JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika)
Not a member yet
596 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI FIREFLY ALGORITHM PADA PENJADWALAN PASIEN OPERASI
Kedua jenis ilmu kesehatan dan ilmu lainnya dalam bidang yang berbeda, saling berinteraksi. Teknologi dan ilmu kedokteran berkembang sangat pesat dalam konteks pelayanan kesehatan yang memiliki standar minimal. Sistem penjadwalan pasien operasi di rumah sakit merupakan salah satu pelayanan kesehatan yang memiliki permasalahan yang kompleks. Efisiensi dalam penjadwalan pasien operasi diperlukan untuk mencegah keterlambatan atau pembatalan operasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memecahkan masalah penjadwalan pasien operasi pada suatu periode perencanaan dengan pendekatan metode Firefly Algorithm (FA). FA dapat mendukung proses penjadwalan dalam komputasi secara efisien sesuai dengan hasil solusi sebagai kandidat penjadwalan. FA dapat menetapkan pekerjaan yang diterima ke sumber daya yang ada seperti dokter, perawat, ruang operasi, maupun peralatan yang digunakan selama tindakan operasi berlangsung, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan waktu makespan yang minimum. Hasil dari implementasi algoritma yang diusulkan dapat menyelesaikan masalah penjadwalan pasien operasi di rumah sakit. Implementasi tersebut menghasilkan jadwal pasien yang memiliki waktu makespan minimal dalam berbagai kondisi serta dapat meningkatkan utilitas ruang operasi di rumah sakit sebesar 50,6%
Implementasi Weighted Load balancing Per Connection Clasifier Dengan Teknik Failover Menggunakan Mikrotik RB941-2ND (Studi Kasus : Dinas Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Grobogan )
Telah dilakukan penelitian mengenai pengoptimalan pada penggunaan ISP yang tersedia di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Kabupaten Grobogan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan teknologi Load balancing. Teknologi Load balancing merupakan teknologi untuk memaksimalkan pada penggunaan layanan internet ISP dan dapat digunakan untuk melakukan backup ketika terjadi masalah pada layanan internet yaitu dengan menggunakan metode pcc dengan Teknik failover. Metode pcc memiliki keunggulan yaitu memiliki ketahanan atau relibilitas yang baik ketika terjadi gangguan pada jaringan. Adapun pengoptimalan pada ISP tersebut menggunakan Mikrotik RB941-2ND dengan melakukan konfigurasi di winbox. Penelitian yang telah dilakukan meliputi : (1) Tahapan pengujian perbandingan, (2) Pengujian jalur akses tracert ketika melakukan browsing, (3) Pengujian download pemutusan salah satu gateway. Perbandingan yang digunakan yaitu 2:1, 4:2, 10:5. Hasil yang diperoleh untuk masing-masing perbandingan yaitu 2:1 = 94,3 Mbps, 4:2 = 93,7 Mbps, dan 10:5=91,4 Mbps. Hasil yang paling optimum yaitu diperoleh 2:1. Hasil tersebut mampu maksimalkan koneksi internet yang ada, dimana teknik failover sendiri sebagai jalur backup apabila terjadi salah satu gateway mengalami down
Klasifikasi Penyakit Diabetes Mellitus Berdasarkan Faktor-Faktor Penyebab Diabetes menggunakan Algoritma C4.5
Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan oleh tingginya gula darah pada seseorang. Terdapat banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya diabetes, faktor-faktor tersebut diantaranya seperti faktor keturunan, gula darah yang tinggi, berat badan, usia, dan faktor lainnya. Angka kematian yang disebabkan oleh penyakit diabetes ini semakin banyak dan setiap tahunnya diperkirakan akan terus meningkat angka kasus kematiannya. Diagnonisis dini dan menerapkan pola hidup sehat merupakan dua langkah awal dalam mencegah terjadinya penyakit diabetes mellitus. Dataset yang digunakan pada penelitian ini merupakan data yang didapatkan dari data open source Kaggle, yaitu data Pima Indians Diabetes. Metode klasifikasi yang digunakan yaitu degan menerapkan algoritma C4.5 yang mampu menghasilkan tingkat akurasi yang baik. dilakukan seleksi fitur terhadap dataset dengan menggunakan heatmap yang menghasilkan fitur Pregnancies, Glucose, BMI, Age, dan outcome. Hasil dari penelitian ini didapati nilai akurasi sebesar 76%. Hasil ini lebih baik dibanding dengan penelitian sebelumnya yang menggunakan algoritma SVM yang hanya mampu menghasilkan tingkat akurasi sebesar 70%
RANCANG BANGUN ALAT HANDRUB OTOMATIS DAN CEK SUHU TUBUH TERHUBUNG KE TELEGRAM DI PUSKESMAS SAWAHLEGA
Puskesmas merupakan sarana masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan tingkat pertama selain rumah sakit, apalagi dengan adanya pandemi seperti sekarang puskesmas menjadi sarana pelayan utama karena rumah sakit yang sudah tidak sanggup menampung pasien yang terpapar virus covid-19. Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan ketika kita keluar rumah atau ke tempat-tempat umum seperti puskesmas, diantaranya adalah mencuci tangan dan mengecek suhu karena suhu tubuh menjadi tolak ukur kesehatan seseorang dan juga untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19. Pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan cairan antiseptik seringkali disepelekan banyak orang, banyak orang tidak mengetahui perpindahan virus dan kuman dapat terjadi sangat mudah lewat tangan kemudian masuk kedalam tubuh manusia.Maka kami membuat alat ukur suhu dan handrub otomatis yang dapat terhubung ke telegram, alat ini menggunakan sensor MLX90614 sebagai pendeteksi suhu tubuh, ultrasonik sebagai alat ukur jarak objek dan motor servo sebagai penggerak buka dan tutup tempat keluarnya cairan antiseptik.Kata Kunci: Handrub, Covid-19, MLX90614, Suhu Tubuh, Ultrasonik.ABSTRACTHealth centers are public facilities to get first-rate health services other than hospitals, especially with a pandemic like now. Health centers are the leading service facilities because hospitals can no longer accommodate patients exposed to the COVID-19 virus.The government recommends the public to apply health protocols when we go out of the house or to public places such as health centers, including washing hands and checking temperature because body temperature is a measure of a person's health and also to break the chain of the spread of the COVID-19 virus. Many people often underestimate the importance of washing hands with soap and antiseptic liquid. Many people do not know that viruses and germs can occur very quickly through the hands and then into the human body. So we made a temperature measuring device and automatic hand rub that can connect to a telegram. This tool uses the MLX90614 sensor as a body temperature detector, an ultrasonic measuring tool for object distance, and a servo motor as an open and close driver where the antiseptic liquid comes out.Keywords: Handrub, Covid-19, MLX90614, Body temperature, Ultrasonic
PENERAPAN METODE RESIDUAL NETWORK (RESNET) DALAM KLASIFIKASI PENYAKIT PADA DAUN GANDUM
Gandum adalah jenis tanaman yang kaya karbohidrat. Permintaan gandum di Indonesia selalu meningkat setiap tahun tetapi berbanding terbalik dengan jumlah produksi gandum nasional. Salah satu faktor yang menghambat produksi gandum adalah kegagalan panen akibat penyakit atau hama. Penyakit yang umum pada tanaman gandum adalah Septoria dan Stripe Rust. Penyakit tersebut dapat diidentifikasi melalui warna dan bercak daun. Seiring perkembangan teknologi, petani dapat mengawasi tanaman secara otomatis menggunakan bantuan komputer. Dengan menggunakan deep learning, penyakit pada tanaman gandum dapat diidentifikasi dengan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyakit pada tanaman gandum melalui daun menggunakan metode Residual Network (ResNet). ResNet adalah jenis arsitektur Convolution Neural Network (CNN) dengan menggunakan model yang sudah dilatih sebelumnya. Dengan ResNet tidak memerlukan untuk melatih data dari awal sehingga dapat mempersingkat waktu. Data yang digunakan terdiri dari 291 gambar yang terbagi menjadi normal, penyakit Septoria, dan penyakit Stripe Rust. Setelah pengujian didapatkan akurasi sebesar 98% dengan perbandingan data latih dan uji sebesar 90:10 dan nilai confusion matrix sebesar 0.35 sehingga dapat disimpulkan bahwa metode ResNet dapat mengidentifikasi penyakit pada tanaman gandum
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LEMBUR KARYAWAN DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP)
PT. Sinergi Informatika Semen Indonesia merupakan sebuah perusahaan dalam bidang jasa informasi teknologi dan juga menjadi anak perusahaan dari PT. Semen Indonesia. Di PT. Sinergi Informatika Semen Indonesia ini sendiri belum terdapat sistem penentuan keputusan lembur karyawan dalam pelaksanaanya di lapangan. Lembur itu sendiri dapat diartikan dengan suatu kegiatan yang dilakukan karena suatu proses produksi tidak bisa diselesaikan dalam satu waktu. Faktor-faktor pendukung dalam lembur itu sendiri wajib disertai dengan tenaga kerja, material, dan peralatan kerja yang mendukung. Untuk mengatasi beberapa faktor penunjang tersebut membutuhkan beberapa pembiayaan tambahan terhadap karyawan atau tenaga kerja yang meluangkan waktu lebih untuk menyelesaikan pekerjaan. Dalam bekerja lembur hal yang perlu diperhatikan tentunya juga kekuatan fisik dalam melakukan pekerjaan tambahan. Dalam menentukan karyawan yang akan bekerja lembur maka menggunakan metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Kriteria yang digunakan dalam penentuan tenaga kerja lembur adalah dengan kriteria pembobotan.Terdapat beberapa kriteria yang ditentukan dalam pemilihan karyawan yang akan bekerja secara lembur yaitu terdiri dari tiga hal yaitu etos kerja, kemampuan dan pengalaman. Tujuan Output dari sistem itu sendiri adalah mencari alternatif yang memiliki nilai bobot tertinggi sehingga akan diperoleh karyawan yang akan bekerja secara lembur untuk menyelesaiakan pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan dalam satu waktu oleh perusahaan. Menggunakan Metode AHP itu sendiri dipilih karena data yang akan diinputkan sedikit, sehingga akan efisien dalam menentukan karyawan yang lembu
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME ANIMASI BERBASIS ENABLE MACRO POWERPOINT PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS VII SMPN 1 PASIRIAN
Media pembelajaran interaktif didesain dengan sedemikian rupa sesuai dengan karakteristik pebelajar. Subjek pengujian pada pengembangan ini ialah siswa kelas VII semester II di SMPN 1 Pasirian Lumajang . Validasi media pembelajaran interaktif kemudian dilaksanakan oleh pakar materi sejumlah 1 orang, pakar media sejumlah 1 orang, audiens individual sejumlah 3 peserta didik, audiens kelompok kecil sejumlah 10 peserta didik dan pengujian lapangan sejumlah 15 peserta didik. Hasil riset ini memperlihatkan kalkulasi pakar media 100%, pakar materi 100% dan peserta didik perorangan sebesar 88,3%, peserta didik kelompok kecil sebesar 90% dan pengujian lapangan sebesar 92,1%. Seberapa efektif penggunaan media dapat ditinjau dengan memperbandingkan hasil kegiatan belajar mengajar peserta didik secara individual, kelompok kecil, dan pengujian lapangan didapatkan kenaikan 100% perihal ini memperlihatkan media pembelajaran interaktif dapat memberi efektifitasan positif kepada hasil belajar peserta didik secara keseluruhan. Menurut hasil temuan yang telah dilaksanakan, menjelaskan bahwa siswa sesudah mempergunakan media interaktif hasilnya lebih baik dibandingkan sebelum mempergunakan media tersebut
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL IPS MATERI MENGHARGAI PENINGGALAN SEJARAH DI LINGKUNGAN SETEMPAT
Menciptakan pembelajaran yang efektif merupakan salah satu tugas guru. Pembelajaran yang efektif bisa dicapai jika guru mampu mempersiapkan materi secara terprogram, memilih dan menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan, serta mengadakan evaluasi hasil belajar. Salah satu bahan ajar dalam bentuk elektronik adalah e-modul. Bahan ajar digital merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang dapat memfasilitasi belajar siswa karena memuat tujuan, materi pelajaran, lembar kegiatan yang jelas dan dapat memeriksa pemahaman siswa. Belum adanya bahan ajar digital tentang materi menghargai peninggalan sejarah di lingkungan setempat di SDN Plumbungan serta kurang sesuainya isi materi pembelajaran dengan lingkungan tempat tinggal siswa membuat peneliti termotivasi untuk mengembangkan bahan ajar digital IPS SD berbasis kontekstual agar tujuan pembelajaran bisa tercapai. Penelitian ini menggunakan model penelitian Borg Gall, peneliti melakukan modifikasi tahap pengembangan menjadi lebih sederhana. Karena keterbatasan waktu, tahapan-tahapan Borg Gall disederhanakan menjadi 9 tahap meliputi tahap studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan draf awal produk, validasi ahli, revisi hasil validasi ahli, uji coba terbatas, perbaikan hasil uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan penyempurnaan akhir. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji kevalidan produk dari penilaian ahli materi dan ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 95,46% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Hasil uji kemenarikan produk dari angket respon siswa dan guru pada saat uji coba terbatas dan lapangan diperoleh skor rata-rata 86,71% dan 93,29% yang menunjukkan kriteria sangat menarik. Hasil uji kepraktisan produk diperoleh dari angket respon guru (94,82%) serta respon siswa (84,61%) yang menunjukkan kriteria sangat praktis. Produk buku ajar juga menunjukkan kriteria efektif terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru sebelum dan saat penggunakan bahan ajar digital yaitu aktivitas siswa sebelumya 46,75% menjadi 82,24% sedangkan aktivitas guru sebelumnya 74,43% menjadi 90,27% sehingga dapat disimpulkan bahan ajar digital IPS berbasis kontekstual sangat efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar digital IPS SD berbasis kontekstual untuk Kelas IV sekolah dasar ini telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid, menarik, efektif, dan praktis
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI DATA MINING UNTUK MENENTUKAN GAJI KARYAWAN TETAP SERTA HONORER MEMAKAI PROSEDUR ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING DAN C4.5
PT bhara Induk Merupakan perusahaan yang berkecimpung dalam bisnis perkebunan kelapa sawit.. dalam hal ini untuk menentukan gaji terhadap karyawan tetap dan honorer PT Bhara induk dengan menghitung daftar hadir dan cuti perbulan agar dapat tau berapa hasil bonus yang di dapatkan oleh setiap karyawan. Dalam jurnal ini lebih menekankan pembahasan sistem berdasarkan studi kasus pada jurnal ini ialah mengklasifikasi hasil dari bonus yang di dapat pada PT Bhara Induk dengan Algoritma Clustering K-Means dan algoritma C4.
OPTIMALISASI PENGELOLAHAN DATA PADA KLINIK HEWAN BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE SUBSET QUERY
Klinik hewan umumnya belum memiliki sarana sistem informasi digital dan masih menggunakan sarana yang konvensional dalam pengelolaan datanya sehingga menyebabkan tidak optimalnya pengelolaan data pada klinik tersebut. Dengan demikian, dibutuhkan sarana sistem informasi digital untuk mengatasi masalah dalam mengoptimalisasikan pengelolaan data. Pada penelitian ini menggunakan metode subset query untuk mengoptimalisasikan pengelolahan data karena membutuhkan waktu yang relative lebih kecil dalam pengelolahan data untuk memproses data pada klinik hewan. Selain itu sistem penelitian ini juga menggunakan metode Framework Aplication of System Thinking(FAST) untuk pengembangan sistemnya dan PIECES Framework untuk analisa sistem. Untuk pembangunan sistemnya menggunakan PHP dan MySQL. Hasil testing performa sistem dengan tool Google Lighthouse menunjukan nilai rata-rata berdasarkan performance 82,5(rata-rata), sedangkan accesbility 82,25(rata-rata), dan best practice 98,75(sangat baik). Dengan sistem yang dihasilkan dapat mengoptimalkan pelayanan pada klinik hewan khusunya dalam hal pengelolaan data