PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir
Not a member yet
261 research outputs found
Sort by
PERHITUNGAN DAN PEMILIHAN POMPA PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR BEBAS MINERAL IRRADIATOR GAMMA 200 kCi
ABSTRAK PERHITUNGAN DAN PEMILIHAN POMPA UNTUK INSTALASI PENGOLAHAN AIR BEBAS MINERAL PADA IRADIATOR GAMMA 200 kCi. Telah dilakukan perhitungan dan pemilihan pompa pada instalasi pengolahan air bebas mineral irradiator gamma kapasitas 200 kCi. Pompa diperlukan untuk mengalirkan air bebas mineral. Metode perhitungan didasarkan pada tahapan perhitungan diameter pipa dan kecepatan alir, kehilangan tekanan karena gesekan dalam pipa, fitting dan tabung-tabung filter, head pompa dan net positive suction head. Kapasitas pengolahan air bebas mineral dirancang dengan kapasitas 3 m3/jam atau setara dengan 50 liter/menit. Dari hasil perhitungan yang dilakukan diperoleh hasil: diameter pipa 25 mm, friction loss pipa dan peralatan 1,18 m, NPSHA hasil perhitungan 7,05 m, dan head total pompa 33,1 m. Pompa yang dipakai adalah jenis sentrifugal yang mempunyai NPHSR lebih kecil dari nilai NPSHA. Dari perhitungan diperoleh daya pompa 0,592 HP, daya listrik 436 Watt, dengan faktor keamanan 1,2. Maka dengan melihat head total pompa, NPSHA, dan daya pompa serta kapasitas atau debit pompa dipilih pompa Lowara type 2HM5 dengan spesifikasi daya 0,6 HP, daya listrik 550 Watt, tegangan input 220V/AC satu phase, dan jenis motor kapasitor.Kata kunci: pompa, perhitungan, pemilihan, air demineral, iradiator ABSTRACT THE PUMP CALCULATION AND SELECTION FOR THE DEMINERALIZED WATER TREATMENT PLANT IN 200 kCi GAMMA IRRADIATOR. The pump calculation and selection for the demineralized water treatment plant was performed. The plant is a part of the 200 kCi gamma irradiator. A pump is needed to flow demineral water. The method of calculation is based on pipe diameter calculation and its flow rate, pressure drop due to the friction in pipes, in fittings and in tube filter, pump head and the net positive suction head. The capacity of the demineralized water treatment plant is designed at 3 m3/jam equivalent to 50 liters/min. The results are: 25 mm of iameter pipe, 1.18 m of friction loss due to pipe and its equipment, 7.05 m of NPSHA and 33.1 of the total head the pump. The pump is centrifugal model having the NPHSR value less than the NPSHA one. The calculation obtained a pump power at 0.592 hp or 436 Watt electric power, with the safety factor of 1.2. By considering the pump total head, the NPSHA, the power consumption, and the discharge capacity, it is decided to use Lowara pump type 2HM5. Its specifications are 0.6 HP of power, 550 Watt of power consumption, input voltage at 220V/AC, 50 Hz, 1 phase, and the motor is capacitor type. Keywords: pump, calculation, selection, demineralized water, irradiato
PENGEMBANGAN SISTEM SPEKTROSKOPI NUKLIR MENGGUNAKAN PHOTODIODA
ABSTRAKPENGEMBANGAN SISTEM SPEKTROSKOPI NUKLIR MENGGUNAKAN PHOTODIODA. Telah dilakukan suatu studi perancangan photodioda sebagai komponen spektroskopi nuklir.. Berdasar spesifikasi pokok: jangkau panjang gelombang foton yang dapat diserap antara 400-1000 nm,, arus photodioda 0.45 AIVv. tegangan luaran 0.45 V/µW, frekuensi respon 4 kHz, rise time 90 µsec.. Dengan sifat ini diharapkan dapat menggantikan PMT sebagai komponen spektroskopi nuklir
REKAYASA BACK UP SISTEM EXHAUST FAN
ABSTRAKREKAYASA BACK UP SITEM EXHAUST FAN. Telah dilakukan rekayasa satu unit back up sistem exhaust fan gedung 71, agar dapat menghasilkan unjuk kerja yang optimal, yaitu dapat beroperasinya dua unit exhaust fan secara redundansi selama 8 jam setiap hari dan dapat mensirkulasi udara yang memenuhi syarat kesehatan.. Rekayasa dilakukan dengan merubah sistem instalasi listrik dan mekanik. Perubahan instalasi listrik dilakukan untuk menggantikan Variable Speed Control (VSC) (kondisi rusak). Sedangkan pada sistem mekanik dilakukan perubahan dengan memperbesar diameter puley blower untuk mendapatkan rpm yang sama dengan ketika memakai fasilitas VSC. Hasil perubahan baik listrik maupun mekanik, yaitu putaran blower ~440 rpm dengan debit 12.41 M3/dt, dan dapat dioperasikan selama 8 jam per hari, sehingga dapat disimpulkan bahwa rekayasa yang dilakukan cukup berhasil
PENGARUH GANGGUAN LISTRIK TERHADAP OPERASI RSG-GAS TERAS 61
ABSTRAK PENGARUH GANGGUAN LISTRIK TERHADAP OPERASI RSG-GAS TERAS KE 61. Sistem kelistrikan RSG-GAS dirancang untuk mampu memasok berbagai jenis beban listrik, jenis tegangan dan klasifikasi keselamatan. Sumber daya listrik yang memasok kebutuhan listrik RSG-GAS disuplai dari tiga jenis sumber yaitu daya listrik utama PLN, daya listrik darurat genset dan baterai. Kegagalan suplai daya listrik utama PLN yang terjadi pada operasi RSG- GAS teras ke 61 dideteksi oleh sistem busbar darurat BNA/BNB/BNC melalui RKU yang dimonitor oleh sistem keselamatan reaktor. Gangguan terhadap suplai daya listrik utama tersebut dapat berpengaruh terhadap operasi sistem pendingin primer, sistem pendingin sekunder, sistem purifikasi dan sistem penyedia daya darurat BRV10/20/30 dan jika gangguan tersebut terjadi pada saat reaktor sedang beroperasi dapat mengakibatkan reaktor scram dan shutdown secara otomatis sehingga kriteria keselamatan dipenuhi. Kata kunci: gangguan listrik ABSTRACT THE INFLUENCE OF ELECTRIC FAILURE TO THE OPERA T/ON OF RSG-GAS CORE 61. The system of RSG-GAS electricity is designed for supplying the various of electric loads, voltages and safety classification of components. The electric resource were supplied by PLN, emergency gensets and batteries. The failure of main electricity supply PLN is detected by emergency bus bars system BNA/BNB/BNC through the Main Control Room (MGR) monitoring system. This failure has an impact on the primary coolant system operation, secondary coolant system, emergency power supplies BRV 10/20/30. If the PLN electric supply fails during reactor operation, the reactor will scram and automatically shutdown to fulfilled the reactor safety criterion. Keyword: electric failur
ASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM MONITORING AUS DAN KOROSI DE NGAN TEKNIK TLA (THIN LA YER ACTIVATION)
AbstrakASPEK KESELAMATAN RADIASI DALAM MONITORING AUS DAN KOROSI DENGAN TEKNIK TLA (THIN LA YER ACTIVATION), secara perhitungan matematis laju dosis terukur sebesar 0, 76 µSV/jam per meter pada bahan baja(Fe) yang dimonitor aus dan korosinyadengan teknik TLA menunjukkan kondisi yang aman bagi pekerja dan lingkungan. Laju dosis tersebut jauh lebih kecil dari Nilai Batas Dosis (NBD) yang ditetapkan dalam SK Dirjen BATAN No. 031160/DJ/1989, Tentang ketentuan umum proteksi radiasi parameter-parameter yang digunakan sebagai dasar perhitungan adalah besarnya energi partikel proton yang dipercepat kuat arus dan waktu irradiasi bahan. AbstractRADIATION SAFETY ASPECT IN WEAR AND CORROSION MONITORING BY MEAN OF THIN LAYER ACTIVATION TECHNIQUE. Theoritically radiation dose of 0.76 µSV/jam m of steel under wear and corrosion investigation is safe for operator and environment that established by the regulation of the head of National Atomic Energy of Indonesia No. 031160/DJ/1989. The parameters that used for calculation are energy of accelerated photon particles, current and irradiation time
RANCANG BANGUN PERANGKAT RADIOIMMUNOASSAY (RIA)
ABSTRAKDilakukan dokumentasi rancang bangun perangkat radioimmunoassay ( RIA ) yang disederhanakan dan disesuaikan dengan keperluan aplikasi klinis. Dokumen ini menitik beratkan pada rancangan sample changer sedangkan untuk rancangan etektroniknya, adalah dokumentasi meliputi rancangan sistem kontrol sample changer, dan rancangan SCA. Kata kunci : Sample Changer, sistem kontrol dan SC
DISAIN KONSEP RANCANG BANGUN IRADIATOR GAMMA (ISG-500) UNTUK PENGAWETAN HASIL PERTANIAN
ABSTRAK DISAIN KONSEP RANCANG BANGUN IRADIATOR GAMMA (ISG-500) UNTUK PENGAWETAN HASIL PERTANIAN. Telah dilaksankan pembuatan disain konsep irradiator gamma ISG-500 yang akan digunakan untuk pengawetan hasil pertanian. Iradiator gamma yang dirancang adalah irradiator gamma serbaguna dengan aktivitas sumber radiasi yang digunakan sebesar 2x250 kCi Cobalt-60 (Co60). Iradiator gamma ini diusahakan menggunakan bahan-bahan lokal seperti dalam konstruksi struktur bangunan, sistim mekanik dan elektrik serta sistim kontrol pengendalian dalam pengoperasian iradiator. Sumber radiasi Co60 yang digunakan adalah Co60 tipe pensil (C-188 Nordion), bahan struktur bangunan beton mengikuti aturan BAPETEN serta jumlah carier sebanyak 15 buah. Hasil disain konsep ini diharapkan dapat dilanjutkan menjadi disain dasar pada kegiatan yang akan datang Kata kunci: disain konsep, rancang bangun, ISG-500, hasil pertanian ABSTRACT A CONCEPTUAL DESIGN OF GAMMA IRRADIATOR (ISG-500) FOR PRESERVATION OF FARMING PRODUCT. A conceptual design of gamma irradiator ISG-500 for a preventation of farming product has been done. The design of gamma irradiator is multi purpose with the activity of radiation source used at 2x250 kCi cobalt-60. This gamma irradiator will be built by using local materials, such as the building structure construction, the mechanical and electrical systems and for the instrumentation & control syatems.The sources of radiation that will be used is Co60 pencil types (C 188 – Nordion), concrete structured building according to BAPETEN rule and the numbers of cariers that will be used are 15 carriers. Keywords: Conseptual design, engineering, ISG-500, farming produc
PERANCANGAN TABUNG PENYARING PENJERNIH AIR
Abstrak PERANCANGAN TABUNG PENYARING PENJERNIH AIR. Telah dilakukan perancangan tabung penyaring air. Perancangan ini bertujuan untuk menyaring air tanah yang mengandung unsur Fe lebih dari 0, 3 ppm dan Mn lebih dari 0.1 ppm. Dimana angka tersebut adalah batas baku mutu air baku. Jika kandungan lebih tinggi maka akan mengganggu kesehatan manusia. Untuk menurunkan kandungan unsur tersebut, digunakan sistem penyaringan dengan menggunakan tabung penyaring yang berisi media penyerap unsur Fe, Mn, warna dan bau. Tabung berbentuk vertikal untuk memperpanjang waktu kontak air masuk dari atas dan keluar dari bawah. Pada bagian bawah tabung dilengkapi dengan lubang penggantian media, sehingga diharapkan tabung mudah dalam pengoperasiannya. Kata kunci : tabung penyaring penjernih air Abstract A water Purifier Column Design. A water purifier column design has been designed. This design for purify ground water Cipanas area. According to laboratorium result, the ground water Cipanas area contain iron (Fe) more than 0.3 ppm and manganese (Mn) more than 0.1 ppm. This values are limit requirement for basic water. If value more than limit requirement can be make damage human body. To reduce this contain use refining system with coloum refiner that filled mediator absorbtion of Fe, Mn, colour and odour. Vertical column to long contanct time, water enter on top of column and out from the bottom of the column. There is hole in under column for change mediator, so hope column easy to operation. Keyword : water purifier colum
REKAYASA KOMPOSIT KARET ALAM Pb304 UNTUK PROTEKSI RADIASI NUKLIR
AbstakRekayasa Komposit Karet Alam Pb304 Untuk Prateksi Radiasi Nuklir. Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan bahan untuk proteksi radiasi Nuklir, dilakukan rekayasa komposit karet alam fase padat dengan Pb304. Proses pengolahan karet dengan metoda klasik, sehingga produsen tidak akan mengalami kesulitan memfabrikasi. Karet alam dan Pb304 yang telah ditetapkan beratnya dicampur dengan mesin pencampur dan kemudian dibuat kompon. Kompon ini kemudian divulkanisasi dengan belerang. Sampel yang diperoleh berukuran 150 x 150 x 2,5 mm. Pengujian daya serap menggunakan sumber radiasi gamma dan sinar-x. Daya serap ini kemudian dibandingkan dengan daya serap plat Pb tebal tertentu. Hasil test radiasi sinar-x pada tegangan dan arus tabung: 100 kV, 200 mA adalah sebagai berikut: komposisi 50 pphr daya serap 26,6 %, komposisi 1100 pphr daya serap 62,3 %, komposisi 150 pphr daya serap 71,4 %. Sifat fisik: kekerasan 43, 41, 40 shore A. Masing-masing untuk komposisi 50 pphr, 100 pphr dan 150 pphr. Kuat tarik masing-masing : 28.1 ; 26.7 ; 22.9 N/mm2, perpanjangan putus: 760 %, 810 %, 840 % dan perpanjangan tetap 4.8; 5.9; 7.0. Sifat fisik ini telah memenuhi standar JIS Z 4801 tetapi daya serap terhadap radiasi sinar-x masih perlu ditingkatkan dengan cara penambahan bahan Pb304
PRARANCANGAN PEMANTAUAN RADIASI DAN KONTAMINASI UDARA 01 RUANG KERJA KOMPAKSI 01 PTLR
PRA RANCANGAN PEMANTAUAN RADIASI DAN KONTAMINASI UDARA DI RUANG KOMPAKSI DI PTLR. Instalasi Pengolahan Umbah Radioaktif (PTLR) merupakan instalasi pengolahan limbah radioaktif yang berasal dari berbagai instalasi pengguna iptek nuklir. Desain PTLR telah dirancang sesuai dengan standar keselamatan, sehingga tidak akan menimbulkan dampak negatif terhadap ruangan daerah kerja maupun lingkungan. Walaupun demikian perlu dilakukan pengukuran untuk mengetahui seberapa besar paparan radiasi dan kontaminasi di udara di ruangan kerja sebelum tercemar ke pekerja. Dalam hal ini akan dilakukan prarancangan peralatan di daerah ruang kompaksi. Pengukuran kontaminasi menggunakan pompa pengisap, yang dihubungkan melalui pipa paralon menggunakan filter sedangkan untuk mengukur papa ran radiasi menggunakan dosimetri termoluminisens. Tujuan penelitian int untuk melakukan prarancangan perala tan pengukur radiasi untuk mengetahui paparan radiasi dan kontaminasi udara di ruangan kerja kompaksi untuk menunjang keselamatan pekerja di PTLR. A PRE DESIGN OF MONITORING FOR RADIATION AND AIR CONTAMINATION IN COMPACTION ROOM OF RWI. The Radioactive Waste Installation (RWI) is a center for processing of radioactive waste coming from various installation applying nuclear science and technology. The RWI has been designed as according to safety standard, so that it will not generate negative impact to the working area and also to the environment. However some measurement should be conducted to know how big of radiation dose and contamination on the air in working area before exposure to the worker. In this case, we will conduct equipments pre design in working area of compaction. Measurement of the contamination uses vacuum pump connected through pipeline using filter while to measure the exposure of radiation uses thermoluminiscence dosimeter. The aim of this research is to have pre design the equipments of radiation counter to know exposure of radiation and contamination air in working area compaction to support safety of worker in installation of PTLR . <w:LsdExcepti