JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Not a member yet
    249 research outputs found

    ANALISIS DAMPAK ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN DI SULAWESI UTARA

    Get PDF
    ANALISIS DAMPAK ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI, KEMISKINAN DAN PENGAGGURAN DI SULAWESI UTARA Debby Ch. Rotinsulu, Avriano R. Tenda, Luciana M. Leonufina Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ilmu Ekonomi Pembangunan Universitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAK Pertumbuhan ekonomi, angka kemiskinan serta pengangguran tentunya tidak lepas dari peran serta pemerintah sebagai pengambil kebijakan serta kuasa penggunaan anggaran untuk dapat merangsang perekonomian menuju ke arah yang lebih baik melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang tentunya diharapkan akan mempercepat roda perekonomian. Dengan adanya  perputaran cepat roda perekonomian diharapkan akan membuka peluang ekonomi baru yang tentunya akan menarik tenaga kerja yang berdampak pada penurunan angka pengangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan tidak lagi terpuruk pada jurang kemiskinan. Untuk itu dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa pengaruh pemerintah melalui APBD nya dalam meningkatkan pertumbuhan , menekan angka pengangguran dan mengurangi kemiskinan di Kabupaten, Kota di wilayah Sulawesi Utara. Kata Kunci: APBD, Belanja Modal, Pertumbuhan Ekonomi, Kemiskinan, pengangguran ABSTRACT Economic growth, poverty and unemployment must not be separated from the role of government as policy makers and power use of the budget to stimulate the economy towards better through the Regional Budget which is certainly expected to accelerate the economy. With the quick turnaround of the economy is expected to open up new economic opportunities that will attract workers who have an impact on the growth of unemployment and improve people's lives and can no longer hit in poverty. Therefore in this study aims to see how the government's influence over its budget to boost growth, reduce unemployment and reduce poverty in the District, City in the North Sulawesi. Keywords: Regional Government Budget, Capital Expenditures, Economic Growth, Poverty, Unemploymen

    ANALISIS PENGARUH BELANJA LANGSUNG, BELANJA TIDAK LANGSUNG DAN INVESTASI SWASTA TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA BITUNG

    Get PDF
    ANALISIS PENGARUH BELANJA LANGSUNG, BELANJA TIDAK LANGSUNG DAN INVESTASI SWASTA TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA BITUNG   Teddy Desly Minggu, Veckie A, Rumate, Debby Ch. Rotinsulu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado   ABSTRAK Pengeluaran pemerintah daerah melalui belanja langsung maupun belanja tidak langsung  merupakan alat intervensi pemerintah terhadap perekonomian yang dianggap paling efektif selama ini. Investasi dapat menjadi titik tolak bagi keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan di masa depan karena dapat menyerap tenaga kerja, sehingga dapat membuka kesempatan kerja baru bagi masyarakat yang pada gilirannya akan berdampak terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, dan akhirnya akan menurunkan tingkat kemiskinan. Nilai koefisien sebesar - 0.1941  yang signifikan menunjukkan bahwa perkembangan Jumlah Penduduk Miskin (JPM) di Kota Bitung memiliki hubungan yang negatif dengan berubahnya Belanja Langsung (BL). Dengan perkataan lain, selama periode yang diteliti, dengan menjaga agar variabel-variabel lain tetap, 1 persen peningkatan dalam BL akan mengakibatkan pengurangan/penurunan rata-rata sekitar  0.1941  persen Jumlah Penduduk Miskin (JPM). Nilai koefisien sebesar - 0.0075, menunjukkan bahwa perkembangan jumlah penduduk miskin (JPM) di Kota Bitung memiliki hubungan yang negatif dengan meningkatnya BTL. Dengan perkataan lain, selama periode penelitian, dengan menjaga agar variabel-variabel lain tetap (ceteris paribus), 1 persen peningkatan dalam BTL akan mengakibatkan penurunan rata-rata sekitar 0.0075   persen dalam JPM. Nilai koefisien sebesar - 0.0589 menunjukkan bahwa JPM di  Kota Bitung memiliki hubungan yang negatif dengan bertambahnya Investasi swasta (INV). Hal ini menunjukkan bahwa dengan bertambahnya INV akan mengurangi Kemiskinan (JPM) di Kota Bitung. Dengan perkataan lain, selama periode penelitian, dengan menjaga agar variabel-variabel lain tetap, 1 persen peningkatan dalam INV akan mengakibatkan penurunan rata-rata sekitar 0.0589 persen JPM di Kota Bitung. Kata Kunci : Belanja Daerah, Investasi, Kemiskinan ABSTRACT Spending by local government through direct and indirect spending is a means of government intervention in the economy that are considered most effective for this. Investing can be a starting point for the success and sustainability of development in the future because it can create employment, so as to open up new employment opportunities for the community, which in turn will impact on the increase in people's income, and will ultimately reduce the level of poverty. The coefficient value of - 0.1941 Significant suggests that the development Poverty rates (JPM) in the city of Bitung has a negative correlation with the change in direct expenditure (BL). In other words, during the period under study, by keeping other variables remain, a 1 percent increase in the BL will lead to a reduction / average decline of about 0.1941 percent Poverty rates (JPM). The coefficient value of - 0.0075, indicating that the increase in the number of poor people (JPM) in the city of Bitung has a negative correlation with the increase in BTL. In other words, during the study period, by keeping other variables fixed (ceteris paribus), a 1 percent increase in BTL will lead to a decline on average of about 0.0075 percent of the JPM. The coefficient value of - 0.0589 indicates that JPM in Bitung City has a negative correlation with the increase in private investment (INV). This shows that with increasing INV will reduce poverty (JPM) in the city of Bitung. In other words, during the study period, by keeping other variables remain, a 1 percent increase in INV will result in an average decline of about 0.0589 percent of JPM in Bitung. Keywords : Local Expenditure, Investment, Povert

    ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN INVESTASI SWASTA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KOTA BITUNG

    Get PDF
    ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN INVESTASI SWASTA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMIDI KOTA BITUNG Lisa Irma Abigael Lebang, Debby Ch. Rotinsulu, George M.V.KawungFakultas Ekonomi dan Binis, Magister Ilmu Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAKKota Bitung merupakan daerah di Sulawesi Utara yang memiliki banyak industri yang dikelola oleh pihak swasta. Industri perikanan dan minyak kelapa merupakan industri utama di Kota Bitung. Hal ini merupakan kenyataan bahwa investasi  swasta di Kota Bitung cukup besar. Kondisi ini tentunya memberikan dampak bagi perekonomian Kota Bitung antara lain, dengan kehadiran  industri-industri tersebut  telah mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran di Kota Bitung. Hal yang  lebih penting juga untuk diketahui adalah tentang pengaruh investasi swasta di Kota Bitung  terhadap pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pengaruh pengeluaran pemerintah, investasi swasta terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung. Teknik analisis yang digunakan Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukan bahwa pengeluran pemerintah tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung sedangkan investasi swasta tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Bitung dan secara bersama-sama pengeluaran pemerintah dan investasi swasta di Kota Bitung. Kata Kunci     : Pengeluaran Pemerintah, Investasi Swata, Pertumbuhan Ekonomi ABSTRACT Bitung City is a region in North Sulawesi that has many industries managed by private parties. The fishery and coconut oil industry is the main industry in Bitung City. This is a fact that private investment in Bitung City is quite large. This condition certainly has an impact on the economy of Bitung City, among others, with the presence of these industries have been able to absorb labor and reduce unemployment in the city of Bitung. It is also important to know about the influence of private investment in Bitung City on economic growth. The purpose of this study is to analyze how the influence of government spending, private investment on the economic growth of Bitung City. Analysis technique used Ordinary Least Square (OLS). The result of the research shows that government expenditure has no influence on Bitung City's economic growth while private investment does not have influence to economic growth of Bitung City and jointly government expenditure and private investment in Bitung City. Keyword          : Government spending, Private investment, Economic Growt

    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PADA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG PALU (2015 - SEPTEMBER 2016)

    Get PDF
    ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN PADA KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG PALU (2015 - SEPTEMBER 2016) Agus Susanto, Tri Oldy Rotinsulu, George M.V. Kawung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu EkonomiUniversitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan  (laku terjual atau tidak laku terjual) lelang  eksekusi  hak  tanggungan  obyek  property riil di KPKNL Palu. Penelitian ini penting dilakukan karena keberhasilan lelang eksekusi hak tanggungan di KPKNL Palu relatif rendah dan keberhasilan lelang secara langsung akan meningkatkan debt recovery serta penerimaan negara seperti bea lelang, pajak penghasilan pasal 25, dan BPHTB.Data  yang  diteliti  berupa  risalah  lelang  eksekusi  hak  tanggungan  di KPKNL Palu yang terletak di Kota Palu dari tahun 2015 sampai dengan September 2016 dengan mengambil sampel sebanyak 200 transaksi lelang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis berganda binari dengan menggunakan model logit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap  hasil  lelang  eksekusi  hak  tanggungan  di  KPKNL  Palu adalah lokasi, aksesibilitas, penyelenggara pra lelang dan cara penawaran lelang. Kata Kunci : Keberhasilan lelang eksekusi Hak Tanggungan, Hasil Lelang, Laku atau Tidak             Laku terjual, Properti Riil ABSTRACTThis study aims to determine the factors that influence the success (sold or not sold) mortgage auction of real property objects in KPKNL Palu. This research is important because the success of real property mortgage auction in KPKNL Palu relatively low and the success of the auction will directly will increase debt recovery and also state revenues such as auction fee, income tax and real estate tax.The data used in this research consist of  real property mortgage auction in KPKNL Palu located in the city of Palu from 2015 until September 2016 by taking a sample of 200 transactions auction. The binary multiple regression method with logit model used to analysis in this researchThe result of this research show that significant factors influencing mortgage auction outcome in KPKNL Palu are location, accessibility,  pre-auctioning houses and way bidding. Keywords : Succesfull of Mortage Auctions, Auction Results, Sold or Unsold, Real Propert

    ANALISIS PENDPATAN PAJAK, PENDAPATAN RETRIBUSI, DAN PAD LAIN YANG SAH TERHADAP BELANJA MODAL KOTA MANADO 2005-2015

    Get PDF
    ANALISIS PENDPATAN PAJAK, PENDAPATAN RETRIBUSI, DAN PAD LAIN YANG SAH TERHADAP BELANJA MODAL KOTA MANADO 2005-2015 Royke Reynald Anter, Debby Ch. Rotinsulu, George M.V Kawung Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAK Pembangunan merupakan sebuah proses menuju kea rah yang lebih baik. Pembangunan daerah terlebih di Indonesia khususnya Kota Manado masih amat bergantung pada intervensi pemerintah melalui alokasi belanja yang dimiliki. Dalam penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh pendapatan yang di terima pemerintah daerah dalam bentuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang terbagi dalam pendapatan Pajak, Retribusi, dan PAD lain yang sah, terhadap alokasi belanja modal pemerintah Kota Manado. Sepanjang 2005 hingga 2015. Di mana didapatkan hasil bahwa ketiga variabel independent kurang memberi pengaruh pada alokasi belanja modal   Kata Kunci : Pajak, Retribusi, Belanja Modal, PAD.   ABSTRACT   Development is a process leading towards the better. Regional development especially in Indonesia, especially the city of Manado is still highly dependent on government intervention through budget allocations have. In this study aims to see how they affect the income received in the form of local government revenue (PAD) which is divided into income taxes, levies, and other legitimate PAD, the allocation of capital expenditures Manado city government. Throughout 2005 to 2015. Where is obtained that the three independent variables less influence on the allocation of capital expenditure   Keyword  : taxes, Levies, State Income, Capital Expenditur

    FLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SERTA PENGARUHNYA TERHADAP BELANJA DAERAH KABUPATEN/KOTA DI SULAWESI TENGAH

    Get PDF
    FLYPAPER EFFECT PADA DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SERTA PENGARUHNYA TERHADAP BELANJA DAERAH KABUPATEN/KOTA DI SULAWESI TENGAH Wiwin anggriani salawali, Paulus Kindangen and Agnes L.ch. P. Lapian Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAK   Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah DAU dan PAD berpengaruh secara signifikan terhadap belanja daerah baik secara parsial dan simultan dan juga untuk mengetahui apakah telah terjadi flypaper effect pada Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah pada tahun 2007 sampai dengan 2012. Objek dari penelitian ini berfokus pada 10 Kabupaten/Kota yang ada di Sulawesi Tengah. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah model data panel dengan GLS (Generalized Least Squares). Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa secara parsial DAU dan PAD berpengaruh secara signifikan terhadap belanja daerah kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Tengah tersebut pada tahun 2007-2012 karena masing-masing nilai t statistik lebih besar dari t tabel α = 1% yaitu DAU sebesar 15,293 > 2,704 dan PAD sebesar 3,861 > 2,704. Secara simultan DAU dan PAD juga berpengaruh secara signifikan terhadap belanja daerah karena nilai F statistik lebih besar dari nilai F tabel α = 1% yaitu sebesar 165,716 > 99,50. Dalam penelitian juga didapat hasil bahwa terjadi flypaper effect dimana sumber penerimaan terbesar dari DAU yang mempengaruhi besaran belanja di tahun berikunya.   Kata kunci : DAU, PAD, Belanja Daerah dan Flypaper Effect.   ABSTRACT   The purpose of this study was to determine whether the DAU and PAD significantly influence the local government expenditures both partially and simultaneously and also to know whether there has been a flypaper effect on the districts / cities in Central Sulawesi in 2007 to 2012. The object of this study focuses on 10 districts / cities in Central Sulawesi province. The analytical method used in this study is panel data model with GLS (Generalized Least Squares). The results of this study stated that partially DAU and PAD significantly government spending district / town in Central Sulawesi province in the year 2007-2012 for each value of t statistic is greater than t table α = 1% which amounted to 15.293 DAU > 2.704 and revenue of 3.861 > 2.704. Simultaneously DAU and PAD also significantly affect regional spending because the value F statistic is greater than the value of F table α = 1% in the amount of 165.716 > 99.50. In the study also obtained results that occur flypaper where the largest revenue source of DAU which affect the amount of spending in the next year.   Keywords : DAU, PAD, Belanja Daerah and Flypaper Effec

    ANALISIS PENGARUH DANA ALOKASI UMUM DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP BELANJA PEMERINTAH DAERAH KOTA MANADO

    Get PDF
    ABSTRAK Pelaksanaan desentralisasi dibiayai atas beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sehingga pembiayaan pembangunan secara bertahap akan menjadi beban terhadap pemerintah daerah. Keadaan ini akan semakin memperkuat tekanan internal dari keuangan daerah, karena peranan sumbangan dan bantuan pusat dalam pembiayaan pembangunan daerah akan semakin kecil. Bantuan pusat dalam pembiayaan pembangunan hanya akan diberikan untuk menunjang pengeluaran pemerintah, khususnya untuk belanja pegawai dan program-program pembangunan yang hendak dicapai. Hal ini berarti bahwa seiring dengan berjalannya otonomi, dana transfer yang diberikan oleh pemerintah pusat ke pemerintah daerah mulai berkurang dan yang menjadi sumber utama pembiayaan daerah adalah pendapatan dari daerah sendiri. Transfer Pemerintah Pusat khususnya yang didominasi oleh transfer tidak bersyarat yaitu DAU dan DBH menjadi sumber dana utama dalam menunjang pembiayaan pembangunan yang ada di Kota Manado, hal ini mengindikasikan adanya fenomena flypaper effect pada Kota Manado. Penelitian ini bertujuan menelaah performa kinerja keuangan daerah untuk mengetahui apakah transfer atau DAU plus DBH dari pemerintah pusat dan PAD berpengaruh terhadap belanja pemerintah daerah (BD) Kota Manado serta untuk mendeteksi terjadinya flypaper effect. Data yang dipakai menggunakan data time series dengan periode anggaran tahun 2006-2012. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis rasio dan model ekonometrik, dengan menggunakan data sekunder. Hasil analisis rasio menunjukkan kemandirian dan derajat desentralisasi memiliki trend positif, akan tetapi masih sangat bergantung pada dana transfer pusat, juga ditemukan  produktivitas dan efektivitas belanja daerah (BD) terjadi penurunan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa DAU dan PAD secara terpisah maupun serentak berpengaruh positif terhadap Belanja Daerah dan  pengaruh PAD terhadap BD lebih besar daripada pengaruh DAU terhadap BD dan memberikan bukti tentang tidak adanya keberadaan flypaper effect. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kota Manado dalam memprediksi Belanja Daerahnya (BD) lebih mengutamakan kemampuan keuangannya sendiri yang diproksi dari penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).   Kata kunci:      Kinerja Keuangan Daerah, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),  Flypaper Effect. ABSTRACT The implementation of decentralization be financed at the expense of the Regional Budget (APBD) so that development financing will gradually become a burden for local governments. This situation will further strengthen the internal pressure of the financial area, because the role of donations and assistance in financing the regional development center will be smaller. Central assistance in development financing will only be granted to support government spending, particularly for personnel expenditure and development programs to be achieved. This means that over autonomy, transfer of funds given by the central government to local governments began to decrease and become the main source of funding is the revenue from the region itself. Central Government Transfers particularly dominated by unconditional transfer that DAU and DBH become a major source of funding to support the financing of development in the city of Manado, it indicates that the phenomenon of flypaper on the city of Manado. The research examined the performance of the financial performance area to determine whether the transfer or DAU plus DBH of the central government and the PAD influence on local government expenditures (BD) as well as the city of Manado for detecting the occurrence of flypaper. The data used using time series data with the 2006-2012 budget period. The analytical method used is the ratio analysis models and econometric models, using secondary data. Results of the analysis showed the ratio of self-reliance and degree of decentralization has a positive trend, but still highly dependent on the transfer of funds center, also found the productivity and effectiveness of expenditure areas (BD) decline. Regression analysis showed that DAU and PAD separately or simultaneously positive effect on regional expenditures and the effect of PAD to BD is greater than the influence of the DAU to BD and provide evidence about the absence of the existence of flypaper. This indicates that the Local Government Area of ​​Manado in predicting Shopping (BD) prefers his own financial capabilities are a proxy of acceptance revenue (PAD).   Keywords: Financial Performance Regional Budget (APBD), flypaper

    ANALISIS PENGARUH PAD, DAU DAN DAK TERHADAP KEMISKINAN MELALUI BELANJA DAERAH DI KOTA BITUNG

    Get PDF
    ANALISIS PENGARUH PAD, DAU DAN DAK TERHADAP KEMISKINAN MELALUI BELANJA DAERAH DI KOTA BITUNG Dewi I,S Paulus, Rosalina A.M. Koleangan, Daisy S.M. Engka Ekonomi Pembangunan – Fakultas Ekonomi dan BisnisUniversitas Sam ratulangi  ABSTRAK            Penelitian ini dibuat untuk mengetahui sejauh mana pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) terhadap kemiskinan melalui Belanja Daerah di Kota Bitung. Berdasarkan data time series tahun 2005-2015 dan diolah berdasarkan metode analisa regresi berganda untuk pengujian analisis jalur yang digunakan  dapat diketahui bahwa hubungan antara PAD, DAU, DAK terhadap kemiskinan melalui Belanja Daerah adalah hubungan negatif. Dimana penurunan 1 persen kemiskinan adalah kontribusi dari PAD 0.6216 persen, DAU 4,7930 persen dan DAK 0.2101 persen melalui Belanja Daerah Kota Bitung. Sedangkan secara keseluruhan diketahui bahwa jika terjadi kenaikan 1 persen pada Belanja Daerah maka akan terjadi penurunan angka kemiskinan sekitar 0.1856 persen. Kata kunci:  Kemiskinan, Belanja Daerah, Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum,          Dana  Alokasi Khusus   ABSTRACTThis research was made to determine the extent of the influence of Local Revenue, General Allocation Fund, and Specific Allocation Fund on poverty through Local Expenditure in Bitung. Based on years of 2005-2015 time series data and processed based on the method of multiple regression analysis to test used path analysis showed that the relationship between Local Revenue, General Allocation Fund, and Specific Allocation Fund against poverty through local expenditure is a negative relationship. Where a 1 percent reduction of poverty is the contribution of Local Revenue 0.6216 percent, 4.7930 percent General Allocation Fund and Specific Allocation Fund 0.2101 percent through Local Expenditure of Bitung City Government. While overall note that if there is a 1 percent increase in local expenditure there will be a decline in the poverty rate of about 0.1856 percent. Key Word:  Poverty, Local Expenditure, Regional Income, General Allocation Fund, Specific         Allocation Fun

    PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PERKOTAAN DI SULAWESI UTARA TAHUN 2004 – 2014

    Get PDF
    PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PERKOTAAN DI SULAWESI UTARA TAHUN 2004 – 2014   Greydi Normala Sari, Paulus Kindangen, Tri Oldy Rotinsulu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAK Pembangunan merupakan suatu rangkaian proses perubahan menuju keadaan yang lebih baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, hal ini dapat terwujud dengan peningkatan taraf hidup masyarakat yang diukur dengan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik apabila didukung dengan laporan keuangan yang transparan dan akuntable yang dapat diukur dengan kinerja keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan  menggunakan rasio-rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan, mulai dari rasio kemandirian, rasio ketergantungan, dan rasio efektifitas  sebagai variabel bebas dan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel terikat. Penelitian ini mengambil sampel observasi di kota Manado, Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu. Metode analisis yang digunakan adalah data panel dengan menggabungkan antara cross section dan time series. Model yang digunakan adalah random effect melalui pengujian hausman, sementara untuk pengujian secara ekonometrika dilakukan uji asumsi klasik , dan untuk uji hipotesisnya menggunakan uji- t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial, uji – F untuk menguji pengaruh variabel secara serempak, uji koefisien determinasi (R2) untuk menguji kemampuan model regresi dalam menerangkan variasi variabel terikat. Berdasarkan penelitian diperoleh hasil bahwa rasio kemandirian memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, rasio efektifitas juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan rasio ketergantungan berpengaruh negatif dan signifikan hal ini telah sesuai dengan teori.   Kata Kunci : PDRB, Rasio Kemandirian, Rasio Ketergantungan, dan Rasio Efektifitas ABSTRACT The construction is a series of processes of change towards a better state in an effort to improve the welfare of society, this can be realized by improving standards of living as measured by the increase in the rate of economic growth . Economic growth can run well when supported with financial reports transparent and accountable can be measured by financial performance area. This research aims to determine the effect on the economic growth of financial performance using financial ratios to measure financial performance , ranging from self-sufficiency ratio , the dependency ratio, and the ratio of effectiveness as independent variables and economic growth as the dependent variable . This study took a sample of observations in the city of Manado, Bitung, Tomohon, and Kotamobagu. The analytical method used is the panel data by combining cross section and time series . The model used is the random effect through Hausman test , while for econometric testing performed classical assumption , and to test the hypothesis using t-test to examine  the effect of partial variables , test - F to test the effect of variables simultaneously , test the coefficient of determination ( R2 ) to test the ability of the regression model in explaining the variation of the dependent variable. Based on the research results that independence ratio has a positive and significant effect on economic growth , effectiveness ratio was also positive and significant impact on economic growth , while the dependency ratio and significant negative effect it has in accordance with the theory .. Keywords : GRDP , Independence ratio , dependency ratio , and effectiveness ratio

    ANALISIS PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN BELANJA DAERAH DI KOTA BITUNG

    Get PDF
    ANALISIS PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PERTUMBUHAN BELANJA DAERAH DI KOTA BITUNG Elce Yuliana Sumangkut, Paulus Kindangen, Een N Walewangko   Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Magister Ilmu Ekonomi Universitas Sam Ratulangi, Manado ABSTRAK   Pengelolaan keuangan daerah berkaitan erat dengan penyelenggaraan urusan pemerintahan melalui pelaksanaan desentralisasi, fungsi pemerintahaan tertentu dilimpahkan kepada pemerintah daerah dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pada umumnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) suatu daerah didominasi oleh sumbangan pemerintah dan sumbangan-sumbangan lain, yang diatur dengan peraturan perundang-undangan. Hal ini menyebabkan daerah sangat tergantung kepada pemerintah pusat. Nilai koefisien sebesar 0.07 akan tetapi tidak signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan belanja daerah Kota Bitung memiliki hubungan yang positif dengan berubahnya PAD. Dengan perkataan lain, selama periode yang diteliti, dengan menjaga agar variabel-variabel lain tetap, 1 persen peningkatan dalam PAD akan mengakibatkan peningkatan rata-rata sekitar 0.07   persen dalam belanja daerah. Nilai koefisien sebesar 1,07 dan signifikan menunjukkan bahwa perkembangan belanja daerah memiliki hubungan yang positif dengan perubahan dana alokasi umum. Dengan perkataan lain, selama periode penelitian, dengan menjaga agar variabel-variabel lain tetap, 1 persen peningkatan DAU akan mengakibatkan peningkatan rata-rata sekitar 1,07   persen dalam belanja daerah Kota Bitung. Hasil regresi sederhana dan regresi berganda menunjukkan bahwa peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan dana alokasi umum (DAU) berpengaruh positif terhadap peningkatan belanja daerah (BD) dan dalam pengelolaan keuangan daerah Kota Bitung Tahun Anggaran 2004-2015 membuktikan terjadinya Flypaper Effect.   Kata Kunci : Dana Alokasi Umum, Pendapatan asli Daerah, Belanja Daerah ABSTRACT Financial management is closely related to the implementation of government affairs through decentralization, certain governance functions delegated to local governments with the aim to increase the value added in governance. In general, the Regional Budget (APBD) an area dominated by government contributions and other donations, which is regulated by legislation. This causes the region is highly dependent on the central government. The coefficient value of 0:07 will but not significantly. This suggests that the development of shopping areas Bitung City have a positive correlation with the change in revenue. In other words, during the period under study, by keeping other variables remain, a 1 percent increase in revenue would result in an average increase of 0.07 percent in the shopping area. Values ​​of 1.07 and significant coefficient indicates that the development of shopping areas have a positive correlation with the change in the allocation of public funds. In other words, during the study period, by keeping other variables remain, a 1 percent increase in DAU will result in an average increase of about 1.07 percent in the shopping area of ​​the city of Bitung. The results of simple regression and multiple regression showed that the increase in local revenue (PAD) and the general allocation fund (DAU) positive effect on the increase in shopping areas (BD) and the financial management of Bitung City Fiscal Year 2004-2015 to prove the occurrence of flypaper.   Keywords: General Allocation Fund, Local Revenue, Local Expenditur

    244

    full texts

    249

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇