Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
    1395 research outputs found

    ANALISIS INDEKS BAHAYA EROSI PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI DESA TULO KECAMATAN DOLO KABUPATEN SIGI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan sebagai sumber informasi dalam kaitannya dengan kebijakan penggunaan lahan dan indeks bahaya erosi di Desa Tulo, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi. Pengambilan sampel tanah ditentukan secara sengaja (purposive sampling) berdasarkan kategori penggunaan lahan dan kemiringan di lokasi penelitian. Pengambilan sampel tanah utuh dan tidak utuh yaitu sebanyak 16 sampel pada 4 SPL. Analisis sampel tanah dilakukan Laboratorium Ilmu Tanah terhadap indeks bahaya erosi dengan parameter tanah, yaitu (1) tekstur tanah, (2) struktur tanah, (3) kadar bahan organik, (4) permeabilitas, (5) bobot isi tanah. Hasil indeks bahaya erosi menunjukan bahwa indeks bahaya erosi tinggi terdapat pada penggunaan lahan kakao SPL 1 dan indeks bahaya erosi sangat tinggi terdapat pada lahan kelapa pada SPL 3, sedangkan klasifikasi indeks bahaya erosi sedang terdapat pada penggunaan lahan belukar, dan indeks bahaya erosi yang rendah yaitu pada lahan jagung SPL 2. Perlu adanya tindakan konservasi untuk menjaga kelestarian lingkungan, sehinggah dapat mencengah atau menghambat laju erosi dan tetap menjaga kestabilan penggunaan lahan

    ANALISIS PENENTUAN KOMODITI BASIS SUBSEKTOR HORTIKULTURA SEMUSIM DI KABUPATEN SIGI

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komoditi tanaman sayuran dan buah-buahan yang menjadi basis dan non-basis dan mengetahui perubahan yang terjadi pada komoditi hortikultura tanaman sayuran dan buah-buahan semusim yang akan datang di kabupaten sigi. Penelitian ini dilakukan di kabupaten sigi  dengan menggunakan data sekunder yaitu data jumlah produksi hortikultura sayuran dan buah-buahan semusim tahun 2015-2019.  Analisis yang digunakan yaitu analisis Location Quotient (LQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ). Hasil analisis LQ menunjukkan bahwa komoditi bawang merah, buncis, cabai besar, cabai rawit, kacang merah, kembang kol, kentimun, labu siam, terung dan tomat merupakan komoditi basis karena memiliki nilai LQ> 1 dan komoditi bawang daun, bayam, kacang panjang, kangkung, kentang, kubis, petsai, melon dan semangka merupakan komoditi non basis di Kabupaten sigi karena memiliki nilai LQ <1. Hasil analisis DLQ menunjukkan bahwa komoditi bawang merah, buncis, kentimun,terung dan tomat tetap menjadi basis, komoditi bawang daun,bayam, dan melon mengalami perubahan posisi dari non basis menjadi basis. Komoditi cabai besar, cabai rawit,kacang merah, kembang kol dan labu siam dari basis menjadi nonbasis dan komoditi kacang panjang, kangkung,kentang, petsai dan semangka tetap menjadi komoditi basis dimasa yang akan datang.&nbsp

    FUNGSI PRODUKSI KOPI ROBUSTA DI DESA MEKARSARI KECAMATAN LORE TIMUR KABUPATEN POSO

    No full text
    Tujuan penelitian ini untuk mengetahui variabel luas lahan, jumlah tanaman produktif, umur tanaman produktif, pupuk, tenaga kerja dan pengalaman berusaha memengaruhi produksi kopi robustadi Desa Mekarsari Kecamatan Lore Timur Kabupaten Poso. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mekarsari Kecamatan Lore Timur, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai September 2019.  Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan cara sengaja (purposive). Analisis yang  digunakan adalah metode analisis produksi Cobb-douglas. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai Fhitung (96.601) > Ftabel(2,41). Berarti; secara bersama-sama variabel bebas: luas lahan, umur tanaman, jumlah tanaman, pupuk, dan tenaga kerja secara simultan (bersama-sama) berpengaruh nyata terhadap produksi Kopi Robusta. Secara parsial variabel luas lahan, umur tanaman, jumlah tanaman produktif, pupuk, dan tenaga kerja, berpengaruh nyata terhadap produksi kopi robusta

    PENGARUH KONSENTRASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH VARIETAS LEMBAH PALU (Allium wakegi Araki)

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati Bioboost terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah Varietas Lembah Palu. Penelitian ini dilaksanakan dikebun Akademik Fakultas Pertanian Universitas Tadulako selama dua bulan, yaitu mulai bulan Juni sampai September 2022.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari, 5 perlakuan. Dengan rincian sebagai berikut:H0 =  konsentrasi 0  ml/l air(kontrol) H1 =  konsentrasi 30   ml/l air pupuk hayati bioboost , H2 =  konsentrasi 60   ml/l air pupuk hayati bioboost, H3 =  konsentrasi 90   ml/l air pupuk hayati bioboost, H4  = konsentrasi 120 ml/l air pupuk hayati bioboost. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 15 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri atas 4  tanaman, jumlah keseluruhan tanaman yaitu sebanyak 60 tanaman. Parameter yang di amati Tinggi tanaman (cm), Jumlah daun (helai), Berat segar tanaman (g), Berat kering per rumpun (g), Jumlah umbi perumpun, Berat umbi segar perumpun (g). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Pemberian pupuk Hayati yaitu konsentrasi 30-120 ml/l air pupuk hayati Bioboost merupakan konsentrasi yang baik untuk meningkatkan hasil pada tanaman bawang merah  Varietas Lembah Palu

    STUDI BEBERAPA SIFAT TANAH PADA LAHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ceppa L.) DI DESA PALASA KECAMATAN PALASA KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    No full text
    Beberapa sifat tanah pada lahan tanaman bawang merah memiliki faktor penting untuk  memberikan peluang bagi pertumbuhan tanaman dan pada akhirnya mempengaruhi kesuburan lahan yang mendukung pada pertumbuhan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan beberapa sifat tanah pada lahan bawang merah. Penelitian ini telah diaksanakan di Laboratarium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako. Dengan mengambil sampel di Desa Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Desember 2024 sampai bulan Februari 2025. Sampel tanah diambil pada lahan bawang merah dengan kedalaman 0-20 cm dengan 5 titik pengambilan sampel setiap titik diambil 2 sampel kemudian di kompositkan,  total keseluruhan sampel ada 5 sampel tidak utuh. Hasil penelitian ini menunjukkan tekstur tanah pada lahan kebun bawang merah memiliki kategori Pasir Berlempung dengan nilai rata rata 80,1%-75,2%. pH tanah memiliki kategori Netral dengan  nilai rata-rata 6-71%-7,16%. C-Organik tanah memiliki kategori r endah dengan nilai rata-rata 0,53%-1,36%. Kapasitas Tukar Kation memiliki kategori  sedang dengan nilai rata-rata 16,75%-23,69%. Meskipun pH netral menjelaskan tanah secara kimia tidak mengalami masalah keasaman, tetapi rendahnya kandungan C-organik, tekstur pasir berlempung menjadi kendala dalam kemampuan tanah dalam menyerap unsur hara. tanah belum dapat dikatakan subur, melainkan termasuk tanah dengan potensial kesuburan Rendah yang masih dapat ditingkatkan melalui penambahan bahan organik atau pengolahan pemupukan yang tepat

    EFEKTIVITAS EKSTRAK Piper aduncum L. TERHADAP POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN Spodoptera frugiperda J.E Smith (Lepidoptera: Noctuidae) PADA TANAMAN JAGUNG.

    No full text
    Spodoptera frigiperda J. E Smith merupakan salah satu hama pada  pertanaman jagung yang memakan jaringan daun berupa helai pucuk yang serangannya terdapat lubang gerekan mulai dari tepi hingga ke bagian dalam daun, bahkan hanya menyisahkan tulang daun, rata-rata tingkat intensitas serangan S. frugiperda cukup tinggi  sebesar 57,62%  pada umur 42 HST. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui efektivitas Ekstrak Daun Sirih Hutan (Piper aduncum L.) sebagai pengendali hama S. frugiperda pada tanaman jagung (Zea mays L.) serta produksinya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Kebun  Percobaan, Kel. Tondo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu P0= 0 g/l, P1= 50 g/l, P2= 100 g/l, P3= 150 g/l, P4= 200 g/l, yang masing-masing diulang sebanyak 4 kali, dan jumlah tanaman sampel per perlakuan sebanyak 10 tanaman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada perlakuan ektrak daun sirih hutan (Piper aduncum L.) 150 g/l air efektif menekan populasi larva S. frugiperda sebanyak 2.50 ekor/ 10 tanaman, intensitas serangan sebesar 26.40% (pada tanaman jagung umur 42 HST). dan  produksi mencapai 14.34 ton/ha

    ANALISIS RANTAI PASOK BERAS DI DESA DOLAGO PADANG KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola aliran rantai pasok beras di Desa Dolago Padang Kecamatan  Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilakukan Bulan Agustus sampai September 2019. Penentuan responden dilakukan menggunakan metode purposive sampling dan snowball sampling dengan jumlah sampel sebanyak 28 petani, pemilik penggilingan 2 orang, pedagang pengumpul 1 orang, dan pedagang pengecer 2 orang. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif untuk mengolah seluruh data. Analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif  dapat dianalisis dengan menggunakan kerangka proses Food Supply Chain Networking (FSCN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : bahwa terdapat empat pola saluran rantai pasok. Aktivitas yang dilakukan meliputi aktivitas pertukaran,fisik dan aktivitas fasilitas. Ada tiga aliran yang terjadi yaitu aliran barang, aliran informasi dan aliran keuangan (finansial). Pihak-pihak yang terlibat pada rantai pasok beras di Desa Dolago Padang yaitu petani, penggilingan, pedagang pengumpul, dan pedagang pengecer. Terdapat empat saluran pemasaran yang terbentuk pada saluran rantai pasok beras di Desa Dolago Padang saluran pemasaran yang efesien yaitu pada saluran empat dengan pola saluran dimulai dari petani, penggilingan dan ke konsumen akhir, dengan nilai margin sebesar Rp.100/kg dan nilai farmer’s share yang tinggi dengan angka 0,98%

    FUNGSI MANAJEMEN KELOMPOK TANI DALAM PENERAPAN BUDIDAYA TANAMAN PADI SEMI ORGANIK PRIMA-3 DI DESA TINDAKI KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG

    No full text
    Desa Tindaki merupakan wilayah yang memiliki peluang yang cukup besar untuk menerapkan pertanian organik maupun semi organik dan satu-satunya Desa yang ada di Kecamatan Parigi Selatan yang sudah mulai mengurangi penggunaan pestisida  atau bahan kimia yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen usaha tani padi dalam kelompok tani “Bidadari” di desa Tindaki Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020. Penentuan Responden dalam penelitian ini yaitu dengan  metode purposive sampling. Adapun besarnya sampel yang akan diteliti yaitu sebanyak 85 orang petani. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan data yang dihasilkan di analisis dengan alat analisis yang disebut skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok tani Bidadari sudah menerapkan 5 Fungsi manajemen, namun petani belum mampu menerapkan SOP padi organik secara efektif disebabkan adanya beberapa perencanaan yang belum sesuai dan belum menyediakan pembuatan input produksi secara mandiri

    EFEKTIVITAS Bacillus thuringiensis SEBAGAI BIOINSEKTISIDA PADA TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) TERHADAP SERANGAN ULAT GRAYAK (Spodoptera frugiperda J.E. Smith)

    No full text
    Tanaman jagung adalah sejenis tanaman biji-bijian dari famili poaceae yang menjadi salah satu komponen utama dalam pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Bacillus thuringiensis terhadap serangan ulat grayak Spodoptera frugiperda pada tanaman jagung manis (Zea mays saccharate Sturt.). Manfaat dari penelitian ini adalah diharapkan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan mengenai agen hayati Bacillus thuringiensis yang dapat di manfaatkan sebagai bioinsektisida untuk menekan kepadatan populasi hama Spodoptera frugiperda pada tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di lahan pertanian Kelurahan Tondo, Kecamatan, Mantikulore, Palu, Sulawesi Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2024 sampai bulan Januari 2025. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan konsentrasi Bacillus thuringiensis yaitu B0: Kontrol konsentrasi 0%, B1: Bt dengan konsentrasi 20%, B2: Bt dengan konsentrasi 30%, B3: Bt dengan konsentrasi 40%, dan B4: Bt dengan konsentrasi 50%. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perlakuan dengan konsentrasi 40% cenderung efektif dalam menekan kepadatan populasi dan intensitas serangan larva Spodoptera frugiperda yaitu sekitar 50%

    PENGARUH TANAMAN Panicum sarmentosum DAN Crotalaria juncea TERHADAP SERANGAN Spodoptera frugiperda J. E. Smith (LEPIDOPTERA:NOCTUIDAE) DAN KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PADA TANAMAN JAGUNG

    No full text
    Tanaman Dorong-Tarik merupakan tanaman yang digunakan untuk mengendalikan hama ulat grayak S. frugiperda. Metode ini telah banyak dikembangkan di luar negeri dan hasilnya mampu mengendalikan hama S. frugiperda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh P. sarmentosum dan C. juncea sebagai tanaman penarik ulat grayak terhadap populasi larva S. frugiperda, tingkat kerusakan tanaman jagung dan keanekaragaman arthropoda. Penelitian ini menggunakan uji T dengan metode eksperimen dengan membandingkan dua perlakuan C. juncea dan P. sarmentosum dengan kontrol. Variabel pengamatan meliputi populasi larva S. frugiperda, tingkat kerusakan tanaman jagung, dan keanekaragaman arthropoda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi larva S. frugiperda lebih rendah pada tanaman jagung yang ditumpangsarikan dengan P. sarmentosum dan C. juncea dibandingkan dengan tanaman jagung dengan tanaman push-pull. Tingkat serangan S. frugiperda pada pengamatan 3-5 MST pada perlakuan P. sarmentosum dan C. juncea yaitu sebesar 0,42; 0,90; 2,31. Sedangkan tingkat serangan S. frugiperda pada perlakuan kontrol yaitu 2,58, 7,17, 9,86. Hasil penelitian keanekaragaman arthropoda pada tanaman jagung perlakuan C. juncea dan P. sarmentosum serta perlakuan kontrol ditemukan ada 8 ordo dan 23 spesies. Arthropoda yang ditemukan pada jagung ditanam bersama C. juncea dan P. sarmentosum sebanyak 19 famili dan 23 spesies, dengan nilai H’ 2.94, lebih tinggi dibandingkan jagung monokultur yaitu sebanyak 12 family dan 15 spesies dengan nilai H’ = 2.069. Namun demikian keanekaragaman arthropoda pada kedua perlakuan termasuk kriteria sedang

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇