Jurnal Visi Ilmu Pendidikan
Not a member yet
264 research outputs found
Sort by
CULTIVATING GLOBAL CITIZENS: ISLAMIC HIGHER EDUCATION’S ROLE IN FOSTERING INTERCULTURAL COMMUNICATION SKILLS
This research addresses the gap in the exploration of intercultural communication skills within Islamic higher education, focusing on Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah. The study aims to unravel the nuanced landscape of global citizenship cultivation in this specific context, emphasizing the distinct features of Islamic higher education. Employing a survey design, data was gathered from 25 undergraduate students, revealing insights into their perceptions and applications of intercultural communication skills. The findings indicate a high level of awareness among students of cultural nuances, with a simultaneous recognition of challenges in practical application. While students demonstrate a positive orientation towards adaptability and cultural sensitivity, the study highlights areas for targeted interventions, particularly in translating theoretical knowledge into practical scenarios. The implications of this research extend to the refinement of educational practices within Islamic higher education institutions, emphasizing the importance of aligning theoretical understanding with practical application for effective global citizenship cultivatio
CRAFTING EFFECTIVE PAUD TEACHING MODULES: A TRAINING NEEDS ASSESSMENT FOR POSYANDU CADRES IN BANDUNG
This paper aims to investigate the training needs of Posyandu cadres in Bandung City for the effective development and delivery of Early Childhood Education (PAUD) programs. The research method involved conducting extensive interviews with cadres to gather insights into their perspectives and challenges. Data collection revealed that cadres recognize the pivotal role of teaching modules and emphasize the importance of religious and moral values in early childhood education. They expressed a commitment to adaptability and improvement while facing resource challenges. The results highlight cadres' dedication to providing interactive and engaging educational content and their willingness to receive training and support for module development. These findings have implications for enhancing the quality of early childhood education in Bandung City by focusing on specialized training, resource allocation, knowledge sharing, research-based assessments, community engagement, and alignment with national education goals. Addressing these needs will contribute to the holistic development of young children in the region
MATERI MINIMAL WAWASAN KEBANGSAAN UNTUK PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR
Kedudukan dan fungsi wawasan kebangsaan sangat penting. Oleh sebab, wawasan kebangsaan akan mendorong dan menuntun suatu bangsa untuk mencapai cita-cita dan tujuan negara. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengilustrasikan materi minimal wawasan kebangsaan untuk peserta didik sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam memperoleh data dilakukan melalui kualitatif dengan metode studi kasus di Sekolah Dasar Kabupaten Subang dengan jumlah responden 40 guru sekolah dasar. Adapun analisis data dilakukan sesuai dengan tradisi kualitatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa materi minimal wawasan kebangsaan untuk peserta didik sekolah dasar meliputi latar belakang nama Indonesia, Indonesia memilki berbagai macam ras dan golongan hingga bahasa negar
TINGKAT KECEMASAN, KELEKATAN ORANG TUA, DAN NILAI ANATOMI : PENELITIAN CROSS SECTIONAL.
Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret dengan menggunakan google form. Tingkat kecemasan ditentukan menggunakan kuisioner Taylor Minnesota Anxiety Scale (TMAS). Kelekatan orang tua ditentukan menggunakan kuisioner skala pola kelekatan. Nilai responsi anatomi diperoleh dari ujian responsi Anatomi Blok Neurendokrin dan Indera Khusus. Analisis data dilakukan dengan uji regresi berganda. Hasil untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dan kelekatan orang tua dengan nilai responsi anatomi blok neuroendokrin dan indera khusus pada mahasiswa kedokteran UNS didapatkan R square sebesar 0,271, hal tersebut berarti ada hubungan bermakna secara bersama antara tingkat kecemasan dan kelekatan orang tua terhadap perolehan nilai responsi anatomi sebesar 27,1%
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN BERBASIS YOUTUBE TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI KEUANGAN PESERTA DIDIK SMKN 1 SANGGAU
AbstractThe utilization of YouTube as a learning media makes it easier for educators to present concrete material, aiming to increase students' motivation in learning financial accounting. Quantitative research at SMK Negeri 1 Sanggau using the experimental method showed significant differences in learner motivation before and after using YouTube (significance level α = 0.00). This result indicates the effectiveness of learning financial accounting through YouTube in increasing learners' learning motivation. YouTube not only acts as a source of visual information, but also triggers positive and interactive responses, offering an innovative approach in the delivery of material. The implication is that the integration of YouTube as an effective learning tool can increase learners' learning motivation in financial accounting.Keywords: youtube, learning media, learning motivation. AbstrakPemanfaatan YouTube sebagai media pembelajaran memberikan kemudahan pendidik dalam menyajikan materi konkret, bertujuan meningkatkan motivasi peserta didik dalam pembelajaran akuntansi keuangan. Penelitian kuantitatif di SMK Negeri 1 Sanggau menggunakan metode eksperimen menunjukkan perbedaan signifikan dalam motivasi belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan YouTube (tingkat signifikansi α = 0,00). Hasil ini mengindikasikan keefektifan pembelajaran akuntansi keuangan melalui YouTube dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. YouTube tidak hanya berperan sebagai sumber informasi visual, tetapi juga memicu respon positif dan interaktif, menawarkan pendekatan inovatif dalam penyampaian materi. Implikasinya, integrasi YouTube sebagai alat pembelajaran efektif dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik di bidang akuntansi keuangan.Kata Kunci: youtube, media pembelajaran, motivasi belajar.
MODERASI PENDIDIKAN ISLAM STUDI KASUS BUMRUNG SUKSA ISLAMIC SCHOOL DI THAILAND SELATAN
Islamic education in Southeast Asia has its own dynamics and challenges, especially in countries with a majority non-Muslim population. One interesting case study is Bumrung Suksa Islamic School in Southern Thailand, an Islamic educational institution that has adapted to global dynamics and contemporary demands. This research uses a qualitative approach to explore the concept of moderation in Islamic education in this school. This approach involves in-depth interviews with teaching staff, students and school stakeholders, as well as analysis of documents related to the school’s curriculum and policies. The research results show that Bumrung Suksa Islamic School has succeeded in integrating Islamic values of moderation into their daily education. This school’s curriculum not only focuses on the transfer of religious knowledge, but also on character formation, developing a balanced understanding of Islam, strengthening an Islamic identity that is balanced with tolerance and openness, as well as inter-ethnic dialogue that strengthens harmonious relations between members of the school community. It is hoped that this research can contribute to the global Islamic education literature, especially in the context of Muslim minority communities in non-Muslim countries. Through a better understanding of the moderation of Islamic education, it is hoped that educational models that are relevant and effective in responding to the complex dynamics of the modern era can be found.Keywords : Islamic Education, Moderation, Global Adaptation, Character, Identity, Inter-ethnic Dialogue, Community Harmony.AbstrakPendidikan Islam di Asia Tenggara memiliki dinamika dan tantangan tersendiri, terutama di negara-negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim. Salah satu studi kasus menarik adalah Bumrung Suksa Islamic School di Thailand Selatan, sebuah lembaga pendidikan Islam yang telah beradaptasi dengan dinamika global dan tuntutan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi konsep moderasi pendidikan Islam di sekolah ini.Pendekatan ini melibatkan wawancara mendalam dengan staf pengajar, siswa, dan pihak terkait sekolah, serta analisis dokumen terkait kurikulum dan kebijakan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bumrung Suksa Islamic School telah berhasil mengintegrasikan nilai-nilai moderasi Islam dalam pendidikan sehari-hari mereka.Kurikulum sekolah ini tidak hanya memfokuskan pada transfer pengetahuan agama, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan pemahaman yang seimbang terhadap Islam, penguatan identitas Islam yang seimbang dengan toleransi dan keterbukaan, serta dialog antar-etnis yang memperkuat hubungan harmonis di antara anggota komunitas sekolah.Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur pendidikan Islam global, khususnya dalam konteks masyarakat minoritas Muslim di negara-negara non-Muslim. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang moderasi pendidikan Islam, diharapkan dapat ditemukan model pendidikan yang relevan dan efektif dalam menjawab dinamika kompleks zaman modern.Kata Kunci : Pendidikan Islam, Moderasi, Adaptasi Global, Karakter, Identitas, Dialog Antar-etnis, Harmoni Komunikas
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS ALAM DI SMP SEKOLAH ALAM CIKEAS-BOGOR
This research is a qualitative reseach with descriptive analytic method. The purpose of this study was to describe an analyze science learning at Cikeas-Bogor School Of Nature Midlle School. This research was carried out from January 2019 to Juny 2019 with several informants namely Science Teacher, Principal, Head Of Education Division, Head Of Research and Development, Head Of General Division, Vice Chancellor For Curriculum, Vice Chancellor For Student Affairs and Learners. This research was conducted with direct contact with the subject of research foun in the field and obtained two types of data, namely primary data derived from interviews and observations, as well as secondary data derived from study documentation, based on data analysis, science learning based nature is divided into 3 processes, namely planning, implementation and evaluation. Learning planning uses thematic integrative. This competency refers to 5 basic concepts of Nature Cikeas School of nature, namely morality, leadership, scientific logic, entrepreneurship and nationality. Continued by making spider web and outlining it into learning activities with scientific approaches. Learning method with nature, as well as learning resources through book and internet. The implementation of learning consists of school learning, RLE (Relife Education) and PBL (Project Based Learning) carried out in a relaxed and fun way, done in nature, and parents of students play an active role in the implementation of learning. Learning evaluation consists of the percentage of results of RLE (Relife Education), test in the form of descriptions, PBL (Project Based Learning) and RPD (Raport Self Potential). Learning with nature is a learning method that is applied in science learning to teach students to build logical thinking. Keywords: Science Learning Based Nature, Learning Planning , Implementation Learning, Evaluation Learning, Learning With Nature. AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis pembelajaran sains berbasis alam di SMP Sekolah Alam Cikeas-Bogor. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari Januari 2019 sampai Juni 2019 dengan beberapa informan yaitu Guru Sains, Kepala Sekolah, kepalaa. Divisi Pendidikan, kepala Divisi Litbang, kepala. Divisi Umum, Wakil kepala sekolah Kurikulum, Wakil kepala sekolah Kesiswaan dan Peserta Didik. Penelitian ini dilakukan dengan kontak langsung terhadap subjek penelitian yang terdapat di lapangan dan diperoleh dua jenis data yaitu data primer berasal dari wawancara dan observasi, serta data sekunder yang berasal dari studi dokumentasi. Berdasarkan analisis data, pembelajaran sains berbasis alam terbagi menjadi 3 proses yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Perencanaan pembelajaran menggunakan tematik integratif. Kompetensi ini mengacu pada 5 konsep dasar Sekolah Alam Cikeas yaitu akhlakul karimah, kepemimpinan, logika ilmiah, kewirausahaan dan kebangsaan. Dilanjut dengan membuat Spider Web dan menguraikannya menjadi aktivitas pembelajaran dengan pendekatan scientifik. Metode belajar bersama alam, serta sumber belajar melalui buku dan internet. Pelaksanaan pembelajaran terdiri dari pembelajaran disekolah, RLE (Relive Education) dan PBL (Project Based Learning) dilaksanakan secara santai dan menyenangkan, dilakukan di alam, dan orang tua peserta didik berperan aktif dalam pelaksanaan pembelajaran. Evaluasi pembelajaran terdiri dari persentasi hasil RLE (Relive Education), tes dalam bentuk uraian, PBL (Project Based Learning) dan RPD (Rapot Potensi Diri). Belajar bersama alam merupakan metode pembelajaran yang diaplikasikan dalam pembelajaran sains untuk membelajarkan peserta didik membangun logika berpikir.Kata Kunci: Pembelajaran Sains Berbasis Alam, Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran, Evaluasi Pembelajaran, Belajar Bersama Alam
ANALISIS KETERAMPILAN MAHASISWA FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN IAIN BUKITTINGGI DALAM MENJELASKAN MATERI PELAJARAN
AbstractThis research aims to analyze the skills of explaining lessons to prospective teacher students at FTIK IAIN Bukittinggi. The qualitative research method used is a content analysis approach. The results of the research show that students master the skill of explaining far from other skills. Explaining skills as a basis for establishing concepts that will be conveyed to students. The teacher is like the man behind the gun. Whatever caliber of weapon is used, if the teacher is not adept at operationalizing explanation skills, the results will be far from what was expected. On the other hand, even though the weapon the teacher uses is only a stone, with his skill, he will be able to reach the target optimally. As FTIK students and prospective teachers, you must be able to master the skills of explaining well. One way to do this is to master the material to be taught and do lots of practice. Keywords: Skills, Students, Explaining Material AbstrakPenelitian ini bertujuan melakukan analisis keterampilan menjelaskan pelajaran pada mahasiswa calon guru di FTIK IAIN Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan kualitatif pendekatan analisis isi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa dalam menguasai keterampilan menjelaskan jauh dari keterampilan yang lain. Keterampilan menjelaskan sebagai dasar untuk mendudukkan konsep yang akan disampaikan kepada peserta didik. Guru itu bagaikan man behind the gun. Sekaliber apapun senjata yang akan dipergunakan, apabila guru kurang mahir mengoperasionalkan keterampilan menjelaskan, maka hasilnya akan jauh dari apa yang diharapkan. Sebaliknya, meskipun senjata yang akan dipakai guru itu hanya sebuah batu, tetapi dengan keahliannya, dia akan dapat mencapai sasaran secara optimal. Sebagai mahasiswa FTIK dan calon guru harus mampu menguasai keterampilan menjelaskan secara baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan penguasan materi yang akan diajarkan dan banyak melakukan latihan.Kata Kunci: Keterampilan, Mahasiswa, Menjelaskan Mater
PENGGUNAAN PENDEKATAN KONTEKTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA
Setelah melaksanakan beberapa kali Penerapan pembelajaran kontekstual dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Indonesia. Hal lainnya adalah peserta didik dapat mengikuti proses pembelajaran dengan rasa senang dan tertantang menyelesaikan setiap tugas yang diberikan kepada mereka sehingga semua materi dapat terserap dengan mudah dalam memori peserta didik. Hasil analisis observasi menunjukkan sikap positif peserta didik lebih tinggi dari pada sikap negatif yaitu sikap positif 93.5% sedangkan sikap negatif 6.5%. Jika melihat hasil analisis daftar isian angket peserta didik diperoleh data yang sangat signifikan dari sebelum dan sesudah proses pembelajaran, yaitu siswa mengisyaratkan pada hal yang positif terhadap penggunaan media gambar dalam pembelajaran pribahasa. Bukti bahwa hasil belajar peserta didik berada pada kategori baik tergambar jelas pada tabel 5 hasil analisis nilai tes peserta didik, yaitu memperoleh nilai rata-rata 89.33 atau nilai konversi 3,57 dengan nilai pembulatan 3.66 (predikat A).
THE IMPLEMENTATION OF COURSES AT THE MATHLAUL ANWAR UNIVERSITY IN THE CHARACTER FORMING OF PANCASILAIS STUDENTS
This study discusses Education and learning activities are the basis of human existence, so humans cannot be separated from teaching and learning activities. This study aims to determine Pancasila character education in teaching materials to shape students' civic character. The research design uses a qualitative approach and the method used is a case study. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. Testing the validity of the data with the extension of observation and triangulation. Processing and analysis of technical data using data reduction, data presentation, and verification. The results show that Pancasila values are integrated in the teaching materials of students and form the character of citizens who are religious, humanitarian, national unity, populist and deliberative or democracy, and social justice. Keywords: Character Education, Pancasila, Citizenship