniculata) dan buah mengkudu (M. citrifolia), terhadap mortalitas hama wereng batang coklat (N. lugens). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Tadulako dan di Desa Pombewe Kabupaten Sigi pada bulan September 2023 sampai Februari 2024, menggunakan metode RAK (Rancangan Acak Kelompok) non faktorial, 5 taraf perlakuan, meliputi K- (Air), K+ (Insektisida Sintetik dengan bahan aktif Metomil 40%), A (ekstrak sambiloto 0,625 gr), B (ekstrak mengkudu 0,25 gr) dan C (ekstrak sambiloto (0,625 gr) + mengkudu (0,25 gr) sebanyak 5 ulangan. Data hasil pengamatan menggunakan analisis sidik ragam Anova menunjukkan pengaruh sangat nyata dengan uji lanjut DMRT taraf 5%. Hasil pengamatan pada hari ketujuh (168 JSA) menunjukkan mortalitas tertinggi pada perlakuan C (81%) yang berbeda dengan K- (8%), K+ (100%), A (51%) dan B (66%)
ANALISIS PEMASARAN CENGKEH DI DESA LEMBAH HARAPAN KECAMATAN DAMPAL SELATAN KABUPATEN TOLITOLI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran, margin, bagian harga yang diterima oleh petani, dan efisiensi pemasaran di Desa Lembah Harapan Kecamatan dampal Selatan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai Februari 2021. Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana sedangkan penentuan jumlah responden menggunakan rumus slovin dimana Jumlah responden sebanyak 40 orang, terdiri atas 36 orang petani, 2 orang pedagang pengumpul, 2 orang pedagang besar. Hasil penelitian pada saluran pemasaran cengkeh di Desa Lembah Harapan terdapat dua saluran pemasaran yaitu saluran pertama: petani-pedagang pengumpul-pedagang besar-distributor-konsumen, saluran kedua: petani-pedagang besar-distributor-konsumen. Total margin pemasaran cengkeh yang diperoleh untuk saluran pertama yaitu sebesar Rp.20.000 dan saluran kedua yaitu sebesar Rp.15.000, bagian harga yang diterima petani pada saluran pertama sebesar 76,47% dan harga pada saluran kedua sebesar 81,25%, saluran pertama nilai efisiensinya sebesar 2,28% sedangkan saluran kedua nilai sebesar 1,1%. Dari kedua saluran pemasaran cengkeh tersebut, saluran yang efisien adalah saluran kedua
ANALISIS PEMASARAN TAHU PADA INDUSTRI “UB MANDIRI” DI KOTA PALU
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu data yang diperoleh serta hasil analisis yang telah diuraikan sebelumnya mengenai pemasaran Tahu, Penelitian inidilaksanakan padaIndustri Tahu UB Mandiri di Jalan Munifrahman Kelurahan Kabonena Kecamatan Ulujadi Kota Palu, hasil penelitian saluran pemasaran pada industri UB Mandiri memiliki dua bentuk saluran pemasaran yakni : saluran pertama produsenke pedagang ke pengecer, dan saluran kedua produsen ke pedagang pengumpul ke pedagang pengecer ke konsumen.Pada saluran pertamadiperoleh total margin adalah sebesar Rp 167 per potongnya, pada saluran kedua diperoleh total margin sebesar Rp 367 perpotong tahu nya. Sesuai perhitungan yang dilakukan bahwa bagian harga yang diterima oleh produsen pada saluran pertama sebesar 83,3%% dan bagian harga yang diterima oleh produsen pada saluran kedua sebesar 69,4 % .saluran pertama dan saluran yang kedua yang paling efisien adalah saluran pertama dimana nilai efisiensi pemasaran sebesar 10,9 % dibandingkan dengan saluran pemasaran kedua sebesar 9,7 %.Hal ini disebabkan perbandingan total biaya pemasaran yang dikeluarkan saluran kedua lebih besar dari pada saluran pemasaran yang pertama
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI KELAPA SAWIT DI DESA AKO KECAMATAN PASANGKAYU KABUPATEN PASANGKAYU
Desa Ako merupakan salah satu daerah penghasil tanaman kelapa sawit di Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, tenaga kerja, jumlah pohon produktif, dan pupuk terhadap produksi usahatani Kelapa Sawit di Desa Ako Kecamatan Pasangkayu Kabupaten Pasangkayu.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2020 sampai dengan November 2020.Penentuan responden dalam penelitian ini menggunakan Simple Random Sampling. Adapun besarnya sampel yang akan diteliti yaitu sebanyak 38 orang petani. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis fungsi produksi Cobb-Douglass.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel bebas X1, X2, X3 dan X4 berpengaruh nyata terhadap produksi kelapa sawit dengan nilai Fhitung = 309,924 > Ftabel = 2,62 pada taraf ? = 5% dan koefisien determinan R2 (R-squere) sebesar 0,974. Artinya, variabel produksi usahatani kelapa sawit sebesar 97,4 % dipengaruhi oleh variabel bebas, sedangkan sisanya 2,6 % dipengaruhi oleh variabel lain diluar model estimasi. Secara parsial variabel luas lahan, tenaga kerja, dan jumlah pohon produktif berpengaruh tidak nyata terhadap produksi kelapa sawit dengan nilai luas lahan thitung = 2,214 < ttabel = 2,429, tenaga kerja thitung = -4,645 < ttabel = 2,429, dan jumlah pohon produktif thitung = 2,409 < ttabel = 2,429 sedangkan variabel pupuk berpengaruh sangat nyata terhadap produksi kelapa sawit dengan nilai thitung = 5,425 > ttabel = 2,429 pada taraf ? = 5% dan koefisien determinan R2 (R-squere) sebesar 0,974
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI KOTORAN AYAM TERHADAP KESUBURAN TANAH PADA TANAMAN JAHE MERAH (Zingiber officinable Rosc.) DI KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek pupuk bokashi kotoran ayam terhadap kesuburan tanah pada pertumbuhan tanaman Jahe Merah (zingiber officinable Rosc). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan, 3 kali ulangan dan 1 jenis tanaman jahe, sehingga terdapat 4 unit polybag dalam setiap ulangan, sehingga terdapat 12 unit polybag. Hasil pengamatan dianalisis keragamannya dengan uji F pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian berbagai dosis pupuk bokashi kotoran ayam dapat memperbaiki sifat kimia pada tanah. Hal ini sejalan dengan meningkatnya hasil P-total dan K-total tanah, pH tanah, dan KTK tanah. Peningkatan tertinggi terjadi pada perlakuan BA3 dengan dosis 78 gram bokashi/8 kg tanah. Pemberian pupuk bokashi kotoran ayam pada perlakuan BA3 dengan dosis 78 gram bokashi/8 kg tanah menghasilkan pertumbuhan tanaman jahe merah lebih baik dari perlakuan lainnya
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA DURIAN KUPAS (DURPAS) PADA CV SILVIA JAYA DI DESA TOLAI KECAMATAN TORUE KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Produksi durian kupas di CV Silvia Jaya menggunakan bahan baku durian yang dipengaruhi oleh hasil panen petani yang bersifat musiman, dari kondisi tersebut menyebabkan harga durian mengalami fluktuasi. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mengembangkan produksi dalam jumlah banyak, disamping permasalahan listrik dengan daya yang tidak mampu menopang dalam pengolahaan durian kupas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pendapatan dan profitbilitas usaha durian kupas (Durpas) pada CV Silvia Jaya Desa Tolai Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu dengan mengambil 4 responden yang terdiri dari 1 pimpinan dan 3 orang karyawan. Data yang digunakan bersumber dari data primer dan data sekunder, dengan menggunakan analisis pendapatan dan profitabilitas. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2023 di Desa Tolai Kecamatan Torue Kabupaten Parigi Moutong. Hasil analisis menunjukan pendapatan Tahun 2022 pada usaha durian kupas (Durpas) CV Silvia Jaya sebesar Rp.216.150.990 pertahun dengan rata-rata Rp.24.016.777 perbulan. Hasil profitabilitas dilihat dari Net Profit Margin (NPM) pada Tahun 2022 yakni sebesar 16,52% pertahun dengan rata-rata 1,84% perbulan dan Retrun On Asset (ROA) pada Tahun 2022 sebesar 6,86% pertahun dengan rata-rata 0,76% perbulan
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA RANANG KECAMATAN KASIMBAR KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usahatani cabai rawit dalam usahatani cabai rawit di desa ranang kecamatan kasimbar kabupaten parigi moutong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ranang Kecamatan Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong pada bulan November. Penetuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purpossive). Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode sampel acak sederhana (simple random sampling), dengan pengambilan sampel sebanyak 30 orang dari jumlah populasi sebesar 105 orang petani Cabai Rawit. model analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dengan rumus ? = TR – TC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : hasil produksi rata-rata dalam satu musim tanam yang diperoleh dari usahatani cabai rawit di Desa Ranang sebesar 1.515kg/ha/mt . sehingga rata-rata penerimaan sebesar Rp.30.303.029/ha, rata-rata total biaya sebesar Rp.6.754.078,38, maka pendapatan yang diperoleh dalam usaha cabai rawit di Desa Ranang sebesar Rp. 23.548.956/ha/m