JURNAL PEMBANGUNAN EKONOMI DAN KEUANGAN DAERAH
Not a member yet
249 research outputs found
Sort by
PENGARUH APLIKASI LAYANAN KAS DAERAH ONLINE TERHADAP PERCEPATAN PROSES PENGELOLAAN KEUANGAN DALAM RANGKA PEMBANGUNAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA
ABSTRAKPengelolaan keuangan daerah dijabarkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun2007 yang mengatur tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Pengembangan dan penggunaan Kas Daerah Online (Kasda Online) ini juga merupakan amanat dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam rangka mencapai good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) sangat berguna bagi proses percepatan pengelolaan keuangan dengan adanya aplikasi, sangat mempermuda pekerjaan. Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan (rekening SKPD/Dinas, dan pihak ketiga) di Bank dengan konsep Real-Time Online (Bank SulutGo, 2017).Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan yaitu Kas Daerah Online (Kasda Online) mempercepat proses pengelolaan keuangan daerah yang terkait dengan pencairan dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke rekening tujuan. Dalam kaitannya dengan pembangunan yaitu mendukung program yang dibuat Bank Indonesia yaitu GNNT (Gerakan Nasional non Tunai) ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instrumen non tunai, sehingga berangsur-angsur terbentuk suatu komunitas atau masyarakat yang lebih menggunakan instrumen non tunai. Kata Kunci : Kas daerah Online, Percepatan Pengelolaan Keuangan ABSTRACT                   The management of regional finances is described in the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 13 of 2006, the Regulation of the Minister of Home Affairs Number 59 of 2007 which regulates the Guidelines on Regional Financial Management. Development and use of Regional Online Cash (Kasda Online) is also a mandate from the Supreme Audit Agency (BPK) in order to achieve good governance. Kas Daerah Online (Kasda Online) is very useful for the process of accelerating financial management with the application, greatly mempermuda work. Online Regional Cash (Kasda Online) accelerates the local financial management process related to the disbursement from the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account (SKPD / Dinas and third party accounts) in Banks with Real-Time Online concept (Bank SulutGo, 2017 ).                   Based on the results of research and discussion, it can be concluded that the Regional Online Cash (Kasda Online) accelerate the process of local financial management associated with the disbursement of the Regional General Treasury Account (RKUD) to the destination account. In relation to the development of supporting programs created by Bank Indonesia, GNNT (National Non-Cash Movement) is aimed at increasing public awareness of the use of non-cash instruments, thereby gradually establishing a community or community that uses more non-cash instruments. Keywords: Local Cash Online, Accelerated Financial Managemen
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan Belanja Modal, upaya fiskal, tingkat derajat desentralisasi fiskal dan kemampuan pembiayaan terhadap pertumbuhan ekonomi dan penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah penelitian eksplanatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) belanja modal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, (2) upaya fiskal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara (3) desentralisasi fiskal tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara, (4) kemampuan pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara (5) belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara, (6) upaya fiskal berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara, (7) desentralisasi fiskal berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara, (8) kemampuan pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara dan (9) pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Sulawesi Utara..Kata kunci: kinerja keuangan daerah, belanja modal, pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan ABSTRACT The purpose of this study was to determine the effect of regional financial performance as measured by Capital Expenditures, fiscal efforts, the degree of fiscal decentralization and the ability of financing towards economic growth and poverty reduction in North Sulawesi. The type of research in this study is explanatory research. The data analysis technique used is path analysis. The results showed that (1) capital expenditure had a significant effect on economic growth in North Sulawesi, (2) fiscal efforts had no significant effect on economic growth in North Sulawesi (3) fiscal decentralization had no significant effect on economic growth in North Sulawesi, (4) financing capability does not significantly influence economic growth in North Sulawesi (5) capital expenditure does not significantly influence poverty reduction in North Sulawesi, (6) fiscal efforts have a significant effect on reducing poverty in North Sulawesi, (7) fiscal decentralization has a significant effect on poverty reduction in North Sulawesi, (8) financing capacity does not significantly influence poverty reduction in North Sulawesi and (9) economic growth has no significant effect on reducing poverty in North Sulawesi. Keywords: government financial performance, capital expenditure, economic growth, poverty rate
PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEMISKINAN DI KOTA BITUNG
ABSTRAK Penilaian kinerja pengelolaan keuangan dilakukan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Anggaran sebagai instrumen kebijakan pemerintah harus dapat menunjukkan kinerja yang baik. Tujuannya untuk penilaian secara internal maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga diharapkan bisa menimbulkan efek domino yang positif yaitu mengurangi pengangguran dan menurunkan tingkat kemiskinan. Kinerja yang terkait dengan anggaran merupakan kinerja keuangan berupa perbandingan antara komponen – komponen yang terdapat pada anggaran. Tujuan penelitian ini adalah ingin menganalisis rasio kinerja keuangan berupa rasio kemandirian, rasio efektifitas dan rasio efisiensi terhadap kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi. Analisis yang digunakan ialah analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa rasio kemandirian dan rasio efektivitas berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan rasio efisiensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Rasio kemandirian dan rasio efektivitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan sedangkan, rasio efisiensi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan.Kata Kunci : Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Rasio Efisiensi, Pertumbuhan Ekonomi dan Kemisikinan   ABSTRACT The financial management performance assessment is carried out on the Regional Budget (APBD). The budget as an instrument of government policy must be able to show good performance. The aim is to assess internally and to encourage economic growth so that it is expected to have a positive domino effect, namely reducing unemployment and reducing poverty. Performance related to the budget is a financial performance in the form of a comparison between the components contained in the budget. The purpose of this study is to analyze the ratio of financial performance in the form of independence ratio, effectiveness ratio and efficiency ratio to poverty through economic growth. The analysis used is path analysis. The results showed that the independence ratio and effectiveness ratio had a negative and not significant effect on economic growth while the efficiency ratio had a positive and significant effect on economic growth. The independence ratio and effectiveness ratio have a negative and significant effect on poverty whereas, the efficiency ratio has a positive and not significant effect on poverty. Economic growth has a negative and not significant effect on poverty. Keywords: Independence Ratio, Effectiveness Ratio, Efficiency Ratio, Economic Growth and Povert
PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENGAGGURAN DI KABUPATEN MINAHASA SELATAN
ABSTRAKPembangunan merupakan suatu proses perbaikan atau kemajuan dengan melakukan upaya ke arah perubahan yang lebih baik. Perubahan yang dimaksud adalah mencakup seluruh sistem yang ada dalam suatu wilayah atau negara seperti sistem politik, ekonomi, infrastruktur, pertahanan, pendidikan dan teknologi, kelembagaan serta budaya. Pembangunan ekonomi suatu daerah pada hakekatnya ialah suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara sadar dan terus menerus untuk mewujudkan keadaan yang lebih baik secara bersama-sama dan berkesinambungan. Dalam kerangka itu, pembangunan ekonomi juga untuk memacu pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat secara adil dan merata. Salah satu tolak ukur penting dalam menentukan keberhasilan pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi yang menggambarkan suatu dampak nyata dari kebijakan pembangunan yang dilaksanakan.Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pengaruh belanja pemerintah  dan investasi terhadap pengangguran melalui pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian menunjukan bahwa belanja pemerintah dan investasi berpengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Minahasa Selatan akan tetapi tidak signifikan secara statistik. Belanja pemerintah berpengaruh positif terhadap pengangguran akan tetapi tidak signifikan secara statistik. Investasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif terhadap pengangguran di Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci: Belanja Pemerintah, Investasi, Pertumbuhan Ekonomi, PengangguranABSTRACT                   Development is a process of improvement or progress by making efforts toward a better change. The change in question covers all existing systems within a region or country such as political, economic, infrastructure, defense, education and technology, institutional and cultural systems. Economic development of a region is essentially a series of activities that are carried out consciously and continuously to realize a better state together and sustainable. Within that framework, economic development is also to stimulate equity of development and its results in order to improve the welfare of the people fairly and equitably. One important benchmark in determining the success of economic development is economic growth that illustrates a real impact of development policies implemented.                   The purpose of this study is to analyze how the influence of government spending and investment on unemployment through economic growth in South Minahasa District. Analytical technique used is path analysis (Path Analysis). The results show that government spending and investment have a positive effect on economic growth in South Minahasa regency but not statistically significant. Government spending has a positive effect on unemployment but is not statistically significant. Investment and economic growth negatively affect unemployment in South Minahasa District. Keywords: Government Expenditure, Investment, Economic Growth, Unemploymen
ANALISIS EFEKTIVITAS EFISIENSI DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN MINAHASA TENGGARA (STUDI KASUS PADA BADAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAN PENDAPATAN DAERAH)
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana rasio efektifitas pajak daerah dan retribusi daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara tahun 2009-2019. (2) Bagaimana efisiensi pajak daerah dan retribusi daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara selama tahun 2009-2019. (3) Bagaimana kontribusi pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Minahasa Tenggara selama tahun 2009-2019.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi dan wawancara. Data yang digunakan: potensi pajak daerah dan retribusi daerah, realisasi pajak daerah, retribusi daerah, dan pendapatan daerah. Analisis data menggunakan analisis efektivitas, analisis efisiensi, dan analisis kontribusi.Hasil penelitian ini adalah: (1) Kategori tingkat efektivitas pajak daerah dan retribusi daerah tahun 2009-2019 sangat efektif dan efektif . (2) Tingkat efisiensi pajak daerah dan retribusi daerah dari tahun 2009 sampai dengan 2019 secara keseluruhan berada pada tingkat sangat efisien dan cukup efisien. (3) Kontribusi pajak daerah terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Minahasa Tenggara dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2019 berada pada tingkat sedang. Walaupun pajak daerah cenderung meningkat. Kontribusi Retribusi Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara selama tahun 2009-2019 berada pada tingkat kurang. Kata kunci: pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan asli daerah, efektivitas, efisiensi, kontribusi ABSTRACTThe purpose of this study was to determine (1) how is the effectiveness ratio of regional taxes and regional levies in Southeast Minahasa Regency in 2009-2019. (2) How efficients are the regional taxes and regional levies in Southeast Minahasa Regency during 2009-2019. (3) What is the contribution of regional taxes and regional levies to regional revenue in Southeast Minahasa Regency during 2009-2019.This research uses descriptive quantitative method. Data collection techniques are documentation and interviews. The data used: the potential for regional taxes and regional levies, the realization of regional taxes, regional regional levies, and regional income. Data analysis used effectiveness analysis, and contribution analysis.The results of this study are: (1) The category of the level of effectiveness of regional taxes and regional levies in 2009-2019 is very effective and effective. (2) The level of efficiency of regional taxes and regional levies from 2009 to 2019 as a whole is at a very efficient and quite efficient level. (3) The contribution of regional taxes to the regional revenue of Southeast Minahasa Regency from 2009 to 2019 is at a moderate level. Although the regional taxes tend to increase. The contribution of the Regional Retribution to the Original Local Government Revenue of Southeast Minahasa Regency during 2009-2019 was at a low level. Key words: regional taxes, regional retribution, regional revenue, effectiveness, contributio
DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP KINERJA KEUANGAN DAERAH KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Dampak Pandemi Covid-19 Terhadap Kinerja Keuangan Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan analisis data sekunder dengan alat uji nonparametric menggunakan Wilcoxon Test. Berdasarkan hasil penelitian, dampak pandemi COVID-19 menyebabkan adanya penurunan kinerja keuangan Kabupaten Minahasa Tenggara di masa pandemi Covid-19 dibandingkan dengan kinerja tahun sebelumnya namun pengaruh/dampaknya tidak siginifikan. Kata Kunci: Pandemi covid 19, Kinerja, Keuangan daerah ABSTRACTThe purpose of this study was determine the Impact of the Covid-19 Pandemic on Regional Financial Performance in Southeast Minahasa Regency. The method used in this research was descriptive quantitative method using a secondary data analysis approach with a nonparametric test instrument using the Wilcoxon Test. Based on the research results, the impact of the COVID-19 pandemic caused a decline in the financial performance of Southeast Minahasa Regency during the Covid-19 pandemic compared to the previous year's performance, but the impact was not significant. Keywords: Covid 19 pandemic, performance, regional finance
PENGARUH DANA DESA DAN ALOKASI DANA DESA TERHADAP INDEKS DESA MEMBANGUN DI KABUPATEN MINAHASA TENGGARA
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dana desa dan alokasi dana desa terhadap indeks desa membangun secara silmutan di Kabupaten Minahasa Tenggara baik secara simultan maupun parsial. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu data yang diperoleh berdasarkan data yang tersedia dan yang telah disusun dan dipublikasikan oleh lembaga atau instansi tertentu yang bersumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Minahasa Tenggara, Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Minahasa Tenggara dan Kantor desa se- Kabupaten Minahasa Tenggara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier bergandaHasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Secara Simultan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa berpengaruh signifikan terhadap Indeks Desa Membangun Di Kabupaten Minahasa Tenggara, (2) Secara parsial Dana Desa berpengaruh signifikan terhadap Indeks Desa Membangun di Kabupaten Minahasa Tenggara dan (3) Secara parsial Alokasi Dana Desa berpengaruh signifikan terhadap Indeks Desa Membangun Di Kabupaten Minahasa Tenggara Kata kunci: dana desa, alokasi dana desa, indeks desa membangun ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of village funds and allocation of village funds on the index of developing villages simultaneously in Southeast Minahasa Regency, either simultaneously or partially. The data used in this research is secondary data, namely data obtained based on available data and which have been compiled and published by certain institutions or agencies sourced from the Central Bureau of Statistics, Southeast Minahasa Regency, the Community and Village Empowerment Service of Southeast Minahasa Regency, the Management Agency. Finance and Regional Revenue of Southeast Minahasa District and District Offices of Southeast Minahasa District. The data analysis technique used in this study is multiple linear regression.The results showed that (1) Simultaneously Village Funds and Village Fund Allocation have a significant effect on the Developing Village Index in Southeast Minahasa Regency, (2) Partially Village Funds have a significant effect on the Village Index Build fish processing industry households in Southeast Minahasa Regency and ( 3) Partially the Village Fund Allocation has a significant effect on the Developing Village Index in Southeast Minahasa Regency  Keywords: village fund, village fund allocation, village index buildin
PENGARUH APLIKASI KAS DAERAH ONLINE VERSI 2.0 BANK SULUTGO TERHADAP EFEKTIFITAS PENGELOLAAN KAS DAERAH DI KOTA BITUNG
ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi kas daerah Online Versi 2.0 Bank Sulut terhadap efektivitas pengelolaan Keuangan Daerah Kota Bitung dan hambatan dari penerapan aplikasi kas daerah Online Versi 2.0 Bank Sulut terhadap pengelolaan Keuangan Daerah Kota Bitung. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuisioner dan data sekunder, yaitu data yang sudah diolah dan diterbitkan atau digunakan oleh suatu lembaga atau instansi yang berkaitan dengan judul penulisan ini. Sumber data berasal dari Dinas/Badan, Bagian Sekretaris Daerah, Rumah Sakit Umum, Puskesmas, Kecamatan, sekolah Negeri yang ada di Kota Bitung dan Bank SulutGo. Penelitian ini menggunakan analisa regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 14. Hasil dari penelitian ini adalah (1) aplikasi Kasda online memiliki hubungan yang linear terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah Kota Bitung. Arah koefisien regresi hubungan variabel bertanda positif. Hal ini berarti bahwa penilaian prinsip aplikasi Kasda online akan meningkatkan Efektivitas pengelolaan keuangan daerah Kota Bitung. (2) Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah pada pada setiap Instansi Pemerintah Kota Bitung termasuk dalam kategori “Sangat Baikâ€. (3) Hasil analisis koefisien korelasi person antara aplikasi Kasda online dan Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah menunjukan hubungan yang sedang yaitu 0,405, berdasarkan koefisien determinasi menunjukan bahwa pengaruh aplikasi Kasda online terhadap efektivitas pengelolaan keuangan daerah menunjukan bahwa terdapat pengaruh antara aplikasi Kasda online terhadap Efektivitas Pengelolaan Keuangan Daerah. Kata kunci: aplikasi kas daerah online versi 2.0, Bank SulutGo, efektifitas, dan pengelolaan kas daerah ABSTRACTThis study aims to determine the effect of the application of regional cash Online Version 2.0 Bank Sulut on the effectiveness of Regional Financial Management in the City of Bitung and the obstacles of the application of regional cash applications Online Version 2.0 Bank Sulut to the management of Regional Finance in the City of Bitung. This study uses primary data obtained through questionnaires and secondary data, namely data that has been processed and published or used by an institution or agency related to this writing title. Sources of data come from the Office / Agency, Regional Secretary Section, General Hospital, Health Center, District, State schools in the City of Bitung and SulutGo Bank. This study uses simple regression analysis with the help of SPSS 14. The results of this study are (1) Kasda online application has a linear relationship to the effectiveness of financial management in the Bitung City area. The direction of the regression coefficient variable relationship is positive. This means that the principle assessment of the Kasda online application will increase the effectiveness of the financial management of the Bitung City area. (2) Effectiveness of Regional Financial Management at each Bitung City Government Agency is included in the "Very Good" category. (3) The results of the person correlation coefficient analysis between the application of Kasda Online and the Effectiveness of Regional Financial Management show a moderate relationship which is 0.405, based on the coefficient of determination shows that the effect of Kasda online application on the effectiveness of regional financial management shows that there is an influence between Kasda online application to Financial Management Effectiveness Area. Keywords: online regional cash application version 2.0, SulutGo Bank, effectiveness, and regional cash managemen
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE RGEC (RISK PROFILE, GOOD CORPORATE GOVERNANCE, EARNING, CAPITAL) PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) PERIODE 2015 - 2018
ABSTRAKDunia perbankan begitu penting dalam masyarakat maupun dalam memajukan perekonomian suatu Negara. Bank dijadikan sebagai tempat untuk melakukan berbagai transaksi yang berhubungan dengan keuangan seperti, tempat mengamnkan uang, melakukan investasi, pengiriman uang, melakukan pembayaran atau melakukan penagihan, Kasmir (2014:2). Menyadari pentingnya peranan bank, maka kesehatan bank harus terjaga karena bank mengelola dana masyarakat yang dipercayakan kepada bank. Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia No. 13/1/PBI/2011 tentang Penilaian Tingkat Kesahatan Bank Umum dengan Risk-Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital yang selanjutnya disebut dengan metode RGEC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian tingkat kesehatan Bank Mandiri Periode 2015-2018 dilihat dari factor Risk-Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, dan Capital. Dalam penelitian ini penilaian pada factor Risk-Profile dilihat dari risiko kredit diukur dengan rasio NPL dan risiko likuiditas diukur dengan rasio LDR, factor Good Corporate Governance (GCG) diukur dengan penilaian self assessment bank, factor Earning diukur dengan rasio ROA, dan factor Capital diukur dengan rasio CAR. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan Bank Mandiri selama periode 2015-2018 pada factor Risk Profile dengan rasio NPL mendapatkan predikat Sehat, dengan rasio LDR mendapatkan predikat Cukup Sehat, pada factor GCG mendapatkan predikat Sangat Baik, pada factor Earnings mendapatkan predikat Sangat Sehat, dan factor Capital mendapatkan predikat Sangat Sehat. Kata Kunci: profil risiko, GCG, Rentabilitas, Permodalan, Kesehatan Bank ABSTRACTBanking is very important in society as well as in advancing the economy of a country. Banks are used as a place to carry out various financial-related transactions such as, a place to deposit money, make investments, send money, make payments or make collections, Kasmir (2014: 2).Recognizing the important role of banks, bank health must be maintained because banks manage public funds entrusted to banks. Based on Bank Indonesia Regulation No. 13/1 / PBI / 2011 concerning Evaluation of Commercial Bank Health Levels with Risk-Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, and Capital , hereinafter referred to as the RGEC method. This study aims to determine the level of soundness of Bank Mandiri for the period of 2015-2018 seen from thefactors Risk-Profile, Good Corporate Governance (GCG), Earnings, and Capital. In this study the assessment on factors Risk-Profile views of credit risk is measured by the ratio of NPL and liquidity risk is measured by the LDR, factor Good Corporate Governance (GCG) was measured with the assessment of self-assessment of banks, the factor Earning measured by ROA, and factors Capital is measured with a CAR ratio. The results of research that have been done show that Bank Mandiri during the 2015-2018 period on thefactor Risk Profile with the NPL ratio received the title of Healthy, with the LDR ratio getting the Pretty Healthy predicate, the GCG factor received the Very Good predicate, thefactor Earnings earned the Very Healthy predicate, and the factor Capital gets the title of Very Healthy. Keywords: risk profile, GCG, Profitability, Capital, Bank Healt
PENGARUH IMPLEMENTASI E-PURCHASING, AKSES PASAR, DAN PERSAINGAN BISNIS TERHADAP PRINSIP AKUNTABEL PENGADAAN BARANG/JASA PEMERINTAH (Studi Empiris Pada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara)
ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi e-purchasing, akses pasar dan persaingan bisnis terhadap prinsip akuntabel Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif. Teknik analisis data yang diguakan adalah Analisis regresi yang merupakan salah satu analisis statistik yang sering digunakan untuk menganalisis hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) secara parsial e-purcahsing berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah, (2) secara parsial akses pasar berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah, (3) secara parsial persaingan bisnis tidak berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah dan (4) secara simultan e-purcahsing, akses pasar dan persaingan bisnis berpengaruh signifikan terhadap prinsip akuntabel pengadaan barang/jasa Pemerintah. Kata kunci : implementasi e-purchasing, akses pasar, persaingan bisnis, prinsip akuntabel ABSTRACTThe purpose of this study was to determine the effect of e-purchasing implementation, market access and business competition on the principle of accountable Government Procurement of Goods / Services.\The type of research used is associative research. The data analysis technique used is regression analysis which is one of the statistical analyzes that is often used to analyze the relationship between two or more variables. The results showed that: (1) partially e-purcahsing had a significant effect on the principle of accountable procurement of government goods / services, (2) partially market access had a significant effect on the principle of accountable procurement of goods / services of the Government, (3) partially business competition did not significant effect on the principle of accountable procurement of government goods / services and (4) simultaneous e-purcahsing, market access and business competition have a significant effect on the principle of accountability of procurement of goods / services of the Government.                    Keywords: e-purchasing implementation, market access, business competition, accountable principle