PEDAGOGIA: Jurnal Pendidikan
Not a member yet
158 research outputs found
Sort by
Membangun Karakter Anak Usia Dini melalui Pembelajaran Math Character
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran math character untuk membangun karakter Anak Usia Dini (AUD) dan kesulitan-kesulitan yang dialami guru dalam penerapan pembelajaran math character. Target penelitian ini adalah terbentuknya karakter anak usia dini melalui pembelajaran math character. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan informasi penelitian ini dengan metode observasi dan wawancara. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran math character dapat membangun delapan belas nilai-nilai karakter AUD. Kesulitan-kesulitan yang dialami guru dalam pembentukan karakter AUD melalui pembelajaran math character meliputi tema yang digunakan termasuk tema baru, siswa belum terbiasa dengan pembelajaran berbasis sentra, usia siswa bervariasi, dan adanya ikut campur wali siswa dalam kegiatan pembelajaran di kelas sehingga siswa menjadi kurang mandiri
Kemampuan Penalaran Matematika Mahasiswa Melalui Pendekatan Problem Solving
Kemampuan bernalar sangat dibutuhkan bagi siswa maupun mahasiswa dalam memahami materi atau konsep matematika. Namun pada kenyataannya banyak mahasiswa yang sulit memahami materi atau konsep matematika, sehingga hasil kurang maksimal. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematika adalah dengan menggunakan pendekatan problem solving, dengan menggunakan pendekatan ini mahasiswa akan lebih bertanggung jawab dan terlibat secara langsung dalam pemecahan masalah dengan merumuskan dan memecahkan masalah mereka sendiri. Kemampuan penalaran dapat dilihat dari hasil tes siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah yang dibuat berdasarkan indikator penalaran matematika Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematika mahasiswa yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah pada mahasiswa pendidikan matematika IKIP Budi Utomo Malang. Jenis penelitian yang digunakan peneliti adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 3 siswa yang terdiri dari 1 siswa berkemampuan tinggi, 1 siswa berkemampuan sedang, dan 1 siswa berkemampuan rendah. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan soal Tes Pemecahan Masalah (TPM) kepada ketiga subjek tersebut. Setelah itu, dilakukan wawancara kepada setiap subjek. Berdasarkan analisis data didapatkan kesimpulan bahwa kemampuan penalaran siswa yang berkemampuan tinggi dan sedang berkriteria baik, sedangkan siswa yang berkemampuan rendah berkriteria cukup
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek untuk Melatihkan Keterampilan Proses Mahasiswa
Pendekatan yang digunakan dalam menyampaikan pembelajaran sains adalah dengan cara memadukan antara pengalaman proses sains dan pemahaman produk sains dalam bentuk pengalaman langsung. Dalam mewujudkan hal tersebut dosen mempunyai tugas utama membantu mahasiswa menjadi pembelajar yang mandiri dengan cara menyajikan masalah yang kontekstual, kemudian membimbing mahasiswa untuk mengajukan permasalahan dan memfasilitasi penyelidikan untuk memecahkan permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini peneliti mencoba memberikan masukan kepada praktisi pendidikan di perguruan tinggi dengan melakukan penelitian bagaimana keterampilan proses dalam sains dapat dilatihkan kepada mahasiswa jurusan Pendidikan IPA. Penanaman pengajaran dengan menggunakan keterampilan siswa yang harus dimiliki oleh mahasiswa jurusan IPA dapat dilakukan dengan mengembangkan pendekatan Pembelajaran Berbasis Proyek. Pembelajaran ini mampu menghantarkan mahasiswa dalam melakukan eksplorasi, interpretasi, sintesis dan informasi yang merupakan suatu keterampilan yang di perlukan dalam proses dains. Pengujian data hasil pretest dan posttest diuji dengan menggunakan uji-paired sample t-test untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap keterampilan proses sains mahasiswa. Didapatkan bahwa nilai t =-29,581 dengan taraf signifikan 0,05 dan apabila dihitung dengan Eta Squared diperoleh 0,972, hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran berbasis proyek mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap terhadap keterampilan proses sains siswa
Analisis Bentuk dan Struktur Lagu Stambul Baju Biru Karya Hardiman
Untuk memahami sebuah karya musik, dibutuhkan pengetahuan yang cukup agar mampu memahami pesan yang ingin disampaikan oleh penciptanya, dan kita dapat menginterpretasikan dengan baik saat membawakan. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba menganalisa bentuk dan struktur lagu keroncong Stambul Baju Biru karya Hardiman yang merupakan lagu keroncong Stambul II yang memiliki bentuk musik yang unik, baik secara bentuk lagu, melodi, harmonisasi dan unsur musik lainnya.
Analisis Teks dan Konteks Pada Iklan Operator Seluler (XL dengan Kartu AS)
Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui bentuk pilihan kata, kohesi dan koherensi serta unsur gramatikal yang muncul dalam wacana iklan operator seluler (AS vs XL). (2) Mengetahui makna kontekstual yang terdapat dalam pilihan kata. Sumber Data penelitian ini adalah Rekaman dan Informan. Teknik pengumpulan data adalah Teknik rekam, Teknik simak dan catat. Validitas data menggunakan teknik triangulasi. Yaitu: triangulasi teori, triangulasi data. Teknik Analisis menggunakan metode content analysis. Adapun penjelasannya sebagai berikut: Reduksi data, Penyajian data, yaitu mengelompokkan data yang sejenis. Terdapat makna kontekstual yang terkandung dalam pilihan kata wacana iklan berbahasa Indonesia dalam iklan operator seluler (XL vs Kartu AS), dan setiap bahasa yang disampaikan dalam slogan operator selular. Bahasa iklan meniru dari kompetitor yang mengunggulkan tarif telefon murah, yaitu XL. Operator XL sebelumnya menggunakan “Beneran murahnya. Nelpon Rp 25/menit dari menit pertama”. Koherensi antarkalimat dapat ditemui dalam wacana iklan ini. Kalimat-kalimat disajikan secara berurutan dan bertalian satu sama lain. Begitu pula bahasa yang disampaikan dalam iklan operator AS bahasa yang disajikan juga sangat persuasive
Implementasi Surat Edaran Mendikbud Terhadap Peran Orang Tua Pada Hari Pertama Sekolah
Hari pertama sekolah merupakan hari paling awal dan sangat bermanfaat dalam memulai kegiatan di sekolah bagi seorang siswa, namun saat ini banyak siswa yang datang pada hari pertama tanpa didampingi oleh orang tua. Padahal peran orang tua tidak kalah penting dengan guru pada hari pertama anak masuk sekolah. Datangnya orang tua pada hari pertama sekolah dapat menumbuhkan motivasi anak dalam belajar. Orang tua juga dapat membina komunikasi dengan pihak sekolah demi kelangsungan pendidikan anak. Selain itu, orang tua juga dapat memantau kegiatan yang diselenggarakan oleh sekolah. Untuk mendukung kegiatan orang tua yang penting pada hari pertama masuk sekolah bagi anak, pemerintah melalui kementerian pendidikan mengeluarkan sebuah surat edaran no 4 tahun 2016 tentang hari pertama sekolah. Meskipun dalam implementasinya, surat edaran ini mengalami pro dan kontra juga beberapa kendala, namun dengan dikeluarkannya surat edaran ini dapat membantu meringankan perijinan bagi orang tua agar dapat mengantar anaknya sekolah karena pada hari pertama sekolah perlu adanya peranan orang tua
Pengaruh Pemahaman Konsep Matematika Vektor Mahasiswa FMIPA UNIPDU Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Mekanika
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman konsep vektor dari subjek terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika mekanika. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari empat tahap penelitian, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dianalisis berdasarkan nilai n-gain dari pre-test dan post-test pada setiap siklus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan n-gain berkriteria tinggi pada siklus II sebesar 0,70. Kemampuan pemecahan masalah dominan pada indikator pengajuan argumentasi dengan nilai n-gain sebesar 0,73. Keterlaksanaan rencana kegiatan pembelajaran pada setiap siklus menunjukkan nilai reliabilitas di atas 80% dengan aktivitas mahasiswa dominan pada kegiatan mengerjakan LKM. Berdasarkan temuan penelitian ini disimpulkan bahwa pemahaman matematika vektor memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah fisika mekanika
Penerapan Grey-Tall and Polya Based Learning Disertai Assessment for Learning untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan Gray-Tall and Polya Based Learning (GTPBL) disertai Assessment for Learning (AfL) yang dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada matakuliah aljabar linear. Penelitian ini termasuk dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian ini dilakukan di program studi pendidikan Matematika IKIP PGRI Bojonegoro selama 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Gray-Tall and Polya Based Learning (GTPBL) disertai Assessment for Learning (AfL) yang dapat meningkatkan kreativitas mahasiswa pada matakuliah aljabar linear dilakukan dengan keaktifan dosen dalam mengoreksi dan memberikan umpan balik hasil kinerja mahasiswa dalam membuat dan menyelesaikan permasalahan aljabar penelitian setiap pertemuan, mahasiswa pada setiap pertemuan selalu merevisi hasil kinerjanya berdasarkan masukan dari dosen dan teman sejawat, sedangkan bentuk projek yang diberikan kepada mahasiswa berupa tugas membuat permasalahan aljabar sesuai dengan materi dan menyelesaikannya dengan setidaknya 3 cara berbeda sesuai kreativitas mahasiswa. Rerata kreativitas mahasiswa berdasarkan indikator kreativitas pada aspek kefasihan dan kebaruan di siklus I lebih besar 75, tetapi pada aspek fleksibilitas hanya mencapai 70,3; sehingga belum memenuhi indikator keberhasilan. Rerata tiap indikator kreativitas mahasiswa pada siklus II lebih besar 75 sehingga memenuhi indikator keberhasilan, secara keseluruhan mahasiswa mengalami peningkatan kreativitasnya
Kesulitan Mahasiswa dalam Mencapai Pembelajaran Bahasa Inggris Secara Efektif
Di Indonesia bahasa Inggris merupakan bahasa asing untuk dipelajari. Dalam prakteknya baik guru dan siswa masih menghadapi banyak masalah ketika proses pembelajaran. Berbagai respon dapat ditemui di kelas terkait masalah-masalah tersebut, khususnya pada sikap siwa selama mengikuti proses pembelajaran, hasil belajar siswa, dan partisipasi dalam melaksanakan kegiatan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan kesulitan-kesulitan yang dihadapi siswa dalam belajar bahasa Inggris dan faktor penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan instrumen angket, observasi, danrekaman video. Analisis data penelitian dilakukan melalui tiga cara yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek penelitian mengalami kesulitan belajar bahasa Inggris yang beragam. Hal tersebut terjadi akibat factor tingkat penguasaan bahasa Inggris yang berbeda-beda
Peningkatan Kemampuan Listening Comprehension Melalui Stategi Top-Down dan Bottom-Up
Pemahaman listening masih menjadi masalah besar bagi pebelajar Bahasa Inggris, sehingga strategi Top-Down dan Bottom-Up merupakan salah satu strategi yang dapat membantu dalam memahami dan mengerti Listening Comprehension. Top-Down processing mengacu pada penggunaan skemata atau pengetahuan pebelajar untuk memahami informasi yang diterima, sedangkan Bottom-Up processing mengacu pada proses pemahaman informasi melalui analisis bunyi, arti kata, maupun tata bahasa. Dalam penerapannya, strategi Top-Down dan Bottom-Up di dalam kegiatan Pre-listening, While-listening dan Post-listening. Di dalam kegiatan Pre-listening kegiatan yang dibangun adalah pebelajar dapat menghubungkan konteks dari apa yang didengar dengan latar belakang pengetahuan yang dimiliki. Di dalam kegiatan While-listening, pebelajar memprediksi apa yang penting dan yang tidak penting untuk diperhatikan untuk mendorong siswa memahami apa yang mereka dengar. Di dalam kegiatan post-listening, pebelajar didorong untuk menanggapi apa yang mereka dengar. Keseluruhan kegiatan pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam Listening Comprehension di kelas