Interest : Jurnal Ilmu Kesehatan
Not a member yet
236 research outputs found
Sort by
SPIRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE DAN NYERI PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR FEMUR
Abstraction: Spiritual, Emotional, Pain In Bone, Fraktur, Femur. Target of this research is to know is which better which among postponeing passive and added by passive ulur of Spiritual Emotional Freedom Techniques in lessening pain in bone at patient of pasca operate for femur fraktur. this Research type is eksperimental use device of two test-post pre group test design as a mean to know difference of influence of Emotional Freedom Technique at patient of pasca operate for femur fraktur. Population in this research divided in two group that is group of I a number of 20 group and responder of II a number of 20 responder that is at all of patients of pasca operate for femur fraktur experiencing operation in RSUI Kustati in August and September year 2010. Statistical test which used by at this research is Wilcoxon test. Result of research indicate that giving of passive ulur can lessen pain in bone at patient of pasca operate for femur fraktur, giving of passive + SEFT can lessen pain in bone at patient of pasca operate for femur fraktur, giving of passive ulur + Better SEFT from at giving of just passive ulur to reduction of pain in bone at patient of pasca operate for femur fraktur.Abstrak: Spiritual, Emotional, Nyeri, Fraktur, Femur. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui manakah yang lebih baik antara penguluran pasif dan penguluran pasif ditambah Spiritual Emotional Freedom Techniques dalam mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur. Jenis penelitian ini adalah eksperimental menggunakan rancangan two group pre test-post test design dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh Emotional Freedom Technique pada pasien pasca operasi fraktur femur. Populasi dalam penelitian ini terbagi dalam dua kelompok yaitu kelompok I sejumlah 20 responden dan kelompok II sejumlah 20 responden yaitu pada semua pasien-pasien pasca operasi fraktur femur yang menjalani operasi di RSUI Kustati pada bulan Agustus dan September tahun 2010. Uji statistik yang digunakan pada penelitian ini adalah Wilcoxon test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian penguluran pasif dapat mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur, pemberian penguluran pasif + SEFT dapat mengurangi nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femur, pemberian penguluran pasif + SEFT lebih baik dari pada pemberian penguluran pasif saja terhadap pengurangan nyeri pada pasien pasca operasi fraktur femu
HIPNOBIRTHING DAN COUNTER PRESSURE UNTUK PENGURANGAN NYERI PINGGANG PADA KALA I PERSALINAN
Abstract:, hypnobirthing, Counter Pressure, pain, Kala I Maternity. The purpose of this study was to determine the influence of hypnobirthing Is there compared with counter-pressure techniques in reducing pain during childbirth when I. This type of research is comparative with quasi experimental design. The population in this study were all as much as 54 Mother Maternity respondents. The results showed that the effect of the reduction of pain hypnobirthing childbirth compared to counter preassure.Abstrak: Hypnobirthing, Counter Pressure, Nyeri, Kala I Persalinan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Apakah ada pengaruh hypnobirthing dibanding dengan teknik counter-pressure dalam menurunkan rasa nyeri saat persalinan kala I. Jenis penelitian ini adalah komparatif dengan rancangan quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu Bersalin sebanyak 54 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Hypnobirthing terhadap pengurangan rasa nyeri persalinan dibanding counter preassure
KARAKTERISTIK IBU KAITANNYA PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU
Abstract: Characteristics, Knowledge, IHC. The purpose of this research was to determine the relationship between age and mother's education with knowledge about the IHC. This research is descriptive analytic cross sectional approach. The population was mothers who have a baby or toddler in the region of IHC Ds Manjung, KEC Ngawen, Klaten district consisting of five IHC by the number of 164 mothers with a total sample of 50 respondents. Accidental sampling technique sampling criteria mothers who have infants or toddlers> 5 Months and Infant / Toddlers who have a KMS. Statistical tests in this study using the chi-square test. Kaitanya results showed no significant association between age and education with knowledge about the value of Ï posyandu 0.000.Keywords: Characteristics, Knowledge, IHCAbstrak: Karakteristik, Pengetahuan, Posyandu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Umur dan Pendidikan dengan pengetahuan ibu tentang Posyandu. Jenis penelitian ini adalah diskriptif analitik dengan pendekatan cross seksional. Populasi penelitian ini adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi atau balita di wilayah kerja Posyandu Ds Manjung, Kec Ngawen, Kab Klaten yang terdiri dari 5 Posyandu dengan jumlah 164 ibu dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Teknik pengambilan sampel secara aksidental sampling dengan kriteria ibu yang mempunyai bayi atau balita >5 Bulan dan Bayi/ Balita yang mempunyai KMS. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada kaitanya yang bermakna antara umur dan pendidikan dengan pengetahuan tentang posyandu dengan nilai Ï sebesar 0,000.Kata Kunci: Karakteristik, Pengetahuan, Posyand
PENGETAHUAN KEGAWATDARURATAN TRAUMA DAN SIKAP POSDAYA DALAM MERENCANAKAN TINDAKAN TRAUMA
Abstraction: Knowledge, Kegawatdaruratan, Attitude of Posdaya, Trauma. Target of this research is to identify knowledge about kegawatdaruratan of trauma at member of Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga), identifying member attitude of Posdaya in planning handling action at trauma, analysing knowledge relation about kegawatdaruratan of trauma with member attitude of Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) in planning handling action at trauma. this Research type is research explanatory with device of cross sectional, and technique intake of sampel with sampling purposive at population of Posdaya a number of 44 responder in Countryside of Kauman Polanharjo Klaten. this Analysis Data research use formula Test Kendall'S Tau. Result of research indicate that there is relation among knowledge about kegawatdaruratan of trauma with member attitude of Posdaya in planning action at trauma.Abstrak: Pengetahuan, Kegawatdaruratan, Sikap Posdaya, Trauma. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengetahuan tentang kegawatdaruratan trauma pada anggota Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga), mengidentifikasi sikap anggota Posdaya dalam merencanakan tindakan penanganan pada trauma, menganalisis hubungan pengetahuan tentang kegawatdaruratan trauma dengan sikap anggota Posdaya (Pos Pemberdayaan Keluarga) dalam merencanakan tindakan penanganan pada trauma. Jenis penelitian ini adalah explanatory research dengan rancangan cross sectional, dan teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling pada populasi Posdaya sejumlah 44 responden di Desa Kauman Polanharjo Klaten. Analisis data penelitian ini menggunakan rumus Uji Kendall’s Tau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan tentang kegawatdaruratan trauma dengan sikap anggota Posdaya dalam merencanakan tindakan pada trauma
PERBANDINGAN STATUS GIZI BALITA BERDASARKAN INDEXS ANTROPOMETRI BB/ U DAN BB/TB PADA POSYANDU DI WILAYAH BINAAN POLTEKKES SURAKARTA
Abstract: Nutritional status, anthropometry index BB / U and BB / TB, IHC. The purpose of this research was to determine the differences in nutritional status of children were assessed with anthropometric indices BB / U and the index weight / height. Type of research is a descriptive cross sectional survey method (cross-sectional). The population of this study was overall a toddler in IHC in the Surakarta Health Polytechnic with a large target sample of 121 children under five posyandu corresponding two criteria. Statistical tests in this study using t-test. The results of this study indicate there is no difference in the nutritional status of children using the index W / A index weight / height Ï value of 0.000. Differences were also seen in the prevalence of malnutrition and poor staus, where poor nutrition and lack of higher index of BB / U than the index weight / height. The prevalence of malnutrition / poor found in the age group 13-60 months. Keywords: Nutritional Status, Anthropometry Index BW / U and BB / TB, IHCAbstrak: Status Gizi, Indeks Antropometri BB/U dan BB/TB, Posyandu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status gizi balita yang dinilai dengan indeks antropometri BB/ U dan Indeks BB/ TB. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survey belah lintang (cross sectional). Populasi penelitian ini adalah keseluruhan balita di Posyandu di wilayah binaan Poltekkes Surakarta dengan besar sampel 121 anak balita dari dua posyandu yang sesuai kriteria. Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan ada ada perbedaan status gizi anak dengan menggunakan indeks BB/U dengan indeks BB/TB dengan nilai Ï sebesar 0,000. Perbedaan juga tampak pada prevalensi staus gizi kurang dan buruk, dimana status gizi kurang dan buruk lebih tinggi pada indeks BB/U dibandingkan indeks BB/TB. Prevalensi gizi kurang/buruk ditemui pada kelompok usia 13-60 bulan.Kata Kunci: Status Gizi, Indeks Antropometri BB/U dan BB/TB, Posyand
AKTIVITAS BILATERAL DAN UNILATERAL PADA KEMAMPUAN OKUPASI PASIEN PASCA STROKE
Abstract: Activity Bilateral, Unilateral activity, occupation, Stroke. The purpose of this study was to determine the difference between the activities of bilateral and unilateral activity on the ability occupation of post-stroke patients. The design of this research is to control experiments. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 30 respondents. Data were collected by interviews with respondents using the Canadian Occupational Performance Measure (COPM). Statistical tests in this study using the Wilcoxon test and Mann-Whitney. The results showed that there is a difference between the activities of bilateral and unilateral activity on the ability occupation of post-stroke patients with Ï <0.05 (Ï = 0.001).Keywords: Activities Bilateral, Unilateral activity, occupation, StrokeAbstrak: Aktivitas Bilateral, Aktivitas Unilateral, Okupasi, Stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara aktivitas bilateral dan aktifitas unilateral pada kemampuan okupasi pasien pasca stroke. Rancangan penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan control. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Data dikumpulkan dengan interview kepada responden menggunakan Canadian Occupational Performance Measure (COPM). Uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara aktivitas bilateral dan aktivitas unilateral pada kemampuan okupasi pasien pasca stroke dengan Ï<0.05 (Ï=0.001)
KETERGANTUNGAN DAILY ACTIVITY DAN KARAKTERISTIK INDIVIDU POST OPERASI CAESARIA
Abstraction: Individual Characteristic, Depended of Daily Activity, Post Operate for Caesaria. Target of this research to know characteristic picture (age, mount knowledge, and required by time is treatment / hospitalisasi) at patient of Post Operate for Caesaria, knowing relation among age with storey, level depended activty daily at patient of Post Operate For Post Operate for Caesaria, knowing relation among knowledge storey;level with storey;level depended activty daily at patient of Post Operate For Post Operate for Caesaria and know relation among required by time is treatment/ hospitalisasi with storey;level depended activty daily at patient of Post Operate for Caesaria. This Research is conducted to explain relation two variable that is free variable which cover individual characteristic, with variable tied that is storey;level depended ADS, hence used by research type is research explanatory use device of cross sectional. statistical test the used is Rank Spearman. Result of penelitian.menunjukkan that: (1) there is relation which are positive and signifikan among age with storey;level depended everyday elementary activity; (2) there is relation which are positive and signifikan among knowledge storey;level with storey, level depended everyday elementary activity, (3) there is relation which are positive and signifikan among knowledge storey, level with storey;level depended everyday elementary activity.Abstrak: Karakteristik Individu, Ketergantungan Daily Activity, Post Operasi Caesaria. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran karakteristik (umur, tingkat pengetahuan, dan waktu yang dibutuhkan perawatan / hospitalisasi) pada pasien Post Operasi Caesaria, mengetahui hubungan antara umur dengan tingkat ketergantungan daily activty pada pasien Post Operasi Post Operasi Caesaria, mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat ketergantungan daily activty pada pasien Post Operasi Post Operasi Caesaria dan mengetahui hubungan antara waktu yang dibutuhkan perawatan / hospitalisasi dengan tingkat ketergantungan daily activty pada pasien Post Operasi Caesaria. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan hubungan dua variabel yaitu variabel bebas yang meliputi karakteristik individu, dengan variabel terikat yaitu tingkat ketergantungan ADS, maka jenis penelitian yang digunakan explanatory research menggunakan rancangan cross sectional. uji statistik yang digunakan adalah Rank Spearman. Hasil penelitian.menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan yang positif dan signifikan antara umur dengan tingkat ketergantungan aktivitas dasar sehari-hari; (2) ada hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat ketergantungan aktivitas dasar sehari-hari; (3) ada hubungan yang positif dan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan tingkat ketrgantungan aktivitas dasar sehari-hari
MODEL DIABETIC EDUCATOR DALAM PENINGKATAN PERILAKU KESEHATAN
Abstract: Model Diabetic Educator, Behavioral Health. This study aims to determine the effectiveness of the Model Diabetic Educator in improving the behavior of people with DM in the Regional Health Center Sukoharjo. This research is to design Exsperiment Quasi One group pretest-Posttes Group Design. Location of research conducted at the health center Sokoharjo, Sukoharjo regency. Subjects of 25 people that are not controlled DM patients. Results showed that health education is conducted by the Diabetic Educator can increase positive behavior in people with diabetes mellitus, and Diabetic Educator Model can change the behavior of patients with DM.Abstrak: Model Diabetic Educator, Perilaku Kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Keefektifan Model Diabetic Educator dalam meningkatkan perilaku penderita DM di Wilayah Puskesmas Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Exsperiment dengan rancangan One Group Pretes-Posttes Group Design. Lokasi penelitian dilakukan di Puskesmas Sokoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Subjek penelitian sebanyak 25 orang yaitu penderita DM yang tidak terkontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan yang dilakukan oleh Diabetic Educator dapat meningkatkan perilaku positif pada penderita DM, dan Model Diabetic Educator dapat merubah perilaku penderita DM
STATUS GIZI BALITA DENGAN KEJADIAN ISPA PADA ANAK BALITA
Abstraction: Status of Gizi, ISPA, Balita. Target of this research is to analyse status relation of gizi balita with occurence of ISPA. This Research to explain relation two variable that is free variable which cover status of Gizi Balita with variable tied that is occurence of ISPA, hence quantitative used research type with type of asosiatif. Method analyse data which is used in this research is with test of Spearman'S. Result of this research indicate that there is relation which are positive and signifikan among Status of Gizi with occurence of ISPAAbstrak: Status Gizi, ISPA, Balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan status gizi balita dengan kejadian ISPA. Penelitian ini untuk menjelaskan hubungan dua variabel yaitu variabel bebas yang meliputi status Gizi Balita dengan variabel terikat yaitu kejadian ISPA, maka jenis penelitian yang digunakan kuantitatif dengan jenis asosiatif. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan uji Spearman’s. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan signifikan antara Status Gizi dengan kejadian ISP
KEEFEKTIFAN ELASTIS LUMBAL CORSET TERHADAP PROGRESIVITAS DERAJAT NYERI PADA PASIEN LOW BACK PAIN
Abstract: Elastic Corset, degree progression Pain, Low Back Pain. The purpose of this study was to determine the effect of elastic corset to the degree of pain reduction in patients with Low Back Pain (LBP). Design used by true experimental approach to two groups pre and post test in patients with low back pain using statistical tests Shapiro-Wilk test results indicate that lumbar elastic corset effectively reduce the degree of pain in patients with Low Back Pain. Keywords: Elastic Corset, degree progression Pain, Low Back Pain.Abstrak: Elastic Corset, Progresivitas Derajat Nyeri, Low Back Pain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian elastic corset terhadap penurunan derajat nyeri pada penderita Low Back Pain (LBP). Desain yang digunakan dengan true experimental dengan pendekatan two groups pre and post test pada pasien low back pain menggunakan uji statistik Uji Shapiro-Wilk Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa elastis lumbal corset efektif menurunkan derajat nyeri pada pasien Low Back Pain.Kata Kunci : Elastic Corset, Progresivitas Derajat Nyeri, Low Back Pain