JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Not a member yet
    249 research outputs found

    Analysis of The Effect of Health Function Budget on Life Exppectations

    Get PDF
    Abstrak Penelitian ini berfokus pada analisis pengaruh belanja fungsi kesehatan terhadap Angka Harapan Hidup di provinsi Jawa Tengah. Angka Harapan Hidup merupakan salah satu indikator indeks pembangunan manusia. Pemerintah Indonesia memberikan perhatian terhadap pembangunan sumber daya manusia melalui kebijakan anggaran kesehatan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif melalui analisis 4 kuadran tipologi Klassen, hasil penelitian menunjukkan bahwa kabupaten/kota di Jawa Tengah 8,33% berada pada kuadran I (Daerah dengan belanja fungsi kesehatan dan angka harapan hidup yang tinggi), 36,11% berada pada kuadran II (Daerah dengan belanja fungsi kesehatan yang tinggi tetapi angka harapan hidup rendah), 5,56% berada pada kuadran III (Daerah dengan belanja fungsi kesehatan yang rendah tetapi angka harapan hidup tinggi) dan 50% berada pada kuadran IV (Daerah dengan belanja fungsi kesehatan dan angka harapan hidup rendah). Hasil analisis melalui regresi linier sederhana menunjukkan bahwa anggaran fungsi kesehatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Angka Harapan Hidup di provinsi Jawa Tengah dengan nilai t-value sebesar 0,049 dan nilai r-squared sebesar 0,7742.   Kata Kunci— Usia Harapan Hidup, Belanja Kesehatan, Regresi, Typology Klassen Abstract This study focuses on analyzing the effect of health function expenditure on Life Expectancy in Central Java province. Life Expectancy is one of the indicators of the human development index. The Indonesian government pays attention to human resource development through the health budget policy. By using a descriptive approach through the analysis of 4 quadrants of Klassen's typology, the research results show that the districts / cities in Central Java are 8.33% in quadrant I (Regions with high expenditure on health functions and life expectancy), 36.11% in quadrant II (Regions with high expenditure on health functions but low life expectancy), 5.56% in quadrant III (Regions with low expenditure on health functions but high life expectancy) and 50% in quadrant IV (Regions with low expenditure on health functions and life expectancy). The results of the analysis through simple linear regression showed that health function budget has a positive and significant effect on Life Expectancy in the Central Java province with a t-value of 0.049 and an r-squared value of 0.7742. Keywords— Life Expectancy, Budget Function of Health, Regression, Typology Klasse

    IMPLEMENTASI PENGGUNAAN DANA KELURAHAN TERHADAP PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KECAMATAN MADIDIR KOTA BITUNG

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi penggunaan dana kelurahan terhadap pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di kecamatan Madidir. Masalah pokok yang terjadi adalah anggaran dana kelurahan yang diterima masyarakat telah terealisasi dengan baik dan berdampak positif bagi masyarakat namun hanya dimanfaatkan selama tahun 2019 dan 2020 karena pada tahun 2021 anggaran dana kelurahan telah dialihkan untuk penanganan Covid-19. Salah satu bentuk upaya pemerintah dengan membangun daerah adalah penyaluran dana kelurahan didalam membangun sarana, prasaran bahkan sumber daya manusia. Adapun data yang digunakan dalam  penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh berdasarkan data yang tersedia dan bersumber dari kantor Kecamatan Madidir. Data yang tercakup dalam penelitian ini adalah data dana kelurahan yang di peruntukan bagi pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Madidir Tahun 2019 dan Tahun 2020. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan penyaluran dana kelurahan dikatakan berhasil didalam pengimplementasian terutama di bidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat Kata Kunci      : Dana Kelurahan, Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyaraka

    KAJIAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI: LITERATURE REVIEW

    Get PDF
    ABSTRAK Penulisan ini bertujuan untuk mengkaji penelitian studi fenomenologi pada perilaku dan nilai-nilai kepercayaan transendental yang terdapat didalam kehidupan masyarakat yang tidak dapat diukur dengan angka atau data statistik, esensi yang terdapat dalam kehidupan masyarakat berupa suatu pemahaman yang dirasakan ketika sudah menyatu dalam pemikiran mereka. Berdasarkan penelitian studi fenomenologi, “keunikan dari perilaku pedagang pasar tradisional terkait perilaku survivalnya†di Kota Manado. Temuan banyak pedagang di pasar tradisional tetap bertahan dengan profesinya, bahkan sampai puluhan tahun, walaupun pendapatan dari profesi mereka juga terkadang hanya cukup untuk kebutuhan hidup mereka sehari-hari, tetapi mereka tetap bertahan untuk berdagang di pasar tradisional tersebut. Karena ketika mereka menjalankan aktivitas berdagang, para pedagang biasanya saling berkomunikasi dengan pedagang-pedagang lainnya sambil duduk santai menunggu pembeli. Mereka saling tukar informasi dikalangan pedagang. Begitu juga dengan penelitian Kepercayaan Merapu di desa Sumba terdapat sebuah desa yang mengalami kekeringan, lokasi desa tersebut jauh dari terisolasi dari keterjangkauan jasa pelayanan kesehatan dan pemerintah, bagi orang yang melihat secara rasionalitas akan berpikir mengapa tetap bertahan, padahal desa tersebut tidak memberikan kesejahteraan bagi penduduk yang tinggal didalamnya yang memiliki kepercayaan merapu, bahwa mereka bertahan didesa itu dikarenakan desa tersebut memiliki keistimewaan tersendiri dari leluhur terdahulu mereka. Kata Kunci: Kualitatif, fenomenology ABSTRACK This writing aims to examine phenomenological studies on the behavior and values of transcendental beliefs contained in people's lives that cannot be measured by numbers or statistical data, the essence of which is in people's lives in the form of an understanding that is felt when it is integrated in their thinking. Based on a phenomenological study, "the uniqueness of the behavior of traditional market traders is related to their survival behavior" in Manado City. The findings of many traders in traditional markets remain with their profession, even for decades, even though the income from their profession is sometimes only sufficient for their daily needs, but they still survive to trade in these traditional markets. Because when they carry out trading activities, traders usually communicate with other traders while sitting relaxed waiting for buyers. They exchange information among traders. Like wise with merapu belief research in Sumba village, there is a village that is experiencing drought, the location of the village is far from isolated from the affordability of health and government services, for people who see rationality they will think why they persist, even though the village does not provide welfare for the residents who live in it who have a rapturous belief, that they survive in the village because the village has its own specialties from their previous ancestors. Keywords: Qualitative, phenomenolog

    THE EFFECT OF AUDIT TENURE, COMPANY SIZE, AND AUDIT DELAY ON AUDIT QUALITY (STUDY ON NON-FINANCIAL SECTOR LISTED ON IDX FOR THE 2019-2021 PERIOD)

    Get PDF
    The abstract contains a brief description (maximum 150 words) regarding the problem and research objectives, the methods used, and the research results. Abstract writing’s emphasis is mainly on research results. Abstracts are written in Indonesian and English. The abstract is typed with a single space with a narrower typing boundary than the limit of typing the main text. Therefore, keywords need to be included to describe the problem under study and the main terms that underlie the research. Keywords can be single words or a combination of words. The number of keywords is 3commentsrds. These keywords are needed for computeriztoder to facilitate the search for research titles and abstracts

    PENGARUH KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMITE AUDIT TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN SUBSEKTOR BATU BARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini dilakukan dengan tujuan dalam mengetahui pengaruh apa yang diberikan oleh variabel komisaris independen dan komite audit terhadap nilai perusahaan. Populasi yang menjadi pengamatan pada penelitian ini adalah perusahaan sektor pertambangan dengan sub sektor batu bara yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2020. Menggunakan penggunaan purposive sampling sebagai pengumpulan data dengan menggunakan kriteria yang berlaku. Total data yang digunakan dari 11 perusahaan  berisi 33 data. Menggunakan regresi linear dalam melakukan pengujian data menggunakan SPSS 26. Hasil yang ditunjukkan adalah komisaris independen menunjukkan hasil yang signifiakan terhadap nilai perusahaan, dan komite audit tidak menunjukkan hasil yang signifikan terhadap nilai perusahaan.   Kata Kunci: Komisaris Independen, Komite Audit, Nilai Perusahaan     ABSTRACT This research aims in determining what effect will showed from the variables of independent commissioner and audit comittee to company’s value. The population used from companies on mining sector with subsector of coal that listed on Indonesian Stock Exchange 2018-2020. On the use of purposive sampling, the sample of the company that used are 11 companies with 33 total of data. Using linear regression for testing the data through SPSS 26. The result showing independent commissioner significantly influences company’s value, and audit committee does not significantly influence company’s values.   Keywords: Independent Comissioner, Auditee Komite, Companmy Valu

    ANALISIS TINGKAT PENYALURAN KREDIT BANK SULUTGO

    Get PDF
    ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena penyaluran kredit perbankan yang menurun secara nasional, dan terjadi trend penurunan penyaluran kredit pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo). Pengujian faktor-faktor yang mempengaruhi penyaluran kredit perbankan perlu dilakukan dimana meliputi Dana Pihak Ketiga (DPK), rasio Non Performing Loan (NPL) dan BI rate oleh karena pemerintah akan menggenjot perkreditan untuk menunjang pertumbuhan perekonomian. Obyek penelitian ini adalah Bank SulutGo periode 2010 sampai dengan 2022 (secara Triwulanan). Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda, sementara uji hipotesis menggunakan uji - t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial serta uji - F untuk menguji pengaruh variabel secara serempak dengan tingkat signifikansi 5%. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa Dana Pihak Ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran kredit perbankan. Non Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit Bank SulutGo. Suku bunga Bank Indonesia (BI-Rate) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyaluran kredit Bank SulutGo. Untuk meningkatkan penyaluran kredit, Bank SulutGo harus melakukan penghimpunan dana secara optimal, harus memiliki manajemen perkreditan yang baik agar NPL tetap berada dalam tingkat yang rendah dan dalam batas yang disyaratkan oleh Bank Indonesia, serta memperhatikan Rate Bank Indonesia untuk mempertimbangkan pasar perkreditan Bank SulutGo. Kata Kunci: kredit, DPK, NPL dan BI-rate

    ANALISIS KREDIT USAHA MIKRO KECIL PT. BANK SULUTGO CABANG BITUNG TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KOTA BITUNG

    Get PDF
    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kredit Usaha Mikro Kecil di PT. Bank SulutGo Cabang Bitung terhadap pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan di Kota Bitung. Periode penelitian adalah tahun 2012 – 2021. Jenis data dalam penelitian ini adalah jenis data kuantitatif. Sumber data yaitu data skunder yang diperoleh melalui dokumen – dokumen resmi serta laporan – laporan dari instansi terkait. Menggunakan data time series dengan jangka waktu tahun 2012 sampai dengan tahun 2021. Variabel yang dipergunakan untuk penelitian ini adalah dua variabel independen yaitu Kredit Usaha Mikro dan Kredit Usaha Kecil serta dua variabel dependen yaitu Pertumbuhan Ekonomi di Kota Bitung dan Penanggulangan Kemiskinan Di Kota Bitung. Landasan teori yang digunakan adalah teori-teori mengenai pertumbuhan ekonomi, kemiskinan dan kredit usaha mikro kecil. Teknik analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda melalui program Eviews 8.Hasil dari analisis tersebut, menyatakan bahwa variabel Kredit Usaha Mikro dan Kredit Usaha Kecil tidak berpengaruh secara signifikan dan berhubungan positif terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan di Kota Bitung.   Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Penanggulangan Kemiskinan dan Kredit Usaha Mikro Keci

    ANALISIS POLA PERILAKU ANGGARAN BIDANG PERIKANAN TANGKAP, BIDANG BUDIDAYA DAN BIDANG BINA USAHA PERIKANAN TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN MINAHASA TENGGARA.

    Get PDF
      ABSTRAK Salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu wilayah atau negara, adalah meningkatkanya perekonomian. Besarnya potensi kelautan dan perikanan di Kabupaten Minahasa Tenggara, harusnya berbanding lurus dengan tingkat perekonomian masyarakat.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anggaran bidang  perikanan tangkap,  bidang budidaya dan bidang  bina usaha perikanan terhadap  perekonomian kabupaten Minahasa Tenggara. Adapun penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif  dan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda, Uji Asumsi Klasik (uji normalitas, uji heterokedastisitas dan uji multikolinieritas), Uji T dan Uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa anggaranbidang  perikanan tangkap berpengaruh positif dan tapi tidak signifikan terhadap perekonomian. Anggaran bidang budidayaberpengaruh positif dan signifikan terhadap  perekonomian,  Anggaran bidang  bina usaha perikanan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap  perekonomian di Kabupaten Minahasa Tenggara. Anggaranbidang  perikanan tangkap,  Anggaran bidang budidaya, anggaran bidang  bina usaha perikanan, secara bersama-sama  berpengaruh terhadap  perekonomian di Kabupaten Minahasa Tenggara. Kata Kunci : Pola Anggaran, Bidang  Perikanan Tangkap,  Bidang Budidaya,  Bidang  Bina Perikanan,  Perekonomian ABSTRACTOne of the indicators used to measure the success of the development of a region or country, is to improve the economy. The magnitude of marine and fisheries potential in Southeast Minahasa Regency should be directly proportional to the level of the community's economy.  This study aims to determine the influence of the budget in the field of capture fisheries, the field of aquaculture and the field of fisheries business development on the economy of Southeast Minahasa regency. This research is a quantitative research and the analytical techniques used in this study are multiple linear regression, Classical Assumption Test (normality test, heterokedasticity test and multicollinearity test), T test and F test. The results showed that the budget in the field of capture fisheries had a positive and but not significant effect on the economy. The budget for aquaculture has a positive and significant effect on the economy, the budget for the field of fisheries business development, has a positive and significant effect on the economy in Southeast Minahasa Regency. The budget for capture fisheries, the budget for aquaculture, the budget for the field of fisheries business development, jointly affect the economy in Southeast Minahasa Regency.  Keywords: Budget Pattern, Capture Fisheries Sector, Aquaculture Sector, Fisheries Development Field, Econom

    URGENSI ENTREPRENEURSHIP EDUCATION BAGI MAHASISWA PERGURUAN TINGGI

    Get PDF
    ABSTRAK  Entrepreneur Education sangat penting dilaksanakan di Perguruan Tinggi. Karena keterbatasan Lapangan pekerjaan yang ada sangat diharapkan untuk para Lulusan perguruan Tinggi tidak memiliki mindset  “ Job Seeker†tetapi “ Job Creatorâ€. Melalui Artikel ini dengan kajian berbagai Literatur dari beberapa penelitian tentang pentingnya Pendidikan kewirausahaan di Perguruan Tinggi, diharapkan dapat memberikan kontribusi wawasan dan pemikiran atas pentingnya Pendidikan Kewirausahaan di Perguruan Tinggi untuk menciptakan mahasiswa dan Alumni yang memiliki karakter, mental Wirausahawan yang Tangguh sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan .   ABSTRACT Entrepreneur Education is very important to be implemented in Higher Education. However, the limitations of the existing job fields are highly expected for college graduates to not only have a "Job Seeker" mindset but "Job Creator". Through this article with a study of various literatures from several studies on the importance of entrepreneurship education in universities, it is hoped that it can contribute insights and thoughts on the importance of entrepreneurship education in universities to create students and alumni who have strong entrepreneurial character and mentality so that they are able to create jobs.

    STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI PERDESAAN DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA

    Get PDF
    ABSTRAKPembangunan daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional tidak bisa dilepaskan dari prinsip otonomi daerah. Faktor yang dapat mempengaruhi indeks desa membangun antara lain adalah jumlah UKM dan IKM yang terdapat didalam satu daerah tesebut. UKM dan IKM juga sangat berperan sebagai roda penggerak pembangunan ekonomi. Selain itu, peran pelaku UKM dipandang sangat penting guna meningkatkan pendapatan perkapita maupun meningkatkan perekonomian suatu daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh UKM dan IKM secara simultan dan parsial terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten. Minahasa Tenggara.Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian asosiatif dengan menggunakan teknik analisis data regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara Simultan IKM dan UKM berpengaruh signifikan terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten Minahasa Tenggara, (2) Secara parsial IKM tidak berpengaruh signifikan terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten Minahasa Tenggara dan (3) Secara parsial UKM berpengaruh signifikan terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten Minahasa Tenggara Kata kunci:  IKM, UKM, IDM ABSTRACTRegional development as an integral part of national development cannot be separated from the principle of regional autonomy. Factors that can affect the index of developing villages include the number of SMEs and IKMs in one area. SMEs and SMEs also play a very important role as a driving force for economic development. In addition, the role of SMEs is seen as very important in order to increase per capita income and improve the economy of a region. The purpose of this study was to determine the effect of SMEs and IKM simultaneously and partially on the Village Building Index in the District. Southeast Minahasa. This type of research is associative research using multiple linear regression data analysis techniques. The results showed that (1) Simultaneously IKM and SMEs had a significant effect on the Developing Village Index in Southeast Minahasa Regency, (2) Partially IKM had no significant effect on the Building Village Index in Southeast Minahasa Regency and (3) Partially SMEs had a significant effect on Index of Developing Villages in Southeast Minahasa Regency  Keywords: IKM, SMEs, ID

    244

    full texts

    249

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇