JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
PENDETEKSI VISUAL MAKANAN DAN JUMLAH KALORINYA MENGGUNAKAN ALGORITMA MASK R-CNN BERBASIS BOT TELEGRAM
Algoritma deteksi visual MASK R-CNN merupakan teknologi yang dapat membantu pengguna menjaga pola makan sehat dengan secara otomatis mendeteksi jenis makanan yang dikonsumsi. Sistem ini melibatkan pembuatan model berdasarkan kumpulan data, mengeksplorasi data, melatih model menggunakan algoritma Mask R-CNN, menguji model menggunakan gambar, dan menghubungkan model ke bot telegram menggunakan API. Kumpulan data dikumpulkan, dilatih, dan divalidasi, serta dikelompokkan ke dalam 40 kelas dengan berbagai jenis makanan dan minuman. Model ini memiliki tingkat akurasi total 78% dari 13 jenis gambar makanan yang diuji. Metode Mask Region Convolutional Neural Network (Mask R-CNN) dirancang untuk menyediakan akses cepat dan mudah ke informasi tentang jumlah kalori. Model ini dilatih menggunakan set data dari AIcrowd Food Recognition Challenge, dan mencapai tingkat akurasi 78%. Akurasi sistem dapat ditingkatkan dengan menggunakan set data yang lebih bervariasi dan mengoptimalkan pencahayaan pada gambar
PENERAPAN METODE MFEP DALAMA MENENTUKAN LOKASI PRAKTEKKERJA INDUSTRI (PRAKERIN) PADA SMKN SPP ASAHAN
SMKN SPP Asahan merupakan Sekolah Menengah Kejuruan dimana memiliki 2 jurusan yaitu Agribisnis Tanaman Perkebunan dan Agribisnis Tanaman Pangan Hortikultura. SMKN SPP Asahan didirikan pada tahun 2010, yang dipimpin oleh Kepala Sekolah Ardi Aldiansyah, M.Pd. SMKN SPP Asahan beralamat di Jalan Rawang Pasar V, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan dengan memiliki beberapa instansi yang sudah berkerjasama untuk siswa mealakukan Praktek Kerja Industri (Prakrerin). Permasalahan dalam kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) di SMKN SPP Asahan tidak optiomalnya diantaranya, sekolah menentukan siswa yang Prekerin sesuai dengan soft skill, jam kerja , beban kerja dan kebutuhan instansi, sehingga kegiatan yang mereka lakukan tidak cukup maksimal dan dikarenakan pihak dunia usaha dan dunia industri (DU/DI) tidak terlalu dipahami oleh siswa. Permasalahan klasik seperti jam kerja yang tidak sesuai dengan keinginan para siswa. tujuan penelitian ini untuk mengatasi masalah kesulitan dalam menentukan Instansi atau Perusahaan untuk Praktek Kerja Industri (Prakerin) yang sesuai dengan jurusan dan kondisinya. Sehingga Siswa/Siswi yang telah mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) hasilnya maksimal
BUSINESS PROCESS REENGINEERING PADA CV PUTRA SANTOSO UNTUK MENINGKATKAN KINERJA BISNIS PERUSAHAAN
Seiring dengan berkembangnya persaingan bisnis, transaksi menjadi lebih kompleks, dan semakin luas jangkuan usaha suatu perusahaan, sudah semestinya perusahaan membutuhkan pengoptimalan suatu proses bisnis agar menjadi efisien dan efektif. Maka suatu Perusahaan terkadang membutuhkan alur proses bisnis baru yang efisien dan efektif untuk menggantian proses bisnis lama. Perubahan proses bisnis yang signifikan disebut Business Process Reenginering. Dengan menggunakan metode BPR ini akan menghasilkan proses bisnis rekomendasi yang bertujuan untuk memperbaiki kinerja pada perusahaan agar lebih baik. Perusahaan CV Putra Santoso merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pertanian. Pada CV Putra Santoso proses bisnis yang diperoleh dari hasil pengumpulan data yaitu proses pendaftaran agen supplier baru yang memiliki nilai uji efisiensi throughput yang dihitung menggunakan diagram American Society of Mechanical Engineers (ASME) sebesar 65,73 %. Dilakukan penyempurnaan proses bisnis dengan cara dieliminasi atau otomatisasi proses bisnis agar muncul proses bisnis baru kemudian dilakukan uji efisiensi throughput untuk proses bisnis rekomendasi dan menghasilkan nilai efisiensi sebesar 100% serta penurunan total waktu untuk proses bisnisnya
OPTIMALISASI OPERASIONAL BANK SAMPAH KOTA MALANG MELALUI BUSINESS PROCESS REENGINEERING
Bank Sampah telah menjadi elemen kunci dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan di berbagai kota, termasuk Kota Malang. Namun, seringkali tantangan terkait efisiensi operasional menghambat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Business Process Reengineering (BPR) sebagai strategi untuk meningkatkan efisiensi operasional Bank Sampah di Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan fokus pada Bank Sampah di daerah Sukun, Kota Malang. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pengelola Bank Sampah, dan analisis dokumen terkait proses bisnis yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BPR pada Bank Sampah dapat meningkatkan efisiensi operasional melalui penyederhanaan proses, pemanfaatan teknologi informasi yang tepat, dan peningkatan koordinasi antar unit kerja. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Business Process Re-engineering (BPR) telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional Bank Sampah Kota Malang hingga 90%. Penelitian ini menegaskan bahwa dengan menerapkan BPR, Bank Sampah di Kota Malang dapat mencapai peningkatan efisiensi yang signifikan, yang pada akhirnya mendukung tujuan lingkungan dan sosial yang lebih luas
PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA BAGIAN SUPPORTING DALAM PERUSAHAAN ENERGI SEBAGAI PEDOMAN PENINGKATAN KUALITAS BISNIS
Dalam era globalisasi yang semakin berkembang, berbagai sektor industri mulai melakukan transformasi digital, salah satunya adalah PT XYZ yang merupakan sebuah perusahaan dalam negeri yang bergerak dalam bidang energi baru terbarukan, khususnya pengembangan energi surya di Indonesia. Dalam perusahaan ini, terdapat Bagian Supporting yang berfungsi untuk mendukung fungsi bisnis utama dari PT XYZ. Dalam menjalankan bisnisnya, Bagian Supporting sudah mengimplementasikan otomatisasi, namun masing-masing unit bisnis masih melakukan bisnisnya tanpa ada integrasi terhadap unit bisnis satu dengan unit bisnis lainnya sehingga terjadi misinformasi antar unit bisnis. Salah satu pendekatan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan merancang enterprise architecture. Enterprise architecture berperan untuk mengidentifikasi dan merancang komponen utama dalam organisasi, seperti proses bisnis, teknologi serta informasi yang dimiliki sebuah organisasi, dan bagaimana komponen-komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain. Untuk merancang enterprise architecture, peneliti menggunakan metode TOGAF ADM yang terdiri dari fase Preliminary, Architecture Vision, Business Architecture, Information System Architecture, dan Technology Architecture
REVOLUSI DIGITAL PEMBELAJARAN ANATOMI: IMPLEMENTASI MODEL ADDIE DALAM PENGEMBANGAN VIDEO EDUKASI
Media video pembelajaran terbukti sebagai sarana yang efisien dalam memperkuat pemahaman konsep dan mendorong motivasi belajar mahasiswa, khususnya pada mata kuliah anatomi di Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) Universitas Kahuripan Kediri pada semester pertama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran anatomi menggunakan model pengembangan ADDIE untuk menghasilkan media yang interaktif, informatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran digital saat ini. Metode Research and Development (R&D) diterapkan dengan melibatkan 30 mahasiswa PJKR sebagai subjek uji coba. Proses pengembangan mencakup analisis kebutuhan pembelajaran melalui observasi dan wawancara, desain video berdasarkan kurikulum anatomi, pengembangan dengan perangkat lunak multimedia, implementasi hasil revisi berdasarkan validasi ahli materi, bahasa, media, dan IT, serta evaluasi efektivitas menggunakan pretest dan posttest. Hasil pengembangan media video yang telah melalui proses validasi ahli materi, bahasa, media, dan teknologi informasi serta uji coba kelompok kecil menunjukkan bahwa video pembelajaran ini valid, layak, dan efektif digunakan dalam pembelajaran anatomi. Uji keefektifan melalui pretest dan posttest menghasilkan nilai N-Gain sebesar 0,7 yang termasuk kategori tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model ADDIE efektif sebagai kerangka kerja dalam mengembangkan media video pembelajaran anatomi yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan mendukung transformasi digital di pendidikan tinggi
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Ulang Koperasi Mahasiswa
Menurut UU No 25 tahun 1992, koperasi dapat diartikan sebagai se-buah badan usaha yang beranggotakan sekumpulan orang yang kegiatannya berlandaskan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi kerakyatan yang berasas kekeluargaan. Koperasi maha-siswa merup kan salah satu contoh pengembangan koperasi di ling-kungan pendidikan ting-gi. Koperasi Mahasiswa Amanah merupakan koperasi mahasiswa yang didirikan atas kerja sama dengan Universitas PGRI Bhinneka. koperasi mahasiswa harus mempertimbangkan beberapa faktor antara lain kualitas pelayanan dan lokasi untuk memberikan kepuasan kepa-da pelanggan serta keterjangkauan lokasi koperasi mahasiswa karena sangat berpengaruh terhadap Keputusan pembelian ulang produknya. Ketidak stabilan angka pembelian melatar belakangi adanya penelitian ini. Penelitian ini menggunakan analisis regresi Partial Least Square yai-tu metode analisis yang powerfull sebab tidak didasarkan pada ban-yak asumsi atau syarat. Data primer hasil penyebaran kuisioner yang ada akan dianalisis dengan menggunakan SMART PLS 3 untuk men-guji hubungan antar variabel
PERBANDINGAN METODE PERAMALAN BERDASARKAN TINGKAT AKURASI UNTUK MEMPREDIKSI PRODUKSI BAWANG MERAH DI KABUPATEN NGANJUK
Penelitian ini bertujuan melakukan pendugaan atau perkiraan tentang kuantitas produksi bawang merah di Kabupaten Nganjuk. Produk holtikultura tersebut bernilai ekonomis tinggi yang sejalan pada jumlah permintaan konsumen cenderung mengalami peningkatan tiap tahunnya. Kaidah pengkajian memanfaatkan data sekunder deret waktu yang diimplementasikan dengan beragam variasi metode peramalan yaitu MA, WMA, SES dan DES. Hasil peramalan yang paling adaptif akan dibandingkan pada tingkat akurasi nilai-nilai MAD, MSE dan MAPE untuk memproyeksikan dugaan estimasi di periode yang akan datang. Berdasarkan bukti empiris tersebut ditemukan bahwa penerapam metode DES pada α =0,4 terbaik karena mampu membuktikan tingkat kesalahannya terkecil. Nilai-nilai tersebut antara lain MAD = 10.938,40, MSE = 148.101.915,75 dan MAPE = 7,44%. Hal ini didukung pada metode DES mampu menyesuaikan pada pola data yang mengandung unsur tren
ANALISA LAYANAN PADA APLIKASI KESEHATAN DENGAN FRAMEWORK ITIL V3 DOMAIN SERVICE OPERATION DAN STANDAR SKM (STUDI KASUS: PUSKESMAS KLAMPIS)
Kementerian Kesehatan melakukan transformasi digitalisasi kesehatan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pencatatan dan pelaporan di puskesmas. Tetapi layanan penggunaan aplikasi pada Puskesmas Klampis belum maksimal, banyaknya aplikasi yang harus digunakan tetapi kurangnya integrasi dapat mengakibatkan tidak efisien dan kesalahan saat manajemen data. Hal ini dapat mempengaruhi pelayanan pada Puskesmas Klampis. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis layanan penggunaan aplikasi yang ada pada Puskesmas Klampis untuk meminimalisir kendala, meningkatkan pelayanan untuk mencapai visi misi puskesmas dan Peraturan Kementerian Kesehatan Permenkes. Maka dari itu keluaran penelitian ini mengimplementasikan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3 domain service operation dan analisis standar Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang sudah diuji oleh Puskesmas Klampis dalam bentuk rekomendasi perbaikan pada layanan yang telah divalidasi oleh Dinas Kesehatan Bangkalan dan Kepala Puskesmas Klampis. Penelitian ini menerapak metode kuantitatif dengan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil persentase variabel event management 74,5%, incident management 75,5%, request fulfillment 74,5%, problem management 79%, dan access management 79% yang berarti jawaban responden “setuju” terhadap layanan aplikasi kesehatan. Meskipun demikian, pada variabel event management dan request fulfillment memerlukan rekomendasi perbaikan, dan hasil analisa SKM mendapatkan indeks 87,25 yang berarti kualitas pelayanan Puskesmas Klampis sangat baik
IDENTIKASI JENIS FILE PADA ARTEFAK DIGITAL MENGGUNAKAN ALGORITMA K-NEAREST NEIGHBOR
Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini berkaitan dengan adanya isu yang timbul akibat kerusakan file digital dalam konteks hukum, serta kontribusi penelitian ini dalam mengatasi permasalahan tersebut. Virus, malfungsi sistem, dan malware menjadi beberapa penyebab terjadinya file rusak sehingga menghambat akses menuju data penting dalam proses hukum. Teknik yang sesuai dalam menganalisis konten file dan mengidentifikasi pola menggunakan algoritma untuk mengatasi masalah yaitu menggunakan teknik content-based. Penelitian ini memanfaatkan algoritma K-Nearest Neighbor dalam machine learning untuk mendeteksi jenis file pada file yang rusak. Penelitian yang mengkaji tentang identifikasi jenis file sudah pernah dilakukan sebelumnya, namun masih menggunakan dataset lama yaitu GovDocs yang dirilis pada tahun 2009 sehingga perlu adanya penelitian yang menggunakan dataset baru. Penelitian ini memperbarui dataset GovDocs ke dalam NapierOne, yang berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas data yang relevan untuk analisis. Machine learning digunakan dalam penelitian ini untuk mengklasifikasikan data dan berhasil meningkatkan keterbacaan dokumen meskipun tanpa informasi header atau footer. Selain itu, penelitian yang penulis lakukan dalam mengidentifikasi jenis file ambigu dalam artefak digital menggunakan K-Nearest Neighbor memperoleh hasil yang tinggi dengan tingkat akurasi mencapai 86%. Secara keseluruhan, studi ini berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas dan keandalan bukti digital dalam konteks hukum, khususnya terkait file yang mengalami kerusakan