PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
Not a member yet
158 research outputs found
Sort by
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah dalam Strategi Think Talk Write (TTW)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah dengan pendekatan strategi Think-Talk-Write (TTW). Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek Penelitian terdiri dari 3 mahasiswa angkatan 2013 Program Studi Pendidikan Matematika dengan kategori nilai tinggi, sedang, dan rendah. Instrumen yang digunakan adalah lembar soal dan lembar wawancara. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Mahasiswa dengan kategori nilai tinggi dan sedang dapat memahami masalah, namun mahasiswa dengan kategori nilai rendah kurang dapat memahami masalah. (2) Mahasiswa dengan kategori tinggi dapat membuat rencana penyelesaian, tetapi mahasiswa dengan kategori nilai sedang kurang dapat membuat rencana penyelesaian, sedangkan mahasiswa dengan kategori nilai rendah tidak dapat membuat rencana penyelesaian. (3) Mahasiswa dengan kategori tinggi tinggi dapat melaksanakan rencana penyelesaian, tetapi mahasiswa dengan kategori nilai sedang kurang dapat melaksanakan rencana penyelesaian, sedangkan mahasiswa dengan kategori nilai rendah tidak dapat melaksanakan rencana penyelesaian. (4) Mahasiswa dengan kategori tinggi tinggi dapat mengecek kembali hasilnya, tetapi mahasiswa dengan kategori nilai sedang kurang dapat mengecek kembali hasilnya, sedangkan mahasiswa dengan kategori nilai rendah tidak dapat mengecek kembali hasilnya
A case study of an ESL Student learning English in an English Speaking Country
Different students who learn English as the second language has various problems and strategies to overcome. A case study on an international student who learns English as a second language in an English speaking country raised some problems he had and offered some strategies he used during the process of learning. The progress of learning from the first time coming and studying at a college in Australia was mainly the core data collected on this study. The data copes from his formal academic learning experience and also from informal situation that he met at his everyday life. This study applied qualitative research method and use interview and recording as the instruments. The data were analized through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study show that the learner experiences a range of English learning problems which happened after his coming to Australia and some strategies he used to overcome
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Keper Krembung. Pelajaran ilmu pengetahuan alam di kelas II SDN Keper Krembung ditemukan bahwa, siswa masih belajar secara individual, kurang adanya kerjasama di antara siswa, dan juga guru kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk menemukan sendiri konsep-konsep dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini dilakukan di SDN Keper Krembung dengan subyek siswa kelas II sebanyak 24 siswa. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis & Mc. Taggart, meliputi empat tahap yaitu 1) planning, 2) acting & observing, 3) reflecting dan 4) revise plan. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing pada pembelajaran sumber-sumber energi siswa kelas II SDN Keper Krembung dapat dilaksanakan dengan baik, dalam dua siklus dengan siklus I dan siklus II. Dari hasil analisis data didapatkan rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari Siklus I ke siklus II sebesar 7,28 (10,72%) dengan peningkatan ketuntasan belajar sebesar 22,23%. Dengan demikian bahwa siklus II dapat dinyatakan berhasil dan terbukti aplikasi model Inkuiri Terbimbing mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas II SDN Keper Krembung
Pendekatan Problem Based Learning untuk Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa
Salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya perguruan tinggi adalah mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Hal ini mendorong peneliti untuk menerapkan pendekatan problem based learning sebagai upaya mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa khususnya mahasiswa Pendidikan Matematika IKIP Budi Utomo Malang pada mata kuliah Geometri. Salah satu keunggulan dari pendekatan problem based learning adalah pendekatan ini berorientasi pada kecakapan siswa memproses informasi. Pemrosesan informasi ini mengacu pada cara siswa berinteraksi dengan lingkungannya, melihat masalah, mengembangkan konsep, dan memecahkan masalah tersebut. Dengan demikian kemampuan berpikir kritis dapat berkembang karena dalam penelitian ini kemampuan berpikir kritis yang diamati mencangkup kemampuan mengidentifikasi masalah, menganalisis masalah, memecahkan masalah, dan menarik kesimpulan dengan tepat
Peningkatan Kecerdasan Naturalis Melalui Bermain Messy Play terhadap Anak Usia 5-6 Tahun
Salah satu kecerdasan yang perlu di kembangkan pada anak usia dini yaitu kecerdasan naturalis. Bila kecerdasan naturalis sudah ditingkatkan sejak dini pada anak-anak, maka kerusakan alam yang banyak terjadi pada saat ini dapat diminimalisir. Meningkatkan kecerdasan naturalis anak dapat dimulai dari lingkungan sekolah dan melalui cara yang paling banyak disukai anak, yaitu dengan bermain messy play. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas, yang bermaksud mengkaji secara mendalam tentang penerapan bermain messy play dalam upaya meningkatkan kecerdasan naturalis pada anak usia 5-6 tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif berupa catatan lapangan sebagai hasil dari observasi terbuka dan dokumentasi. Sedangkan data kuantitatif diperoleh dari hasil observasi sistematis terhadap aspek-aspek kecerdasan naturalis yang muncul saat kegiatan dilakukan. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini, membuktikan bahwa pemberian tindakan melalui kegiatan messy play membantu meningkatkan kecerdasan naturalis anak. Melalui kegiatan tersebut anak dituntut untuk memahami dan menguasai materi, maka anak tidak dapat mengerjakan kegiatan dengan baik. Kegiatan ini mengajarkan anak dalam pembelajaran alam sesungguhnya. Anak-anak belajar dengan melihat lingkungan sekitarnya kemudian disalurkan menjadi hasil yang sesungguhnya di dalam kelas
Pendekatan Holistik dan Kolaboratif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar
Pendekatan merupakan seperangkat wawasan yang secara sistematis digunakan sebagai landasan berpikir dalam menggarap bahan dan menentukan prosedur kegiatan untuk mencapai tujuan tertentu. Dominasi pendekatan holistik dan kolaboratif tersebut, karena faktor tujuan pengajaran bahasa yang bergeser seiring tuntutan kebutuhan pembelajar dan kurikulum, juga disebabkan adanya anggapan kegagalan pendekatan sebelumnya. Pada tahap tertentu, pendekatan holistik akan lebih sesuai daripada pendekatan kolaboratif, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian, pendekatan baru tersebut memberikan kemungkinan-kemungkinan bagi guru maupun pembelajar untuk menempuh berbagai cara untuk sampai pada tujuan pembelajaran. Dengan kata lain, pendekatan holistik maupun kolaboratif bisa diurutkan dan diintegrasikan dengan bentuk-bentuk kegiatan program pembelajaran bahasa
Analisis Bahasa Pencitraan Iklan Politik Pilkada Kabupaten Tuban Tahun 2015
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bahasa pencitraan pada level kosakata dan mendeskripsikan level gramatika dalam wacana iklan Pilkada Kabupaten Tuban 2015. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pencitraan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten Tuban 2015 pada 1) level kosa kata ditemukan adanya bentuk (a) klasifikasi kosa kata, (b) kosa kata yang diperjuangkan, (c) kosa kata yang memarjinalkan orang lain, dan (d) kosa kata yang bernuansa kedaerahan. 1) pada level gramatika, ditemukan adanya bentuk (a) modalitas, (b) pronomina, (c) kalimat positif-negatif, dan (d) kata penghubung
Pelaksanaan Quantum Teaching untuk Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pelaksanaan quantum teaching di SD Irsyaadul Ibaad Lampung Timur. Penelitian ini merupakan penelitian peningkatan dengan melakukan pendekatan kualitatif. Penelitian peningkatan ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan sekolah yang mempunyai alur kegiatan bersiklus yaitu: refkelsi awal perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan dan observasi, refleksi, dan evaluasi. Hasil penelitian yang didapat adalah bahwa dengan pelaksanaan quantum teaching dapat meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Berdasar hasil temuan disarankan bahwa: (1) Program pembinaan guru harus dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama berkaitan dengan metode, strategi pembelajaran, serta perkembangan teknologi; (2) Kepala sekolah perlu selalu menjaga motivasi guru dalam mengajar untuk selalu meningkatkan kualitas pendidikan; (3) Guru hendaknya selalu meningkatkan kompetensi pedagogik dan kinerjanya melalui kegiatan di dalam maupun di luar sekolah; (4) Perlu adanya pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kompetensi guru
Peningkatan Soft Skill Mahasiswa Calon Guru Matematika Melalui Critical Lesson Study
Lesson study merupakan salah satu model pembinaan profesi pendidik yang relevan dengan kebutuhan peningkatan keterampilan pendukung pembelajaran (soft skill) guru. Peningkatan soft skill dapat dikembangkan dengan pembelajaran critical. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peningkatkan soft skill mahasiswa calon guru matematika melalui penerapan lesson study, dan (2) peningkatan kegiatan mahasiswa pada fase pembelajaran criting setelah penerapan lesson study. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian yang menjelaskan peningkatan soft skill dan elemen criting FRISCO (Focus, Reason, Inference, Situation, Clarity, Overview) pada fase pembelajaran criting lesson study. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan matematika yang menempuh mata kuliah MKPBM 4. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi. Langkah-langkah penelitian diawali dengan kegaian plan (perencanaan), do (pelaksanaan) dan see (refleksi) antara dosen model (peneliti) dan observer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lesson study memberikan kontribusi positif dalam pembelajaran. Hal ini terlihat dari peningkatan soft skill mahasiswa mencapai rerata akhir 2,18 (pada taraf sedang) dan kemampuan berpikir kritis mencapai rerata 2,35 (pada taraf tinggi). Kontribusi tersebut mewujudkan keterbukaan dalam pembelajaran bagi semua pihak. Suatu kelas yang memiliki keterbukaan untuk semua orang akan memberikan dampak positif bagi dosen model, mahasiswa, dan observer
Pengembangan Perangkat Pembelajaran PKn Berbasis Pembelajaran Aktif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan perangkat pembelajaran PKn berbasis pembelajaran aktif, (2) mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan. (3) mendeskripsikan keterlaksanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PKn selama kegiatan pembelajaran. (4) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa SD setelah diterapkan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan perangkat Dick & Carey. Objek penelitian adalah perangkat pembelajaran PKn dan subjek uji coba adalah siswa kelas IV SD N Tambakrejo II Gresik. Hasil penelitian yaitu: (1) Pengembangan perangkat pembelajaran dengan cara mengidentifikasi tujuan pembelajaran, menganalisis pembelajaran, mengalisis siswa, merumuskan tujuan pembelajaran, menyusunan tes beracuan kriteria, mengembangkan strategi pembelajaran, memilih media pembelajaran, mengembangkan perangkat pembelajaran, dan melaksanakan validasi. (2) Kualitas perangkat pembelajaran diperoleh berdasarkan hasil validasi para ahli yaitu silabus, RPP, LKS, dan BAS yang memiliki kategori sangat baik. (3) Keterlaksanaan RPP pada uji coba 1 dan uji coba 2 dalam 3 pertemuan memiliki kategori rata-rata sangat baik. (4) Hasil uji coba pengembangan perangkat pembelajaran PKn SD pada uji coba 1 dan uji coba 2 terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebesar 21%