Jurnal Pendidikan Usia Dini
Not a member yet
    333 research outputs found

    KEMAMPUAN KOSAKATA (KATA DASAR DAN TURUNAN) PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD AL-HAIDAR BANDUNG

    Get PDF
    This research aims to describe capability of basic vocabulary and derivative vocabulary in children aged 5-6 years old in PAUD Al-Haidar Bandung. The method used is qualitative descriptive research method. The data of this research is every words which formed by children aged 5-6 years old in PAUD Al-Haidar Bandung. The result of this research shows that most children aged 5-6 years old use the basic vocabulary than derivative vocabulary. The reason of it, because children aged 5-6 years old are still in the acquisition stage of how to form a derivative vocabulary (affixation, reduplication, and compound words). Key term: basic word, affixation, reduplication, compound words Penelitian ini berjudul “Kemampuan kosakata (kata dasar dan turunan) pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Al-Haidar Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif-dskriptif. Data dalam penelitian ini yaitu kata-kata yang di bentuk oleh anak usia 5-6 tahun di paud Al-Haidar Bandung. Hasil analisis dalam penelitian ini yaitu kebanyakan anak usia 5-6 tahun pada umumnya menggunakan kosakata dasar dibandingkan kosakata turunan seperti afiksasi, reduplikasi, dan kata majemuk. Hal yang menyebabkan hal tersebut terjadi dikarenakan anak usia 5-6 tahun masih dalam tahap pemerolehan bagaimana cara membentuk kosakata turunan (afiksasi, reduplikasi dan kata majemuk).  Kata kunci: kata dasar, proses afiksasi, pengulangan, pemajemukan

    BERMAIN SEBAGAI INTERVENSI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SOSIAL ANAK

    Get PDF
    This study aims to examine the play stimulation model to improve children's social competence. The study involved 100 children in the kindergarten age group. The types of play in this study are divided into four games patterns, namely the solitary independent play, parallel play, associative play, and cooperative play. Each play pattern is tested with four dimensions of social competence, which consist of self-concept, ability to manage emotions, prosocial and social-academic behavior. The results of this study indicate that more than 50% of the four dimensions of social competence are effectively stimulated through cooperative play patterns. Cooperative play patterns are effective for stimulating self-concept dimensions (10 of 15 behaviors), emotional management abilities (9 of 18 behaviors), social academics (7 of 15 behaviors), and prosocial behavior (17 of 23 behaviors). The pattern of associative play effectively stimulates the dimensions of self-concept (3 of 15 behaviors), emotional management skills (7 of 18 behaviors), prosocial behavior (4 of 23 behaviors), and social academics (3 of 15 behaviors). The effective parallel play and solitary independent play patterns of each play only stimulate 1 social competence behavior. Keywords: cooperative play, associative play, parralel play, solitary independent play, social Competencies Penelitian ini bertujuan untuk menguji model stimulasi permainan untuk meningkatkan kompetensi sosial anak. Penelitian ini melibatkan 100 anak pada kelompok usia taman kanak-kanak. Jenis permainan pada penelitian ini terbagi ke dalam empat pola permainan, yaitu solitary independent play, parralel play, associative play, dan cooperative play. Setiap pola permainan diujikan dengan empat dimensi kompetensi sosial, yang terdiri dari konsep diri, kemampuan mengelola emosi, perilaku prososial dan sosial-akademik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari 50% empat dimensi kompetensi sosial efektif distimulasi melalui pola permainan cooperative play. Pola permainan cooperative play efektif untuk menstimulasi dimensi konsep diri (10 dari 15 perilaku), kemampan mengelola emosi (9 dari 18 perilaku), sosial akademik (7 dari 15 perilaku), dan perilaku prososial (17 dari 23 perilaku). Pola permainan associative play efektif menstimulasi dimensi konsep diri (3 dari 15 perilaku), kemampuan mengelola emosi (7dari 18 perilaku), perilaku prososial (4 dari 23 perilaku), dan sosial akademik (3 dari 15 perilaku). Pola permainan parralel play dan solitary independent play masing-masing efektif hanya menstimulasi 1 perilaku kompetensi social. Kata Kunci: Anak Usia Dini, Bermain Kooperatif, Bermain Asosiatif, Bermain paralel, Bermain soliter, Kompetensi sosial &nbsp

    IMPLEMENTASI MARKET DAY DALAM MENGEMBANGKAN ENTREPRENEURSHIP ANAK USIA DINI DI TKIT AN-NAJAH KABUPATEN ACEH TENGAH

    Get PDF
    This research discussed the market day activities to improve children entrepreneurship of TKIT Sunnah An-Najah of Central Aceh and to find out entrepreneurial value of the students. This is descriptive field research. It used three data collection methods, including observation, interview, and documentation. To make the market day activities easier to understand, the researcher divided them into three processes: planning, application, and assessment. Furthermore, the application of having those students get into entrepreneurial value also involves fostering the values of entrepreneurship before and after the market day activity. The values desired are bravery, self-confidence, independence, good behavior, honesty, sense of appreciation, work commitment, discipline, cooperative and being communicative and oriented towards results. Through this observation, it is found that the conduction of the market day activities can help stimulate children's cognitive and socio-emotional growth, language skills, and physical-motor development. Keyword: market day, entrepreneurship Penelitian ini membahas kegiatan market day dalam mengembangkan entrepreneurship pada anak di TKIT Sunnah An-Najah Kabupaten Aceh Tengah dan untuk mengetahui nilai-nilai entrepreneurship yang ditanamkan pada anak dengan kegiatan market day di TKIT Sunnah An-Najah Kecamatan Bebesen Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan field research yang dilaksanakan di TKIT Sunnah An-Najah Kabupaten Aceh Tengah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Implementasi kegiatan market day dalam mengembangkan entrepreneurship dilakukan dengan perencanaan, pelaksanaan serta penilaian. Pelaksanaan Kegiatan market day  dalam mengembangkan entrepreneurship meliputi pra market day, saat market day serta pasca market day. Pelaksanaan entrepreneurship dapat mengembangkan aspek perkembangan kognitif, sosio-emosional, bahasa, dan fisik motorik anak dapat bertambah. Nilai-nilai entrepreneurship yang ditanamkan pada anak dengan kegiatan market day yaitu berani, pecaya diri, mandiri, santun, menghargai, jujur, berorientasi pasar, berorientasi tugas, berorientasi hasil, disiplin, kooperatif, komunikatif. Kata kunci: market day, kewirausahaa

    PENGARUH MEDIA PENSIL KARAKTER ANIMASI UPIN DAN IPIN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS ANAK

    Get PDF
    The objective of this research was to improve students’ writing ability by using the media of ‘upin-ipin’ animated cartoon pencil. The researcher used experimental method of pre-test and post-test group design. The research took 21 students as the sample. The observation and the researcher used T-Test for data analysis through SPSS 16 program. Based data analysis before doing the treatment of six indicators on the early development category. After doing the treatment on one indicator of the development category targeted. The result indicated that using ’upin-ipin’ animated cartoon pencil toward students’ (5-6 years old) writing ability at TK Permata Bunda Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Inhu it was 43,50%. Keyword: Early Childhood,  Writing ability, Media animated cartoon pencil. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis  anak dengan menggunakan media pensil karakter animasi Upin dan Ipin.Penelitian menggunakan metode ekperimen dengan desain satu grup kelompok pre-test dan post-test.. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 21 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 16. Berdasarkan analisis data sebelum diberikan perlakuan enam indikator pada kategori mulai berkembang (MB), sesudah diberikan perlakuan satu indikator pada kategori berkembang sesuai harapan (BSH), terdapat pengaruh media pensil karakter animasi Upin dan Ipin terhadap kemampuan menulis anak usia 5-6 tahun di TK Permata Bunda Kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu yang signifikan yaitu sebesar 43,50%. Kata kunci: Anak Usia Dini, Kemampuan menulis, Media pensil animasi Upin Ipi

    PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA ANAK UMUR 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERCERITA DENGAN MEDIA TELEVISI BERGAMBAR

    Get PDF
    This study was aimed to obtain a description of ability to speak Indonesian through story telling with pictorial television media in children 5-6 years. The method of the study used Weak Experimental with One-Shot-Case-Study design. The subjects of the study were 27 kindergarten children 5-6 years in Gresik City. Data were collected using observation and documentation and analyzed using descriptive and quantitative method. The results showed that their ability to speak Indonesian language has developed in high category (85%) after the treatment through story telling with pictorial television media. Keywords: Speaking ability, Indonesian Language, children aged 5-6 years, pictorial television media Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak umur 5-6 tahun yang dikembangkan melalui metode bercerita dengan media televisi bergambar. Metode penelitian yang digunakan adalah Weak Experimental dengan desain One-Shot-Case-Study. Subyek penelitian sebanyak 27 anak umur 5-6 tahun dari salah satu TK di Kota Gresik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data selanjutnya dianalisis secara deskriptif dan kuantitatif dengan menentukan nilai persentase dari masing-masing indikator perkembangan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kesuluruhan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak umur 5-6 tahun telah berkembang dalam kategori tinggi (85%) setelah perlakuan penggunaan metode bercerita dengan media televisi bergambar. Kata kunci: Kemampuan berbicara, Bahasa Indonesia, anak umur 5-6 tahun, media televisi bergambar

    HUBUNGAN KERJASAMA ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN

    Get PDF
    The study aims to determine the relationship of parents cooperation with the development of early childhood in the playgroup in the working area of Metro Health Center. This study used an analytic cross-sectional method. The samples are all of the members of a playgroup in 9 playgroups in working area of Metro Health Center with 147 children. The data collection used is a questionnaire and the filling methods are in the form of checklist and observation. These studies are conducted in May - June 2015. The data analysis used is chi-square analysis. The resulting study shows that 50% of childhood development is suitable for his growth and development. Most of parents cooperation are still not good. The correlation between parents cooperation with child development will help the children develop optimally. It is suggested that the teacher of the school improve the cooperation with the parents.   Keywords: Playgroup, the cooperation of parents, development, early childhood   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kerjasama orang tua dengan perkembangan anak usia dini di Kober wilayah kerja Puskesmas Metro. Metode penelitian yang digunakan analytic cross sectional. Sampel sebanyak 147 orang berasal dari 9 Kober di wilayah kerja Puskesmas Metro. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan cara pengisian dalam bentuk checklist dan observasi. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Mei – Juni 2015. Analisa data menggunakan analisis chi square. Hasil penelitian diperoleh informasi 50% perkembangan anak sesuai dengan tumbuh kembang. Kerjasama orang tua sebagian besar kurang baik. Kerjasama orang tua dengan pihak Kober dapat membantu perkembangan anak yang optimal. Disarankan pihak sekolah meningkatkan kerjasama dengan orang tua.   Kata Kunci: Kober, kerjasama orang tua, perkembangan, anak usia din

    GERAK DAN LAGU SEBAGAI MODEL STIMULASI PENGEMBANGAN KECERDASAN KINESTETIK ANAK USIA DINI

    Get PDF
    This research is based on the facts in the field about the condition of early childhood education learning at currently that tendency is still using conventional learning. Learning to use still seem monotonous and have not been able to optimize aspects of child development in improving early childhood kinesthetic intelligence. Therefore, research was conducted to determine the contribution of movement and song learning in developing early childhood kinesthetic intelligence. This study used quasi-experimental methods Non-equivalent pre-test and post-test control group design. Data collection techniques conducted in this study using three techniques, namely structured observation, field notes, and documentation. Thee results showed that movement and song learning can provide contribute positively to improve kinesthetic intelligence early childhood significantly with a 95% confidence level. Keywords: Early childhood, Kinesthetic-Intelligence, Motion, Songs Penelitian ini dilakukan berdasarkan fakta di lapangan mengenai kondisi pembelajarann pendidikan anak usia dini saat ini yang kecenderungannya masih menggunakan pembelajaran konvensional. Pembelajaran yang digunakan masih terkesan monoton dan belum mampu mengoptimalkan aspek perkembangan anak dalam meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kontribusi pembelajaran gerak dan lagu dalam mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan melalui desain kelompok pre-test dan post-test. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan tiga teknik, yaitu observasi terstruktur, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran gerak dan lagu dapat memberikan kontribunsi secaraa positif untuk  meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini secara signifikan dengan tingkat kepercayaan 95%. Kata Kunci:  Anak Usia Dini, Kecerdasan kinestetik, Gerak, Lag

    PENGARUH MODEL ACTIVE LEARNING DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA: Eksperimen di Kelas 2 Sekolah Dasar di DKI Jakarta 2016

    Get PDF
    This study aims to determine empirical data about differences in early childhood speaking skills that get active learning approach by considering the type of personality of learners in grade 2 elementary school in Jakarta Capital City 2016. This research uses experimental method, 2x2 factorial design. Determination of sample using multistage stratified random sampling technique. The result of this research concludes that there is the influence of learning model to students 'speaking ability, there is the influence of personality type to students' speaking ability, and there is an interaction between learning model with personality type. Based on the result of the third hypothesis test proved there is an interaction between learning model and personality type to students' speaking ability, then analysis continued with Tukey test, which concluded that students with extrovert personality type better speaking ability when studying with project-based learning model. Students with introverted personality types are better able to speak at the time of learning with the discovery learning model. Researchers expect further research, on the importance of improving early childhood speaking skills through the penetration of learning models, taking into account personality types, in larger areas throughout Indonesia.   Keyword: speaking ability, project-based learning, inquiry-based learning, extrovert, introvert   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui data empiris mengenai perbedaan kemampuan berbicara anak usia dini yang mendapatkan pendekatan active learning dengan memperhatikan tipe kepribadian peserta didik  di  kelas 2 sekolah dasar di DKI Jakarta 2016. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, desain faktorial 2x2. Penentuan sampel menggunakan teknik multistage stratified random sampling. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan berbicara siswa, terdapat pengaruh tipe kepribadian terhadap kemampuan berbicara siswa, dan terdapat interaksi antara model pembelajaran dengan tipe kepribadian. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis ketiga terbukti terdapat interaksi antara model pembelajaran dan tipe kepribadian terhadap kemampuan berbicara siswa, kemudian analisis dilanjutkan dengan uji Tukey, yang menyimpulkan bahwa siswa yang bertipe kepribadian extrovert lebih baik kemampuan berbicaranya pada saat belajar dengan model pembelajaran berbasis proyek. Siswa yang bertipe kepribadian introvert lebih baik kemampuan berbicaranya pada saat belajar dengan model pembelajaran penemuan. Peniliti mengharapkan agar dapat dilakukan penelitian lebih lanjut, tentang pentingnya meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini menggunakan berbagai penetrasi model  pembelajaran, dengan memperhatikan tipe-tipe kepribadian, di wilayah yang lebih luas di seluruh Indonesia.   Kata Kunci :  Kemampuan berbicara, Pembelajaran berbasis proyek, Pembelajaran penemuan, Extrovert, dan Introvert.                       &nbsp

    PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI ANAK MELALUI METODE TALKING STICK

    Get PDF
    This study aims to to described the process and lessons through the activities of talking stick method that would improve self confidence in kindergarten B TK ABA 01 Malang. The subject of this research totaled 14 children, a method of this research is research the act of referring to a model research the act of class of Kemmis and McTaggart which includes four stage: planning, action, observation, and reflection. This research consisting of 2 cycles, each cycle consists of twelve meeting. Data analysis technique used in this research is quantitative and quantitative data analysis. Qualitative data analysis by analyzing data from observation record, interview record, and a documentation note during the research by steps the reduction of the data, data display, and data verification. Quantitative data analysis with descriptive statistics that compares the results obtained from pre cycle, first cycle, and second cycle. The result of this research show that there is an improve in self confidence of children through the implementation of talking stick method, the average self confidence score of children on the pre cycle is 22, improved in the first cycle to 28 and the second cycle to 41.   Keywords: Early Chilhood, Self confidence, Talking stick method Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran melalui pelaksanaan metode talking stick yang dapat meningkatkan kepercayaan diri anak kelompok B TK ABA 01 Kabupaten Malang. Subyek penelitian ini berjumlah 14 anak. Metode penelitian yang digunakan mengacu pada model penelitian tindakan Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahap yakni: perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus masing-masing siklus terdiri dari dua belas kali pertemuan. Teknik  analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kualitatif dengan cara menganalisis data dari hasil catatan observasi, catatan wawancara dan catatan dokumentasi selama penelitian dengan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptif yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari pra tindakan, siklus pertama dan siklus kedua. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri anak melalui pelaksanaan metode talking stick, dapat dibuktikan dengan rata-rata skor kepercayaan diri anak pada pra tindakan sebesar 22, mengalami peningkatan pada siklus pertama menjadi 28 dan siklus kedua menjadi 41. Kata Kunci:  Anak Usia Dini, Kepercayaan diri, Metode talking stic

    UNIT STUDIES CURRICULUM: STRATEGI GURU DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM DI JUNGLE SCHOOL SIDOMUKTI

    Get PDF
    This observation is purposed to know the teacher’s strategy in implementing Unit Studies Curriculum. The type of this observation is a qualitative observation that would be held in 4 months through direct participation in the classroom from the beginning till the end of the activity. Subjects of the observation are 5 teachers which there are 4 preschool teachers and 1 kindergarten teacher in detail. The data gathering techniques is using a semi-structured interview, observation, and documentation. Used observation instrument is throught the interview questions according to the topics that are about to be observed. Used data analysis technique is a descriptive qualitative one. The results of this study indicate that the teacher's strategy in implementing the Unit Studies curriculum at Jungle School is run through interesting and creative play activities, and with games such as touch and tell games, matching games, exercise games, opposite games, paper telephone cups and several games. others that are different every day. Keywords: Learning Strategies, Unit Studies Curriculum, A Method of Play. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengimplementasikan Unit Studies Curriculum. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilaksanakan selama 4 bulan melalui partisipasi langsung di dalam kelas dari awal kegiatan berlangsung hingga kegiatan berakhir. Subjek penelitian berjumlah 5 orang guru dengan rincian 4 orang guru preschool dan 1 orang guru kindergarten. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan melalui pertanyaan-pertanyaan wawancara sesuai dengan topik-topik yang ingin diteliti. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengimplementasikan kurikulum Unit Studies di Jungle School dijalankan melalui kegiatan bermain yang dibuat dengan menarik dan kreatif, dan dengan games seperti touch and tell game, matching game, exercise game, opposite game, paper cup telephone dan beberapa game lainnya yang berbeda setiap harinya. Kata Kunci: Strategi Pembelajaran, Unit Studies Curriculum, Metode Bermai

    313

    full texts

    333

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Usia Dini
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇