PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
Not a member yet
158 research outputs found
Sort by
Optimalisasi Peran Madrasah Dalam Pengembangan Sistem Nilai Masyarakat
Lembaga pendidikan Islam memiiki peran ganda selain menyiapkan anak didik menguasai pengetahuan yang berguna bagi kehidupan masa depannya juga memiliki tanggung jawab sebagai wadah pembentukan karakter religius anak dalam mengarungi kehidupan sosial dan akheratnya kelak. Madrasah sebagaimana lembaga pendidikan Islam juga berperan dalam penanaman dan pengembangan nilai masyarakat. Adanya pergeseran nilai dan tuntutan modernisasi menyebabkan lembaga pendidikan terseret pada pragmatisme yang menekankan orientasi kelulusan anak didik semata. Tuntutan pragmatis ini seakan menepiskan tujuan utama menyiapkan anak didik menjadi manusia yang utuh: berilmu, beriman, punya kepekaan sosial dan berkarakter
Integrasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran IPS Di Sekolah Dasar
Pendidikan pada dasarnya merupakan suatu upaya sadar untuk mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. pendidikan karakter, yaitu; membentuk pribadi anak, supaya menjadi manusia yang baik, warga masyarakat, dan warga negara yang baik, sehingga mampu mengantisipasi gejala krisis moral dan berperan dalam rangka pembinaan generasi muda. Pendidikan IPS adalah mata pelajaran yang mengkaji kehidupan sosial yang bahannya didasarkan pada kajian sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi dan tata negara. Melalui pembelajaran ilmu pengetahuan sosial dapat di masukkan nilai-nilai pendidikan karakter dengen mengintegrasikan materi dalam pembelajaran ilmu pengetahuan sosial tersebut
Analisis Stilistika Dalam Cerpen
Cerpen atau cerita pendek sebagai suatu karya seni berfungsi sebagai notulen kehidupan. Sebagai dokumentasi, cerpen bagaikan cermin yang memperlihatkan peristiwa tersebut. Hubungan dialektis antara cerpen dan realitas membuktikan bahwa cerpen juga dapat dianalisis dari berbagai sudut, seperti filosofis, religi, sosiologi, budaya dan stilistika. Melalui pendekatan stilistika, penulis mencermati beberapa fenomena yang disebutkan diatas, khususnya hal yang berhubungan dengan peristiwa kehidupan manusia. Hubungan dialektis antara cerpen dan realitas membuktikan bahwa cerpen juga dapat dianalisis dari berbagai sudut, seperti filosofis, religi, sosiologi, budaya dan stilistika. Dengan menggunakan piranti stilistika berupa personifikasi, metafora, simbol, simile, hiperbola dan sebagainya, terlihat bagaimana cerpen ini dianalisis sehingga diharapkan mempunyai keunggulan dan pengaruh tekstual terhadap sisi reaktif emosionil pembaca. Kekuatan pengaruhnya ini ditunjang oleh kemampuan teks mengatur relasi-relasi koheren mapun kontradiktif antar unit satuan wacana dan pemilihan referensi kontekstual yang memungkinkan dimaknai oleh pembaca
Pembelajaran Matematika Dengan Setting Model Treffinger Untuk Mengembangkan Kreativitas Siswa
Matematika adalah salah satu mata pelajaran yang tidak mudah bagi kebanyakan siswa. Matematika merupakan salah satu bidang studi yang sering dikeluhkan sebagai bidang studi yang sulit dan membosankan karena kebanyakan matematika diajarkan dengan metode yang tidak menarik. Salah satu model yang dapat digunakan agar siswa aktif dalam pembelajaran adalah model Treffinger. Model ini dapat memenuhi pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematika siswa. Model Treffinger ini terdiri dari tiga langkah inti, yaitu: basic tools, practice with process, dan working with real problems. Pada setiap langkah dalam model Treffinger ini diharapkan dapat mengembangkan kreativitas siswa dalam menyelesaikan masalah, mengarahkan siswa untuk berpikir logis tentang hubungan antar konsep dan situasi dalam permasalahan dan menghargai keragaman berpikir yang timbul selama proses pemecahan masalah berlangsung
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berorientasi Model Pembelajaran Pemaknaan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran fisika berorientasi model pembelajaran pemaknaan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang direduksi menjadi 3-D, yaitu define, design, and develop. Uji coba perangkat pembelajaran ini dilakukan di Kelas VIII E SMP Negeri 21 Surabaya, dengan menggunakan One Group Pre test and Post test Design. Kualitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan meliputi: validitas berkategori baik dan layak digunakan, tingkat kesulitan Buku Ajar Siswa dan Lembar Kegiatan Proses masing-masing sebesar 6% dan 7%, tingkat keterbacaan Buku Ajar Siswa dan Lembar Kegiatan Proses masing-masing sebesar 99,4% dan 98%. Sedangkan Hasil implementasi pembelajaran meliputi: keterlaksanaan RPP selama tiga kali pertemuan berkategori baik, aktivitas siswa berkategori cukup aktif, dan siswa merespon positif seluruh komponen pembelajaran pemaknaan. Juga diperoleh Hasil Belajar Proses sebesar 91,3; Hasil Belajar Psikomotor sebesar 95,4; Hasil Belajar Kognitif sebesar 84,2; dan Sensitivitas Moral sebesar 91,6. Hasil belajar ini meningkat signifikan dari nilai pre testnya. Berdasarkan hasil dan diskusi penelitian, dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran fisika berorientasi model pembelajaran pemaknaan yang berkualitas mampu meningkatkan hasil belajar dan sensitivitas moral siswa SMP
Mengasah Interpersonal Skills Mahasiswa Calon Pendidik
Interpersonal skills merupakan salah satu hal penting dalam intelek manusia. Kegunaan kreatif dari pikiran manusia dituntut untuk mampu mempertahankan hubungan sosial manusia secara efektif. Banyak orang mampu memikirkan semua konsekuensi dari apa yang telah mereka perbuat, mengantisipasi tingkah laku orang lain, menentukan keuntungan dan kerugian, dan mengatasi dengan baik hal-hal hubungan interpersonal. Sebagai calon pendidik, kompetensi sosial dan Kapabilitas komunikasi interpersonal menjadi bagian penting dalam menjamin kualitas pendidik. Pendidik yang sukses adalah pendidik yang memiliki kemampuan bekerja sama, berempati, dan pengendalian diri yang menonjol
Pengembangan Kompetensi Ilmiah Siswa Berorientasi Model Pembelajaran Terpadu Tipe Connected
Tulisan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam kegiatan penyelidikan/penelitian, mengembangkan kemampuan siswa dalam bersikap ilmiah serta kemampuan siswa dalam berkomunikasi ilmiah. Penilaian kemampuan siswa dalam kegiatan penyelidikan/penelitian meliputi kemampuan menyusun penyelidikan/penelitian, memilih instrumen, mengumpulkan data, mengolah/menganalisis data serta menyimpulkan hasil. Penilaian kemampuan siswa dalam bersikap ilmiah meliputi kemampuan memperhatikan pendapat siswa lain, bekerja sama serta mengembangkan keingintahuan. Penilaian kemampuan siswa dalam berkomunikasi ilmiah meliputi kemampuan membuat laporan tertulis, menyampaikan pendapat serta menyatakan argumentasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukkan adanya pencapaian yang baik pada masing-masing aspek kompetensi Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran dengan model terpadu tipe connected dapat mengembangkan kompetensi ilmiah siswa
Pengembangan Media Pembelajaran Biologi SMP Berbasis Komputer Bahan Kajian Sistem Saraf dan Sistem Indera Pada Manusia
Penelitian ini dilaksanakan dalam dua tahap, tahap pertama pengembangan perangkat pembelajaran meliputi media pembelajaran, materi ajar, Rencana Pembelajaran, LKS dan THB. Tahap ke dua adalah implementasi perangkat pembelajaran. Dalam mengembangkan perangkat pembelajaran mengikuti model 4-D dengan uji coba menggunakan one group pretest-posttest design. Berdasarkan temuan-temuan tersebut di atas, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Biologi pada pokok bahasan sistem saraf dan sistem indera pada manusia dapat diimplementasikan dengan baik pada siswa kelas IX SMP YDWP Unesa Surabaya dan dapat menuntaskan hasil belajar siswa kelas IX SMP YDWP Unesa Surabay