Agrotekbis Jurnal Ilmu Pertanian
Not a member yet
1395 research outputs found
Sort by
SIFAT FISIKOKIMIA TEPUNG CHIPS UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) PADA BERBAGAI SUHU PENGERINGAN
Ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman pangan daerah tropis substropis yang sangat penting dan telah diproduksi di lebih dari 100 negara karena memiliki manfaat gizi bagi masyarakat pedesaan maupun perkotaan dan memiliki potensi sebagai bahan pangan, bahan baku produksi, dan pakan ternak. Tepung ubi jalar ungu merupakan hancuran ubi jalar ungu yang dihilangkan kadar airnya yang memiliki warna ungu keputihan setelah terkena air akan berwarna ungu tua. Proses pengeringan tepung ubi jalar ungu dapat dilakukan dengan penjemuran maupun pemanasan buatan. Pengeringan dapat dilakukan sebelum atau sesudah bahan dihancurkan. Susksenya proses pengeringan tergantung pada seluruh uap air yang ada pada bahan berhasil dihilangkan selama proses tersebut berlangsung. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menentukan suhu pengeringan tepung ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) yang tepat berdasarkan sifat fisik, kimia, dan kesukaan panelis. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 7 perlakuan yaitu suhu 40ºC, 50ºC, 60ºC, 70ºC, 80ºC, 90ºC, 100ºC. Data hasil pengamatan dianalisis ragam (uji F 1% dan 5%) apabila analisis keragaman menunjukkan adanya pengaruh yang sangat signifikan, maka akan dilakukan uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan taraf 1% dan apabila analisis keragaman menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan, maka akan dilakukan uji lanjut dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) dengan 5% untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan suhu pengeringan pada 40ºC memberikan pengaruh nyata terhadap sifat kimia tepung dari chips ubi jalar ungu seperti pada kadar air, daya mengembang dan daya menahan air. Penggunaan suhu pengeringan pada 50ºC memberikan Tingkat kesukaan panelis terhadap organoleptik (warna, aroma, tekstur, kesukaan) tepung dengan skor sebesar 4 (agak suka)
PENENTUAN JUMLAH BIOPORI PADA TOPOSEKUEN DI KELURAHAN PASANG KECAMATAN DENPINA KABUPATEN TORAJA UTARA
Penelitian ini di laksanakan untuk menentukan jumlah lubang resapan biopori berbasis model laju infiltrasi pada Kelurahan Pasang Kecamatan Denpina Kabupaten Toraja Utara. Laju infiltrasi saat tanah tidak jenuh air pada dasar lereng 132,69 mm/jam, tengah lereng 77,28 mm/jam, dan puncak lereng 53,48 mm/jam. Laju infiltrasi saat tanah jenuh air pada dasar lereng 55,80 mm/jam, tengah lereng 17,15 mm/jam, dan puncak lereng 8,41 mm/jam. Jumlah lubang resapan biopori saat tanah tidak jenuh air pada dasar lereng 68 lubang, tengah lereng 100 lubang, dan puncak lereng 107 lubang. Jumlah lubang resapan biopori pada tanah jenuh air pada dasar lereng 162 lubang, tengah lereng 452 lubang, dan puncak lereng 680 lubang
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA M INYAK BIJI KELOR PADA HOME INDUSTRI KALIMBUBU DI DESA TINGGEDE KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi alternatif apa yang baik untuk diterapkan pada usaha minyak biji kelor pada home industri Kalimbubu agar dapat lebih berkembang. Penentuan responden dalam penelitian ini dilakukan secara sengaja (Purposive) responden pada penelitian ini terdiri dari 7 orang responden, penelitian ini di laksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2021, adapun analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT ( Strenghts, Weaknesse, Opportunities, Treaths ) berdasarkan hasil perkalian dari bobot dan rating pada faktor lingkungan internal dan eksternal diperoleh letak kuadran dalam strategi pengembangan usaha minyak biji kelor pada home industri Kalimbubu yaitu diagram swot yang menunjukkan posisi strategi pengembangan usaha minyak biji kelor berada pada kuadran I yaitu pada posisi strategi kekuatan-peluang (SO). Strategi SO (strenghts, Opportunities) a). Mempertahankan rasa yang khas guna meningkatkan kepercayaan dan menjalin hubungan baik dengan konsumen. b). Cita rasa untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan menangkap peluang pasar
PENENTUAN USAHA PERIKANAN TANGKAP UNGGULAN TAHAN COVID-19 DI KECAMATAN DAMPAL UTARA KABUPATEN TOLITOLI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja usaha perikanan tangkap, serta untuk mengetahui jenis usaha perikanan tangkap unggulan pada masa pandemi covid-19, berdasarkan krtiteria persentase usaha perikanan yang beroperasi, hasil tangkapan, jangkauan pasar, ketersediaan input dan kontribusi ekonomi. Lokasi penelitian bertempat di Desa Ogotua. Metode penentuan responden yang digunakan dalam pengambilan sampel yaitu purpossive sampling. Responden nelayan sebanyak 30 dan responden staf dinas dan pelaku usaha sebanyak 20 orang. Analisis data yang digunakan yaitu metode deskriptif dan metode perbandingan eksponensial (MPE)
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KAKAO DI DESA DOLAGO KECAMATAN PARIGI SELATAN KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian analisis pendapatan usahatani kakao di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong bertujuan untuk mengetahui berapa besar pendapatan petani kakao di Desa Dolago Kecamatan Parigi Selatan Kabupaten Parigi Moutong dengan menggunakan rumus ? = TR – TC. Pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Agustus – Oktober Tahun 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa hasil produksi sebanyak 992 Kg/1.82Ha/Tahun atau 545 Kg/Ha/Tahun, dengan rata-rata harga jual sebesar Rp.25.000 /Kg, penerimaan rata-rata responden usahatani kakao di Desa Dolago yaitu sebesar Rp. 24.804.688/1,82Ha/Tahun atau Rp.13.628.949/Ha/Tahun dan total biaya rata-rata responden sebesar Rp.8.873.794/1,82Ha/Tahun atau Rp.4.875.710/Ha/Tahun, sehingga diperoleh pendapatan rata-rata responden dari usahatani kakao di Desa Dolago adalah sebesar Rp.15.930.894/1,82 Ha/Tahun atau Rp.8.753.238/Ha/Tahun. Dapat disimpulkan bahwa usahatani tanaman kakao dapat meningkatkan pendapatan petani dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani kakao
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI USAHATANI CABAI RAWIT DI DESA BALANE KECAMATAN KINOVARO KABUPATEN SIGI
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besaran variabel luas lahan, bibit, pupuk NPK mutiara, pupuk urea, tenaga kerja dan pengalaman berusahatani dalam memengaruhi produksi cabai rawit di Desa Balane Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Balane Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi pada bulan januari-maret 2022. Penentuan lokasi penelitian ini dilakukan dengan cara sengaja (purposive). Alat analisis yang digunakan adalah analisis fungsi produksi cobb-douglas. Hasil analisis produksi menunjukan bahwa Fhitung = 2599,440 > Ftabel = 2,38 pada ? = 5% dengan nilai signifikan 0,000 membuktikan menolak hipotesis nol, artinya variabel bebas luas lahan, bibit, NPK Mutiara, Urea, tenaga kerja, dan Pengalaman Berusahatani secara simultan (secara bersama-sama) berpengaruh nyata terhadap produksi cabai rawit di Desa Balane Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi. Secara parsial variabel luas lahan (X1) berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,970%, bibit (X2) berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,016%, NPK Mutiara (X3) berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,027%, Urea (X4) berpengaruh nyata meningkatkan produksi sebesar 0,020%, dan Pengalaman Berusahatani (X6) berpengaruh nyata terhadap produksi cabai rawit sebesar 0,004%, sedangkan tenaga kerja (X5) berpengaruh tidak nyata menurunkan sebesar -0,010% terhadap produksi cabai rawit di Desa Balane Kecamatan Kinovaro Kabupaten Sigi
IDENTIFIKASI LOGAM BERAT PADA AREA PERTAMBANGAN EMAS DI KECAMATAN BOLANO LAMBUNU
Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui kadar ketersediaan kandungan logam berat dalam tanah di area pertambangan emas dan perkebunan di Kecamatan Bolano Lambunu. Penelitian dilaksanakan di Area Pertambangan Emas dan Perkebunan di Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah pada bulan Oktober 2022 - bulan November 2022. Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan. Metode yang digunakan untuk menganalisis kandungan logam yaitu dengan metode X-Ray Fluorescence (XRF). Analisis sampel tanah yang dilakukan di laboratorium meliputi beberapa parameter yaitu :Kadar Logam Berat Al2O3 (Aluminium), Ti (Titanium), Cr (Kromium), Pb (Timbal) dan Hg (Merkuri). Pengukuran kadar logam berat Al2O3, Ti, Cr dan Pb tanah, selanjutnya dianalisis menggunakan alat Bruker S1 TITAN (X-Ray Fluorescence/XRF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lokasi pertambangan emas di Kec. Bolano Lambunu kandungan Al2O3 (Aluminum) rata-rata terbilang tinggi daripada logam berat lainnya. Sementara pada unsur Ti (Titanium) semua sampel pada lokasi pertambangan terbilang kriteria tinggi dari nilai ambang batas logam berat. Unsur logam Cr (Kromium) tertinggi terdapat pada sampel 1 lahan pertambangan yaitu 0,010 ppm. Pada lokasi perkebunan pada area pertambangan emas kandungan Al2O3 (Aluminum) rata-rata masih terbilang tinggi daripada logam berat lainnya
ANALISIS KOMPARATIF PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH SISTEM TANAM JAJAR LEGOWO 2:1 DAN 4:1 DI DESA POMBALOWO KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PARIGI MOUTONG
Penelitian ini bertujuan Mengetahui : (1) pendapatan usahatani padi sawah dengan menggunakan sistem tanam jajar legowo 2:1 dan 4:1 di Desa Pombalowo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. (2) Mengetahiu perbedaan antara pendapatan usahatani padi sawah antara sistem tanam jajar legowo 2:1 dengan 4:1 di Desa Pombalowo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini di Laksanakan di Desa Pombalowo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. Penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara (stratified random sampling). Dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin yang diperoleh 36 sampel, dengan pembagian 15 orang petani yang menggunakan system tanam jajar legowo 2:1 dan 21 orang sistem tanam jajar legowo 4:1. Hasil penelitian menujukan bahwa pendapatan usahatani padi sawah dengan sistem tanam jajar legowo 2:1 di Desa Pombalowo Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong. sebesar Rp. 34.147.435,35 Ha/MT, sedangkan pada sistem tanam jajar legowo 4:1 sebesar Rp. 30.797.311,90 Ha/MT. Hasil analisis perbandingan pendapatan diperoleh nilai t-hitung sebesar 1,992 dengan ? 5% t-tabel 1,690, makathitung>ttabelmaka H0ditolak artinya pendapatan usaha tani padi sawah sistem tanam jajar legowo 2:1 berbeda nyata dengan pendapatan usaha tani padi sawah sistem tanam jajar legowo 4:1 di Desa Pombalowo
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN BUAH SEMANGKA DI PASAR INPRES MANONDA KOTA PALU
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi permintaan buah Semangka di Pasar Inpres Manonda Kota Palu diantaranya pengaruh dari harga buah semangka itu sendiri, buah nanas, pendapatan konsumen, jumlah tanggungan keluarga. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2021-Januari 2022 pada pasar inpres manonda di penentuan sampel Sampling Aksidental. Analisis data yang digunakan yakni Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai adalah 0,949 atau 96% , hasil uji F menunjukkan bahwa nilai signifikan (0,776) > ? (0,05) atau F- hitung (117,299) > F-tabel (2,74), artinya secara bersama-sama harga buah semangka (X1), harga buah nanas (X2), pendapatan konsumen (X3), dan jumlah tanggungan keluarga (X4) memberikan pengaruh yang nyata secara signifikan terhadap permintan buah Semangka di Pasar Inpres Manonda Kota Palu. Hasil uji t, menunjukkan secara individual variabel harga buah semangka (X1), harga buah nanas (X2), dan pendapatan konsumen (X3) berpengaruh nyata secara siginifikan terhadap buah semangka, sedangkan jumlah tanggungan keluarga (X4) tidak berpengaruh nyata secara siginifikan terhadap permintaan buah Semangka di Pasar Inpres Manonda Kota Palu
PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsium frustescens L.)
Penurunan produksi tanaman cabai disebabkan oleh sulitnya para petani dalam mendapatkan pupuk, perlu kiranya para petani memanfaatkan pupuk organik sebagai pengganti yang cocok untuk meningkatkan perkembangan dan hasil tanaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui interaksi antara jenis pupuk kandang dan dosis pupuk kandang yang digunakan dan untuk mengetahui pupuk kandang terbaik dan dosis pupuk kandang terbaik. Peneliatan ini dilaksanakan di desa Soni Kecamatan Dampal Selatan Kabupaten Toli-Toli pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2024. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa perlakuan jenis dan dosis pupuk kandang nyata pengaruhnya terhadap tinggi tanaman, jumlah buah, dan bobot buah cabai rawit. Jenis pupuk kandang sapi dosis 1000g memberikan hasil lebih baik, sedangkan jenis pupuk kandang kambing yang terbaik pada dosis 500g