Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika
Not a member yet
119 research outputs found
Sort by
Penerapan Blended Learning Berbasis STEM Untuk Ketercapaian High Order Thinking Skills Siswa pada Materi Hukum Kepler
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Blended Learning bebasis STEM terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa. Penting dalam mengambil penelitian ini agar kemampuan HOTS untuk siswa kelas X di SMA Negeri 1 Cikulur, Penelitian ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan menggunakan metode penelitian secara kuantitatif, Hasil penelitian yang didapat yaitu Ketercapaian siswa terhadap HOTS untuk kelas eksperimen termasuk kedalam kategori yang sedang dengan persentase ketercapaian sebesar 75% dan untuk kelas kontrol termasuk kedalam kategori sedang dengan persentase 61%. Kata Kunci : Berpikir tingkat tinggi, Blended Learning, STE
Analisis Respon Siswa Terhadap Pengembangan Media Pembelajaran Videoscribe Berpendekatan STEM Materi Termodinamika
perkembangan era revolusi industri 4.0, berdampak besar terhadap pendidikan yang mengharuskan beradaptasi terhadap kemajuan teknologi yang dapat menunjang pembelajaran. Salah satu yang dapat menunjang pembelajaran yaitu media pembelajaran digital. Salah satu media digital yaitu videoscribe yang merupakan video berbasis animasi dengan berlatar atau background berwarna putih seperti papan tulis (Whiteboard). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon siswa terhadap pengembangan media pembelajaran videoscribe berpendekatan STEM materi termodinamika. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian deskriptif, Langkah penelitian meliputi persiapan (observasi awal, studi literatur, pembuatan media, dan pembuatan instrumen angket respon siswa), pelaksanaan, dan analisis. Hasil dari penelitian menunjukkan media pembelajaran videoscrib berpendekatan STEM mendapatkan respon siswa sebesar 77,2 % dengan kategori baik
Model Pencampuran Konsep Fisika Dan Penalaran Matematika Dalam Memecahkan Masalah Fisika
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif untuk menganalisis pencampuran antara konsep fisika dan penalaran matematika. Penelitian ini dilakukan di kelas XI SMA dengan subjek penelitian sembilan responden yang terbagi atas tiga kategori responden, yaitu kategori tinggi, kategori sedang dan kategori rendah. Nilai rata-rata yang diperoleh dari hasil tes responden adalah 43,46 dan standar devisiasi adalah 21,71. Responden dengan kategori tinggi adalah nilai responden yang berada di atas nilai 65,17, kategori sedang dengan nilai antara 21,71-65,17 dan kategori rendah dengan nilai di bawah 21,71. Pengambilan subjek tersebut dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua tahap, tahap pertama adalah memberikan tes PG dan tahap kedua adalah memberikan tes uraian. Hasil penelitian menunjukkan responden kategori tinggi menggunakan penalaran matematika berupa template simbolis balance (⎕=⎕) dan ratio[x/y] dalam memecahkan masalah fisika. Analisis penggunaan penalaran matematika berupa template simbolis ini membantu siswa dalam mengasosiasikan dengan tepat makna dan struktur tersebut ke dalam konsep fisika. Pencampuran double scope blends dan single scope blends merupakan model pencampuran antara konsep fisika dan penalaran matematika. Cara siswa memadukan antara konsep fisika dan penalaran matematika bergantung pada seberapa baik siswa tersebut mengasosiasikan dengan tepat simbolis template matematika ke konsep fisika
Analisis Minat Dan Penguasaan Konsep Fenomena Kuantum Siswa SMA Melalui Aplikasi Game Quizziz
Abstrak. Menjelang akhir abad ke-19 banyak perkembangan yang terjadi pada dunia fisika. Para fisikawan menemukan bahwa ada fenomena – fenomena baru atau yang disebut dengan fenomena kuantum yang dapat dijelaskan di awal era fisika modern. Era modern ini juga identik dengan era digital dimana banyak aplikasi pembelajaran digital yang bisa digunakan secara efektif sebagai media penunjang pembelajaran. Aplikasi interaktif Quizizz merupakan aplikasi online yang dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk mengetahui pemahaman konsep siswa secara interaktif dan fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat minat dan penguasaan konsep fenomena kuantum pada siswa SMA dengan menggunakan model pembelajaran blended learning melalui aplikasi interaktif Quizizz dan dengan menggunakan metode penelitian tes dan observasi yang dilaksanakan selama 14 hari. Hasil analisis terhadap minat dan penguasaan konsep fenomena kuantum siswa SMA menunjukkan bahwa: (1) Persentase pemahaman siswa SMA terhadap konsep fenomena kuantum secara keseluruhan adalah 70%. (2) Persentase tingkat minat siswa terhadap pengaplikasian kuis interaktif menggunakan Quizizz adalah 80,6%. (3) Responden penelitian lebih memilih kuis dengan aplikasi interaktif Quizizz dibandingkan dengan pelaksanaan kuis manual dengan persentase 74,2%.  Kata Kunci : Game Quizizz, Konsep Fenomena Kuantum, Pembelajaran Siswa SMA
Pengembangan Lembar Kerja Siswa Terintegrasi Komputasi Berbantuan Spreadsheets pada Pembelajaran Fisika
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk lembar kerja siswa fisika terintegrasi komputasi berbantuan spreadsheets. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan tahapan Define, Design, dan Develop. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi media dan materi serta lembar observasi proses pembelajaran. Hasil validasi lembar kerja siswa dianalisis secara kuantitatif menggunakan pedoman kriteria kategori penilaian untuk mengetahui kelayakan lembar kerja siswa dan hasil analisis lembar observasi pembelajaran dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik reduksi data untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembar kerja siswa yang dikembangkan layak digunakan berdasarkan penilaian ahli materi dan media dalam kategori sangat baik dengan nilai rata-rata 3.64. Sebanyak75% siswa dapat mengukuti proses pembelajaran dengan baik. Penggunaan lembar kerja pada proses pembelajaran mampu mendorong rasa ingin tahu dan kreativitas siswa dalam proses komputasi dan membuat simulasi sehingga dapat dikatakan pembelajaran terlaksana dengan baik
Pengembangan e-LKPD Praktikum Fisika Pada Materi Gerak Harmonik Sederhana Berbantuan Aplikasi Phyphox Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Peserta Didik
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring diperlukan bahan ajar elektronik yang dapat menunjang jalanya proses pembelajaran fisika. Tujuan penelitian ini adalah bahan ajar berupa e-LKPD berbasis discovery learning praktikum fisika pada materi gerak harmonik sederhana untuk meningkakan pemahaman konsep berbantuan aplikasi phyphox yang layak berdasarkan validitas, kepraktisan dan keefektifan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Recearch and Development) dengan model pengembangan model ADDIE yakni Analisys, Design, Development, Implimentation, dan Evaluation. Hasil data analisis mennunjukkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan mendapat persentase validitas sebesar 87,6% dengan kategori valid, hasil kepraktisan rata-rata 78,8% dan hasil keefektifan mendapatkan hasil rata-rata skor N-Gain 0,71 Âdengan kategori tinggi. Dengan demikian berdasarkan e-LKPDÂ yang dikembangkan layak digunakan dalam proses pembelajarn fisik
Penggunaan Model Pembelajaran Aktif Tipe Card sort Dengan Simulasi PhET Pada Materi Lensa Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Aktif Tipe Card sort Dengan Simulasi PhET Pada Materi Lensa Dapat Meningkatkan Sikap Ilmiah Siswa Madrasah Aliyah Wathoniyah Islamiyah Karangduwur. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen pre eksperimen disign dengan jenis one shot case study. Penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif, yakni dengan mendeskripsikan skor Sikap ilmiah siswa pada mata pelajaran Fisika, dan minat siswa serta respon siswa dengan menggunakan instrumen angket. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data uji t-test sample tunggal untuk menguji hipotesis. Uji dilakukan pada kelas eksperimen dan kelas kotrol dengan nilai target rata-rata nilai sikap ilmiah sebesar 2,5. Hasil perhitungan menghasilkan nilai sikap ilmiah rata-rata 2,9 pada kelas eksperimen dan rata-rata 1,9 pada kelas kontrol sehingga dilakukan uji komparasi untuk melihat pengaruh metode terhadap sikap ilmiah siswa menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,00 atau kurang dari 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh signifikan metode yang diterapkan pada kelas kontrol.Kata kunci: Card Soet, Sikap Ilmiah, Ph ET
Meta Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Siswa
Model pembelajaran yang dianggap mampu menguatkan pemahaman konsep peserta didik adalah model inkuiri terbimbing. Inkuiri terbimbing (guided inquiry) merupakan model pembelajaran yang dapat melatih keterampilan siswa dalam melaksanakan proses investigasi untuk mengumpulkan data berupa fakta dan memproses fakta tersebut sehingga siswa mampu membangun kesimpulan secara mandiri guna menjawab pertanyaan atau permasalahan yang diajukan oleh guru. Penelitian tentang pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing pemahaman konsep fisika siswa ditentukan melalui Effect Size (ES). Data penelitian diperoleh dari 10 artikel jurnal nasional dan internasional. Studi meta-analisis didasarkan pada dua kategori, yaitu jenjang kelas dan materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh yang tinggi pada jenjang kelas X dan XI, sedangkan untuk kelas XII memberikan pengaruh pada kategori sedang. Kedua model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh yang tinggi pada materi pembelajran suhu dan kalor, alat-alat optik dan listrik dinamis, dan untuk materi fluida berda pada kategori sedang
Pengembangan LKS Berbasis Inkuiri Terbimbing Berbantuan Edmodo Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Fisika Siswa Kelas X IPA
. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa lembar kerja siswa (LKS) berbasis inkuiri terbimbing berbantuan Edmodo yang valid, praktis serta memiliki dampak potensial bagi peserta didik. Jenis penelitian ini adalah development and research (DR) dengan sampel one group pretest-posttest design, subjek penelitian ini yaitu kelas X IPA 2 SMA PGRI Gelumbang. Pengembangan LKS merujuk pada tahapan pengembangan ADDIE yang memuat 5 (lima) kegiatan, yaitu; analysis, design, development, implementation, serta evaluation. Teknik evaluasi produk LKS, menggunakan evaluasi formatif Tessmer (1998) yang membuat 4 (empat) tahapan evaluasi, yaitu; expert review, one-to-one, small group dan field test. Tingkat kevalidan produk LKS aspek materi, bahasa, desain dan media oleh expert review diperoleh nilai rata-rata keseluruhan sebesar 0,84 dengan kategori sangat valid, tingkat kepraktisan produk LKS tahap one to one dan small group diperoleh rata-rata sebesar 0,95 dan 0,96 dengan kategori sangat praktis, serta berdasarkan dari nilai hasil pretest-posttest siswa, diperoleh nilai rata-rata untuk N-Gain keseluruhan siswa sebesar 0,72 dengan kategori tinggi. Maka, disimpulkan bahwa LKS Fisika berbasis inkuiri terbimbing berbantuan Edmodo sangat valid, sangat praktis, serta memiliki dampak potensial bagi siswa yaitu dengan meningkatnya pemahaman konsep Fisika siswa.Kata kunci: LKS, Inkuiri Terbimbing, Pemahaman Konse
Efektivitas Sistem Pembelajaran Fisika Berbasis Google Classroom untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik
The purpose of this study was to determine the effectiveness of the Google Classroom-based physics learning system to increase students' learning motivation. This research was conducted in class X high school (SMA). The research method used was pre experiment using one group research design pre test post test. The results of the implementation of Google Classroom in physics learning showed that there was an increase in student learning motivation by 14.8% and got an average response value of students of 80.8%. Google Classroom is a learning management system (LMS) that is used as a learning innovation in physics learning where its use is uncomplicated, not costly, and efficient. The Google Classroom application is the right solution in facing the era of the industrial revolution 4.0 where technology is developing so significantly. The features contained in Google Classroom are easy to use to increase students 'learning motivation, it can be concluded that the Google Classroom-based learning system is effective in learning physics and can increase students' learning motivation.Keywords: LMS, learning innovation, google classroom, physics, learning motivation