Jurnal TIN Universitas Tanjungpura
Not a member yet
163 research outputs found
Sort by
PERBAIKAN POSTUR KERJA PADA STASIUN SORTASI TANDAN BUAH SEGAR MENGGUNAKAN METODE RECOMMENDED WEIGHT LIMIT DAN OVAKO WORK ANALYSIS SYSTEM (OWAS)
PT. Citra Mahkota adalah perusahaan yang memproduksi dan mengolah buah sawit jadi minyak CPO. Telapak tangan pekerja sortasi sering mengalami keluhan mulai dari nyeri punggung bawah, nyeri lengan kiri atas dan bawah, nyeri pergelangan tangan kiri, dan nyeri bahu kanan. Keluhan tentang beban kerja fisik dengan posisi kerja yang berubah-ubah secara terus-menerus dan berulang kali. Keluhan yang dialami pekerja semakin meningkat rasa sakit pada bagian sendi, ligmen dan otot (musculoskeletal disorder) mereka selama melakukan sortasi buah sawit setiap hari dengan menggunakan metode Nordic body Map (MBM) dapat diidentifikasi sumber keluhan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keluhan yang dirasakan oleh pekerja dalam melakukan pengangkatan dan pemindahan buah sawit dengan metode Recommended Weight Limit (RWL) dan Ovako Work Analysis system (OWAS). Metode RWL ialah penentuan batas angkat atau batas berat yang dianjurkan pada proses kerja, khususnya pada memindahkan material atau menangani material dengan tangan dalam posisi tertentu. Metode OWAS yaitu sistem analisis metode kerja untuk menganalisis stasiun kerja dan mengidentifikasi bagian punggung, lengan, kaki, dan beban. Hasil penelitian ini menghasilkan batas berat yang disarankan atau beban yang dianjurkan (RWL) yang dapat diangkat oleh pekerja adalah 13,56 kg, sedangkan beban yang harus diangkat adalah 20 kg. Selain itu metode Ovako Work Analysis System (OWAS) menghasilkan postur kerja kelas 4 yang artinya postur kerja saat ini perlu diperbaiki, sehingga rekomendasi perbaikannya adalah mengubah jarak horizontal dan juga beralih untuk menaikkan nilai RWL. dan posisi kerja dalam posisi ergonomis. Memperbaiki postur kerja dengan metode OWAS termasuk kategori 2, dimana postur kerja berbahaya dan termasuk kategori ringan sehingga tidak menimbulkan cidera berat, beban yang disarankan yang dapat diangkat pekerja pada posisi ini adalah 20 kg - 21 kg. Kata Kunci: Nordic Body Map, Recommended Weight Limit, Ovako Work Analysis Syste
PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN WISATA AIR TERJUN PANCUR AJI KABUPATEN SANGGAU TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ZONE OF TOLERANCE (ZOT)
Pancur Aji adalah salah satu objek wisata di Kabupaten Sanggau berada di kawasan perbukitan. Tempat tersebut berada di pinggiran Teluk Sungai Kapuas bagian hilir atau pesisir barat, Kecamatan Kapuas. Objek wisata ini menampilkan keindahan air terjun yang masih alami jauh dari keramaian kota sehingga pengunjung bisa menikmati sensasi kesegaran saat berada di Pancur Aji. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap peningkatan kepuasan pelayanan terhadap pengunjung di wisata air terjun pancur aji. Hal tersebut dilakukan karena ketidakpuasan pelanggan terhadap fasilitas yang ada pada wisata pancur aji. Penelitian ini juga menghasilkan rekomendasi perbaikan dan pengembangan terhadap pelayanan yang diberikan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat 6 atribut prioritas yang harus diperbaiki dari penggunaan metode ZOT. Keenam atribut tersebut adalah Akses jalan yang ditempuh pengunjung baik (X4) dengan posisi pelayanan sekarang 0,02, Ketersediaan kamar ganti yang bersih bagi pengunjung (X6) dengan posisi pelayanan sekarang 0,48, Keamanan dan kenyamanan yang dirasakan oleh pengunjung (X19) dengan posisi pelayanan sekarang 0,19, Pengunjung merasa terjamin keamanan pada kendaraan yang diparkirkan (X20) dengan posisi pelayanan sekarang 0,09, Kemudahan menghubungi petugas objek wisata (X21) dengan posisi pelayanan sekarang 0,35 dan Petugas wisata menghormati pengunjung yang datang (X22) dengan posisi pelayanan sekarang 0,05.. Perbaikan pada penelitian ini merujuk pada 6 atribut untuk dilakukan perbaikan dan pengembangan terhadap atribut fasilitas yang ada pada objek wisata air terjun pancur aji. Atribut-atribut perbaikan tersebut diperoleh dari metode ZOT menghasilkan 6 atribut karena hasil score layanan atribut berada dibawah MSA (Measure of Service Adequacy).Kata kunci: Kualitas pelayanan, Wisata, ZOT (Zone Of Tolerance
PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN PADA VENUS RUMAH CANTIK DI KOTA KETAPANG
Salon kecantikan adalah usaha jasa kecantikan yang mengadakan layanan dengan tujuan untuk menjaga, memelihara, meningkatkan kecantikan agar tubuh tetap berpenampilan cantik dan dilakukan dengan menggunakan bahan kosmetik oleh karyawan yang telah handal dalam melakukan tugas tersebut, sehingga tidak merugikan pelanggan jika dilakukan dengan profesional dan benar sesuai aturan. Venus Rumah Cantik adalah usaha jasa yang berlokasi di Jalan Matan, Desa Mulia Baru, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Pelanggan Venus Rumah Cantik mengalami penurunan sehingga pendapatan Venus Rumah Cantik yang tidak mencapai target dari tahun 2019-2021 hal ini dikarenakan keluhan pelanggan terhadap kualitas pelayanan Venus Rumah Cantik. masalah tersebut diatasi dengan cara Venus Rumah Cantik harus meningkatkan kualitas pelayanannya untuk meningkatkan penjualannya. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan Venus Rumah Cantik. Penelitian ini mengetahui kesenjangan (gap) yang terjadi antara kepuasan dan kepentingan pelanggan memakai metode Service Quality, Importance Performance Analysis (IPA) yang dapat menginterpretasikan tingkat kepuasan pelanggan dengan pemetaan diagram kartesius dan penentuan prioritas perbaikan secara berurutan menggunakan metode Potential Gain In Customer Value (PGCV). Berdasarkan hasil penelitian, nilai gap tertinggi terdapat pada atribut ke-11 yaitu Area parkir yang aman dilengkapi dengan penjaga parkir sebesar (-0,69), yang menjadi prioritas perbaikan terdapat 17 atribut, dimana variabel tersebut diprioritaskan untuk diperbaiki dengan nilai PGCV paling besar yaitu Tersedianya tempat parkir yang cukup luas dengan memberikan perbaikan menambah atau menyewa lahan parkir kosong didekat Venus Rumah Cantik dan mencari lokasi yang lebih strategis tepatnya dipusat kota yang memiliki lahan parkir yang luas. Kata Kunci: Importance Performance Analysis, Potential Gain In Customer,Service Qualit
PERUMUSAN STRATEGI BERSAING PRODUK UMKM TALAS KUNTI MENGGUNAKAN METODE SWOT, CPM DAN QSPM
UMKM Talas Kunti merupakan salah satu UMKM yang bergerak dibidang makanan ringan yang ada di Pontianak. UMKM Talas Kunti dirasa masih perlu merancang strategi bersaing dikarenakan jumlah penjualan yang mengalami penurunan setiap tahunnya. Adapun beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penjualan UMKM Talas Kunti yaitu strategi pemasaran yang kurang baik dan mnculnya pesaing bisnis baru. Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan penelitian mengenai analisis terhadap strategi bersaing dengan menggunakan metode SWOT, CPM, dan QSPM. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan penyebaran kuesioner terhadap pihak UMKM dan konsumen.Responden pemilik dan karyawan UMKM digunakan untuk menganalisis SWOT. Responden konsumen digunakan untuk menganalisis CPM. Hasil yang didapat dari analisis SWOT dapat digunakan untuk membuat matrik IE dan matrix SWOT, sedangkan hasil analisis CPM digunakan untuk membuat Grand Strategy Matrix. Semua data akan diuji konsistensi sebelum diolah. Hasil penelitian yang didapatkan menggunakan metode SWOT dan QSPM yaitu matriks IE berada pada kuadran II. Hasil matriks SWOT diperoleh rekomendasi alternatif strategi berupa market penetration, product development, forward integration dan horizontal integration. Sedangkan untuk Grand Strategy Matrix berada pada kuadran I yang artinya bersifat agresif. Selanjutnya, membandingkan alternatif strategi yang diperoleh dari masing masing ketiga alat bantu dan didapatkan alternatif strategi terbaik yaitu market penetration dan product development. Hasil dari matriks QSPM dengan 2 alternatif strategi yaitu market penetration dan product development yaitu strategi product development menjadi prioritas utama UMKM Talas Kunti dikarenakan skor TAS yang didapatkan sebesar 5.63 dibandingkan dengan market penetration sebesar 5.49. Kata Kunci : AHP, Strategi Bersaing, SWOT, QSPM, Uji Konsistensi
PENGUKURAN BEBAN MENTAL DAN TINGKAT BURNOUT MAHASISWA SELAMA MELAKUKAN PERKULIAHAN ONLINE MENGGUNAKAN METODE NASA-TLX
Situasi pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia menyebabkan seluruh kegiatan belajar mengajar pada perguruan tinggi di Indonesia harus dilakukan secara online. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, diperoleh kesimpulan bahwa tingkat beban mental yang dirasakan oleh mahasiswa di salah satu perguruan tinggi berada dalam kategori sedang. Maka dari itu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai tingkat beban mental dan tingkat burnout pada mahasiswa khususnya di Jurusan Teknik Industri, Universitas Tanjungpura. Pengumpulan data dilakukan terhadap 112 sampel terdiri dari 33 orang mahasiswa angkatan 2018, 35 orang angkatan 2019 dan 44 orang angkatan 2020. Terdapat 2 jenis pengolahan data yaitu NASA-TLX untuk mengukur tingkat beban mental dan MBI-SS untuk mengukur tingkat burnout. Selain itu, untuk mengetahui pengaruh antara kedua variabel diukur menggunakan Uji Regresi Linear Sederhana. Hasil dari penelitian yaitu tingkat beban mental berada dalam kategori sedang dengan rata-rata WWL sebesar 60,97. Sedangkan tingkat burnout diperoleh mean sebesar 51,88 dan termasuk dalam kategori sedang. Hasil uji regresi linear sederhana yaitu tidak adanya pengaruh yang signifikan antara tingkat beban mental dan burnout yang dirasakan mahasiswa selama melakukan perkuliahan online. Rekomendasi perbaikan yang diberikan berupa poster berisi tips belajar online terdiri dari posisi tubuh yang benar, posisi mata dan jarak pandang serta istirahat belajar dan refreshing.Kata kunci : Beban Mental, Burnout, NASA-TLX, MBI-SS, Regresi Linear Sederhan
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN KETEPATAN WAKTU TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN JNE CABANG KETAPANG
JNE Cabang Ketapang merupakan perusahaan angkutan dan pengiriman jasa yang berada di Kabupaten Ketapang. Dalam upaya meningkatkan daya saing yang ada serta untuk mempertahankan pelanggannya agar tetap menggunakan jasa JNE Cabang Ketapang perusahaan selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan serta ketepatan waktu yang diberikan agar sesuai dengan yang diinginkan pelanggan. Namun pada kenyataanya masih ditemukan permasalahan yang memnyebabkan turunnya tingkat kepuasan konsumen. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan beberapa alternatif rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu memperoleh pengaruh kualitas pelayanan dan ketepatan waktu terhadap kepuasan pelanggan dalam menggunakan layanan jasa dari JNE Cabang Ketapang. Penelitian ini menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk menghitung besarnya pengaruh variabel bebas terhadap satu variabel terikat. Variabel bebasnya yaitu kualitas pelayanan dan ketepatan waktu dan variabel terikatnya yaitu kepuasan pelanggan. Perhitungan yang dilakukan yaitu menghitung uji hipotesis, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolineritas, uji heterokedastisitas, uji autokorelasi, uji regresi linear berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinasi. Hasil penelitian ini adalah kedua variabel yaitu kualitas pelayanan dan ketepatan waktu berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan pelanggan (Y), maka kesimpulannya bahwa terdapat pengaruh antara variabel kualitas pelayanan dan ketepatan waktu terhadap kepuasan pelanggan yaitu sebesar 11% sedangkan sisanya 89% dijelaskan dari variabel atau faktor-faktor lainnya diluar penelitian ini. Adapun rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan yaitu pegawai JNE Cabang Ketapang bisa lebih cepat dan tanggap dalam menanggapi keluhan pelanggan atau bisa dengan membuat loket khusus pengaduan, membuat penjadwalan untuk mengevaluasi setiap kinerjanya terutama dalam hal memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan seperti memberikan sapaan serta senyuman saat menghadapi pelanggan, dapat menerapkan sistem inventory control digudang penyimpanan agar paket dapat dikirim pada jadwal yang telah ditentukan dan wajib menyediakan kotak saran dan membuat web sebagai media untuk pelanggan dalam menyampaikan kritik dan saran.Kata Kunci: JNE, Kepuasan Pelanggan, Ketepatan Waktu, Kualitas Pelayanan, Regresi Linear Berganda
PENGUKURAN KUALITAS PELAYANAN PADA PELANGGAN PT. PLN PONTIANAK DENGAN METODE SERVICE QUALITY, ZONE OF TOLERANCE (ZOT) DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA)
Kebutuhan akan jasa Iistrik di kota Pontianak dari tahun ke tahun menunjukkan adanya peningkatan, haI ini membuat PT. PIN Pontianak memberikan perhatian khusus kepada peIayanan daIam haI pemenuhan kebutuhan peIanggan agar daIam peIaksanaannya dapat memuaskan peIanggannya. Sampai sekarang PT. PIN Pontianak masih mendapatkan beberapa keIuhan dari peIanggannya, haI ini memperIihatkan bahwa memang peIanggan beIum merasa terpuaskan dengan peIayanan diberikan saat ini. Tujuan dari diIakukannya peneIitian ini yaitu untuk menghasiIkan tingkat kepuasan peIanggan, menghasiIkan toIeransi antar tingkat peIayanan yang diharapkan dengan tingkat peIayanan minimumnya, serta menghasiIkan usuIkan perbaikan yang tepat untuk meningkatkan kuaIitas peIayanan di PT. PIN. PeneIitian ini akan menggunakan beberapa metode untuk mengetahui tingkat kepuasan peIanggan terhadap peIayanan yang diberikan, metode tersebut terdiri dari service quaIity, zone of toIerance (ZOT) dan Importance performance anaIysis (IPA). Metode ServquaI digunakan untuk mencari niIai gap agar dapat diketahui tingkat kepuasan peIanggan dengan peIayanan yang diberikan. Atribut yang digunakan daIam peneIitian ini yaitu berjumIah 23 atribut. Metode ZOT digunakan untuk menghitung niIai toIeransi antara tingkat ekspektasi dan tingkat peIayanan minimum. Sedangkan metode IPA digunakan untuk meIihat tingkat kinerja dan harapan dari setiap atribut pernyataan. HasiI dari identifikasi atribut pada peneIitian ini yaitu didapatkan 23 atribut yang menunjukkan bahwa peIanggan masih beIum merasa puas dengan peIayanan yang diberikan oIeh PT. PIN Pontianak. Rekomendasi perbaikan yang dapat diberikan yaitu petugas dapat membuat pencatatan segaIa keIuhan yang dirasakan oIeh peIanggan baik secara Iangsung maupun tidak Iangsung, memberikan kompensasi menurut Permen ESDM Nomor 27 tahun 2017 yaitu sebesar 35% bagi peIanggan non-subsidi dan 20% untuk peIanggan subsidi dari biaya beban untuk peIanggan yang merasakan dampak pemadaman Iistrik, dan memberikan peIatihan kepada para petugas peIayanan agar Iebih profesionaI dan partisipatif daIam memberikan informasi penting terkait dengan penanganan yang akan diIakukan serta gangguan yang diaIami oIeh peIanggan, membuat program sosiaIisasi, serta memberikan program CaII-back. Kata Kunci: Importance performance anaIysis, service quaIity, zone of toIeranc
ENGARUH STRES DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA DRIVER GRABBIKE PONTIANAK
Sistem kerja driver Grabbike di Pontianak memberikan pengaruh yang signifikan terutama munculnya gejala stres kerja yang menjadi penyebab timbulnya rasa bosan, tertekan dan kurang nyaman. Gejala stres yang dirasakan diasumsikan mampu mempengaruhi kualitas kinerja driver, namun belum diketahui seberapa besar peranannya. Penelitian menggunakan metode regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel stres kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja dengan sampel penelitian berjumlah 341 driver. Hasil penelitian uji t parsial menghasilkan variabel stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja dengan nilai sig. 0,029 < 0,05. Sedangkan variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan nilai sig. 0,000 < 0,05. Hasil uji f simultan menyatakan bahwa variabel stres kerja dan motivasi kerja secara bersamaan memiliki pengaruh yang positif dan mampu memprediksi (signifikan) perubahan kinerja, karena output yang dihasilkan yaitu nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil regresi berganda menghasilkan variabel stres kerja mampu memprediksi variabel kinerja dengan nilai sebesar -0,004 dan variabel motivasi mampu memprediksi kinerja dengan nilai sebesar 0,032. Adapun variabel stres dan motivasi kerja ini dapat mempengaruhi kinerja sebesar 54,8% sedangkan sisanya 45,2% dipengaruhi variabel lain. Hasil penelitian ini juga menghasilkan beberapa usulan atau rekomendasi khusus seperti merancang sistem pendeteksi akun fake, merancang sistem sesuai kebutuhan mitra, merancang sistem Grabchat yang lebih efisien di aplikasi mitra, menampilkan fitur hasil kinerja mitra serta menyediakan layanan kesehatan. Kata kunci : Kinerja driver Grabbike, motivasi kerja, regresi berganda, stres kerj
STUDI PERAMALAN KEBUTUHAN DAN PEMETAAN DISTRIBUSI AIR DALAM UPAYA PEMERATAAN PENYALURAN AIR BERSIH
Perumda Air Minum Tirta Raya Kabupaten Kubu Raya merupakan perusahaan milik daerah sebagai penyedia air bersih di Kabupaten Kubu Raya. Kabupaten Kubu Raya yang merupakan wilayah interline kota dengan perkembangan penduduk yang sangat cepat. Jumlah penduduk Kabupaten Kubu Raya pada tahun 2021 sekitar 609.392 jiwa yang terdata, dengan rata-rata laju pertumbuhan naik sekitar 1,47% per tahun. Tingginya angka pertumbuhan penduduk juga berdampak pada tingginya angka kebutuhan air bersih. Tujuan penelitian ini adalah meramalkan kebutuhan volume air bersih dan mengetahui lokasi titik IPA terbaik. Metode yang digunakan yaitu forecasting dengan langkah perhitungan menggunakan metode regresi linier, untuk mengetahui jumlah pelanggan dan kapasitas air bersih tahun 2024, dan AHP untuk menentukan lokasi IPA berdasarkan kriteria-kriteria yang ada. Penelitian ini menggunakan software Expert Choice denga tujuan membangun bobot asumsi yang telah dibangun. Berdasarkan rancangan kebutuhan air pada tahun 2024 didapatkan volume kebutuhan air dengan perhitungan realistis yaitu sebesar 1.218.562 m3/tahun, sedangkan volume kebutuhan air untuk perhitungan teoritis sebesar 2.160.928 m3/tahun. Setelah dilakukan analisis menggunakan metode AHP berdasarkan kriteria yang dibangun didapatkan hasil rekomendasi lokasi pembangunan IPA baru untuk memenuhi kebutuhan air pada tahun 2024 yaitu di Kelurahan Sungai Ambawang dengan kapasitas sekitar 53,5814 liter/detik liter/detik. Kata Kunci : AHP, Forecasting, Regresi Linie