Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
Not a member yet
    198 research outputs found

    PENINGKATAN HASIL BELAJAR PKn MELALUI MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN ASSURE PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    ABSTRACTThis research aims to increase learning outcomes by implementation of Assure learning model on PKn learning “Sikap Terhadap Pengaruh Globalisasi” subjects by class IV students of elementary Banjarbillah 1 Tambelangan Sampang district semester 2 school year 2016/2017. This research was Class Action Research that implemented in two cycles. Each cycle consists of four steps such as planning, implementation, observation, and reflection. Subject of this research were students in class IV, they were 16 students. Collection data technique were test, observation, documentation, and discussion record. The result of this research indicated that implementation of Assure learning model was able to increase learning outcomes of students such as increasing of average grade and classical completeness on each cycle. For example, there was 48 of average grad on pra-cycle, and increased on cycle 1 been 62, and more increase on cycle 2 been 80. Keywords: Model  Pembelajaran Assure, Hasil Belajar, PKn ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar dengan menerapkan model pembelajaran assure mata pelajaran PKn materi “Sikap Terhadap Pengaruh Globalisasi” Siswa Kelas IV SDN Banjarbillah 1 Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas IV SDN Banjarbillah 1 Kecamatan Tambelangan Kabupaten Sampang Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017 yang berjumlah 16 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, dokumentasi dan wawancara.  Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran assure dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dengan meningkatnya nilai rata-rata dan ketuntasan klasikal pada setiap siklus. Nilai rata-rata siswa pada saat prasiklus adalah 48, meningkat menjadi 62 pada Siklus 1 dan meningkat menjadi 80 pada saat Siklus

    PERSEPSI GURU SEKOLAH DASAR TENTANG PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI ALAT BANTU PENCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN

    Get PDF
    ABSTRACTThe purpose of this study is to determine the extent of the teacher's perspective on learning media as a tool to facilitate the achievement of learning objectives in the State Elementary School Bancaran 4 Bangkalan district. This research type is descriptive research. Many teachers in Bangkalan district do not understand that the media is a learning tool to facilitate the achievement of learning objectives. This is evident from the results of data analysis that shows not consider the media as something that is important to achieve learning objectives. Teachers also rarely use learning media because it is still the process of choosing to adjust the learning materials and create a simple media that takes a little time, learning media is very important to support the process of learning activities, and the number of media in elementary schools is not too much. Keywords: Perception Teachers, Learning Media.  ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana perspektif guru tentang media pembelajaran sebagai alat untuk mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran di SD Negeri Bancaran 4 kabupaten Bangkalan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Banyak guru di kabupaten Bangkalan yang belum memahami bahwa media merupakan alat bantu pembelajaran untuk mempermudah pencapaian tujuan pembelajaran. Hal ini nampak dari hasil analisis data yang menunjukan belum menganggap media sebagai sesuatu yang penting untuk mencapai tujuan pembelajaran. Guru juga jarang menggunakan media pembelajaran karena masih proses memilih menyesuaikan materi pembelajaran maupun membuat media sederhana yang membutuhkan waktu yang sedikit lama, media pembelajaran sangat penting untuk mendukung proses kegiatan pembelajaran, dan jumlah media di Sekolah Dasar jumlahnya tidak terlalu banyak. Kata Kunci: Persepsi Guru, Media Pembelajaran

    PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SCRABBLE BERBASIS MACROMEDIA FLASH UNTUK MATERI MENULIS KARANGAN SEDERHANA BAHASA INDONESIA KELAS III SDN BETITING

    Get PDF
    Pengembangan ini dilatar belakangi adanya masalah kurang aktifnya siswa dikarenakan pembelajaran masih konvensional tanpa bantuan media pembelajaran terutama pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Dari permasalahan tersebut pengembang ingin mengembangkan media permainan scrabble berbasis macromedia flash pada mata pelajaran Bahasa Indonesia materi menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri kelas III SDN Betiting. Pengembangan ini menggunakan model pengembangan Borg dan Gall yang memiliki 10 tahapan. Instrument pengumpulan data berupa lembar observasi, angket, wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif, dan kuantitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bahwa hasil persentase kevalidan media permainan scrabble berbasis macromedia flash menurut ahli media pembelajaran adalah 93% (sangat valid, sangat baik digunakan), menurut ahli bahasa adalah 75% (valid, boleh digunakan setelah revisi kecil), menurut ahli materi adalah 100% (sangat valid, sangat baik digunakan), menurut ahli desain pembelajaran adalah 94% (sangat valid, sangat baik digunakan), dari hasil uji coba produk ditemukan rata-rata 90%, dari hasil uji coba pemkaian diperoleh rata-rata 91%. Dapat disimpulkan bahwa media permainan scrabble berbasis macromedia flash efektif dan layak digunakan pada pembelajaran bahasa indonesia materi menulis karangan sederhana berdasarkan gambar seri.

    Pengembangan Buku Ajar PKn Talking Pop-Art Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa SD Kelas IV Pada Materi Globalisasi

    Get PDF
    ABSTRACT The purpose of this study is the development of learning tools and the textbooks of Civics Education for the fourth grader of elementary school to improve students' cognitive learning outcomes, namely talking pop art book. The design of this book a Civic book contains interesting layout materials with a varied pop art display. This type of research is a developmental study using the Dick and Carey Development model. The subjects of this study were 18 students in the fourth grade of elementary school students at Muhammadiyah 1 Taman Sepanjang. The result of the research was the average score of the students were interested on the implementation of learning strategy particularly Contextual Learning assisted by the Civics Education talking pop art book on the activity of Test I, the result was three components with good category, Attention (average score 4.1, Convidence (confidence) average score 4.2, and Satisfaction (satisfaction) average score 4.33, and components Relevance (relevance) with very good category, with an average score of 4.6. In the second trial, the students were more enthusiastic and motivated with the developed Civics Education Students Books based on Pop Art Book, the students can interact with the book  well and then can further explore their understanding related to the content. Keyword : development of learning tools Civics text book with talking pop art book, cognitive learning outcomes.   ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah pengembangan yang dilakukan pada perangkat pembelajaran dan buku ajar PKn kelas IV SD untuk meningkatkan hasil belajar kognitif siswa, yaitu sebuah  perangkat pembelajaran dan buku ajar PKn talking pop art book (sebuah desain buku PKn yang dilengkapi dengan sebuah  layout  materi yang menarik dengan sebuah tampilan  pop art variatif). Jenis penelitian ini merupakan sebuah penelitian pengembangan menggunakan model Pengembangan Dick and Carey. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SD Muhammadiyah 1 Taman Sepanjang sebanyak 18 siswa.Hasil penelitian adalah skor rata-rata minat siswa terhadap penerapan pembelajaran strategi Contextual Learning berbantu buku PKn talking pop art book pada kegiatan Uji Coba I, diperoleh hasil yaitu tiga komponen dengan kategori baik yaitu, Attention (perhatian) skor rata-rata 4.1, Convidence (keyakinan) skor rata-rata 4.2, dan Satisfaction (kepuasan) skor rata-rata 4.33, serta komponen Relevance (keterkaitan) dengan kategori sangat baik, dengan skor rata-rata 4.6. Pada uji coba ke II siswa lebih antusias dan termotifasi dengan Buku Ajar Siswa PKn SD berbasis Pop Art Book  siswa lebih bisa bisa berinteraksi dengan baik dengan buku tersebut dan kemudian bisa lebih mengeksplor pemahamannya terkait materi

    PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA MATERI BENDA DAN SIFATNYA KELAS V SDN 010 TARAKAN

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas dan reliabilitas instrumen tes berbasis keterampilan proses sains serta bagaimana kualitas instrumen tes berbasis keterampilan proses sains ditinjau dari segi tingkat kesukaran, daya beda, dan pengecoh pada materi benda dan sifatnya untuk kelas V SDN 010 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development desain Formative Evaluation. Hasil Penelitian terdapat 30 butir soal berupa pilihan ganda, langkah-langkah awal yaitu dilakukannya validasi oleh tim ahli dalam kategori sangat layak. Uji coba one to one dilakukan bersamaan dengan validasi ahli uji coba one to one memperoleh  respon siswa sebesar 90% dalam kategori sangat efektif. Hasil analisis program SPSS 21 menunjukkan 20 butir pertanyaan dalam kategori valid, reliabilitas yaitu r11 = 0,585 lebih dari rtabel =0,284. Hasil analisis program AnatesV4 menunjukkan tingkat kesukaran dengan kategori sukar sejumlah 1 item soal (3,3%), tingkat kesukaran soal yang berada pada kategori mudah sejumlah 1 item soal (3,3%), tingkat kesukaran soal yang berada pada kategori sangat mudah sejumlah 2 item soal (6,7%), tingkat kesukaran soal yang berada pada kategori sedang sejumlah 26 item soal (86,7%), hasil daya beda rata-rata dengan kriteria baik sejumlah 12 soal (40%), dan menghasilkan pengecoh efektif sebanyak 28 item soal (93,3%)

    PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN JAM SUDUT ELEKTRIK UNTUK SISWA KELAS IV SD NEGERI PANGERANAN 3 BANGKALAN

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui tingkat kevalidan media pembelajaran jam sudut elektrik, (2) mengetahui tingkat kemenarikan media pembelajaran jam sudut elektrik, (3) mengetahui tingkat keefektifan media pembelajaran jam sudut elektrik untuk kelas IV SD Negeri Pangeranan 3 Bangkalan. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa persentase kevalidan media pembelajaran jam sudut elektrik menurut ahli media pembelajaran sebesar 91,25% (sangat valid), ahli desain pembelajaran sebesar 76% (valid), dan ahli materi sebesar 83% (valid). Kemenarikan media pembelajaran jam sudut elektrik diukur dari persentase hasil angket respon siswa pada uji coba pemakaian sebesar 88,4% (sangat menarik). Keefektifan media pembelajaran diukur dari persentase hasil pada uji coba pemakaian meliputi persentase hasil observasi aktivitas guru sebesar 93,9% (sangat aktif), persentase hasil observasi aktivitas siswa sebesar 82,9% (aktif), dan persentase ketuntasan belajar klasikal sebesar 86,2% (tuntas). Hasil tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran jam sudut elektrik falid, sangat menarik, dan sangat efektif

    PENGGUNAAN METODE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    ABSTRACT The aim of this research was increasing learning outcomes on PKn study “Sistem Organisasi Pemerintahan Tingkat Pusat” subject, students of class IV elementary Tambelangan 1 Tambelangan Sampang district semester 2 year school 2016/2017 through using Make a Match Method. This classroom action research consists of 4 meetings, they were 2 meetings hold on cycle 1, and 2 meetings hold on cycle 2. Each meetings has implemented as each RPP record so be able to increase learning outcomes of students, According to the result of this research, researcher concluded that implementation of this learning increased learing outcomes so students’s value that before this research implemented still very low grade average such as only 58 grade average, and be more after cycle 1 implemented it was be 72, and be 87 on cycle 2 with 81% classical completnes. Keywords: Make a match, PKn, Learning Outcomes   ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran PKn Materi “Sistem Organisasi Pemerintahan Tingkat Pusat” Siswa Kelas IV SDN Tambelangan 1 Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017 melalui Penggunaan Metode Make a match Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari 4 pertemuan, yaitu 2 pertemuan pada siklus 1, dan 2 pertemuan pada siklus 2. Masing-masing pertemuan telah dilaksanakan sesuai dengan RPP masing-masing pertemuan sehingga dapat menghasilkan peningkatan hasil belajar siswa yang baik.  Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar sehingga nilai siswa yang sebelum dilakukan penelitian tindakan kelas ini masih sangat rendah yaitu rata-rata 58 dengan ketuntasan klasikal 38%; pada siklus 1 meningkat menjadi rata-rata 72 dengan ketuntasan klasikal 52%; dan pada siklus 2 meningkat pesat menjadi rata-rata 87 dengna ketuntasan klasikal 81%.

    PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SDN BATORASANG 4 KECAMATAN TAMBELANGAN-SAMPANG

    Get PDF
    Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar mata pelajar PKn. Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan pada siswa V SD Negeri Batorasang 4 Semester 2 Tahun Ajaran 2016/2017. Tujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn. Hasil penelitian berupa peningkatan hasil belajar setelah dilaksanakan proses pembelajaran dengan model dan tipe ini, hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan nilai rata-rata kelas dan jumlah siswa yang tuntas belajar pada tiap siklusnya. Pada kondisi awal nilai rata-rata  kelas sebesar 50 dengan siswa yang tuntas belajar sebanyak 4 siswa. Pada siklus I nilai rata-rata kelas sebesar 62 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 9 siswa. Pada siklus II nilai rata-rata kelas sebesar 82 dengan jumlah siswa yang tuntas belajar sebanyak 84%

    UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS 4 SEKOLAH DASAR

    Get PDF
    ABSTRACTThe purpose of this research is to the improve of learning results of the fourth grade science which is the core and achievement school but have learning result that is still felt less of satisfactory.  The types of research which used is Classroom Action Research and it is implemented as much as 2 cycles.  The research learning model used in this research is group investigation. Instruments used in this study are formative test sheets, observation sheets, documentation, and interviews. In the implementation of the first cycle, there is a change in the improvement of cognitive learning outcomes after the action in cycle II. By executing the action using group investigation model on science learning, there is improvement of psychomotor learning results through observation of the students’ cooperation.  In addition, there is also improvement of affective learning results in the students’ behavior.  So, it can be concluded that learning by group investigation model can improve the cognitive, affective, and psychomotor learning results on the teaching and learning of science. Keyword : group investigation, learning results, cognitive, affective, psychomotor. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar muatan IPA kelas IV yang merupakan sekolah inti dan berprestasi namun memiliki hasil belajar yang masih dirasa kurang memuaskan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dan dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Model pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah group investigation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar tes formatif, lembar observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pada pelaksanaan tindakan siklus I terjadi perubahan peningkatan hasil belajar kognitif setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II. Dengan dilaksanakan tindakan menggunakan model group investigation pada pembelajaran IPA terjadi peningkatan hasil belajar psikomotor melalui pengamatan kerja sama siswa. Selain itu juga terjadi peningkatan hasil belajar Afektif pada perilaku siswa. Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan pembelajaran model group investigation dapat meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif maupun psikomotor pada muatan pembelajaran IPA

    PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS KARANGAN SEDERHANA PADA SISWA KELAS III

    Get PDF
    Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD menitik beratkan pada  4 keterampilan berbahasa. yaitu mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara. Meskipun mempunyai karakteristik yang berbeda, akan tetapi keempat aspek keterampilan berbahasa itu mempunyai hubungan yang integral dan tidak dapat pisahkan. Menulis yang merupakan salah satu aspek berbahasa seolah-olah menjadi kendala tersendiri bagi sebagian besar anak SD. Padahal keterampilan menulis bagi anak SD sebaiknya diberikan sejak dini. Teori dan teknik-teknik menulis, hendaknya sudah dikenalkan dan diterapkan sejak di kelas rendah. Untuk mengantisipasi kesulitan yang dialami siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis, yaitu dengan menerapakan media gambar berseri. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana melalui pemanfaatan media gambar kartu berseri. Jenis penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas, dengan tahapannya terdiri dari perencanaan, pelaksanann, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Ba’engas 3 Kamal Bangkalan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil siklus I hasil belajar siswa mencapai 75% tuntasm secara klasikal, sedangkan siklus II rata-rata hasil belajar siswa mencapai 85, dengan ketuntasan belajar mencapai 80%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa pemanfaatan media gambar berseri dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karanga

    185

    full texts

    198

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Widyagogik : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇