JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Not a member yet
    249 research outputs found

    PENENTU AUDIT DELAY PADA SUB SEKTOR PERDAGANGAN BESAR DI BEI PERIODE 2019-2021

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mencari dampak rotasi auditor dan kualitas auditor terhadap audit delay. Perusahaan yang diteliti merupakan sektor perdagangan besar yang terdaftar di BEI periode 2019 hingga 2021. Penelitian memanfaatkan data kuantitatif yang didapat dari laporan rutin aktivitas sepanjang tahun yang dapat diakses melalui situs perusahaan. Analisis data statistik menggunakan analisis deskriptif yang membahas tentang nilai minimum, maksimum, rata-rata dan standar deviasi. Analisis data statistik membahas analisis koefisien korelasi, koefisien determinasi, uji signifikansi t dan F, serta regresi. Hasil olahan data analisis menunjukkan bahwa rotasi auditor tidak berimbas pada audit delay secara parsial. Kualitas auditor berimbas pada audit delay secara parsial. Hasil signifikansi pada rotasi auditor dan kualitas auditor secara simultan berimbas pada audit delay.   Kata kunci: rotasi auditor, kualitas auditor, audit dela

    ANALISIS PENGELOLAAN DANA DESA DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI KECAMATAN RATAHAN TIMUR KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dana desa di Kecamatan Ratahan Timur dan mengetahui persepsi masyarakat terhadap pengelolaan dana desa dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Ratahan Timur. Metode yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa pada 5 desa di Kecamatan Ratahan Timur Kabupaten Minahasa Tenggara sudah berjalan dengan baik dan proses pengelolaan dana desanya sudah sesuai dengan tahapan yang ditetapkan. Dari aspek  ekonomi dana dana berkontribusi dalam peningkatan kesejahteraan, karena  pembangunan fisik  yang dilakukan melibatkan masyarakat dalam tahap pelaksanaan dimana masyarakat yang bekerja untuk semua pembangunan fisik  mendapat upah serta adanya BLT bagi warga miskin yang dapat mempercepat pemulihan ekonomi dimasa pandemic Covid 19.                                                                                                                          Kata Kunci    : Pengelolaan, Dana Desa, Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. ABSTRACTThis study aims to determine management of village funds in the District of East Ratahan and to determine the public perception of the management of village funds in an effort to improve the economy of the community in the District of East Ratahan. The method used is descriptive.  The results showed that the management of village funds in 5 villages in the District of East Ratahan, Southeast Minahasa Regency was running well and the process of managing village funds was in accordance with the established stages. From the economic aspect, the funds contribute to improving welfare, because the physical development carried out involves the community in the implementation stage where people who work for all physical development get paid and there is BLT for the poor which can accelerate economic recovery during the Covid 19 pandemic. Keywords        : Management, Village Funds, Improving Community Econom

    PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, LEVERAGE, UKURAN KAP TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDEKS LQ45 PERIODE 2017-2020

    Get PDF
    ABSTRAK Riset memberitahu kepada pembaca apakah ada dampak dari variabel ukuran perusahaan, leverage, ukuran KAP terhadap manajemen laba dengan objek pada riset ini perusahaan pada indeks LQ45. Populasi yang digunakan adalah tiga puluh perusahaan yang terdaftar di indeks LQ45. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sembilan belas perusahaan yang menjadi objek penelitian. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan uji statistik deskriptif, uji asumsi klasi (uji normalitas, uji multikolonieritas, uji heterokedastisitas) dan pengujian hipotesis menggunakan uji T dan uji F. Setelah dilakukan pengujian ukuran perusahaan, leverage, ukuran KAP memberikan pengaruh yang signifikan terhadap manajemen laba. Dimana ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif signifikan, dikarenakan perusahaan besar sering melakukan kecurangan terhadap laba untuk menghindari pelaporan kerugian laba dan penurunan laba.   Kata Kunci : Ukuran Perusahaan, Leverage, Ukuran KAP, Manajemen Lab

    EFEKTIVITAS DANA DESA (DD) TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN PINELENG KABUPATEN MINAHASA

    Get PDF
    ABSTRAKKesejahteraan masyarakat menunjukkan ukuran hasil pembangunan masyarakat dalam mencapai kehidupan yang lebih baik yang meliputi peningkatan kemampuan dan pemerataan distribusi kebutuhan dasar seperti makanan, perumahan, kesehatan, dan perlindungan; kemudian ditambah dengan peningkatan tingkat kehidupan, tingkat pendapatan, pendidikan yang lebih baik, dan peningkatan atensi terhadap budaya dan nilai - nilai kemanusiaan; serta, memperluas skala ekonomi dan ketersediaan pilihan sosial dari individu dan bangsa terutama di wilayah pedesaan. Untuk itu perlu adanya andil pemerintah pusat maupun daerah dalam penyaluran dan pengelolaan anggaran atau Dana Desa secara efektif.Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat efektivitas Dana Desa serta bagaimana dampaknya secara langsung terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat yang ada di Kecamatan Pineleng. Data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah berupa data sekunder Dana Desa Tahun 2015 sampai Tahun 2017 dan data primer yang di ambil secara langsung melalui kuisioner. Dan analisis yang dgunakan adalah analisis statistic deskriptif.Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Dana Desa yang ada di Kecamatan Pineleng berkembang secara efektif dengan nilai diatas 100 persen yang menyatakan bahwa Dana Desa memiliki tingkat Efektivitas serta memiliki dampak yang positif sesuai dengan hasil penyuluhan secara langsung kepada masyarakat di Kecamatan Pineleng. Kata Kunci : Tingkat Kesejahteraan Masyarakat dan Dana Desa ABSTRACTPublic welfare show result size the community development in achieving a better life which includes increased capacity and equity distribution basic needs such as food , housing , health , and protection; then added with increased the lives of , income levels , better education , and improving atensi on culture and value  and human value , extending economies of scale and the availability of social choice of individuals and nation especially in rural areas. Therefore it needed certainly made my share of the central government and the regions within distribution of funds and the management of the budget or funds the village have effective .In research aims to understand how big the effectiveness village funds and how it had directly against the level of community welfare in sub-district pineleng.The data in use in this research was in the form of secondary village funds 2015 up 2017 and primary data in extract directly through kuisioner.And analysis is analysis dgunakan statistic descriptive.Based on the results of the research indicated that existing in kecamatan village funds pineleng progressing in a effective with the value of above 100 percent expressing that the funds villages have the effectiveness as well as having have a positive impact in accordance with the results counseling directly to the community in kecamatan pineleng. Key word : The level of community welfare and village fund

    ANALISIS IMPLEMENTASI TRANSAKSI NON TUNAI DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH KOTA MANADO

    Get PDF
    ABSTRAKTindak lanjut dari penerapan GNNT dibuat MOU (kerjasama) antara Bank Sulut dan Pemerintah Kota Manado tentang meningkatkan transaksi non tunai untuk layanan keuangan Pemerintah Kota Manado. Adapun pelaksanaan berbagai pembayaran secara transaksi non tunai diwujudkan sebagai salah satu upaya pembenahan tata kelola keuangan di Pemerintah Kota Manado yang di implementasikan oleh Walikota Kota Manado tentang pelaksanaan transaksi non tunai (transaksi non-cash). Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui proses implementasi system transaksi non tunai terhadap pengelolaan keuangan daerah di Kota Manado. Kemudian mengetahui keuntungan dan kendala yang dihadapi dalam proses implementasi system transaksi non tunai terhadap pengelolaan keuangan daerah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh adalah Penerapan sistem transaksi non tunai di Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado di terapkan secara bertahap berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri. Keuntungan penerapan system transaksi non tunai di Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado yaitu, penggunaan aliran dana seluruh transaksi dapat ditelusuri sehingga lebih akuntabel, dikarenakan seluruh transaksi didukung dengan bukti yang sah. Dalam penerapan system transaksi non tunai ada beberapa kendala-kendala yang dihadapi oleh Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado adalah sebagi berikut sulit menerapkan system pada penerimaan retribusi. Pembuatan SPTD mengalami keterlambatan. Kata Kunci: gerakan nasional non tunai, pendapatan daerah, transaksi non tunai ABSTRACTThe follow-up to the implementation of GNNT was a MOU (cooperation) between Bank Sulut and the City Government of Manado about increasing non-cash transactions for financial services in the Manado City Government. The implementation of various payments in non-cash transactions is realized as one of the efforts to revamp financial governance in the City of Manado which is implemented by the Mayor of Manado City regarding the implementation of non-cash transactions (non-cash transactions). The purpose of this study is to know the process of implementing the non-cash transaction system for regional financial management in the city of Manado. Then find out the advantages and obstacles faced in the process of implementing a non-cash transaction system for regional financial management. The research method used in this research is qualitative descriptive research.  The results of the research obtained are the application of a non-cash transaction system in the Regional Revenue Office of the City of Manado which is implemented in stages based on the Circular of the Minister of Home Affairs. The advantage of applying the non-cash transaction system in the Regional Revenue Office of the City of Manado, that is, the use of the entire flow of transactions can be traced so that it is more accountable, because all transactions are supported by valid evidence. In the implementation of the non-cash transaction system there are several obstacles faced by the Regional Revenue Service of the City of Manado as follows as it is difficult to implement the system for receiving retribution. Making SPTD has been delayed. Keywords: non-cash national movement, regional income, non-cash transaction

    ANALISIS PENGGUNAAN DAN PENGELOLAAN DANA DESA DI KECAMATAN PASAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

    Get PDF
    ABSTRAKDalam mendukung terciptanya kepemerintahan yang baik (good governance), dan pemerintahan yang bersih (Clean Government) di tingkat pemerintah desa maka perlu dilakukan pengawasan dan pemeriksaan keuangan atas belanja dana desa. Hal ini dilakukan  untuk menilai apakah  dana desa tersebut telah dibuat berdasarkan prioritas pembangunan dan menilai aspek ekonomis, efisiensi, efektifitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Akuntabilitas dan transparansi yang merupakan perwujudan praktik tata kelola yang bersih (good governance) dalam pengelolaan keuangan pemerintah pusat maupun daerah sebagai oorganisasi sektor publik merupakan tujuan penting dari reformasi akuntansi dan administrasi sektor publik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengelolaan dan pemanfaatan dana desa serta hambatan-hambatan dalam pengelolaan dan pemanfaatan dana desa di Kecamatan Pasan. Metode  yang  digunakan  adalah  metode penelitian  deskriptif  kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa anggaran, sumber daya manusia dan sistem informasi secara simultan berpengaruh terhadap efektivitas penganggaran. Begitu juga secara parsial anggaran berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penganggaran, sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penganggaran dan sistem informasi berpengaruh signifikan terhadap efektivitas penganggaran. Pengelolaan dan pemanfaatan dana desa di Kecamatan Pasan efektif karena semua hasil berpengaruh signifikan. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa tanpa adanya anggaran desa maka kemampuan pemerintah desa untuk melakukan pembangunan di desa akan sangat terbatas. Kemudian setelah tersediannya dana desa maka sumber daya manusia yang akan mengelola dan sistem informasi yang digunakanpun sangat penting dalam pengeloaan dan pemanfaatan dana desa oleh desa-desa di Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Tenggara. Jadi anggaran, sumber daya manusia dan sistem informasi itu sendiri bisa menjadi hambatan pengelolaan dan pemanfaatan dana desa di Kecamatan Pasan.Kata Kunci: Pengelolaan Dana Desa, Keuangan Desa ABSTRACTIn supporting the creation of good governance, and clean government at the village government level, it is necessary to supervise and audit the expenditure of village funds. This is done to assess whether the village funds have been made based on development priorities and assess economic aspects, efficiency, effectiveness, and compliance with laws and regulations. Accountability and transparency, which are the manifestations of good governance practices in the management of central and regional government finances as a public sector organization, are important objectives of accounting reform and public sector administration. This study aims to look at the management and utilization of village funds as well as obstacles in the management and utilization of village funds in Pasan District. The method used is descriptive qualitative research method. The results of the study show that the budget, human resources and information systems simultaneously influence the effectiveness of budgeting. Likewise partially the budget has a significant effect on the effectiveness of budgeting, human resources have a significant effect on the effectiveness of budgeting and information systems have a significant effect on the effectiveness of budgeting. The management and utilization of village funds in Pasan sub-district is effective because all results have a significant effect. From the results of this study it can be seen that without a village budget, the capacity of the village government to carry out development in the village will be very limited. Then after the availability of village funds, the human resources that will manage and the information system that is used are very important in managing and utilizing village funds by villages in Pasan District, Southeast Minahasa Regency. So the budget, human resources and information systems themselves can become obstacles to the management and utilization of village funds in Pasan Sub-district.Keywords: Village Fund Management, Village Financ

    ANALISIS PENGARUH BANTUAN PEMERINTAH, MODAL INSANI (HUMAN CAPITAL) DAN BAHAN BAKU TERHADAP PENDAPATAN NELAYAN DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

    Get PDF
    ABSTRAKUntuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi suatu wilayah atau negara, salah satu indikator yang digunakan adalah tingkat pendapatan. Besarnya potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Minahasa Tenggara, ditunjang pula dengan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk sektor ini, harusnya berbanding lurus dengan tingkat pendapatan nelayan. Selain bantuan pemerintah, beberapa faktor yang mempengaruhi besarnya pendapatan nelayan adalah modal insani (human capital) dan penggunaan bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Bantuan Pemerintah, Modal Insani (Human Capital) dan Bahan Baku terhadap Pendapatan Nelayan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari responden dalam hal ini nelayan penerima bantuan kapal penangkap ikan di Kecamatan Belang, Pusomaen dan Ratatotok. Sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Perikanan sebagai data pendukung penelitian. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda, Uji Asumsi Klasik (uji normalitas, uji heterokedastisitas dan uji multikolinieritas), Uji T dan Uji F. Hasil penelitan menunjukkan bahwa secara parsial Bantuan Pemerintah berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan karena memiliki tingkat signifikansi p-value = 0,037 ≤ 0,05, variabel Bahan Baku berpengaruh sangat signifikan terhadap pendapatan nelayan karena memiliki tingkat signifikansi p-value = 0,006  ≤ 0,05, serta Modal Insani berpengaruh tidak signifikan terhadap pendapatan nelayan di Kabupaten Minahasa Tenggara karena memiliki tingkat signifikansi p-value = 0,808 > 0,05. Sedangkan secara simultan, Bantuan Pemerintah, Modal Insani dan Bahan Baku juga berpengaruh terhadap pendapatan nelayan di Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci: Pendapatan Nelayan, Bantuan Pemerintah, Modal Insani, Bahan Baku ABSTRACTTo measure the success of the economic development of a region or country, one of the indicators used is the level of income. The magnitude of marine and fishery potential in Southeast Minahasa Regency, supported also by the large budget allocated for this sector, should be directly proportional to the income level of fishermen. In addition to government assistance, several factors that affect the income of fishermen are human capital and the use of raw materials. This study aims to analyze the effect of Government Assistance, Human Capital (Human Capital) and Raw Materials on the Income of Fishermen in Southeast Minahasa Regency. This research is a quantitative study using primary data obtained directly from respondents, in this case fishermen receiving assistance from fishing vessels in Belang, Pusomaen and Ratatotok Districts. While secondary data obtained from the Department of Fisheries as research supporting data. The analytical technique used in this research is multiple linear regression analysis, Classical Assumption Test (normality test, heteroscedasticity test and multicollinearity test), T test and F test.because it has a significance level of p-value = 0.037 0.05, Raw Material variable has a very significant effect on fishermen's income pendapatanbecause it has a significance level of p-value = 0.006 0.05, and Human Capital has no significant effect on fishermen's income in Southeast Minahasa Regency because it has a significance level of p-value = 0.808 > 0.05. Meanwhile, simultaneously, Government Assistance, Human Capital and Raw Materials also affect the income of fishermen in Southeast Minahasa Regency. Keywords: Fishermen's Income, Government Assistance, Human Capital, Raw Material

    ANALISIS PERTUMBUHAN PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROVINSI SULAWESI UTARA

    Get PDF
    ABSTRAKPajak daerah sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) memegang peranan penting dalam rangka membiayai urusan rumah tangga daerah, baik dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintah maupun tugas pembangunan. Dapat dikatakan penting karena tanpa pajak daerah maka otonomi daerah tidak dapat terselenggara secara nyata dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, sudah sewajarnya pemerintah daerah secara terus-menerus mengadakan pemikiran untuk meningkatkan pendapatan asli daerah terutama dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah Pajak BBN-KB, Pajak KB dan Pajak BBKB berpengaruh terhadap PAD Provinsi Sulawesi Utara. Analisis yang digunakan ialah model Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Utara. variabel Pajak Kendaraan Bermotor (PBBKB) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Utara. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Sulawesi Utara. Kata Kunci : BBNKB, PKB, BBKB dan PAD  ABSTRACT               Regional taxes as one of the sources of Regional Original Revenue (PAD) are not well accessed in order to burden the office, both in the form of business and development projects. Can be used because there is no controlled and responsible tax. Therefore, it is only natural that local governments are continuously needed to increase regional income from the regional tax and regional levies sector. The purpose of this study was to see whether the BBN-KB Tax, KB Tax and BBKBilangan Tax on North Sulawesi Province PAD. The analysis is the Ordinary Least Square (OLS) model. The results of the study show that the variable Motor Vehicle Name Transfer (BBNKB) has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in North Sulawesi. the negative and significant motor vehicle tax (PBBKB) variable on Regional Original Income (PAD) in North Sulawesi. Motor Vehicle Fuel Tax (PBBKB) has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in North Sulawesi. Keywords: BBNKB, PKB, BBKB and PA

    PENGARUH SEKTOR PARIWISATA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI SULAWESI UTARA

    Get PDF
    ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sektor pariwisata terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja. Pembangunan Ekonomi adalah proses perubahan secara multidimensional yang melibatkan berbagai aspek dan mempengaruhi kualitas dan kesejahteraan hidup manusia. Pembangunan ekonomi dapat didekati (approach) secara regional yaitu melakukan pemetaan wilayah dan growth pool bertujuan tercapainya efisiensi produksi distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Pembangunan ekonomi juga dapat didekati secara sektoral, menemukan sektor unggulan kemudian mengarahkan belanja modal membangun infrastruktur, pada gilirannya mampu menarik investasi swasta. Secara sektoral, maka sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang menyerap tenaga kerja, melibatkan usaha perekonomian rakyat, menarik wisatawan dan mendatangkan devisa. Itulah mengapa, percepatan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lewat penciptaan lapangan kerja yang lebih luas dapat dilakukan dengan mempromosikan pengembangan pariwisata.Dalam penelitian ini yang dianalisis adalah pengaruh jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel terhadap pertumbuhan ekonomi, pengaruh kunjungan wisatawan, tingkat hunian hotel terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara, dan pengaruh kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel melalui pertumbuhan ekonomi terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan analisis jalur.Temuan penelitian ini secara statistik menunjukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Jumlah kunjungan wisatawan yang datang di Sulawesi Utara tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja sedangkan tingkat hunian hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Kata Kunci: Tenaga Kerja, Pertumbuhan Ekonomi, kunjungan wisatawan, dan hunian kamar hotel ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of the tourism sector on Economic Growth and Labor Absorption. Economic Development is a multidimensional process of change that involves various aspects and affects the quality and welfare of human life. Economic development can be approached regionally by mapping regions and growth pools with the aim of achieving the efficiency of production distribution and consumption of goods and services. Economic development can also be approached sectorally, finding leading sectors and then directing capital expenditure to build infrastructure, which in turn is able to attract private investment. By sector, the tourism sector is one sector that absorbs labor, involves the business of the people's economy, attracts tourists and brings in foreign exchange. That is why, accelerating economic growth and employment through broader job creation can be done by promoting tourism development.In this study, the analysis is the influence of the number of tourist visits and hotel occupancy rates on economic growth, the influence of tourist visits, hotel occupancy rates on employment in the Province of North Sulawesi, and the influence of tourist visits and hotel occupancy rates through economic growth on labor absorption in North Sulawesi Province. This research uses path analysis.The findings of this study statistically show that the number of tourist visits and hotel occupancy rates did not significantly influence economic growth. The number of tourist arrivals in North Sulawesi did not have a significant effect on employment while hotel occupancy rates had a positive and significant effect on employment. Keywords: Labor, Economic Growth, tourist visits, and hotel room occupanc

    PENGARUH MODAL PENYANGGA DAN RASIO LEVERAGE TERHADAP RISIKO SISTEMIK BANK

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini mengukur dampak sistemik dari setiap bank khususnya pada bank BUKU III dan BUKU IV serta menguji pengaruh capital buffer and leverage bank terhadap risiko sistemik perbankan di Indonesia untuk periode 2010-2018. Pengukuran risiko sistemik bank akan menggunakan metode Merton’s distance-to-default. Hasil riset menunjukan tingkat capital buffer bank dan tingkat leverage secara signifikan berpengaruh terhadap risiko sistemik perbankan Indonesia. Penemuan lain yaitu pada pengkategorian Bank BUKU III dan BUKU IV dimana untuk bank-bank pada kategori BUKU IV memiliki nilai pada kontribusi risiko sistemik, tingkat permodalan dan tingkat leverage yang nilainya relatif serupa dan cenderung stabil dibandingkan dengan Bank BUKU III.                                                                                                               Kata Kunci: Distance-to-default; Capital Buffer; Leverage; Risiko sistemik; Model Merton  ABSTRACT This research measure the systemic impact on every bank specially on BUKU III banks and BUKU IV banks also to test the impact of capital buffer and bank’s leverage to systemic risk on banking in Indonesia for 2010-2018 period. To measure the systemic risk on bank we will use Merton’s distance-to-default method. Research result showed that on a level of bank’s capital buffer and bank’s leverage significantly affects to the systemic risk on banking in Indonesia. Other research on BUKU III banks and BUKU IV categorization where banks on BUKU IV had a value to contribute to systemic risk, capital level and leverage level that relatively same and tends to stable compared to the banks on BUKU III. Keyword : Distance-to-default; Capital Buffer; Leverage; Systemic Risk; Merton Mode

    244

    full texts

    249

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇