JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
PENGEMBANGAN LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS) DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI TULUNGAGUNG
Pesatnya perkembangan teknologi komputer berpengaruh perkembangan teknologi Internet. Media internet yang memiliki sifat interaktif, sangat bermanfaat jika dimanfaatkan untuk dunia pendidikan. Salah satu bentuk pemanfaatan Internet pada bidang pendidikan adalah melalui pengembangan Learning Management System (LMS). LMS merupakan suatu sistem yang digunakan untuk mengelola resource-resource pembelajaran berbasis web atau lebih dikenal dengan nama e-learning. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (RD) dengan menggunakan beberapa fase. Pada fase penilaian, LMS diuji cobakan pada dua kelas yang mengikuti perkuliahan Matematika Diskret. Data dikumpulkan dengan metode observasi, angket dan tes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Berdasarkan proses pengembangan, prototype III merupakan LMS yang potensial efektif digunakan dalam proses pembelajaran. (2) Berdasarkan observasi, tingkat motivasi mahasiswa yang belajar mandiri menggunakan LMS 82,9% berada pada kategori termotivasi dan sangat termotivasi. (3) Sikap mahasiswa terhadap LMS yang dikembangkan 78,95% berada pada kategori tertarik dan sangat tertarik, dan dua orang dosen yang dijadikan responden masuk dalam kategori tertarik. (4) Hasil belajar mahasiswa yang menggunakan perpaduan antara pembelajaran di kelas dan menggunakan LMS hanya 2,44% yang masuk dalam kategori gagal
PENGGUNAAN MOVING AVERAGE DENGAN METODE HYBRID ARTIFICIAL NEURAL NETWORK DAN FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PREDIKSI CUACA
Kebutuhan akan prediksi sangat diperlukan diberbagai sektor kehidupan, salah satunya adalah mengenai prediksi cuaca. Prediksi mengenai cuaca dapat dilakukan dalam rentang waktu tertentu, sehingga untuk dapat memprediksi keadaan cuaca dalam rentang waktu tertentu penelitian ini akan menggunakan moving average dengan metode hybrid artificial neural network dan fuzzy inference system. Data yang digunakan berasal dari BMKG Karangploso, Malang dengan menggunakan empat buah parameter yang mempengaruhi kondisi cuaca, yaitu suhu, tekanan udara, kelembapan udara, dan kecepatan angin. Performa model menghasilkan tingkat akurasi mencapai 73.91 %
PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG
Model Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang dinilai dapat meningkatkan hasil belajar siswa, aktivitas siswa, serta kemampuan bekerja sama antar siswa. Disini siswa lebih diberdayakan dalam pembelajaran dari pada guru karena guru hanya bertindak sebagai fasilitator yang mengarahkan siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar materi Desain Grafis siswa yang diajar menggunakan model Problem Based Learning lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan metode ceramah bermakna pada siswa kelas XII SMAN 1 Gondang Tulungagung.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan nilai hasil belajar secara signifikan antara siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontrol, berdasarkan hasil uji-t yang memperoleh thitung. (6,074) ttabel (1,658). Hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih tinggi dari hasil belajar siswa kelas kontrol. Diperoleh nilai rata rata hasil belajar kelas eksperimen (83,92) lebih tinggi dari nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol (78,27) dengan selisih sebesar 5,65 poin dan selisih tingkat ketuntasan sebesar 21,2%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi desain grafis
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMENANG E- PROCUREMENT DI ULP KAB. SITUBONDO DENGAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING
Dalam memilih kemitraan pengadaan barang/jasa di sebuah Pemerintahan Daerah sangat sulit dilakukan karena dibutuhkan mitra yang memenuhi persyaratan. Layanan Pengadaan Secara Elektonik (LPSE) merupakan unit kerja penyelenggara sistem elektronik pengadaan barang/jasa yang didirikan oleh Kementrian/Lembaga/Perguruan Tinggi/BUMN dan Pemerintah Daerah untuk memfasilitasiULP/Pejabat Pengadaan dalam melaksanakan pengadaan barang/jasa pemerintah secara elektronik.. Dengan E-Procurement untuk menciptakan transparansi, efisiensi, dan efektivitas serta akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa melalui media elektronik antara pengguna barang/jasa dan penyedia barang/jasa. Sistem Pendukung Keputusan (SPK) merupakan bagian dari sistem informasi berbasis komputer (termasuk sistem berbasis pengetahuan (knowledge management)) yang digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan. Hal ini juga dapat dianggap sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk pengambilan keputusan-isu spesifik semi-terstruktur. Dalam penerapan, SPK bisa menggunakan bantuan metode sistem lain seperti Artificial Intelligence, Expert Systems, Fuzzy Logic dan Simple Additive Weighting (SAW). SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua kriteria
KONTRIBUSI LINGKUNGAN KERJA FISIK DAN NON FISIK TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PRAKERIN KOMPETENSI KEAHLIAN TKJ SMK DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Praktik Kerja Industri merupakan bagian dari program pembelajaran yang harus dilaksanakan oleh setiap peserta didik di dunia kerja. Program praktek kerja industri pada implementasinya disusun bersama antara sekolah dan dunia kerja dalam rangka memenuhi kebutuhan siswa dan sebagai kontribusi dunia kerja terhadap pengembangan program pendidikan SMK. Dengan keberhasilan prakerin maka siswa akan mempunyai keterampilan dalam berwirausaha agar menjadi warga negara yang berguna, berinisiatif, berkreatif, dan produktif sesuai dengan bidang mereka masinng-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi persepsi siswa tentang lingkungan kerja, kemandirian belajar siswa, dan tes kemampuan kerja terhadapat tingkat keberhasilan prakerin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk menyelidiki hubungan antarvariabel sehingga dapat diketahui besarnya kontribusi. Instrumen yang digunakan peneliti adalah angket dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK di Kabupaten Tulungagung Kompetensi Keahlian TKJ yang telah melaksanakan praktek kerja industri. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dan diperoleh sampel penelitian sebesar 75 siswa. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja prakerin terhadap tingkat keberhasilan prakerin memiliki kontribusi sebesar 5,38%.Dari hasil kontribusi yang diperoleh sebesar 5,38% menunjukkan lingkungan kerja baik fisik maupun non fisik terhadap tingkat keberhasilan prakerin memiliki kontribusi yang rendah. Untuk itu kiranya guru lebih memperhatikan lingkungan kerja tempat pelaksanaan prakerin siswa. Lingkungan kerja yang kondusif baik dari fasilitas fisik yang diberikan ataupun dari lingkungan sosial dalam kaitan hubungan personal dengan pegawai lain maupun pimpinan akan memberikan dampak yang positif kepada siswa TKJ di Kabupaten Tulungagung yang melakukan praktek di tempat tersebut
METODE SIKLIS DAN ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM UNTUK PERAMALAN CUACA
Perubahan cuaca yang seringtidak menentu menjadikan cuaca tidak dapat diperkirakan kondisinya di masa yang akan datang. Sehingga dalam penelitian ini digunakan sebuah metode yang dapat meramalkan kondisi cuaca dalam rentang waktu beberapa bulan mendatang, yaitu Metode Siklis dan Adaptive Neuro Fuzzy Inference System (ANFIS) untuk peramalan cuaca. Data yang digunakan berasal dari BMKG Karangploso, Malang dengan menggunakan empat buah parameter yang mempengaruhi kondisi cuaca, yaitu suhu, tekanan udara, kelembapan udara, dan kecepatan angin. Selain penggunaan ANFIS dalam penelitian ini juga akan digunakan metode Siklis untuk meramalkan nilai parameter cuaca. Performa model ini dapat dimaksimalkan dengan menggunakan nilai laju pembelajaran 0.3 yang menghasilkan tingkat akurasi mencapai 76.67 %