Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Not a member yet
    194 research outputs found

    Hubungan Antara Perilaku Komunikasi Kepala Daerah dengan Citra Publik dan Ekspektasi Publik

    Get PDF
    Kualitas kepemimpinan seorang kepala daerah ditentukan juga dari kualitas kinerja komunikasi yang ditunjukkan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara perilaku komunikasi kepala daerah dengan citra publik dan ekspektasi publik yang terbentuk. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melakukan pengujian terhadap hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku komunikasi kepala daerah dengan citra publik dan ekspektasi publik. Perilaku komunikasi kepala daerah memiliki hubungan yang lebih kuat dengan citra publik dibandingkan hubungannya dengan ekspektasi publik. kuatnya signifikansi hubungan tersebut mensyaratkan kualitas komunikasi seorang kepala daerah yang ditunjukkan dalam setiap perilaku komunikasinya . 

    Pengaruh Industri Media Nasional terhadap Media Warfare

    Get PDF
    Kesulitan mendapat informasi valid yang terdukung dengan banyaknya kasus fake news (berita bohong) berdampak pada meningkatnya potensi ancaman media warfare. Bentuk media warfare di Indonesia saat ini sudah nyata dirasakan oleh masyarakat maupun pemerintah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis sudut pandang stakeholder tentang pengaruh industri media nasional dalam ancaman media warfare. Penelitian ini menggunakan kualitatif fenomenologi yang digunakan untuk melihat sudut pandang tentang media warfare atau pengalaman narasumber yang merupakan stakeholder industri media. Kemudian proses analisis pada penelitian ini menggunakan framework analysis yang disebut hierarchy of influences. Hasil penelitian ini didapatkan sudut pandang stakeholder bahwa social system terpengaruh akibat kehadiran industri new media dan industri media asing, sementara keterlambatan extramedia menyusun regulasi berdampak negatif pada lingkungan. Lingkungan ini menyebabkan organization internal media, kebutuhan media routines, dan kualitas individuals media ikut terpengaruh. Pada fenomena media warfare ini, Industri media nasional yang harus menyadari kepentingan stakeholder internal maupun eksternal sementara para stakholders internal dan eksternal juga harus mampu berkoordinasi untuk menyusun regulasi sehingga bisnis dapat stabil dan meningkatkan kecerdasan masyarakat

    Pola Komunikasi Siswa Tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Bagian B Kota Jayapura

    Get PDF
    Ketunarunguan siswa berkenaan kondisi pendengaran individu, yaitu ketidakmampuan siswa dalam menangkap komunikasi verbal atau suara lainnya yang disesuaikan dengan frekuensi dan intensitas tertentu. Individu-individu tersebut diklasifikasikan sesuai dengan kategori ketuliannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe deskriptif. Tipe penelitian deskriptif digunakan sebagai prosedur untuk mengemukakan pemecahan masalah dengan mengetengahkan keadaan obyek yang diteliti. Subyek penelitian individu, dengan key informan kemudian informan berikut ditarik melalui snowball sampling. Pengumpulan data lapangan berlangsung dari tanggal 30 Juli 2018 s/d 3 Agustus 2018, di Sekolah Luar Biasa Negeri Bagian B Kota Jayapura, Provinsi Papua. Proses komunikasi siswa tunarungu memerlukan pelayanan dan pendidikan khusus. Pola komunikasi total dan interaksi simbolik yang dikombinasikan yang terjadi mendukung efektivitas komunikasi antara tunarungu, guru dan lingkungannya. Penggunaan ponsel atau komputer yang terhubung internet mempermudah interaksi dan komunikasi. Pemberdayaan kualitas pembelajaran siswa tunarungu diperlukannya sarana dan prasarana yang khusus bagi masing-masing siswa B, seperti ruang bina komunikasi dan persepsi bunyi irama, ruang bina persepsi bunyi dan bicara ruang keterampilan. Pembekalan hardskill seperti penguasaan teknologi komunikasi dan informasi, kemampuan teknis sesuai dengan minat dan bakat berhubungan dengan bidang ilmunya serta softskill keterampilan berkomunikasi dengan orang lain termasuk dengan dirinya sendiri

    Indeks Kepuasan Masyarakat terhadap Layanan Komunikasi Data di PJKKD BATAN

    Get PDF
    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 tahun 2009 tentang Pelayanan Publik maka BATAN sebagai instansi Pemerintah membuat Peraturan untuk mengatur pelayanannya. Peraturan Kepala BATAN Nomor 212/KA/XII/2011  pada pasal 10-huruf I menyebutkan bahwa Penyelenggara Pelayanan BATAN harus memperhatikan tingkat kepuasan pelanggan. Dalam tulisan ini akan melakukan analisis terhadap indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang dilakukan oleh bidang PJKKD (Pengelolaan Jaringan Komputer dan Komunikasi Data). Metode pengambilan sampel dilakukan dengan non-probability sampling berupa convenience sampling. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dihitung dengan menggunakan nilai rata-rata tertimbang masing-masing unsur pelayanan. Hasilnya adalah Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan yang dilakukan oleh PJKKD memiliki nilai 2.999 dan termasuk dalam kategori Baik

    Kesiapan E-Government Pemerintah Daerah Menuju Pengembangan Smart Province (Studi pada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kesiapan Pemerintah kabupaten mandailing natal dalam pelaksanaan e-government untuk mendukung inisiatif Smart Province Sumatera Utara. Metode penelitian ini dilaksanakan secara kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dilakukan dengan metode survei kepada 30 orang pegawai di lingkungan pemerintah kabupaten mandailing natal, sedangkan data kualitatif dilakukan dengan wawancara terbuka kepada informan yang berasal dari dinas komunikasi dan informatika. Hasil penelitian menemukan bahwa pemkab mandailing natal telah memanfaatkan TIK dalam proses kerja di pemerintahan namun belum maksimal. Pada sisi infrastruktur, jaringan internet di sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah masih menggunakan kabel telepon dengan kecepatan akses yang cukup lambat. Pada sisi SDM, para responden umum memiliki kemampuan operasional perangkat TIK namun tidak memahami tentang hal-hal teknis. Sedangkan pada aspek tata kelola, pemkab mandailing natal belum memiliki kerangka hukum sebagai landasan opearasional dan perencanaan pengembangan TIK kedepan. Studi ini juga mengemukakan sejumlah hambatan pelaksanaan e-government dan merumuskan beberapa rekomendasi sebagai langkah perbaikan

    KOMUNIKASI KELOMPOK DAN UPAYA PENGEMBANGANNYA (Kasus Pada Galeri Internet BPPKI Jakata Terkait Upaya Revisi Instrument Evaluasi Peserta)

    Get PDF
    BPPKI Jakarta memiliki program prioritas untuk melakukan pelatihan Internet yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan bagi pesertanya. Oleh karena itu diperlukan suatu evaluasi untuk melihat keberhasilan dari program ini. Penelitian ini akan mengembangkan instrumen penelitian untuk mengevaluasi pelatihan pada komunikasi kelompok. Upaya pengembangan dilakukan dengan pengujian secara korelasional antara Variabel Laten (Pengajar; Suasana; sarana-prasarana; dan diskusi) terhadap indikator masing-masing variabel Laten dimaksud. Hasilnya menunjukkan bahwa semua indikator berkorelasi secara signifikan kecuali indikator banyak diskusi pada variabel suasana. Berdasarkan hasil tersebut untuk melakukan evaluasi pelatihan sebaiknya indikator banyak diskusi dihapus dari daftar pertanyaan. Untuk pengembangan selanjutnya bisa menambahkan variabel kepuasan

    MASYARAKAT MISKIN, TIK DAN PENINGKATAN EKONOMI (Survai pada Masyarakat Anggota PNPM terkait Pola Penggunaan TIK dan Peningkatan Ekonomi)

    Get PDF
    Berlatarbelakangkan fenomena upaya peningkatan ekonomi masyarakat miskin terkait penggunaan internet penelitian berupaya menjawab Pola Penggunaan ICT anggota PNPM Mandiri Perdesaan. Termasuk soal Tingkat Ekonomi anggota dan kekuatan hubungan diantara keduanya. Temuan menunjukkan pada dimensi Selektifitas, Keterlibatan dan pemanfaatan, fenomenanya memperlihatkan adanya aktivitas beragam di kalangan responden. Secara teoritis ini relevan dengan asumsi Levy dan Windahl (1985) bahwa anggota khalayak itu aktif. Ini dimungkinkan karena faktor variabel anteseden seperti demografi. Persoalan kedua, temuan memperlihatkan bahwa terkait dengan barang berupa produk TIK pada umumnya setiap responden cenderung kurang akrab dengan persoalan TIK. Terkait dengan fenomena ‘masa kepemilikan sejumlah barang dalam hubungan penggunaan Internet, gejalanya mengindikasikan bahwa kepemilikan itu umumnya cenderung sudah dimiliki responden pada saat-saat sebelum menggunakan internet. Secara statistik menyangkut keterkaitan pola penggunaan internet (secara umum) dan kepemilikan barang tidak terjadi secara signifikan. Ini bertentangan dengan asumsi-asumsi teoritis menyangkut hubungan positive terkait penggunaan internet dan peningkatan ekonomi. Secara metodologis hubungan demikian terjadi diantaranya mungkin karena faktor variabel extranous. Menyangkut Hubungan variabel Pola Penggunaan dengan Peningkatan Ekonomi, pola penggunaan dalam semua dimensi tidak memiliki hubungan (two tail) yang signifikan dengan Peningkatan Ekonomi. Ini menjadi fenomena empirik yang kontradiktif dengan asumsi teoritik. Hubungan demikian sangat dimungkinkan terjadi karena variabel extranous dan  intervening.

    REPRESENTASI IDEOLOGI APARATUR NEGARA DALAM MEDIA (Studi Konstruksi Realitas Wartawan Humas Pemda DKI Mengenai Lingkungan Pemda DKI dalam Pemberitaan Website beritajakarta.com)

    Get PDF
    Penelitian ini pada dasarnya berupaya menemukan ideologi yang direpresentasikan aparat negara (wartawan Humas Pemda DKI) melalui konstruksi realitasnya mengenai Lingkungan Pemda DKI dalam pemberitaan di Website beritajakarta.com. Dari hasil  analisis terkait dengan “Tema Minor (frame) dan Wacana Aparatur Pemerintah Dalam Pemberitaan Lingkungan Pemda DKI pada website beritajakarta.com” dapat disimpulkan bahwa meskipun wartawan tampak lebih banyak memposisikan pihak Pemprov DKI sebagai pihak yang ‘positiv’ dalam konstruksi realitasnya menyangkut masalah realitas di lingkungan Pemda DKI, namun mereka sekali-sekali terlihat juga berupaya memposisikan pihak-pihak di luar Pemprov DKI  dalam pewacanaannya. Kemudian terkait dengan “Kepentingan (interest) Pemerintah (Pemprov DKI) versus Kepentingan      (interest) Publik”, dapat disimpulkan bahwa dalam konstruksi realitas wartawan menyangkut masalah-masalah lingkungan Pemda DKI itu, pihak wartawan berindikasi cenderung lebih berpihak kepada kepentingan pihak Pemprov DKI itu sendiri sebagai “tuannya’. Kemudian terkait dengan “Ideologi Aparatur di balik pemberitaan mengenai Lingkungan (environment) Pemda DKI dalam website beritajakarta.com.”, maka bertolak dari argumentasi menyangkut konsep Governance dan Government, kiranya dapat diidentifikasi dan dimaknai bahwa : Ideologi Aparatur di balik pemberitaan mengenai Lingkungan                    (environment) Pemda DKI dalam website beritajakarta.com. itu, tampaknya secara relatif lebih merepresentasikan ideologi government (8) dari pada ideologi yang Governance (4).  Dengan demikian, ideologi yang dominan di balik pemberitaan di  website beritajakarta.com. itu adalah ideologi yang berifat Government. Jadi, wartawan aparatur negara tampaknya cenderung lebih mementingkan interest pihak Pemda DKI dari pada pihak warga/publik DKI Jakarta dalam aktifitas pemberitaannya di website beritajakarta.com.   

    METODE PENELITIAN APLIKATIF TERHADAP RISET KOMUNIKASI BERBASIS INTERNET

    Get PDF
        Internet yang memfasilitasi banyaknya saluran komunikasi, menjadikan ilmu komunikasi memiliki banyak fenomena komunikasi untuk dijadikan obyek studi. Namun, dalam kaitan ini, terutama dalam hubungannya dengan penerapan metode penelitian aplikatif yang ideal secara ilmiah, baik melalui pendekatan kualitatif maupun melalui pendekatan kualitatif, kiranya masih menjadi sesuatu yang harus dipikirkan dengan matang. Ini mengindikasikan bahwa penerapan metode penelitian dalam riset komunikasi berbasis internet itu, tidak seluruhnya bisa pas. Perihal ini akan coba dibahas dalam bab ini. Pembahasannya akan dimulai dari kaitannya dengan pendekatan kuntitatif dan diakhiri dengan pendekatan kualitatif.

    KOMUNIKASI KELOMPOK, DISKURSIF DAN PUBLIC SPACE (Studi Kasus Fenomena Eksistensi Diskursif di lingkungan KIP Daerah Provinsi Bengkulu)

    Get PDF
     Penelitian pendekatan kualitatif metode studi kasus ini ingin mengetahui eksistensi fenomena ‘diskursif’ di lingkungan lembaga KIP (D) Provinsi Bengkulu. Fokus permasalahan yaitu eksistensi fenomena diskursif dan eksistensi publikasi aktifitas ‘diskursif’. Hasilnya eksistensi fenomena aktifitas ‘diskursif’ di lingkungan KIPD Provinsi Bengkulu di antaranya menampakkan indikasi ‘dualisme’ dalam prakteknya. Fenomena ini muncul terutama berkaitan dengan a typology of six configurations of organization power is produced. Terkait dengan eksistensi publikasi aktifitas ‘diskursif’, memperlihatkan bahwa KIPD dimaksud masih kurang berusaha beradaptasi dengan lingkungannya. Sejalan dengan itu pula pihak KIPD secara relative masih cenderung kurang memaksimalkan fungsi KIPD sebagai a public space or a public place. Melihat sejumlah kelemahan KIPD terkait fungsinya sebagai public space, maka secara peraktis guna pemaksimalan fungsinya tadi, pihak pengelola KIPD perlu mengurangi pengaruh-pengaruh faktor ‘dualisme’ dalam aktifitas pemfasilitasan akifitas diskursif. Selain itu pihak KIPD perlu memaksimalikan publikasi aktifitas ‘diskursif’ KIPD dengan cara meningkatkan upaya-upaya adaptasi dengan lingkungannya, terutama seperti dengan pihak media. Terkait upaya dimaksud kiranya perlu untuk memahami lebih jauh mengenai hakikat eksistensi KIPD terkait dengan teori normatif Public Sphere Habermas. Bagi akademisi yang tertarik persoalan serupa maka untuk memahami lebih jauh mengenai fenomena eksistensi dimaksud kiranya perlu melakukan penelitian lebih lanjut dengan methode etnografi

    156

    full texts

    194

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Studi Komunikasi dan Media
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇