Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
Not a member yet
119 research outputs found
Sort by
Profil Kemampuan Berpikir Kritis Mata Pelajaran IPA Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Taman Tahun Pelajaran 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan berpikir kritis mata pelajaran IPA pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Taman Tahun Pelajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Taman. Data dikumpulkan melalui metode tes yang dijabarkan berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan berpikir kritis siswa SMP N 3 Taman sebesar 17,3 (43 %) dari nilai maksimum 40. Ditinjau dari indikatornya, kemampuan siswa memberikan penjelasan sederhana sebesar 3,3(81%), membangun keterampilan dasar sebesar 2,1(53%), kemampuan menyimpulkan sebesar 1,7(43%), kemampuan memberikan penjelasan lanjut 1,1(27%), dan kemmpuan mengatur strategi dan teknik 0,5(12%)
Efektivitas Pembelajaran Fisika Menggunakan Modul Sains Berbasis Local wisdom pada pembahasan Suhu dan Kalor
This study aims to determine the effectiveness of local wisdom-based Science learning modules on the subject of temperature and heat in MTs Al-Hadi . The research method used in this study is Quasi Experimental Design. Data processing and analysis using t-test with the help of SPSS. The results of student pretest scores above KKM are 40% of the total 30 students, while 93.3% of students score above KKM at posttest. Thus, the science module based on local wisdom is effective in improving the learning outcomes of SMP/MTs students in the discussion of temperature and heat. The gain test results are 0.63 (moderate) and the significant value of paired-sample t-test is 0,000 0.05. It can be concluded that learning physics using science modules based on local wisdom is effectively used to improve student learning outcomes
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Dan Science Motivation Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Petarukan Kabupaten Pemalang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan pemecahan masalah peserta didik dalam menyelesaikan soal serta science motivation siswa dalam mempelajari IPA khususnya materi Suhu dan kalor pada peserta didik Kelas VII SMP Negeri 1 Petarukan Kabupaten Pemalang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Petarukan Kabupaten Pemalang beralamat di jalan pemuda petarukan. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel yang digunakan penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 1 Petarukan sejumlah 31 siswa dengan ketentuan masing masing kelas diambil rata-rata 3 siswa dari setiap kelasnya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan pemecahan masalah siswa dan angket SMQ (Science Motivation Questionnaire) siswa. Berdasarkan hasil analisis data penelitian yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa profil kemampuan pemecahkan masalah kelas VII SMP Negeri 1 Petarukan pada indikator kemampuan pemecahan masalah siswa dalam memahami masalah memperoleh skor 87,42% dengan kriteria sangat tinggi. Perolehan skor untuk kemampuan siswa dalam merencanakan masalah yakni 41,13% yang termasuk dalam kriteria cukup. Untuk kemampuan siswa dalam melaksanakan rencana memperoleh skor 27,10% dengan kriteria rendah, sedangkan kemampuan siswa dalam memeriksa kembali memperoleh skor terendah yakni 18,06% yang termasuk dalam kriteria sangat rendah. Sedangkan profil science motivation siswa kelas VII SMP Negeri 1 Petarukan dilihat dari aspek Science Motivation Quesionare (SMQ) tergolong dalam kriteria tinggi yaitu dengan skor rata- rata 76.Kata kunci: Kemampuan pemecahan masalah, Science motivation sisw
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division Terhadap Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa
Based on observations in MA Negeri 6 Tasikmalaya, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD). This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of MA Negeri 6 Tasikmalaya. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle
Pengaruh Electronic Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa dalam Pembelajaran Fisika
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh electronic learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian dilakukan di kelas X TSM A SMK Negeri 1 Puhpelem. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan design penelitian one group pre-test post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa electronic learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika, ditunjukkkan dengan hasil analisis data pada uji paired sample t test dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan sebelum dan sesudah implementasi electronic learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam pembelajaran fisika
Keefektifan Multimedia Interaktif Berbasis Mobile dengan Pendekatan Kontekstual untuk Meningkatkan Social Skill dan Kemampuan Berfikir Kritis Pada Materi Gerak dan Gaya
Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran IPA dengan pendekatan kontekstual dalam meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sedayu, Yogyakarta. Uji coba lapangan menggunakan dua kelas yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Kelas VIII B sebagai kelas eksperimen yang mendapat perlakukan berupa pembelajaran menggunakan multimedia dan kelas VIII D sebagai kelas kontrol atau kelas yang tidak mendapat perlakuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik angket dan tes. Teknik angket digunakan untuk mengetahui keterampilan sosial, sedangkan tes uraian digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah konversi skor ke nilai, kemudian dilanjutkan dengan uji normalitas, uji homogenitas dan uji manova.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia dengan pendekatan kontekstual dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Kondisi ini terlihat dari hasil uji beda antara kelas kontrol dan eksperimen yang menunjukkan keterampilan sosial dan kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen lebih unggul dibandingkan kelas kontrol. Gain score keterampilan sosial kelas eksperimen diperoleh sebesar 0,50 sedangkan kelas kontrol 0,30. Gain score kemampuan berpikir kritis untuk kelas eksperimen 0,60 sedangkan kelas kontrol 0,4
Aplikasi Rasch Model: Pengembangan Fluids Assessment (Fass) Berdasarkan Taxonomy of Introductory Physics Problems (TIPP)
Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk Fluids Assessment (FAss) berdasarkan Taxonomy of Introductory Physics Problems (TIPP) yang layak pada materi fluida dinamis. Analisis validitas menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) dengan satu Parameter Logistik (PL) yakni parameter tingkat kesukaran atau lebih dikenal dengan Rasch Model. Selain itu, produk yang dihasilkan dianalisis dengan pendekatan teori klasik untuk melihat daya beda dan efektivitas distraktor. Penelitian ini merupakan Research and Development dengan mengadaptasi model pengembangan Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34 butir soal dinyatakan valid menurut para ahli dengan analisis Content Validity Ratio (CVR). Sedangkan hasil analisis berdasarkan Rasch Model menunjukkan 17 butir soal valid dan reliabilitas soal diperoleh sebesar 0,90 dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa Fass memiliki tingkat kesukaran relatif sedang, daya beda yang baik, dan pengecoh yang berfungsi. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengusai setiap level TIPP kecuali level 3a, 4d dan 4c yang berkaitan dengan matching, investigating, dan experimenting. The purpose of this study was to produce a Fluids Assessment (FAss) product based on an appropriate Taxonomy of Introductory Physics Problems (TIPP) on dynamic fluid material. Validity analysis uses the Item Response Theory (IRT) approach with a Parameter Logistic (PL), which is a difficulty level parameter or better known as the Rasch Model. Also, the resulting product was analyzed with a classical theoretical approach to see the difference in distinguishing power and effectiveness of the distractor. This research is a Research and Development by adapting the development model of Borg and Gall. The results showed that 34 items were declared valid according to experts with Content Validity Ratio (CVR) analysis. While the analysis based on the Rasch Model shows that 17 items are valid and the reliability of the questions is 0.90 in the good category, it can conclude that the Fass has a relatively moderate level of difficulty, a good difference in power, and a deception that works. The results of the implementation showed that most students mastered every level of TIPP except level 3a, 4d, and 4c relating to matching, investigating, and experimenting
Efektivitas Penggunaan Alat Peraga dengan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Generik Sains pada Materi Kinematika Gerak Kelas X SMA
The purpose of this research is to find out the effectiveness of application motion kinematics props with the model of learning inquiry to the science generic skills of grade X students MIPA at SMA Negeri 15 Semarang. The design of the study using Posttest Only Control Design, in this design there were two randomly selected groups, where the first group was given a treatment called the experiment class, and the second group was not given a treatment called the control class. The population in this research is the grade X students of MIPA SMA Negeri 15 Semarang. The sample in the research was the grade X students of MIPA 1 as an experimental class amounting to 36 students and students of grade X MIPA 4 as a control class amounting to 36 students. The main instrument of research used is the observation sheet, that is by conducting observations performed by the observer when students perform practicum/experiments tailored to nine indicators of science generic skills. Analysis of the class observation sheet is obtained on average 84.51% with excellent criteria and control class 61.57% with good criteria. Statistical analysis shows the value of tcount 0,000 ttable 0,05 with the equivalent of α = 0,05 significance, so that rejecting H0 and accepting Ha. There is a significant difference between the experimental class and control class, so the inquiry learning model assisted of kinematic props is effective against student’s Generic Science Skills
Meta-Analisis Pengaruh Penggunaan Laboratorium Virtual Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika
Learning physics with practicum activities can create active learning. However, not all practicum can be done in real time. In the era of technological advancement and information practical activities can be done virtually. This research aims to analyze the influence of virtual laboratory use in improving physics learning outcomes. This research uses meta-analysis methods. Research begins by formulating research problems, then continues by using relevant research results for analysis. Data collection is done by searching electronic journals through Google Scholar. From the search it obtained research data sources from ten articles. Data analysis is done in a qualitative descriptive way. Based on the results of the analysis can be known that the application of virtual laboratories can improve the understanding of the concept of student physics
Pengembangan Perangkat Praktikum Penentuan Percepatan Gravitasi Bumi Menggunakan Pegas Berbasis Arduino-Linx-Labview
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan respon mahasiswa terhadap pengembangkan perangkat (alat dan panduan) praktikum fisika menggunakan pegas berbasis sensor ultrasonik dengan aplikasi Arduino dan Labview untuk menentukan nilai percepatan gravitasi bumi (g). Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan Model pengembangan ADDIE terdiri dari lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif, yakni dengan cara menghitung persentase nilai hasil validasi serta respon mahasiswa dengan menggunakan instrumen angket. Hasil validasi ahli alat sebesar 86,11% kategori sangat layak digunakan dan hasil validasi media sebesar 86,11% kategori sangat layak digunakan. Hasil angket respon mahasiswa terhadap pengembangan perangkat praktikum didapatkan sebesar 88,47% kategori sangat layak digunakan. Sehingga perangkat (alat dan panduan) praktikum dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran fisika